10 Cara Engage Dengan Konsumen

undercover.co.id – 10 Cara Engage Dengan Konsumen , Metode ini sudah terbukti oleh brand brand ternama didunia , bila anda belum menggunakannya, ada baiknya dipelajari dan dicoba untuk usaha anda

Kisahkan Visi dan Misi dengan Brand Story , Seperti halnya dalam konteks relast customer engagement juga mengenal hukum tak kenal maka tak sayang. Oleh sebab itu, agar semakin dekat dengan pelanggan merek harus bisa hadir sebagai human brand. la tampil selayaknya manusia yang bisa berkomunikas, menyapa, maupun berbagi kepada pelanggannya. Salah satu cara mewujudkan hal itu adalah dengan membangun brand story

Dengan brand story, merek bisa menyapa para pelanggan dengan lebih dekat, lebih personal, dan lebih intim. Metode bercerita sudah terbukti ampuh sebagai metode penyampaian pesan yang efektif.

Brand story memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan customer engagement. Ini merupakan nara yang mendalam dan autentik tentang asal- usul, nilai-nilai inti, visi, dan misi sebuah marek.

Fungsi-fungsi utama brand story dalam meningkatkan customer engagement meliputi beberapa hal Pertama, membangun hubungan emosional. Dengan menceritakan kisah yang menggambarkan perjalanan merak dari awal hingga sekarang. pelanggan dapat merasa terhubung secara emosional dengan merek tersebut. Mereka dapat merasa sepers bagian dari cerita tersebut dan merasakan nilai-nilai yang dipegang oleh merek tersebut.

Lebih bagus ketika marak menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah kehidupan pelanggannya. Kedua, menciptakan identitas merek yang kuat. Pelanggan cenderung lebih tertarik pada merek yang memiliki cerita yang unik dan berbeda, dibandingkan dengan merek-merek tanpa latar belakang yang jelas. Ketiga, memperjelasnila, diferensiasi dan misi perusahaan Melalui brand story, merek dapat dengan jelas menyampaikan nilai-nilai inti dan misi mereka kepada pelanggan

Beri Kejutan untuk Pelanggan

Membangun interaksi dengan pelanggan berarti merak perlu menunjukkan komitmen layanan yang berbeda dibandingkan dengan kompetitor. Merek perlu menunjukkan empat dan kedekatannya dengan konsumen Salah satunya dengan memberikan kajutan kepada pelanggan.

Memberikan kejutan perlu personaliai konsumen yang lebih dalam Kejutan harus relevan dengan apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Dengan memanfaatkan database marketing, merek mampu melakukan hal ini. Kejutan akan memberikan pengalaman yang mengesankan, apalagi bila sifatnya di luar ekspektasi mereka.

Analisis data konsumen bisa digunakan merek untuk menghasilkan temuan-temuan yang membantu merek melakukan personalisasi layanannya. Seperti tanggal ulang tahun pelanggan, riwayat pembelian, produk favorit pelanggan, dan lain-lain. Memberikan layanan yang personal mampu mengejutkan pelanggan dan membuat pelanggan merasa diperhatikan. Marek bisa mengirim ucapan ulang tahun disertai kupon potongan harga untuk produk-produk yang menjadi favorit dari konsumen. Merek juga bisa memprediksi kapan pelanggan terakhir membeli produk, kemudian memberikan pengingat kepada pelanggan bila produk yang mereka gunakan akan segera habis

Kejutan di sini berperan sebagai WOW factor yang membuat pelanggan tidak akan mudah melupakannya. Dengan pengalaman ini, merek akan dengan mudah mendapatkan tempat di hati pelanggan. Bila palanggan tersentuh atau bahkan terharu dengan kejutan tersebut, mereka akan secara sukarela menceritakan pengalamannya kepada konsumen lain. Bila kejutan ini sangat berarti bagi kehidupan pelanggan, marak anggap diposisikan sebagai bagian tak terpisahkan dari sejarah kehidupan pelanggan

Oleh karena itu, pemasar sebaiknya terus bereksplorasi secara kreatif agar bisa memberikan kejutan-kejutan baru biar pelanggan makin lengket.

Bangun Kedekatan Lewat Komunitas

Memiliki komunitas atau forum yang aktif memberikan ruang eksklusif bagi pelanggan untuk berinteraksi berbagi pengalaman, dan membahas berbagai aspek terkait merek atau produk dan layanan merek tersebut. Di era digital ini, komunitas atau forum biasanya berlangsung secara online. Namun, bisa juga dalam bentuk pertemuan tatap muka atau acara khusus.

Dengan adanya wadah tersebut, merak dapat mendengarkan masukan, keluhan, serta saran dari pelanggan. Dan masukan tersebut, merek dapat melakukan perbaikan produk atau layanannya di masa depan. Ketika pelanggan merasa bahwa masukannya didengar, mereka akan merasa lebih terhubung dan loyal terhadap merek tersebut.

Dalam komunitas, merek akan lebih mudah menyebarkan informasi terbaru mengenai produk, promo, atau kagiatan lainnya. Begitu pula sebaliknya Pelanggan dapat berbagi pengalaman dan tips mereka dalam menggunakan produk atau layanan tersebut kepada anggota lainnya. Hal ini dapat menjadikan pemasaran mulut ke mulut lebih efektif dan autentik

Selain itu, diskusi yang dilakukan oleh pelanggan di komunitas atau forum juga seringkali mengungkapkan insight baru. Sehingga, dapat menjad sumber ide dan inspirasi bagi perusahaan untuk inovasi produk maupun layanan mereka di masa depan

Komunitas atau forum pun harus dikelola secara aktif, dan merek harus terlibat langsung dan berpartisipasi dalam komunitas itu. Hal ini akan menunjukkan keterlibatan dan dedikasi mereka terhadap pelanggan. Selain itu, bisa membangun kepercayaan dan membuat pelanggan lebih percaya terhadap merek tersebut. Kesimpulannya, komunitisasi terbukti ampuh dalam menanamkan sense of belonging pelanggan terhadap merek

Konten Eksklusif untuk Pelanggan

Konten yang eksklusif untuk setiap pelanggan berpotensi mempertahankan loyalitas mereka terhadap merek. Konsumen senang diperlakukan secara spesial. Di sini, merek perlu melakukan analisis data konsumen untuk mampu menciptakan konten yang ‘gue banger

Contohnya seperti yang biasa dilakukan oleh Spotify. Layanan pemutar musik ini kerap memberikan playlist yang disusun secara khusus untuk masing-masing pelanggan. Tiap-tiap playlist yang dibuat berbeda untuk setiap konsumennya, tergantung dari gene lagu, lagu yang paling sering diputar dan tren lagu yang berkembang saat itu. Atau bahkan playlist yang berisi lagu yang sering diputar dalam setahun terakhir

Playlist yang dibuat oleh Spotify menjadi sesuatu yang layak bagi konsumen untuk dibagikan di media sosial Pengguna berlomba-lomba memamerkan bagaimana riwayat musik yang diputar selama setahun. Hal tersebut menarik interaksi dari audiens yang lain, terutama bagi mereka yang belum menggunakan Spotify

Mengadaptasi konsep yang sama, merek juga bisa melakukan hal tersebut. Merek bisa menawarkan bundling produk yang berisi barang favorit konsumen, produk yang paling laku dari kategori produk yang sering dibeli konsumen

Di Industri kosmetik dan kecantikan, merek dapat mendesain produk kosmetik dan perawatan yang cocok untuk pengguna Marak dapat membuat aplikasi sebagai penghubung dengan konsumen sehingga pengumpulan data bisa dilakukan melalui aplikasi. Data ini bisa dipakai untuk membuat konten, produk, atau layanan eksklusif kepada pelanggan



Call to Action yang Simpel

Salah satu cara efektif untuk membangun engagement dengan pelanggan adalah dengan meningkatkan kenyamanan dan kemudahan dalam proses pemesanan. Ketika pelanggan merasa proses pemesanan produk atau jasa yang mereka inginkan mudah dan tidak membingungkan, mereka akan lebih cenderung melakukan pembelian dan kembali lagi di masa mendatang.

Proses yang rumit bisa membingungkan pelanggan, dan dalam jangka panjang bisa menurunkan tingkat kepuasan dan loyalitas mereka. Di sini, customer journey saat melakukan order, proses call to action (CTA) harus simpel dan ringkas. Misalnya, fitur “one-click ordering memungkinkan pelanggan untuk melakukan pembelian dengan satu kali klik, tanpa harus mengisi informasi pengiriman atau pembayaran berulang kali. Fitur ini membantu pelanggan yang sering berbelanja dan tidak ingin repot mengisi data berulang-ulang.

Selain itu, penawaran produk yang dipersonalisasi berdasarkan riwayat pembelian dan preferensi pelanggan juga bisa meningkatkan engagement. Tidak hanya itu, pemberian poin loyalitas juga merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan engagement. Insentif bagi pelanggan yang sering berbelanja atau berinteraksi, membuat merek dapat membangun hubungan yang lebih erat dengan mereka

Dengan kata lain, penyederhanaan proses pemesanan dan peningkatan pengalaman pelanggan selama proses checkout dapat menjadi kunci untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan dan mendorong engagement yang lebih tinggi. Ini merupakan strategi yang berfokus pada kenyamanan dan kepuasan pelanggan dan pada akhirnya akan meningkatkan loyalitas

Intinya, program loyalitas akan berdampak bila digelar secara simpel, mudah dipahami, dan disertai banyak gimmick.

baca juga

    Optimasi Landing Page untuk Engagement

    Dalam dunia digital, landing page berfungsi sebagai pintu masuk utama bagi pelanggan potensial. Landing page yang dioptimalkan dengan baik dapat meningkatkan konversi, memandu pengunjung menuju aksi yang dinginkan, dan secara keseluruhan meningkatkan Return on Investment (RO0) dan kampanya pemasaran merek

    Untuk melakukan hal tersebut, merek perlu memahami bahwa setiap landing page harus memiliki tujuan yang jelas dan spesifik. Sebagai contoh, apabila marak ingin meningkatkan penjualan produk tertentu, fokuskan landing page pada produk tersebut. Hindari menambahkan hal lain. Sebab, hal ini dapat mengalihkan perhatian pengunjung dan mengurangi peluang konwars.

    Desain dan konten landing page juga harus selaras dengan tujuannya. Gunakan headline yang menarik perhatian, copywriter yang persuasi, dan gambar berkualitas tinggi untuk menampilkan produk atau layanan merek dengan cara terbaik

    Selain itu, navigasi yang sederhana dan intuitif sangat penting. Buatlah landing page dengan desain yang minimalis agar dapat memudahkan pengunjung untuk fokus pada pesan utama. Tak kalah penting, pastikan bahwa landing page dapat diakses dengan mudah di semua perangkat. Kesimpulannya, landing page merupakan pintu gerbang bagi pelanggan untuk berinteraksi dengan merek. Karena itu, landing page harus didesain agar bisa appeal dengan pelanggan

    Semua konten di halaman ini, baik dalam bentuk teks maupun gambar, harus menuntun pelanggan mendapatkan yang mereka butuhkan dengan cepat dan gampang

    

    Kopi Darat Bersama Pelanggan

    Diers digital seperti sekarang, berkomunikasi dengan pelanggan sangatlah mudah. Pamasar dengan konsumen bahkan tidak perlu bertemu secara langsung untuk membangun keakraban. Di mana kontak pelanggan pribadi telah memiliki arti khusus di era digital. Meskipun demikian, proses di baliknya harus tetap dirancang agar efisien dan menyenangkan.

    Selain itu, perjumpaan tatap muka dengan pelanggan tetap dibutuhkan. Tidak semua pengalaman dan relasi bisa dibangun melalui platform digital Oleh karena itu, relasi dengan pelanggan bisa dibangun dan diperkuat dengan pertemuan offline atau istilah popularnya kopi darat. Obrolan langsung juga membantu pemasar menciptakan hubungan pribadi tersebut.

    Interaksi fik memberikan dimerei emosional yang sulit dicapai melalu layar. Pertemuan langsung memungkinkan pelanggan merasakan kehadiran fisik, mendengar suara asli, dan mangamati bahasa tubuh ini membangun kedekatan yang lebih mendalam dan memperkuat katan emosional dengan marck

    Event, pameran, dan lokasi fisik seperti toko atau kantor dapat menjadi platform penting untuk customer engagement. Di sini, pelanggan dapat merasakan produk atau layanan secara langsung, berinteraksi dengan tim Anda, dan mendapatkan jawaban instan untuk pertanyaan mereka. Ini juga menciptakan peluang untuk menyediakan pengalaman yang menarik dan menghibur, yang akan membekas dalam ingatan pelanggan.

    Kombinasi interaksi fisik dan online adalah kunci dalam strategicustomer engagement yang sukses. Misalnya, saat mengadakan event atau pameran, Anda dapat menggunakan media sosial untuk mempromosikannya. Balk sebelumnya maupun setelahnya, dan berbagi momen-momen menarik.

    Terapkan Jurus STAR

    Jurus ini biasanya dipakai oleh para salesperson untuk melayani

    pelanggannya dengan baik. Jurus ini juga bisa diterapkan oleh merek dalam membangun loyalitas dan engagement pelanggan. Apa itu STAR? Ini merupakan akronim

    Pertama, Smerupakan merupakan singkatan dari satukan kata dengan perbuatan. Langkah ini merupakan hal yang paling penting untuk mendapatkan kepercayaan konsumen. Pasalnya, hubungan yang dibuat oleh merek dan koresumen harus dilandasi oleh kejujuran dan rasa saling percays. Kedua, T berarti tambahkan kejutan bagi pelanggan. Ada baiknya merek memberikan nilai lebih dari produk yang dibali. Misalnya, palayanan yang di atas rata-rata sehingga konsumen merasa puas. Taktik ini biasanya sangat tepat digunakan bagi salesperson yang menjual produk massal dengan harga yang telah ditetapkan melalui harga eceran tertinggi sehingga bisa memberikan diferensiasi dibandingkan pasangnya

    Ketiga, A, maksudes ajari konsumen untuk tumbuh Seorang pemasar harus bisa get, keep, and grow bersama pelanggan. Selain memasarkan produk, salesperson harus bisa menjadi konsultan kepada pelanggan untuk menentukan pihan. Ada baiknya salesperson bisa melakukan komparat dengan produk lainnya untuk sekadar mendapatkan produk yang terbaik Keempat, R yang merupakan bagian tersulit, adalah rawat pertamanan dengan baik. Seperti kata pepatah merawat atau memelihara lebih sulit daripada mendapatkan. Merek menjalin hubungan baik dengan konsumen tidak sebatas relasi bisnis, tapi juga sebagai teman. Tidak ada salahnya pemasar menjalin komunikasi dengan baik di luar hubungan kerja. Kemudian, dikombinasikan dengan memberikan hadiah pada momen-momen spesial. misalnya ketika konsumen membuka cabang toko baru atau ketika berulang tahun

    

    Adakan Program Tanya Jawab di Media Sosial

    Mengadakan sesi tanya jawab (question and answer/GBA) di media sosial memungkinkan merak berkomunikasi langsung dengan pelanggan dan penggemar mereka. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk merasa lebih dekat dengan merek dan mendapatkan informal langsung dari merak.

    Selain itu, sesi tersebut juga menawarkan platform bagi merak untuk mendengar secara langsung apa yang menjadi kepentingan, pertanyaan, atau kekhawatiran pelanggan

    Salah satu strategi yang efektif dalam melakukan sesi Q&A adalah dengan berkolaborasi dengan selebritas atau influencer. Tidak hanya meningkatkan kredibilitas sest GBA, kolaborasi juga dapat menarik lebih banyak audiens. terutama penggemar atau pengikut mereka

    Promosi sebelum sesi Q&A juga sangat penting. Dengan memberitahu audiens terlebih dahulu tentang sest Q&A yang akan datang, merek member mereka kesempatan untuk mempersiapkan pertanyaan dan menandai jadwal mereka untuk berpartisipasi. Tidak hanya itu, mengajak audiens untuk mengajukan pertamaan baik sebelum maupun selama acara berlangsung juga dapat meningkatkan interaksi dan partisipasi

    Keuntungan lain dari sesi Q&A di media sosial adalah data berharga yang dapat diperoleh dari pertanyaan dan komentar yang diajukan oleh audiens. Pertanyaan atau komentar dari mereka bisa memberikan wawasan tentang apa yang paling diminati oleh pelanggan, tantangan atau masalah yang mereka hadapi, atau keinginan dan harapan mereka terhadap produk atau Jasa merek. Intinya, ruang percakapan ini akan semakin mendekatkan merek dengan pelanggannya. Bila kontinu dilakukan, engagement akan terbangun.

    Menggunakan Al agar Lebih Efektif

    Kecerdasan buatan (A) saat ini sedang menjadi primadona di dunia teknologi kekinian. Biar tidak ketinggalan, pemasar bisa memanfaatkan Al untuk aktivitas pemasaran, termasuk untuk menjalankan engagement marketing yang lebih efekt

    Teknologi Al memungkinkan pemasar bisa menciptakan pengalaman pelanggan yang personal social, dan experiential Terkait personal, pelanggan sangat senang bila bisnis mampu memahami dan memberikan pengalaman yang terpersonalisasi kepada mereka. Personalisasi ini bisa dilakukan dengan teknologi untuk kustomisasi penawaran, kontan, maupun layanan Teknologi Al sangat berperan dalam urusan ini. Al memampukan perusahaan bisa melakukan targeting dengan lebih cerdas, memberikan penawaran yang tepat, di waktu yang tepat, dan pelanggan yang tepat.

    Dengan Al perusahaan bisa memastikan produk yang cocok untuk pelanggannya. Al juga menciptakan customer engagement yang lebih baik. Terkait social, perusahaan perlu mengadopsi teknologi untuk merespons kebutuhan pelanggan sebagai mahkluk sosial. Teknologi ini berperan untuk memfasilitasi terjadinya koneksi interpersonal. Teknologi memungkinkan penggunanya saling berbagi pengalaman dan informasi Tak sebatas antara perusahaan dan pelanggan, tetapi juga antarpelanggan sendiri

    Terkait experiential, pelanggan bisa mengevaluasi perusahaan tidak hanya dari kualitas produk dan layanan. Mereka bisa menilai perusahaan di semua Sitik sentuh dalam customer journey. Al sangat membantu dalam menciptakan pengalaman baru pelanggan ini. Meski demikian, perusahaan harus bisa memadukan interaksi high-tech berbasis teknologi dan mesin dengan high- touch berbasis sentuhan manusia

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    ×

     

    Hello!

    SEO Manager Kami Membantu Anda

    × SEO Consultation