Anak Gaul Jakarta ? Tetep Harus Waspada Bila Berbelanja Online

Categories: Tips Bisnis Online

Undercover.co.id – Bila kita mendengar kata penjahat di dunia nyata, maka yang terlintas di pikiran kita adalah mereka yang membawa senjata tajam atau pistol, menodongkan nya dan mengambil barang berharga anda. Akan tetapi zaman sekarang telah maju, para penjahat pun semakin cerdas dan canggih dalam melancarkan aksinya.

Mereka sekarang menggunakan dunia maya sebagai sarana dalam hal kejahatan. Tentu hal tersebut sangat merugikan para pengguna, baik itu dari kalangan pengusaha atau konsumennya di dunia abstrak ini. Terlebih, bagi anda yang sering sekali melakukan transaksi melalui internet, pasti dampak dari kejahatan siber (nama untuk kejahatan di internet) ini akan sangat merugikan anda.

Menurut salah satu situs online, dalam melancarkan aksinya, para penjahat siber biasanya akan memberikan banyak tawaran yang mencurigakan kepada calon korbannya. Mereka menggunakan surel, sosial media, sampai situs-situs yang mereka kelola dengan sangat baiknya. Hal-hal tersebut merupakan siasat mereka agar korban seolah percaya dan membeli di tempatnya. Akan Tetapi, tanpa sadar data pribadi dan uang si korban pun dicuri.

Maka dari itu, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan tersebut, kami punya beberapa langkah yang sebaiknya anda perhatikan dalam melakukan transaksi secara online:

  1. Menggunakan Kartu Kredit

Dalam melakukan transaksi secara online, tak ada salahnya anda pergunakan kartu kredit sebagai sarananya. Sebab kartu kredit biasanya selalu melakukan pencatatan terhadap setiap transaksi yang anda lakukan. Dengan begitu, anda pun dapat menghubungi penerbit kartu kredit bila terjadi transaksi yang mencurigakan atau pun tidak anda kehendaki. Mereka pun dengan sigap merespons keluhan anda dan segera menghubungi penjual untuk mengembalikan biayanya.

2.Mengaktifkan Fitur Otentikasi

Dengan menggunakan fitur otentikasi dua faktor, pada umumnya anda diharuskan untuk memasukan ID atau Username anda, diikuti oleh kata sandi yang dikehendaki dalam mengakses setiap akun. Lalu sebuah kode akan dikirimkan pada anda baik melalui surel, sms, telepon, atau langsung oleh aplikasi. Cara ini sangat aman, sebab bilamana orang lain mencoba mengakses akun anda, maka pemberitahuan pun akan segera masuk kepada anda.

Baca Juga Perusahaan Anda Di Jakarta ? Coba kenali Tipe Pelanggan Ini

Anak Gaul Jakarta ? Tetep Harus Waspada Bila Berbelanja Online  Para penjahat siber pun akan kewalahan bilamana usahanya ini terbongkar. Sebab anda akan diberitahu dari mana letaknya, kapan, dan siapa. Oleh karena itu, melalui langkah ini anda pun akan semakin aman dalam melakukan transaksi atau belanja online, bukan?

Anak Gaul Jakarta  Tetep Harus Waspada Bila Berbelanja Online

Anak Gaul Jakarta Tetep Harus Waspada Bila Berbelanja Online – foto by kanaidea

  1. Mencari HTTPS dengan Warna Hijau

HTTPS dikenal dengan sebuah data enkripsi dalam sebuah protokol pengiriman melalui internet. Dalam hal ini, para penjahat siber cukup cerdik untuk mengelabuhi seolah anda berada dalam situs yang tepat. Kenyataannya, mereka hanya sedang berusaha mengecoh, bila anda tidak memperhatikan dengan teliti. Pada umumnya sebuah HTTPS yang baik akan diberi warna hijau sebagai tandanya.

Bilamana anda melakukan transaksi online, setelah anda perhatikan bahwa halaman pembayaran di situs tersebut tidak menunjukkan warna yang hijau, maka, sebaiknya urungkan niat anda untuk bertransaksi. Jangan pula anda memasukan data dari identitas pribadi atau lainnya yang berhubungan dengan finansial anda. Seba itu adalah jebakan. Waspadalah!

  1. Memperbaharui Perangkat Anda

Langkah keempat ini biasanya menjadi salah satu kebiasaan buruk anda, dengan membiarkan perangkat anda tidak up to date. Memang terdengar sepele, tapi hal ini bisa menjadi celah para penjahat siber untuk mengeksploitasi kelemahan pada perangkat anda. Mereka mencari perangkat yang sudah kedaluwarsa sebagai celah masuknya, sebab inilah titik lemahnya. Dengan begitu, mereka dapat leluasa mengakses data pribadi anda, melalui infeksi virus yang diberikan pada perangkat lunak yang anda miliki.

  1. Mengakses Situs Terpercaya yang Dikenal Khalayak

Jika anda memang sering sekali melakukan transaksi online dan memiliki sebuah situs langganan, maka sudah seharusnya anda percaya pada mereka. Jangan mencari situs lain yang belum terpercaya dan belum dikenal di mana-mana. Langkah ini mampu mereduksi kemungkinan penjahat siber mengincar anda sebagai targetnya.

Baca Lagi The Dark Side Of Sales Expertiseness In Our Salesman

Bagaimanapun, penjahat siber akan melakukan banyak cara guna menggiring para calon korban untuk membeli di situs jebakan milik mereka. Tak jarang, mereka pun dengan susah-payah menghasut korbannya untuk tidak membeli pada situs yang sudah terpercaya. Selain itu, penawaran dan harga menarik pun akan mereka berikan agar korbannya mau membeli di tempatnya. Oleh karena itu, akses lah situs yang sudah anda percayai, ya!

  1. Memasukkan URL Secara Mandiri

Penjahat siber, pada umumnya akan mencari alamat e-mail atau akun sosial media anda untuk mempermudah mereka melancarkan aksinya. Melalui cara tersebut, mereka akan berusaha menghubungi anda dan memberikan sebuah link atau alamat website yang menawarkan penawaran yang pastinya sangat menarik perhatian anda. Jadi, alangkah baiknya bila anda mengetik sendiri alamat website yang dikirimkan dibandingkan dengan mengetiknya langsung. Jangan sampai hal itu menjadi jebakan tersendiri bagi anda.

  1. Memasang Anti-Virus

Terdapat banyak sekali software anti-virus yang mampu membantu anda mengamankan data berharga dari pencurian yang dilakukan oleh penjahat siber. Memasang antivirus dapat menjadi pertahanan penting dalam menghadang serangan dari penjahat siber.

Itulah langkah-langkah yang membuat anda nyaman melakukan transaksi atau belanja di internet. Kalau anda ingin aman langi, belanja di situs kami ini. Semoga bermanfaat ya!Anak Gaul Jakarta ? Tetep Harus Waspada Bila Berbelanja Online 

Your Thoughts