10 Kesalahan Website Ecommerce

Jasa

Undercover.co.id – Memilih website Ecommerce yang tepat tentunya akan sangat berpengaruh pada bisnis Anda. Seiring menjamurnya bisnis online, banyak orang yang terjun ke dunia ini.

Meski tidak harus memiliki skill tertentu, namun memilih website untuk ecommerce tentunya berbeda dengan jualan online pada umumnya. Hal ini karena ecommerce dinilai akan lebih menunjang bisnis online dan akan memberikan keuntungan bagi siapa saja yang memulainya. Dan tentu saja harus memperhatikan beberapa aspek yang ada di dalamnya.

Ecommerce merupakan sebuah aktifitas jual beli yang dilakukan melalui media elektronik. Yang paling penting dalam memulai bisnis menggunakan ecommerce adalah koneksi internet yang stabil karena akan melayani pelanggan melalui website. Bahkan transaksinya pun juga akan dilakukan melalui website, maka memilih website untuk ecommerce harus sesuai standar yang berlaku.

Dalam berbisnis tentu selalu ada naik turunnya. Semua tergantung bagaimana menjalaninya. Meskipun sudah memilih bisnis ecommerce, bukan berarti bisa meroket dengan sangat mudah. Bahkan beberapa kejadian yang sering didapati hingga saat ini adalah adanya kesalahan dalam membangun website ecommerce.

Apa saja kesalahan yang sering terjadi dalam mengembangkan website ecommerce?

1.Pemilihan nama domain yang panjang

Tak hanya nama domain yang terlalu panjang, memilih nama yang rumit juga akan membuat pengunjung untuk kembali lagi ke website ecommerce. Mereka cenderung malas mengingat nama domain yang terlalu panjang dan rumit. Agar ecommerce lebih mudah diingat, gunakan nama domain yang singkat dan mudah didengar sehingga semua orang akan kembali lagi ke ecommerce yang sedang dikembangkan.

2.Tidak adanya logo pada ecommerce

Di dunia ini ada banyak orang yang mencoba peruntungan di website ecommerce. Yang menjadi ciri khas dalam sebuah website ecommerce adalah logo. Jika tidak ada logo yang tertera, bagaimana pengunjung nantinya bisa kembali ke website yang sudah mereka kunjungi? Pilihlah logo yang sesuai dengan ecommerce sebagai ciri khas yang nantinya akan memudahkan pengunjung kembali ke website ecommerce Anda.

3.Tidak adanya halaman “About Us”

Halaman “about us” atau “tentang kami” merupakan sesuatu yang sangat penting diletakkan pada website ecommerce. Dengan adanya halaman tersebut, pengunjung bisa tahu apa saja yang difokuskan pada website tersebut. Pada halaman ini bisa berupa, latar belakang, produk apa saja yang akan dijual dan informasui penting lainnya.

4.Terlalu banyak jenis produk yang dijual

Salah satu cara untuk mendapatkan banyak keuntungan dalam berbisnis online bukanlah dengan menjual banyak jenis produk dalam satu ecommerce. Ini merupakan kesalahan paling umum yang masih terjadi. Dalam hal ini, Anda cukup menjual satu jenis produk saja. Dengan hanya memfokuskan pada satu jenis produk, maka bisnis ecommerce akan lebih cepat berkembang.

5.Layanan Customer Service yang buruk

Dalam memilih bisnis ecommerce, pelayanan adalah hal yang sangat penting. Pengunjung juga akan lebih nyaman jika menjumpai Customer Service yang humble meski tidak bertatap muka langsung. Customer  Service yang baik dalam sebuah website ecommerce adalah mereka yang memberikan jawaban dengan sabar serta solusi yang tepat agar pelanggan tidak memutuskan pindah ke ecommerce lain.

6.Tidak menampilkan derskripsi produk

Bagi pemula yang sedang mengembangkan ecommerce seringkali tidak memperhatikan deskripsi produk. Mereka cenderung langsung memposting produk tanpa memberikan deskripsi tentang produk tersebut. Dalam hal ini tentu merupakan kesalahan fatal. Adanya deskripsi produk merupakan kesempatan bagi pemilik ecommerce untuk lebih mengenalkan produk jualannya.

Pada deskripsi produk, Anda bisa memberikan informasi seputar bahan apa yang dipakai dan kelebihan pada produk tersebut. Dengan begitu, pengunjung akan langsung tahu sepuyar produk tersebut. Dan akan lebih bagus lagi jika deskripsi yang dibuat langsung bisa membuat pegunjung melakukan CTA.

7.Tidak memanfaatkan konten marketing

Ada beberapa persaingan yang harus dihadapi ketika berjualan melalui ecommerce. Namun salah satu yang bisa dilakukan untuk menghadapi persaingan ini adalah dengan adanya konten marketing. Sayangnya, beberapa pengembang website ecommerce justru melupakan yang namanya teknik konten marketing.

Sebagai pengembang ecommerce, Anda  harus tahu bahwa konten yang menarik akan membuat pengunjung kembali lagi ke website Anda. Jangan lupa untuk selalu memperbaharui konten pada produk. Setiap hari tentu akan ada pengunjung baru yang memerlukan bentuk konten variasi dari produk yang Anda jual.

8.Tidak memperhatikan kecepatan loading website

Sebagai pebisnis yang bergerak di bidang ecommerce tentunya Anda harus memperhatikan hal ini. Dalam sebuah survey yang dilakukan oleh Google menyebutkan bahwa pengunjung rata-rata akan meninggalkan website yang mereka kunjungi jika kecepatan loadingnya lebih dari 3 detik. Meski terdengar sepele, akan tetapi ini sangat  berpengaruh pada pengunjung website khususnya yang bergerak di bidang ecommerce.

Untuk mengembangkan website ecommerce, Anda bisa memilih hosting yang berkualitas demi meningkatkan branding terhadap pesaing lain. Jika loading website lebih maksimal, tentunya akan meningkatkan kualitas ecommerce Anda dibanding yang lain.

9.Kurang memaksimalkan strategi SEO

Tidak memaksimalkan SEO merupakan salah satu kesalahan besar pada website ecommerce. Bagaimana ecommerce akan berada di halaman paling utama jika Anda tidak memaksimalkan strategi ini? Pasalnya, orang akan lebih trust jika website yang mereka kunjungi berada pada halaman paling atas. Di sini Anda bisa memberikan kata kunci pada gambar dan deskripsi produk. Dengan begitu, website bisa dengan mudah berada di posisi paling atas dan tentunya lebih terpercaya.

10.Tidak adanya media sosial

Dalam bisnis online di era sekarang ini, banyak orang yang hanya memanfaatkan media sosial dan bisa mendapatkan hasil yang menguntungkan. Namun, hal ini ternyata tidak dimanfaatkan oleh mereka yang bergerak di bidang ecommerce. Mereka justru mengabaikan media sosial yang akan memudahkan dalam mengembangkan website ecommerce.

Untuk bertahan dan bersaing di era yang semakin digital ini, rasanya kurang maksimal jika tidak memaksimalkan media sosial khususnya yang berbisnis melalui ecommerce. Sosial media akan dengan mudah membantu mengembangkan bisnis dan lebih cepat menyebar jika dibandingkan dengan tidak memakai media sosial sama sekali. Dalam hal berbisnis melalui ecommerce, kebanyakan platform media sosial yang digunakan adalah Facebook dan Instagram.

Selain poin di atas, hal penting yang harus maksimal ketika mengembangkan website ecommerce adalah navigasi yang mudah dan kemudahan dalam membuka melalui smartphone. Tak bisa dipungkiri jika sekarang ini banyak orang yang menghabiskan banyak waktunya dengan menggunakan smartphone. Pastikan tampilan pada komputer dan mobile tidak ada bedanya sehingga pelanggan akan lebih setia dan tidak berpindah ke ecommerce lain.

baca juga

    Navigasi yang mudah juga akan membuat pengunjung betah berlama-lama di website Anda. Beberapa informasi yang sulit ditemukan, kurangnya tombol untuk melakukan CTA, dan terlalu banyak warna font hanya akan membuat pelanggan menjadi kecewa dan sering kali tidak menghasilkan penjualan. Navigasi sangatlah penting dalam situs ecommerce dan pastikan Anda selalu memberikan navigasi yang mudah demi berkembangnya situs ecommerce.

    Jasa

    Leave a Reply

    error: Content is protected !!