7 Contoh Pemasaran Konten E-Commerce

SEO UNDERCOVER CO ID 11

Saat ini sangat gencarnya pemasaran e-commerce.

Sejak dicanangkannya revolusi industri 4.0.

Dapat ditemukan berbagai website mengupas tentang teori e-commerce.

Tidak jarang pelaku e-commerce membuat blog.

Tujuannya semata-mata untuk memperkenalkan dan menjual produknya.

 

Apakah Blog Saja Sudah Cukup?

Sebuah situs website pasti akan mengelola:

  • inventaris,
  • desain,
  • operasional seperti merekrut admin,
  • konten

SEO optimization menjadi bagian penunjang kemajuan situs.

Bagi perusahaan penyedia jasa SEO akan melakukan penggalian topik konten.

Keyword apa yang cocok dan berkualias relevan dengan niche situs website.

Tidak lupa juga melihat SEO on Page dan SEO off Page.

Konten artikel suatu blog dipublikasikan untuk kepentingan pemasaran.

Tujuan lainnya agar trafik pengunjung meningkat, tautan, dan konversi.

Konten akan dijadikan sebagai postingan blog.

Halaman pengenalan perusahaan atau situs website.

Sementara itu aset visual dari e-commerce adalah bentuk halaman.

Yang menawarkan produk atau desain halaman.

Kedua hal ini harus terintegrasi dengan baik.

Aplikasi dan Video Interaktif

Aplikasi sebuah situs sudah dijadikan pilihan pelaku e-commerce.

Sebab, banyak orang lebih memilih membuka aplikasi ketimbang website manual.

Aplikasi sangat menunjang pemasaran konten.

Lebih simple dengan satu kali klik.

Tanpa harus mengetikkan alaman situs yang dituju.

Berbeda dengan video interaktif biasanya untuk pengenalan webite.

Atau dapat dijadikan sebagai media promosi.

Agar situs anda lebih hidup lagi dan kestabilan lalu lintas pengunjung terjaga.

Biasanya pemilik itus akan fokus menciptakan konten yang hidup.

Efek Sekunder

Efek utama dari pemasaran e-commerce:

  • pembagian di sosial media,
  • buletin email,
  • viral secara konvensional.

Dengan pendekatan SEO dapat menyukseskan pemasaran e-commerce.

E-Commerce juga tidak ragu memposting konten campuran.

Sehingga kampanye produk lebih semarak.

Jika hanya menyertakan satu jenis konten website akan terlihat stagnan.

Mencapai posisi pertama Google, website harus bekerja keras.

Catatan Penting !

E-commerce terfokus pada penjualan produk secara online.

Tentunya akan berkaitan dengan transaksi pembelian online.

Artinya ada proses bisnis ke konsumen.

Serta keterlibatan pemerintah atau lembaga swasta ke bisnis e-commerce.

Berikut ini situs e-commerce teratas.

Sebagai contoh pemasaran konten e-commerce yang baik.

1. Angie List

Angie List disinyalir memiliki trafik pengunjung raksasa.

E-commerce ini memperlihatkan banyak industri dan lokasi pelayanan.

Terdapat juga model list standar dari  halaman.

Publikasi artikelnya juga cukup intens.

Sebagian besar topiknya adalah hasil penelitian.

Dari sini didapat trafik pengunjung lebih dari 30%.

Atau setara 5 juta pengunjung setiap bulannya.

Angie list memiliki kantor resmi di wilayah Manhattan

Contoh konten videonya adalah ‘Kota Manhattan Selama 400 tahun’.

Berhasil mendatangkan pengunjung lebih dari 1 juta kurang dari satu minggu.

Postingan blog standar yang ditampilkan sangat serasi.

Dengan konten-konten yang dipublikasikan Angie List.

Konten videonya mampu menarik perhatian pemirsa.

Secara visual dan seakan membawa melewati sejarah Manhattan.

2. Proflowers

Proflowers termasuk kategori situs raksasa dengan trafik pengunjung tinggi.

Dapat ditemukan daftar 151 jenis bunga.

Sangat lengkap berikut dengan:

  • gambar bunga
  • gambar musim dan deskripsi
  • keterangan zona, dan lainnya.

Angka pengunjung proflowers mencapai 17.000 kunjungan setiap bulan.

Tercatat dari lalu lintas website seluler atau PC.

Disamping itu, dapat menarik 49 tautan dengan domain root.

Terdapat 42% postingan yang menarik kunjungan konten di website ini.

Trafik ini cukup besar mengingat ukuran Proflowers standar.

Menggunakan metode pemasaran konten top-of-corong.

Sangat serasi karena banyak orang yang tertarik dengan bunga.

Serta ingin mengetahui jenis bunga dan rekomendasi yang cocok.

3. Venngage

Banyak yang bertanya Venngage e-commerce atau Sass.

Venngage adalah perpaduan dari keduanya.

Sekaligus juga menyentuh pemasaran konten digital.

Konten pada situs ini sangat konsumtif bagi pengguna internet.

Terlihat dari tautan yang dibagikan dan banyaknya komentar.

Konten yang paling besar trafik pengunjungnya adalah artikel.

Yang bertajuk ‘Apa Itu Rencana Pemasaran’

Dipadukan juga dengan konten visual dan template.

Disinyalir mendatangkan 85 tautan domain root ke situs Venngage.

Postingan Venngage mampu menarik 55% lalu lintas website seluler atau PC.

Venngage dapat dijadikan standar suatu situs transaksional (e-commerce).

Sebab pertumbuhan pengunjungnya cukup signifikan.

4. Beardbrand

Selanjutnya adalah Beardbrand yang fokus memperkuat blog.

Setiap postingan blog Beardbrand mencapai 69% pengunjung setiap hari.

Persentase ini dianggap cukup fantastis.

Contoh postingan blog terbanyak dikunjungi ‘How to Grow a THICK BEARD’.

Mampu membuat 16.000 pengunjung datang ke laman ini.

Selain itu membuatnya menjadi posisi pertama di mesin pencari.

Sebagian besar postingan Beardbrand mengulas jenggot.

Beardbrand mengemas konten tentang jenggot.

Dalam 100 teknik atau cara berbeda.

 

5. Bespoke Post

Bespoke Post merupakan kotak bulanan khusus pria.

Situs ini melayani melayani sisi hipster pria.

Meskipun tidak membuat konten inovatif tetapi trafik pengunjung tinggi.

Disinyalir dapat mencapai 100.000 pengunjungan setiap bulan.

Sementara itu keseluruhan halamannya menempati posisi #3 Google.

Salah satu tajuk yang paling dicari ‘Bagaimana Menyesuaikan Pakaian Anda Sendiri’.

Mampu mendatangkan 2.000 pengunjung setiap minggu..

Dilengkapi dengan 21 gambar tutorial menjahit pakaian sendiri.

Niche dari Bespoke lebih terfokus pada DIY.

Strategi konten blog sangat membantu, informatif, dan mudah diterapkan.

6. Boll & Branch

Ada juga Boll & Branch menerapkan strategi posting blog yang standar.

Keseluruhan postingannya  berisi konten informatif dan bervolume tinggi.

Konten paling banyak dikunjungi bertajuk ‘Apa itu Thread Count?’

Disajikan dengan ilustrasi khusus yang menarik ribuan pengunjung.

Material konten juga dipublikasikan secara informatif.

Fokus utamanya terhadap merek e-commerce.

Dari keseluruhan konten blog memperoleh persentase kunjungan 20%.

7. Northern Brewer

Northem Brewer lebih fokus pada konten minuman.

Misalnya ‘Delapan Jam Pembuatan Bir Rumahan’

Terdapat program ‘Learn to Brew’ yang memiliki fitur lengkap.

Konten pembuatan bir mampu meraih 6.000 pengunjung dalam sebulan.

Selain itu juga menampilkan panduan bagi pemula.

Yang telah diintegrasikan dengan toko bir yang dipasarkan.

Pada laman konten disematkan tautan internal.

Sehingga anda dapat menuju langsung ke halaman produk.

Jika ditotal keseluruhan konten blog terdapat 12% trafik pengunjung.

Strategi Konten Keseluruhan untuk Situs E-Commerce

Pemilik situs e-commerce selalu memperhatikan keseimbangan.

Antara kualitas halaman produk dan trafik pengunjung teratas.

Saat mengkampanyekan konten harus terintegrasi dengan:

  • produk
  • merek
  • audiens

Contohnya pembuat mode tidak akan memposting infografis kartun.

Atau menyematkan tautan eksternal berhubungan dengan kartun.

Karena tidak nyambung dan terlihat tidak menarik.

Oleh sebab itu pembuat mode lebih meningkatkan branding produk mereka.

Melalui video komersial yang kreatif dan berkualitas.

Biasanya dipublikasikan dengan bantuan influencer seperti selebgram.

Berbeda dengan perusahaan perangkat lunak B2B.

Yang visinya menyembuhkan penyakit akut.

Konten yang diposting harus berdasarkan penelitian.

Sehingga prospek pengunjung lebih baik.

Lalu lintas pengunjung dari awal dapat ditargetkan.

Melakukan konversi melalui email.

Ketika pengunjung dikenalkan dengan merek tersebut pertama kali.

Sebaiknya situs e-commerce tidak terfokus pada iklan berbayar.

Sebab dikhawatirkan dapat menurunkan merek sendiri.

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh