3 Segmen Penting Email Marketing untuk Bisnis Online

Jasa

Ketika Anda memiliki bisnis online, salah satu cara yang paling efektif untuk menambah angka penjualan adalah meningkatkan relevansi dari email pemasaran dengan cara mengelompokkan email penawaran berdasarkan perilaku dan kebiasaan belanja para pelanggan Anda. Daftar kontak pelanggan merupakan sesuatu yang sangat berharga. Dari data tersebut, Anda  dapat menerapkan personalisasi dalam pemasaran.

Apa pun yang menjadi kebiasaan pelanggan Anda dapat menjadi kriteria untuk menentukan segmentasi. Misalnya data pelanggan mengenai lokasi tempat tinggal, minat dan ketertarikan, tanggal ulang tahun, riwayat hubungan, dan segala apa pun data informasi pelanggan. Penawaran melalui email akan dapat berjalan lancar jika Anda mampu meraih pelanggan yang tepat dengan pesan yang tepat dan pada waktu yang tepat.

Segmentasi dalam Strategi Pemasaran Online

Hasil pengamatan online melalui kebiasaan pelanggan menunjukkan bahwa kampanye iklan yang dikirimkan dengan menggunakan sistem segmentasi pasar online akan mendapatkan hasil penjualan tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan kampanye yang dikirimkan tanpa segmentasi sama sekali. Karena kampanye iklan disampaikan kepada pelanggan yang tepat dan berpotensi tinggi.

Jika dalam bisnis Anda telah memiliki sebuah website resmi untuk merek Anda, maka ketika pelanggan melakukan sebuah transaksi pembelian, Anda akan segera mengetahui data-data pelanggan secara otomatis. Data yang dapat Anda dapatkan berupa data yang dapat menunjukkan segmen-segmen berdasarkan potensialnya; pembeli pertama kali, pembeli baru (saat ini), pembeli tertinggal, dan pelanggan setia. Maka Anda dapat dengan mudah menargetkan mereka hanya dalam beberapa langkah.

Apabila Anda menggunakan sebuah tools atau jasa yang dapat mempermudah pengelolaan email maketing seperti MailCihimp (https://mailchimp.com/), maka biasanya mereka akan secara otomatis memperbarui data pelanggan untuk memenuhi syarat segmentasi sehingga Anda tidak perlu khawatir akan penawaran yang tidak tepat sasaran.

Berikut ini terdapat 3 cara yang dapat Anda terapkan untuk menggabungkan segmen-segmen ke dalam strategi pemasaran online:

1.    Targetkan pada Kustomer Berpotensi

Menggaet kustomer untuk berlangganan email Anda hanyalah sebuah awal. Sekali mereka berlangganan email bisnis Anda, maka kesan pertama yang akan diberikan semuanya bergantung kepada Anda sendiri. Apakah akan menginggalkan kesan pertama yang baik atau buruk.

Dengan menggunakan Segmen Kustomer Berpotensi, Anda akan dengan mudah meraih subscriber yang belum pernah melakukan transaksi pembelian dari toko online Anda. Berikut ini beberapa langkah yang perlu Anda terapkan dalam upaya menjangkau kustomer berpotensi tersebut:

  • Automasi Email Selamat Datang

Pada email Selamat Datang ini, berikan kalimat sapaan untuk pertama kalinya. Perkenalkan produk-produk Anda dan dan segalanya tentang bisnis dan merek Anda. Jangan lupa untuk menambahkan subjek yang yang menarik agar dapat menarik perhatian mereka. Dan buktikan bahwa konten Anda selalu relevan agar penerima email selalu merasa takjub ketika mendapatkan email penawaran dari Anda.

Jika Anda berdedikasi penuh pada email Selamat Datang ini, mereka akan lebih cenderung untuk menjadi pelanggan yang selalu berbelanja di masa depan. Serta lakukan automasi agar tidak ada suscriber baru yang terlewatkan untuk mendapatkan email Selamat Datang tersebut.

  • Email Remarketing

Setelah berhasil menarik pelanggan baru ke website And adengan menggunakan email Selamat Datang, pertimbangkan untuk menggunakan Google remarketing Ads (www.google.co.id/AdWords). Hal ini dilakukan agar produk dan bisnis Anda selalu segar dalam pikiran pelanggan. Mereka tidak akan pernah lupa dengan produk-produk Anda karena mereka terus menerus diingatkan ketika mereka sedang mengakses internet. Dengan menggunakan strategi email remarketing ini, pelanggan akan cenderung kembali ke website Anda dan melakukan pembelian ketika mereka telah siap.

baca juga 8 Cara Membuat Email Marketing Lebih Efektif Untuk Bisnis Online Anda

2.    Targetkan pada Kustomer yang Tertinggal

Kustomer Tertinggal merupakan kustomer yang memiliki ketertarikan tinggi terhadap produk dan merek Anda, namun mereka tidak melakukan transaksi pembelian dalam beberapa waktu terakhir. Beri mereka sedikit ‘dorongan lembut’ agar mereka kembali mengunjungi website dan melakukan pembelian. Hal ini juga memerlukan automasi agar tidak ada pelanggan yang terlewat. Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk secara bertahap untuk menarik mereka kembali:

Email Pertama: Melalui email pertama ini, beritahu pelanggan tersebut bahwa Anda merindukan mereka. Lalu tunjukkan katalog produk best seller Anda ke dalam bentuk showcase. Selain itu, Anda juga dapat memberitahukan kepada mereka beberapa produk baru Anda.

Email Kedua: Pada email kedua ini, sertakan blok konten yang berupa kode promo. Kemudian tawarkan diskon kepada kustomer yang akhirnya kembali ke website Anda. Pelanggan akan mudah tertarik dengan penawaran diskon, terutama diskon untuk produk yang mereka sukai.

Email Ketiga: Pada email terakhir, berikan dorongan lebih untuk menggiring kustomer kembali ke toko Anda dengan memberikan diskon yang lebih besar lagi. Tentu saja perhitungan diskon ini harus dilakukan baik-baik. Dengan memberikan diskon besar-besaran ini jangan sampai membuat Anda justru mengalami kerugian.

3.    Targetkan pada Kustomer Setia

Kustomer Setia adalah kustomer loyal yang mendukung Anda sepenuhnya. Mereka selalu setia dengan produk dan merek Anda. Kustomer jenis ini sangat penting bagi pertumbuhan dan keberhasilan bisnis Anda. Jadi, jangan lupa untuk selalu berikan mereka apresiasi dan pastikan bahwa mereka merasa dihargai atas dukungannya terhadap bisnis Anda.

Caranya adalah dengan mengirimkan email Terima Kasih kepada hampir setiap pelanggan aktif dan pastikan mereka untuk selalu kembali ke toko Anda. Pelanggan yang setia sudah pasti memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap bisnis Anda, jadi Anda akan lebih mudah mengirimkan email dengan lebih tertarget kepada mereka berdasarkan kepada kebiasaan belanja dan riwayat pembelian mereka.

  • Targetkan email kepada pelanggan Anda saat ini dan kepada pelanggan yang selalu datang kembali. Berikan mereka diskon spesial. Anda juga dapat menggunakan cara lain, yaitu dengan menawarkan mereka bahwa mereka dapat menukarkan kupon pada pembelian selanjutnya.
  • Menambahkan ‘Item Rekomendasi’ yang akan mereka sukai. Berikan pula mereka akses untuk dapat melihat produk-produk terbaru Anda lebih awal. Selain itu, Anda juga dapat hanya mengirimkan sebuah email yang berisi ungkapan terima kasih yang mendalam kepada para pelanggan tersebut.

baca juga

undercover.co.id

Website Cuma 100 Ribu

Pembuatan Website Profesional

Jasa Seo Profesional dan Terpercaya

Jasa Sosial Media Maintenance

Kesimpulan

Untuk menarik perhatian kustomer baru, kustomer yang jarang melakukan pembelian, dan kustomer setia memang memerlukan perlakuan yang berbeda. Yang menjadi poin pentingnya adalah, bagaimana Anda dapat mengatur strategi dalam membuat email pemasaran yang akan membuat pelanggan selalu ingin kembali ke toko Anda.

Jika komunikasi yang terjalin antara Anda dengan pelanggan dapat berjalan dengan baik, hal ini juga akan membuat mereka sangat dihargai dan didengar. Karena tentu saja, merskipun mereka termasuk salah satu pelanggan setia Anda, bukan tidak mungkin jika mereka juga memiliki keluhan terhadap produk yanng mereka beli. Melalui email marketing, Anda juga harus menunjukkan kepedulian Anda terhadap kepuasan pelanggan.

Tunjukkan kepada pelanggan bahwa merek Anda selalu peduli pada setiap keinginan dan kebutuhan pelanggan dengan menyediakan produk atau jasa yang akan sangat membantu mereka untuk menjalani hidup yang lebih baik.

Jasa
error: Content is protected !!