Published On: Fri, Mar 18th, 2016

Aksa Mahmud Kisah Tokoh Dibalik Bosowa Corporation

undercover.co.idAksa Mahmud Kisah Tokoh Dibalik Bosowa Corporation | Perusahaan Bosowa memanglah telah jadi satu korporasi tidak kecil di Indonesia.

Bagaimana tak, perusahaan yang mempunyai beragam unit usaha, dari mulai semen, media, daya, perbankan, asuransi sampai dealer mobil serta ada banyak yang lain ini sudah mencatatkan keuntungan serta laba yang demikian fantastis sampai jadi satu diantara perusahaan multinasional yang punya pengaruh di Indonesia.

Perusahaan yang didirikan pada tanggal 22 Februari 1973 ini benar-benar sangat fenomenal. Sebab perusahaan yang berawal dari unit usaha yang beroperasi di sektor perdagangan umum bernama CV Moneter di kota Makassar, Sulawesi Selatan ini sudah bertransformasi jadi perusahaan raksasa dengan beberapa puluh unit usaha yang menguntungkan.

Dari pergantian serta transformasi tidak kecil yang berlangsung pada perusahaan ini sudah pasti kita mesti tahu satu sosok atau aktor utama dibalik penggeraknya. Serta sosok dibalik penggerak roda usaha Bosowa Corporation ini yaitu Aksa Mahmud.

Artikel lain : bisnis-coklat-legendaris-khas-yogyakarta/

Aksa Mahmud memanglah sosok entrepreneur yang begitu bermental entrepreneur. Saat menggerakkan satu usaha serta perusahaan Aksa senantiasa mengaplikasikan prinsip yang unik yang dimaksud prinsip “menderita”. Dengan prinsip berikut ia dapat jadikan CV Moneter beralih mencolok jadi Bosowa Corporation yang tidak kecil serta megah. Lantas seperti apakah makna serta arti di balik prinsip “menderita” dari pendiri group Bosowa ini? Tersebut penjelasannya.


Jauhi Zona Nyaman

Prinsip “menderita” dalam jiwa Aksa memanglah telah mendarah daging. Bahkan juga tanpa ada basa basi ia menyebutkan kalau zona nyaman yang ada pada tiap-tiap bagian kehidupan adalah suatu hal yang beresiko serta mesti dijauhi dengan selekasnya.

Menurut dia, zona nyaman yaitu ruang yang bakal akan melenakan manusia hingga bikin orang yang ada di dalamnya tak alami penambahan. Hal semacam ini berlangsung lantaran dalam dianya mereka terasa malas untuk berupaya lebih keras atau lakukan beberapa hal baru. Akhirnya usaha atau usaha juga bakal jadi stagnan serta mungkin saja alami defisit.

Prinsip “Menderita” untuk Sediakan Generasi Penerus Bisnis

 

Aksa Mahmud Kisah Tokoh Dibalik Bosowa Corporation | Kian lebih itu Aksa Mahmud tawarkan satu prinsip unik pada beberapa keluarga besarnya di Bosowa Group untuk jadikan dianya alami penambahan dalam kehidupannya. Serta prinsip yang di tawarkan pada tiap-tiap generasi penerus tampuk usaha Bosowa Corporation ini bernama prinsip “menderita”. Menurut dia dengan prinsip “menderita” seorang bakal alami lompatan hidup yang bermakna.

Bila menanggung derita, seorang bakal dapat memikirkan serta bekerja dengan lebih kreatif. Bila prinsip ini diaplikasikan dengan teratur jadi orang itu bakal jadi pribadi telaten serta tidak mudah menyerah. Dari sini menurut Pria kelahiran Barru, 16 Juli 1945 ini orang yang mengaplikasikan prinsip “menderita” ini bakal dapat keluarkan potensi dianya dengan optimal untuk kehidupannya.

Filosofi Usaha Aksa Mahmud Founder Bosowa Corp

Dalam mengaplikasikan prinsip “menderita” ini, Aksa sendiri senantiasa berdasar teguh pada filosofinya yakni berusaha keras, belajar, serta berdoa. Pria lulusan Fakultas Tehnik Elektro Kampus Hasanuddin, Makassar ini memanglah senantiasa berusaha keras dalam menggerakkan perusahaan Bosowa yang disebut singkatan dari 3 kerajaan Bugis, yaitu Bone (pemerintah), Soppeng (produsen), serta Wajo (pedagang). Untuk berhasil ia lalu melibatkan beberapa profesionalisme, kekuatan penyesuaian, dan pengetahuan, serta pengalaman. Tidak lupa juga ia senantiasa bersukur pada Tuhan Yang Maha Esa pada kehidupan yang diberikannya.

Dari aplikasi prinsip “menderita”-nya ini, Aksa pada akhirnya berhasil meningkatkan CV Moneter jadi perusahaan raksasa bernama Bososwa. Pada lagi tahunnya yang ke-43 itu, Aksa sendiri sudah dapat meningkatkan Bosowa Corporation jadi perusahaan yang mempunyai kian lebih 40 anak usaha yang terentang dalam 9 bidang usaha seperti otomotif, semen, pertambangan serta daya, layanan keuangan, property, pendidikan, agribisnis, media & berolahraga dan #investasi.

Baca juga : yourganic-raw-almond-mylk-bisnis-minuman-sehat-dan-bergizi/

Diluar itu beberapa waktu terakhir Group Bosowa juga sudah dapat mengatur saham Bank Bukopin, Bank QNB Indonesia dan beli saham di PT Asuransi Bosowa Periskop. Dengan semua pencapaiannya ini tidak ayal apabila lalu Aksa pada 2015 ditasbihkan jadi orang paling kaya ke-35 di Indonesia oleh Forbes dengan kekayaan meraih US$ 850 juta.

Dalam perjalanan hidupnya juga, Aksa sempat juga menjabat sebagai wakil ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) saat jabatan 1 Oktober 2004 – 1 Oktober 2009. Aksa Mahmud Kisah Tokoh Dibalik Bosowa Corporation

jasa seo dan internet marketing

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>