6 STRATEGI E-COMMERCE

https://www.zowhy.com –  Pertumbuhan bisnis di hari ini menunjukkan angka yang sangat signifikan. Terbukti dengan menjamurnya berbagai perusahaan baik yang makro atau mikro saling bersaing di dunia ini. Sebagai hasilnya, tak jarang dari mereka pun mulai meluncurkan sebuah bisnis e-commerce.
Jika diperhatikan pun di stasiun televisi banyak sekali model bisnis seperti ini. Dengan semakin banyaknya mereka yang bergelut dengan e-commerce tentu konsumen pun menjadi bak raja yang bisa sesuai hati memilih apa yang mereka inginkan.
Sayangnya, tentu ini menjadi kabar yang buruk bagi para pengusaha. Kemudian tak jarang dari mereka pun harus gulung tikar, atau menjual bisnisnya kepada orang lain. Sungguh menyedihkan sekali bukan?
Untuk meminimalisir hal tersebut, kami pun melakukan sebuah pencarian tentang sebuah strategi bisnis e-commerce yang kiranya patut anda gunakan jika sedang menggeluti bidang ini. Baiklah, tanpa introduksi yang panjang kami pun akan memaparkannya untuk anda. Simak dengan baik ya!
 
 
 

  1. Table of Contents

    Tentukan Target Konsumen

Untuk memulai sebuah bisnis apapun, tentu yang namanya menentukan target konsumen sudah menjadi sebuah keharusan yang patutnya dilakukan. Anda pastinya harus tahu untuk siapa dan di mana barang anda akan dipasarkan.
Tak berbeda jauh pula dengan e-commerce, sebab dalam hal ini pun anda akan membangun sebuah wilayah di mana situs yang akan anda buat haruslah mampu menjangkau calon konsumen yang telah ditentukan sebelumnya. Jika anda tidak menentukan wilayah dengan spesifik, tentu akan menjadi sangat sulit bersaing dengan para kompetitor anda. Jadi, tentukan dengan sangat bijak ya!

  1. Memenuhi Selera Pasar

Para konsumen anda pastilah seorang manusia. Bagaimanapun, mereka terdiri dari latar belakang budaya, kebiasaan, dan daerah yang berbeda juga pastinya. Oleh karena itu, anda pun akan dituntut untuk bisa memenuhi selera dari konsumen anda.
Baca Juga Bisnis Hobby Adalah Bisnis Terbaik Untuk Anda
Setiap mereka mengunjungi situs yang telah anda buat, tentu mereka pun mencari pengalaman yang bisa membuat mereka nyaman berada di situs tersebut. Maka, anda pun harus bisa menciptakan sebuah pengalaman kunjungan website yang setidaknya bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka.
 
 

  1. Memilih Konten

Untuk membuat seseorang tertarik pada sesuatu, tentunya kita pun harus bisa menawarkan hal yang baru dan mengasyikkan bagi mereka. Jika anda seorang penjual mobil, apa yang akan ditawarkan untuk membuat produk tersebut laku?
6 Hal Yang Anda Tidak Tahu Dari STRATEGI E-COMMERCE Tentunya sebuah konten yang mampu mendeskripsikan benda itu, bukan? Begitupun dengan usaha e-Commerce anda. Apabila situs telah dibangun dengan sangat baik dan menarik, semua akan sia-sia bila konten nya tidak ciamik. Maka, isilah website anda dengan konten-konten yang mampu membuat lengket konsumen anda untuk berada di sana. Sebab isi konten yang relevan pun akan mampu membuat peringkat situs anda berada di peringkat teratas dalam mesin pencarian.

  1. Memberikan Pengalaman yang Tak Terlupakan

Situs e-commerce yang telah anda bangun, tentu haruslah bisa sesuai dengan brand yang anda kelola. Representasikan merek anda itu pada situs anda, dari mulai pemilihan warna, informasi, design, dan site map. Hal tersebut akan mampu membuat pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjung website.
Jika anda menjual makanan ringan dalam website tersebut, dan menargetkan anak muda sebagai pangsa pasar nya, maka membuat tampilan dengan foto yang indah, warna yang cerah, akan lebih menarik atensi mereka untuk membeli bukan? Pengalaman yang didapat oleh konsumen anda pun pastinya lebih menyenangkan. Jadi, beri mereka pengalaman.

  1. Mobile Commerce

Kita sekarang hidup di zaman di mana internet sudah berada pada setiap genggaman tangan manusia. Tak heran bila menginvestasikan usaha anda pada mobile commerce pun menjadi pilihan yang sangat bijak. Jangan sampai anda hanya fokus membuat website, tapi hal tersebut tidak bisa dibuka secara maksimal dalam Mobile Phone konsumen anda. Hal itu pastinya akan membuat anda kehilangan banyak pelanggan bukan kalau begitu.
Jadi, mulailah berpikir untuk membuat usaha anda ini mampu untuk dijalankan di aplikasi mobile. Terlebih, tahun ini pun persaingan HP pintar semakin gencar di pasaran. Ini seharusnya menjadi projeksi bahwa masa depan manusia akan lebih memilih menggunakan internet di hand phone di banding yang konvensional.
 
 
 

  1. Menjual Barang yang Unik

Untuk yang terakhir ini adalah cara agar membangun sebuah citra yang bisa membuat pelanggan hanya jatuh hati pada usaha anda. Ya, anda bisa lakukan dengan menjual barang yang memang tidak dijual oleh para pebisnis e-commerce lain.
Cara ini tentu akan membuat persaingan menjadi semakin mudah bagi anda, sebab hanya website anda yang menyediakannya.
Hal ini pun akan berguna untuk membangun sebuah kesan eksklusif bagi merek anda. Bagaimanapun, konsumen akan semakin bergantung pada anda bila ternyata hanya situs anda lah yang menyediakan barang yang tidak ada di tempat lainnya. Ini sangat patut koq ini dicoba ya.
Nah, sekarang, anda sudah tahu beberapa strategi dalam mengembangkan bisnis e-commerce. Maka, tunggu apalagi, silahkan anda coba dan aplikasikan.
Jangan sampai kompetitor anda melakukannya lebih dulu ya. Bukankah Sebaik-baiknya bisnis adalah yanga mampu bersaing dan memenangkan persaingan. Jadi,  raihlah kemenangan anda dengan strategi yang saya paparkan sebelumnya. Semoga selalu bermanfaat.
 
 
 
 

4 Cara Remarketing untuk Situs Usaha dan eCommerce

Bisnis model lama sudah mati.
Pelanggan tidak mau keluar rumah untuk mencari toko fisik Anda, juga tidak mencari nomor telepon Anda di Yellow Pages. Iklan online dan digital yang jadul pun mulai punah setiap menit.
Perjalanan belanja pelanggan biasa dimulai melalui email atau melihat pos media sosial, berlanjut ke sesi penjelajahan seluler, dan akhirnya diakhiri dengan percakapan obrolan e-commerce interaktif.
Rahasianya adalah dengan memahami berbagai channel dengan baik, dan melakukan remarketing ke pelanggan yang sama.
Ada beberapa trik melakukan remarketing yang baru, karena perjalanan belanja pelanggan mengalami modernisasi.
Jadi, bagaimana Anda mengikuti cara baru untuk mengonversi pembeli ecommerce? Anda harus mengembangkan sistem pemasaran ulang yang akan berskala dengan bisnis Anda.
Kali ini, website kami akan membahas 4 kiat pemasaran ulang terbaik untuk menskalakan bisnis e-niaga Anda.
Mari kita mulai.
 

Jangan Mengandalkan Iklan di Media Sosial

Iklan sosial adalah cara penting untuk mengonversi prospek, tidak ada yang membantah.
Tetapi ini tidak akan membantu Anda dalam meningkatkan upaya membawa pelanggan masuk ke saluran remarketing Anda.
Kampanye berbayar hanya membawa Anda sampai pada membawa pelanggan baru. Untuk mempertahankan pelanggan, Anda membutuhkan daya tarik dan engagement organik.
Yang kami bicarakan adalah terlibat kembali dengan pengunjung situs web yang telah membeli dari Anda.
Strategi yang baik untuk menguatkan remarketing Anda adalah tidak bergantung pada iklan sosial tetapi pada jangkauan organik.
Lebih baik menargetkan audiens online yang Anda punya, yang mengonsumsi konten Anda secara teratur.
 
 
 

Maksimalkan Jangkauan Anda dengan Menggunakan Influencer

Cara lain dalam melakukan praktik retargeting adalah melalui influencer.
Influencer yang memiliki puluhan ribu follower di media sosial atau blog dapat mempromosikan produk Anda kepada follower mereka.
Apa yang mereka lakukan pada dasarnya adalah menyediakan landing page yang memperkenalkan pelanggan ke produk Anda.
Studi menunjukkan bahwa 70% konsumen millennial dipengaruhi oleh rekan-rekan mereka, dan 30% konsumen mempercayai blogger non-selebriti.
Jadi yang dapat Anda lakukan adalah bekerjasama dengan influencer yang memiliki ukuran follower signifikan (10-200k pengikut) dan sesuai dengan karakter niche Anda.
Salah satu contoh influencer adalah Michelle Phan. Dia mendapat lebih dari satu juta tampilan di setiap videonya dan memiliki lebih dari 9 juta pengikut.
 
Kabar baiknya adalah melakukan promosi dua kali melalui satu influencer akan meningkatkan efektivitas marketing. Sekali influencer mempromosikan produk Anda, sangat mudah untuk menargetkan audiens yang sama lagi.
Yang harus mereka lakukan adalah memposting lebih banyak konten tentang produk Anda.
Orang yang sama (yaitu pengikut mereka) melihatnya, like, komentar, dan kemudian yang benar-benar penasaran akan mengunjungi situs atau akun sosial media Anda.
 
 

3. Dapatkan Data Audiens Influencer Tadi dan Gunakan

Anda bisa dan harus memanfaatkan data audiens influencer Anda untuk tujuan pemasaran ulang. Ada beberapa cara berbeda untuk melakukannya. Salah satu caranya adalah menggunakan tools influencer seperti Lumanu yang menampilkan semua data audiens influencer Anda.
Gunakan tools seperti Lumanu untuk mengetahui jenis kelamin, usia, dan lokasi geografis dari audiens beberapa influencer sekaligus. Yang hebat adalah bahwa informasi akan ditampilkan pada setiap influencer sehingga Anda dapat membandingkan dan memilihnya berdasarkan audiens mereka.
 
Bagaimana jika Anda sudah memiliki influencer yang bekerja sama dengan Anda dan Anda ingin mengujinya sebelum melakukan scaling? Bagaimana Anda menemukan informasi lebih lanjut tentang audiens mereka?
Dengan menggunakan Facebook Custom Audience.
Walaupun namanya adalah “Facebook”, tapi tools ini juga berlaku pada Instagram dan blog.
Minta influencer Anda membuat audiens khusus melalui Facebook yang terdiri dari audiens yang ada dan minta ia membaginya dengan akun iklan Anda.
Ini akan memberi Anda semua informasi yang Anda butuhkan.
Audiens kustom Facebook bisa dilakukan pada Facebook, Instagram, dan untuk blog (melalui piksel Facebook).
Jadi, minta influencer Anda membuat audiens khusus mereka dan bagi dengan Anda.
Perlu diingat, bagian ini tak mudah. Tak semua influencer mau membagi informasi tentang follower yang susah payah ia dapatkan.
Tapi beritahukan dia bahwa semua follower tetap berada di akunnya, dan tidak menjadi milik Anda. Yang ingin Anda ketahui adalah usia follower, gender, perangkat yang digunakan, dan informasi seputar perilaku follower.

Informasi ini hanya untuk membuat konten dan penawaran yang paling sesuai. Urusan promosi tetap diserahkan ke influencer tersebut.

Jadi sekarang Anda sudah bekerjasama dengan influencer di tempat, dan Anda punya data yang Anda butuhkan. Bagaimana Anda memastikan bahwa pembeli akan memasuki perjalanan pelanggan dan membeli produk Anda?
Dengan mengatur beberapa titik sentuh.
 
 
 

Fokus pada Promosi Lintas-Saluran

Titik sentuh atau touch point adalah momen ketika audiens melihat bisnis Anda. Dapat berupa produk Anda, atau konten yang Anda buat.
Beberapa titik sentuh sangat penting. 75% konsumen membeli setelah mengalami 3-5 titik kontak dengan merek. Dan sekarang satu konsumen membutuhkan rata-rata 6 titik sentuh.
Tren ini berlaku untuk konten dari influencer merek.
Cara terbaik untuk mencapai hal ini adalah melalui promosi lintas saluran bersama dengan beberapa posting yang me-reinforce kembali produk Anda.
Satu contoh yang sangat bagus dari ini adalah kampanye yang dilakukan Mercedes Benz.
Perusahaan mobil ini menyewa ” influencer” seekor anjing bernama Loki. Loki adalah anjing Husky yang cantik yang juga memiliki lebih dari 1,5 juta pengikut di Instagram. Dia menjalani kehidupan yang mewah, itu pasti.
Mercedes Benz menyewa Loki dan pemiliknya, Kelly Lund, untuk memposting konten di Instagram. Postingan itu  kemudian diunggah juga sebagai video YouTube yang menunjukkan Kelly mengendarai mobil dan Loki mengejarnya. Itu adalah video yang sangat indah.
Video YouTubeini berhasil menjangkau total lebih dari 250.000 penayangan dan membantu perusahaan mobil menjangkau pemirsa yang lebih muda yang tidak dapat mereka targetkan sendiri.
Mercedes-Benz menyewa seorang influencer dengan karakter target sesuai keinginan mereka. Setelah itu membuat konten, dan membaginya secara lintas saluran. Berhasil? Ya.
 
 
Nah, demikian tadi 4 Cara Remarketing untuk Situs Usaha dan eCommerce. Tertarik mencobanya?
 
 

Kenapa Anda Tidak Boleh Mencontek Kompetitor – Dan Apa Alternatifnya

Jika Anda berada seorang digital publisher dan marketer, kemungkinan besar Anda sering mengamati kompetitor Anda. Malah, mungkin Anda gatal ingin mencontek kompetitor.
Tentu saja, saya akan menjadi orang pertama yang mengatakan bahwa Anda boleh mencuri ide untuk posting blog atau konten lainnya, namun mencuri strategi pemasaran konten sama sekali berbeda.
Inilah mengapa Anda tidak boleh mencontek pesaing Anda – dan apa yang harus Anda lakukan sebagai gantinya.
 

1. Pesaing Anda Sama Bingungnya dengan Anda

Apa Anda pikir mereka tahu yang mereka lakukan? Terkadang, pesaing Anda sama bingungnya dengan Anda, atau mungkin lebih buruk lagi.
Bisa saja pesaing Anda juga menyalin orang lain. Artinya saat Anda menyalinnya, Anda bahkan tidak meniru yang asli, tapi meniru tiruannya. Ini menyimpan masalah tersendiri, karena kompetitor menyalin secara membabi buta dan tidak tahu apakah itu cocok dengan bisnis mereka sendiri.
Tentu, mungkin prediksi dan upaya mereka ada beberapa yang berhasil, tapi apakah Anda ingin mempertaruhkan sumber daya Anda pada sesuatu yang belum teruji dan belum tentu selalu berhasil? Tentu tidak. Sebagai gantinya, jika Anda memang berani, pertaruhkan teori Anda sendiri.
 

2. Anda Tidak Tahu Bagian Mana yang Benar

Strategi pemasaran konten pesaing Anda mungkin berhasil untuk mereka. Mereka ternyata berhasil meningkatkan jumlah pelanggan, prospek, dan akhirnya mereka menghasilkan banyak uang.
Anda dapat melihat apa yang mereka lakukan, setidaknya melalui konten yang mereka buat di situs mereka atau di media sosial. Tapi bagaimana Anda tahu jenis konten yang mana yang menghasilkan ROI paling besar? Bagaimana cara mereka mempromosikan konten mereka?
Apakah semuanya dilakukan gratis, atau jangan-jangan mereka mengeluarkan sejumlah uang?
Strategi mereka mungkin berhasil untuk mereka sendiri. Namun hal serupa belum tentu berhasil pada Anda.
 
 
 

3. Anda Tidak Punya Sumber Daya Mereka

Termasuk sumber daya di sini adalah tenaga kerja, skill, perangkat lunak (tools), dan uang.
Strategi pemasaran konten pesaing Anda mungkin terlihat tidak rumit di luar, tapi sebenarnya bisa saja efektif karena mereka punya tools yang tepat, dikerjakan oleh para ahli, dan didanai dengan gelontoran uang.
Katakanlah Anda meniru strategi toko online yang sudah besar. Apabila ternyata saat Anda terapkan tidak berhasil, alasannya mudah ditebak; Anda tidak memiliki tim pemasaran full-time, tidak menyewa agensi atau konsultan, yang mungkin juga membantu pemasaran konten mereka.
Sebagian besar usaha kecil tidak punya biaya untuk yang seperti itu – dan mungkin bisnis Anda juga tidak.
 
 
 

4. Bisnis Anda Mungkin Memerlukan Strategi yang Berbeda

Salah satu bagian terbaik dari pemasaran konten adalah Anda dapat memilih untuk membuat berbagai konten – Anda tidak terjebak dengan konten blog atau teks sama sekali. Anda dapat membuat podcast, video, atau bahkan aplikasi – semuanya termasuk dalam konten.
Menyalin pesaing Anda mungkin didasari dengan pemikiran bahwa format konten mereka akan bekerja untuk Anda juga. Tentu, beberapa format konten lebih mudah ditiru daripada yang lain, tapi itu belum tentu itu sesuai untuk Anda.
Penonton Anda mungkin menginginkan lebih banyak konten visual, bukan kata-kata tertulis. Atau mereka mungkin menyukai konten yang lebih pendek dibandingkan dengan postingan panjang.
Berusahalah untuk memberi audiens sesuatu yang mereka inginkan, dan bukan apa yang menurut pesaing Anda inginkan.
 

Apa yang harus Anda lakukan alih-alih menyalin pesaing Anda

Anda tidak boleh secara langsung menyalin pesaing Anda. Ini ilegal dan tidak etis. Daripada mencontek terang-terangan, inilah yang harus Anda lakukan:
 

1. Buat tujuan Anda

Strategi pemasaran konten memiliki banyak komponen – termasuk pembuatan konten, Search Engine Marketing, email, media sosial, SEO, dan lain-lain. Idealnya, Anda harus menciptakan sebuah tujuan untuk masing-masing komponen.
Misalnya, sasaran paling umum untuk pemasaran email bisa meliputi:

  • Untuk mendorong penjualan tambahan
  • Memberikan konten yang relevan dan tepat waktu
  • Untuk mengarahkan lalu lintas berulang ke situs web Anda

Bila Anda memiliki tujuan atau strategi, Anda akan mengikuti rencana dan jadi tidak mudah terpengaruh oleh taktik pesaing Anda, yang mungkin bertentangan dengan tujuan Anda sendiri.
 

2. Gunakan Tools yang Tepat dan “Pekerja” yang Tepat.

Tools dan skill Anda akan sangat membantu menentukan seberapa baik konten Anda kelak.
Misalnya, ada tools yang meriset kata kunci hanya yang utama-utama saja. Tools lain bisa meriset kata kunci panjang dan LSI. Padahal kata kunci panjang pun sama pentingnya dengan kata kunci utama.
Terkadang bukan tentang tools, tapi siapa yang menggunakan. Anda bisa menyewa content marketer terbaik untuk membantu Anda menciptakan dan menjalankan strategi content marketing Anda.
Seperti dicatat sebelumnya, pesaing Anda bisa saja menghabiskan banyak uang untuk menyewa dan marketer hebat dan pekerja lepas terbaik. Bayarlah uang yang diperlukan untuk melakukannya, kecuali jika Anda memiliki waktu dan keahlian yang diperlukan – maka lakukanlah sendiri.
 

3. Lakukan analisis yang tepat

Bolehkah mencontek kompetitor?
Alih-alih mencontek, analisa mereka secara mendalam.
Dengan analisis  yang tepat, Anda bisa memilih komponen strategi content marketing dari pesaing Anda dan melihat sendiri apa yang mereka lakukan, mengapa mereka melakukannya, bagaimana mereka melakukannya, dan mengapa berhasil di mereka.
Dengan begitu, Anda tidak meniru taktik mereka secara membabi-buta.
Ada banyak tools yang bisa Anda gunakan untuk mencontek kompetitor. Ghostery memungkinkan Anda melihat tools yang digunakan pesaing di situs mereka. Tools lain semacam BuiltWith, Ahrefs, SentiOne, dan BuzzSumo dapat membantu Anda menjelajahi lebih banyak tentang konten pesaing dan aktivitas media sosial Anda.
Selain itu berlanggananlah newsletter email pesaing Anda. Anda akan belajar bagaimana mereka menangani launching produk, dan bagaimana mereka mengintegrasikan pelanggan baru dan bagaimana Anda dapat menerapkannya dalam bisnis Anda.
Bersabarlah, karena perubahan tidak akan terjadi dalam semalam. Namun, jika Anda konsisten dan berdedikasi pada tujuan Anda sendiri, Anda akan berada di jalur yang tepat dalam mengungguli pesaing dan taktik mereka.
 
Nah, demikian tadi alasan Kenapa Anda Tidak Boleh Mencontek Kompetitor – Dan Apa Alternatifnya. Semoga membantu!
 
 

20 Tips Marketing Digital untuk Brand Produk Anda

Di era digital, masyarakat lebih suka mencari segala informasi melalui internet. Bagi pelaku bisnis , hal tersebut menjadi tantangan sekaligus kesempatan.
 
Sebagai kesempatan karena melalui dunia digital , brand produk dapat dikenal kalangan luas tanpa batasan tempat. Sebagai tantangan, perlu cara dan strategi digital marketing dalam persaingan digital yang keras.
 
Namun jangan khawatir, tips berikut memberikan solusi untuk menyikapi persaingan tersebut. Gunakan empat strategi sekaligus, yakni search advertising, website, search engine optimization (SEO) dan media sosial sebagai digital marketing. Jika dilakukan dengan tepat dan giat, bersiaplah menerima ketenaran produk usaha Anda.
 

Tips untuk Search Advertising

  1. Sebelum memasang Search Advertising, Google Ads misalnya, pahami dulu aturan-aturan yang diterapkan search engine. Pasalnya, setiap search advertising memiliki aturan yang berbeda. Google dan Yahoo! misalnya, memiliki cukup banyak format yang berbeda.
  2. Optimalkan alamat URL agar relevan dengan produk atau jasa Anda. Dengannya, website Anda unggul dalam mesin pencari. Sebagai contoh, produk Anda adalah baju anak. Maka buatlah alamat grosirbajuanak com atau bajuanakimpor com dan lain sebagainya.
  3. Masukkan target-target keyword pada headline. Salin pula keyword yang mirip dan terkait untuk menaikkan kesempatan iklan Anda.
  4. Buat kalimat yang menarik perhatian calon konsumen untuk meng-klik iklan Anda. Contoh “Dapatkan Diskon 50 Persen”, “Kontak Kami untuk Dapatkan Bonus”, dan lain sebagainya.
  5. Jangan buang-buang text ataupun karakter kalimat iklan hanya untuk nama usaha Anda. Lebih baik gunakan kalimat promo menarik karena nama bisnis Anda nantinya dapat dilihat pada saat membuka URL link website.

 

Tips untuk Website

  1. Update website Anda dengan desain terkini. Desain website juga menjadi kunci digital marketing. Pastikan website Anda memenuhi standar terbaru.
  2. Buat webite Anda mobile friendly. Pasalnya, sebagian besar konsumen membuka website melalui smartphone mereka. Hanya sedikit yang membukanya melalui pc atau laptop.
  3. Lengkapi metadata website Anda seakurat mungkin, baik title tags, description dan lain sebagainya.
  4. Agar mendapat konsumen lokal di sekitar lokasi usaha Anda, optimalkan website dengan informasi alamat dan keyword yang ditargetkan berdasarkan lokasi.

Tips Search Engine Optimization (SEO)

  1. Memiliki Web toko online tidaklah berguna jika Anda tak rajin mempromosikannya. Jadikan website Anda menempati peringkat atas dalam search engine. Untuk itu, Anda perlu mempelajari perihal SEO.
  2. Buat share buttons pada website Anda sehingga para pembaca dapat dengan mudah melakukan share artikel yang mereka baca pada media sosial. Cara ini juga dapat membuat mereka kembali lagi mengunjungi website Anda.
  3. Optimalkan Google+ Local Page untuk membantu perihal profil usaha baik nama usaha, nomor kontak, lokasi bahkan jam operasional usaha. Semua informasi tersebut akan tampil pada Google Maps.
  4. Manfaatkan Google Authorship untuk membangun brand Anda. Jadikan diri Anda sebagai seorang ahli pada bidang tertentu. Share artikel dan buatlah website Anda dikunjungi banyak orang.
  5. Pasang testimoni dari pelanggan Anda pada website dan media sosial. Hal tersebut dapat menjadi rujukan konsumen baru untuk mempercayai brand anda.
  6. Foto, gambar ataupun ilustrasi dapat mendukung website Anda. Pastikan foto juga menempati peringkat atas dalam mesin pencari. Caranya, jangan beri nama foto dengan “foto.jpg”melainkan beri nama secara rinci atau deskriptif. Tambahkan pula alt text atau caption pada website sehingga membantu foto atau gambar muncul dalam mesin pencari.

 

Tips untuk Media Sosial

  1. Pikirkan dan telitilah kata-kata sebelum melakukan posting ataupun memberikan komentar. Kesalahan di media sosial sangat sulit untuk diperbaiki dan berdampak besar pada brand.
  2. Pastikan pegawai di bagian media sosial tak mencampur adukkan informasi pribadi dengan informasi usaha. Apa yang muncul di media sosial merupakan representatif dari brand Anda.
  3. Sebelum menggunakan trending hashtag, pastikan Anda tahu darimana asal mula hashtag tersebut.
  4. Berikan respons dengan cepat jika ada calon pembeli yang bertanya ataupun berkomentar melalui comments, mentions ataupun messages.
  5. Suka atau tidak, melakukan share brand Anda di media sosial berarti siap mendapat kritik yang tak hanya positif namun juga negatif. Tanggapilah segala kritik dengan keramahan dan profesional.

 
baca juga
Jasa SEO Profesional Untuk Perusahaan Jakarta
 
Demikian 20 tips yang perlu diperhatikan dalam membangun digital marketing untuk brand usaha. Selamat mencoba dan lakukan strategi terbaik digital marketing untuk membesarkan bisnis Anda.
 
Undercover.co.id – Bukanlah rahasia lagi kalau internet telah jadi keperluan POKOK untuk beberapa tidak kecil orang-orang Indonesia.
Bahkan juga, untuk orang-orang urban di Indonesia, aktivitas keseharian mereka senantiasa terkait dengan internet, umpamanya berhubungan dengan orang lain di #media sosial, membaca panduan jalan dengan Waze atau Google Maps, membaca berita di media on-line, transaksi on-line, serta ada banyak hal yang lain.
Saya yaitu satu diantara orang yang bakal terasa kesusahan saat ‘lepas’ dari koneksi internet, mungkin saja Anda juga.

Nah, apabila kita sambungkan dengan dunia usaha, telah dapat dibuktikan kalau kemampuan internet sudah memberi efek yang mengagumkan untuk perkembangan serta perubahan usaha di Indonesia.
Banyak UKM yang sukses memakai internet dengan baik sebagai media pemasaran alami perkembangan cepat, meskipun memanglah terdapat banyak usaha yg tidak alami hal sama.

Pertanyaannya lalu yaitu, kiat pemasaran on-line seperti apa yang efisien dalam #marketing on-line? Apakah Anda atau saya mesti menggerakkan semuanya type pemasaran on-line supaya dapat mengoptimalkan perkembangan usaha?
Sesungguhnya kita tak perlu menggerakkan semuanya kiat pemasaran on-line, lantaran ini bakal begitu mengambil alih saat serta duit, serta akan tidak efisien.
Tetapi, bila kita menginginkan bangun reputasi usaha di internet serta menginginkan memberi service tambah baik untuk pelanggan,
 
 

Perhatikan 8 Tips Promosi Bisnis E Commerce Ini

Ruang untuk kancah E-commerce semakin padat. Di tengah riuhnya persaingan, tiap pelaku usaha harus selalu berimprovisasi agar tidak kalah dengan yang lain. Namun, dari mana kita harus memulai?
 
Untuk mempermudah, SEMrush.com mengadakan  penelitian pada lebih dari 8.000 website jual-beli Online yang paing banyak dikunjungi milik 13 industri besar yang beroperasi di berbagai negara. Hasilnya adalah laporan yang bisa dijadikan acuan bagi setiap pelaku usaha E-commerce agar bisa belajar dari kesuksesan mereka.
 
Apa saja yang harus dilakukan? Simak paparan berikut.
 

  1. Tingkatkan Performa SEO Anda dengan Pendekatan Strategis

Rupanya, di tahun 2018 ini SEO (Search Engine Optimizer) masih menjadi barang wajib bagi pegiat E-commerce. Data menunjukkan bahwa traffic yang berasal dari pengunjung yang menggunakan direct search–pencarian langsung–mencapai 42,8 %, dan 40,1% jika menghitung dari keseluruhan traffic website.
 
Ini berarti SEO masih menjadi penentu faktor signifikan dan jika Anda tidak menguasainya, kecil kemungkinan kita tidak ketinggalan dalam hal angka klik dan penjualan.
 
Maka, siapkan strategi yang ampuh untuk menjaring search traffic  ke website Anda. Lakukan pendekatan taktis dan berikan perhatian pada penggunaan kata-kata kunci, karena itu akan membuat Anda menemukan kata-kata dan istilah yang sangat relevan dengan merek serta produk Anda. Juga, jangan lupa gunakan analytic tools untuk mendeteksi dari mana saja traffic ke website Anda berasal.
 
Dan tak kalah penting, buatlah konten dengan memikirkan isi kepala pembaca. Tonjolkan produk dan merek Anda dengan tulisan-tulisan berbobot dengan tajuk menarik.
 

  1. Optimalkan Mobile, Pertahankan Performa Prima Desktop

Ditinjau dari data yang ada, agaknya konsumen masih mengutamakan ketelitian dalam membeli. Itu menjelaskan mengapa angka pebelanja yang menggunakan desktop 14% lebih banyak daripada yang mengakses website jual beli menggunakan ponsel. Melalui desktop, detail dari tampilan dan informasi sebuah produk memang makin jelas terlihat, sehingga bisa dipahami apabila konsumen suka mengecek toko online menggunakan perangkat berlayar lebar tersebut. Maka, berikanlah tampilan terbaik desktop kita pada para konsumen.
 
Namun yang tidak boleh dilupakan adalah arus tren global saat ini menggiring pada penggunaan perangkat mobile secara besar-besaran. Google sendiri mulai menunjukkan kecenderungan untuk memajukan dan mengembangkan user experience di bidang mobile, dan sebagai pengguna jasa, kita juga harus memperhatikan hal ini.
 
Dan jika kita hanya punya website berbasis desktop, haruskah kita buru-buru merilis versi mobile agar tidak kalah saing? Sebaiknya jangan. Toh, algoritma SEO Google masih akan mendata volume traffic website Anda seperti biasa, dan laman desktop yang bagus jelas jauh lebih menguntungkan daripada website mobile yang asal-asalan. Buat versi mobile Anda pelan-pelan, sebagus mungkin, dan luncurkan ketika sudah dirasa pas.
 

  1. Petimbangkan Kembali PPC (Paid Per Click) Campaign Anda

Konten sudah bagus, produk unik, manajemen kelola website mumpuni, penyusunan tajuk judul pun sudah menarik. Apa lagi yang kurang?
 
Jangan lupakan iklan. Strategi pemasaran digital Anda akan semakin tokcer dengan iklan berbayar yang membidik target yang tepat. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa industri E-commerce lebih menyukai iklan HTML yang ramah bagi pengguna mobile alih-alih media ads biasa. Jenis iklan ini dinilai bisa menyampaikan informasi produk dengan efisien pada para konsumen. Kalau Anda belum menyediakan tempat untuk iklan ini di perangkat tempur PPC Anda, sebaiknya segera mulai pertimbangkan.
 
Mengenai ukuran, rupanya iklan yang paling populer adalah bentuk “leaderboard” (728 x 90 ), diikuti model 300 x 250, lalu 160 x 600. Ternyata, desain ukuran memegang peranan penting juga.
 

  1. Buat Tagline yang Bisa Memainkan Emosi Konsumen

Di balik layar, mereka yang membaca website produk kita adalah manusia dengan perasaan. Mengingat hal itu akan membuat kita lebih memperhatikan aspek psikologis dalam memasarkan produk kita. Rupanya, jenis tagline yang kita tuliskan dalam konten atau iklan kita cukup mempengaruhi keputusan seorang konsumen untuk membeli atau tidak.Tagline seperti “beli 1 gratis 1” “gratis sampel” “gratis pengembalian jika rusak” rupanya, bisa membuat konsumen yang tadinya cuma berniat melihat-lihat bisa sungguhan ingin membeli. Begitu juga dengan istilah “garansi sekian tahun”, atau yang menyiratkan urgensi seperti “produk ini hanya tersedia hari ini” “belilah sekarang”.
 
Jadi, ingat-ingatlah hal itu. Tempatkan posisi Anda sebagai konsumen agar lebih bisa memahaminya.
 

  1. Pertimbangkan Gratis Ongkir

Data penelitian menunjukkan bahwa konsumen biasa memesan 30% lebih banyak dengan satu persyaratan: gratiskan biaya pengiriman. Ternyata, umumnya orang tidak senang membayar untuk biaya pengiriman. Brand-brand E-commerce besar biasa memajang informasi ini di banner mereka karena mereka tahu fakta ini. Karena itulah, pertimbangkan untuk menggratiskan biaya ongkir jika Anda memiliki bisnis jual-beli produk fisik.
 
Menjadi seorang pebisnis mau tidak mau harus mendengarkan kemauan konsumen. Karena jika tidak, mereka sudah pasti akan lari ke kompetitor yang lebih mau memenuhi kebutuhan mereka.
 

  1. Kumpulkan Banyak-Banyak Ulasan Produk Anda

Konsumen suka membaca review atau ulasan produk sebelum membeli, sehingga tidak mengherankan ulasan termasuk salah satu tampilan paling unggul dari SERP (Search Engine Result Pages) alias laman-laman pencarian.
 
Hasil riset menunjukkan bahwa 84% konsumen mempercayai ulasan yang ada di Internet. Maka, wajar konten ulasan banyak dicari. Tugas kita sebagai pemilik usaha adalah mendayagunakan fitur ulasan ini agar bisa memancing traffic. Cari cara yang unik agar para konsumen tidak segan menuliskan ulasan jujur mereka kepada kita. Buat tampilannya lebih menarik dengan tambahan kotak tulisan, bintang-bintang sebagai indikator kepuasan, dan lain sebagainya.
 
Cara alamiah seperti ini lebih disarankan daripada memalsukan ulasan, karena ingat, Google memeriksa kredibilitas atau keaslian review-review ini setiap beberapa kala. Berhati-hatilah.
 

  1. Mantapkan Pertumbuhan Bisnis Anda dengan Strategi Tautan dan Jaringan yang Kuat

Ada lagi cara yang bisa ditempuh agar website produk Anda lebih eksis di kancah E-commerce dan sering muncul di hasil pencarian Google. Sekarang bukan lagi zamannya sebar-sebar link atau tautan secara sembarangan, melainkan sungguh-sungguh menjalin kerja sama personal baik dengan konsumen maupun sesama pemilik brand. Dengan begitu, maka akan terjalin ikatan yang kuat sehingga mereka tidak akan segan mempromosikan website atau produk Anda secara sukarela di website mereka.
 
Ibaratnya, bayangkan saja seperti mengambil hati teman-teman sungguhan. Kirimkan produk Anda secara gratis pada teman-teman blogger yang nanti akan mengulas produk Anda di jurnal daring mereka masing-masing. Namun jika Anda ingin menggunakan taktik ini, selalu ingat untuk membuat tawaran bagi-bagi gratisan ini tetap proporsional.
 

  1. Selalu ingat Spesialisasi Produk Anda

Betul bahwa beberapa teknik pemasaran bisa diaplikasikan untuk semua industri, tapi jangan semerta-merta melupakan spesialisasi produk Anda. Beberapa perusahaan punya pembagian budget yang berbeda-beda untuk alasan yang benar. Jika Anda berdagang baju, misalnya, maka neraca budget dan model periklanannya pun jelas berbeda dengan mereka yang berdagang mebel. Sebab, rotasi dan sirkulasi produksi baju bisa dibilang lebih cepat daripada meja-kursi, apalagi produk-produk lain seperti misalnya sabun mandi atau cat tembok.
 
Secara umum, usaha yang selalu punya rangkaian produk yang berganti-ganti (baju, contoh mudahnya) harus lebih mengedepankan periklanan, karena mereka harus selalu mengingatkan konsumen tentang rilisan produk baru mereka secara rutin. Usaha yang hanya merilis produk dengan varian yang sama banyak mungkin malah harus berinvestasi banyak pada produksi, sebab fungsi iklan bagi mereka lebih untuk sesekali mengingatkan adanya “special offer” atau “diskon” kepada konsumen dengan frekuensi tidak sama sering dengan usaha baju.
 
Buat Sendiri Jalan Anda Menuju Kesuksesan E-Commerce
Data-data di atas hanya dipaparkan sebagai informasi dan acuan saja. Selebihnya, terserah Anda sendiri. Karena, terbukti bahwa sesungguhnya tidak ada formula kesuksesan yang pakem. Semuanya tergantung pada kemampuan dan kemauan, serta kebijaksanaan Anda dalam meraih kesuksesan.
 
 

Ada Kesempatan Tersembunyi untuk E-Commerce di Google Images

 
Membeli barang di toko online memang mengandung risiko mendapatkan kucing dalam karung. Karena itu, tidak heran seorang pembeli biasa mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai produk yang ingin mereka beli. Dan salah satu cara paling efektif untuk itu adalah dengan menggunakan Google Images.
Fitur mesin pencarian yang satu ini mengizinkan kita untuk mengakses gambar-gambar dari berbagai website dalam satu laman. Darinya, kita bisa meneliti detail dan informasi-informasi lain mengenai sebuah produk secara visual. Bisa dibilang, hasil pencarian Google Images akan menurunkan keraguan para calon kustomer, dan menurut penelitian, juga turut menyumbang turunnya angka pengembalian barang setelah membeli.
Akan tetapi, yang tidak banyak orang ketahui adalah kita bisa mendulang traffic dari Google Images jika kita tahu triknya. Terlebih lagi didukung dengan perubahan yang diberlakukan oleh pihak Google baru-baru ini. Caranya? Simak paparan berikut.
 

Google Images: Apa yang Berubah?

Melalui sebuah tweet Danny Sullivan 15 Februari 2018, Google mengumumkan perubahan policy mereka:

Hari ini kami meluncurkan perubahan Google Images untuk membantu menghubungkan user dengan website-website yang berguna, termasuk menghilangkan menu View Image. Dengan menu Visit yang masih ada, kini pengguna bisa melihat gambar langsung di website yang memuatnya. pic.twitter.com/n76Kuj4ioD

Ini mungkin menjelaskan kebingungan kita sebelumnya. Kalau Anda sempat berniat menyimpan sebuah gambar via Google Images dalam rentang tiga pekan ke belakang, Anda pasti menyadari perubahan ini. Sesuai isi Tweet tersebut, menu View Image sudah dihilangkan. Anda harus langsung menuju ke website yang bersangkutan jika Anda benar-benar ingin melihat (atau menyimpan) suatu gambar.
Muasal perubahan ini adalah karena Google bekerja sama dengan Getty Images. Kerja sama ini sebenarnya memiliki tujuan yang bagus, yaitu untuk memberikan pengalaman baru bagi para pengguna Google Image. Dengan mengalihkan traffic langsung ke website-website penyedia gambar, para pelaku industri E-commerce kini memperoleh kesempatan luar biasa besar untuk memperluas kanal penjualan mereka.
Nah, ada tiga cara untuk mengoptimalkan gambar-gambar produk Anda agar muncul di pencarian Google dan mendulang traffic berkualitas sekaligus calon pembeli potensial.

  1. Kuasai Dasar-Dasar Image Optimization

Tim webmaster Google sudah mengakui bahwa mereka menggunakan alt text (alternative text) untuk memahami identitas sebuah gambar. Ini cukup memberikan kita petunjuk bahwa nama file yang deskriptif akan menjadi kunci agar gambar-gambar produk Anda ditemukan di mesin pencarian.
Juga, menguasai hal ini akan membantu agar gambar Anda tetap ‘nampang’ meskipun pengguna tidak bisa loading gambarnya. Produk-produk yang menempati urutan teratas biasanya sudah memahami aturan ini. Coba saja ketik ‘jual kaos kaki’ di mesin pencarian, maka akan muncul gambar dari sejumlah toko online yang cerdas seperti screencap di bawah ini:
 
Itu karena si pemilik website sudah bisamengoptimalkan penggunaan gambar dan alternaive text yang bisa diselipkan dalam gambar. Tirulah cara mereka.

  1. Ajak Para Kustomer Anda ‘Menyumbang’ Gambar

Tentunya, Anda familiar dengan istilah UGC (User Generated Content). Secara umum, sistem ini berarti Anda mengizinkan para pengguna atau pengunjung website untuk turut mengisi website Anda dengan konten sumbangan mereka; bisa berupa teks ulasan atau bahkan gambar. Memberlakukan sistem ini akan menaikkan kepercayaan para pengguna sekaligus konversi website Anda.
Ajak para kustomer Anda untuk memajang gambar jepretan mereka (tentang produk Anda, tentunya) melalui Facebook atau Instagram. Kemudian, daur ulang kiriman mereka untuk memasarkan produk Anda. Simbiosis ini membawa keuntungan bagi kedua belah pihak; kustomer Anda merasa diperhatikan, dan Anda sendiri memperoleh masukan yang bagus.

  1. Compress Gambar Anda

Terakhir tapi tak kalah penting, perhatikan ukuran file gambar Anda. Gambar yang lebih cepat di-load oleh para pengguna lebih disukai, apalagi jika kita memperhitungkan konsumen dari negara dunia ketiga dengan koneksi di bawah rata-rata. Banyak cara untuk mengompres ukuran file Anda tanpa banyak mengurangi kualitas dan ketajamannya. Sebut saja TinyPNG misalnya.
Dan sebagai bonus, sebagian besar platform penyedia media biasanya menyediakan CDN services untuk kecepatan. Jadi, jangan lupakan bagian ini.

Ringkasan

Google berubah, dan kita sebagai pelaku E-commerce tidak boleh ketinggalan. Update kali ini membawa kesempatan yang tidak boleh dilewatkan. Manfaatkan baik-baik cara mengoptimalkan gambar di website Anda. Semoga, tiga trik di atas dapat membantu Anda sebagai permulaan.
Pebisnis yang baik memiliki sifat mawas dan terbuka oleh banyak wawasan. Nah, semoga sukses.
 
 
 
 

5 kiat pemasaran on-line

 

1. Bangun Situs/Situs (blog) Bisnis

Menurut saya, mempunyai satu situs/situs (blog) yaitu satu diantara hal yang begitu krusial untuk pelaku bisnis sekarang ini. Bila Anda tak mempunyai situs/situs (blog),
jadi usaha Anda bakal makin ketinggalan, atau apabila tak, peluang tidak kecil usaha Anda cuma bakal ‘jalan di tempat’.
Situs/situs (blog) yaitu tempat dimana beberapa orang dapat lebih gampang mencapai serta menghubungi kita, hingga kita bakal mempunyai peluang tambah baik dalam bangun leads serta pelanggan baru.
Dengan kehadiran situs jadi pelanggan lama dapat juga lebih mengetahui, serta lebih yakin pada usaha Anda lantaran reputasi on-line yang telah Anda bangun.
Pikirkan apabila seseorang calon pelanggan tahu kalau usaha Anda tak miliki situs. Peluang tidak kecil dia akan tidak menyikapi penawaran usaha Anda dengan cara serius lantaran tak ikuti tren moderen. Menginginkan berhasil melakukan bisnis di masa tehnologi seperti saat ini namun tidak ingin bangun situs? Susah
 
 
 

2. Bikin Account Social Media Untuk Usaha Anda

Terkecuali mempunyai situs/situs (blog) untuk usaha, bangun account sosial media untuk usaha juga adalah suatu hal yang begitu utama lho.
Ini bukanlah mengenai berapakah banyak account sosial media yang Anda punyai, bukanlah juga mengenai seberapa kerap Anda menulis di sosial media. Namun lebih pada seberapa baik kwalitas profile account sosial media Anda.
Menurut pengalaman saya, sebagian basis sosial media yang ‘wajib’ Anda pakai untuk kebutuhan usaha yaitu Facebook, Twitter, Google Plus, serta Instagram. Profile sosial media ini dapat sebagai usaha untuk tunjukkan kalau usaha Anda ‘dekat’ dengan dunia moderen.
Diluar itu, mempunyai account sosial media untuk usaha bakal bikin usaha Anda di kenal semakin banyak orang, terutama beberapa pemakai sosial media.

3. Penjelasan Tentang Situs Usaha Anda di Internet

Penjelasan singkat tentang usaha Anda di Internet nyatanya dapat jadi satu keuntungan tidak kecil. Terdapat banyak situs direktori yang kerap jadikan referensi oleh beberapa pemakai internet saat mereka mencari info. Umpamanya situs Tripadvisor. co. id,
situs ini kerapkali jadi referensi beberapa traveler yang menginginkan mencari hotel atau tempat penginapan waktu mereka menginginkan liburan.
Apabila Anda mempunyai usaha yang terkait dengan traveling (hotel/penginapan, restoran, object wisata, usaha cinderamata, serta yang lain), jadi penjelasan tentang usaha Anda di situs ini bakal jadi promosi gratis yang dapat bikin usaha Anda lebih populer.
Terkecuali memakai situs pihak ketiga seperti Tripadvisor, kita dapat juga memakai penjelasan usaha di situs/situs (blog) lain yang cukup popular.
Umpamanya Anda miliki usaha waralaba yang menginginkan di pasarkan, Anda dapat memakai promosi di portal usaha waralaba yang cukup popular seperti https://www.zowhy.comdan https://www.zowhy.com
Memohon pertolongan blogger untuk membahas usaha kita juga adalah hal yang baik. Penjelasan dari beberapa blogger bisa tingkatkan reputasi situs usaha Anda, baik dari segi branding ataupun dari segi SEO (search engine optimization).
Tetapi, butuh juga kita cermati niche serta kwalitas situs (blog) yang menginginkan kita minta pertolongan. Yakinkan niche blogger itu masihlah terkait dengan niche situs usaha Anda, umpamanya usaha Anda terkait dengan traveling, jadi baiknya memohon pertolongan dari travel blogger atau situs (blog) yang mengulas mengenai traveling.

4. Up-date Situs/Situs (blog) Dengan cara Berkala

Mempunyai situs/situs (blog) serta account sosial media untuk usaha bukanlah bermakna pekerjaan Anda telah usai. Saat diperlukan, Anda mesti berusaha selalu untuk memberi up-date di situs itu. Sebagai contoh, umpamanya ada pergantian harga, pergantian service, atau bahkan juga penawaran baru di usaha Anda, pastinya pelanggan Anda mesti tahu hal semacam ini.
Diluar itu, untuk melindungi atau tingkatkan reputasi situs usaha di internet, Anda dapat juga memberi beberapa tips atau info utama berbentuk artikel atau video yang dapat menolong orang lain merampungkan masalahnya. Orang-orang urban umumnya mencari info di Google saat memerlukan pertolongan untuk permasalahan mereka.
Nah, content Anda itu mungkin begitu bernilai untuk orang lain lantaran telah menolong menangani permasalahan mereka, serta bukanlah mustahil mereka bakal jadi pelanggan Anda selanjutnya. Jadi, up-date situs/situs (blog) itu begitu utama ya.

5. Info Kontak Usaha Anda

Terdapat beberapa argumen kenapa Anda butuh mencantumkan info kontak usaha Anda di situs usaha atau di account media sosial. Tetapi, argumen terutama kenapa Anda mesti mencantumkan info ini di situs Anda yaitu supaya calon pelanggan mungkin Anda gampang menghubungi.
Sebagian info kontak yang harus Anda cantumkan di situs yaitu alamat e-mail serta nomer telephone (fix line atau ponsel). Bila diperlukan, mungkin saja Anda juga butuh memberikan sarana live chat di situs Anda.
Dengan memberi info tentang usaha Anda, jadi pelanggan setia semakin lebih gampang mencapai serta beli product Anda. Diluar itu, memberi info kontak usaha yang akurat pada audiens bakal tunjukkan kalau Anda yaitu seseorang pelaku bisnis yang profesional.
baca juga
30 Daftar Jasa SEO Jakarta Dan Indonesia
Top 30 Agensi Advertising Yang Ada Di Jakarta
Panduan Memulai Website Bisnis Anda
Jasa Pembuatan Website Profesional
Buat Website Cuma Bayar Sekali Seumur Hidup !
Jasa SEO Google Perusahaan Jakarta
Email Marketing
26 Panduan Email Marketing Lengkap
Undercover.co.id Media Promosi Bisnis Anda
Pasang Iklan
Iklan Advetorial
Jasa Sosial Media
Pelatihan Private Kursus SEO Untuk Karyawan Dan Pebisnis
Peranan SEO Dalam Meningkatkan Profit Bisnis Perusahaan
Rekomendasi Web Hosting Murah Indonesia dan Dunia
 
 
Ok, Anda telah mempunyai semuanya service on-line yang dijelaskan diatas, namun Anda masihlah inginkan lebih. Bila menginginkan lakukan kiat pemasaran on-line yang tambah baik lagi jadi Anda mesti lakukan optimasi. Sebagian optimasi yang saya maksud yaitu :
1. SEO (Search Engine Optimization), SEO yaitu rangkaian usaha yang dikerjakan oleh seseorang webmaster pada suatu situs yang mempunyai tujuan untuk tingkatkan visibilitas satu halaman situs jadi tambah baik di mesin pencari, terlebih Google.
2. Bangun serta ikut serta dengan audiens sosial media yaitu satu usaha yang akan tidak percuma. Kurang cuma mempunyai account sosial media serta memposting content yang berguna untuk mereka. Turut ikut serta dengan audiens di sosial media bakal menolong tingkatkan authority usaha Anda di sosial media, serta pastinya ini bakal membuat kesempatan baru untuk memperoleh leads semakin banyak.
3. Beriklan di Google serta media sosial dapat jadi pilihan bila Anda menginginkan memperoleh trafik serta leads lebih cepat serta lebih tidak kecil. Sejauh pengalaman saya beriklan di sosial media, Facebook Ads yaitu media yang paling efisien di banding dengan sosial media yang lain seperti Twitter, Instagram.
Sebagai seseorang pelaku bisnis, Anda mesti berupaya untuk open-minded tentang kesempatan pemasaran on-line lantaran memanglah saat ini yaitu masa digital.
Tak peduli usaha Anda masuk dalam kelompok usaha yang telah kuno, pemasaran lewat internet dapat jadi pilihan yang baik untuk tingkatkan performa usaha Anda, atau sekurang-kurangnya bakal bikin usaha Anda gampang dijangkau pemakai internet. Begini Cara Benar Promosi Online Untuk Pebisnis 

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!