Angkat Kuliner yang Unik, Franchise Fat Brother Lok Lok Diburu Masyarakat

Menjual kuliner menjadi strategi bisnis yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

 

Dengan inovasi dan kreasi menu, kuliner selalu menempati urutan bisnis yang luar biasa.

 

Bisnis kuliner sangat mudah dipasarkan dan menemukan segmen pasar yang tepat.

 

Selain itu, kemudahan mengelola bisnis kuliner memang menjadi nilai tambah tersendiri untuk memilih bidang kuliner menjadi bidang bisnis yang layak untuk digeluti.

 

Apalagi kuliner bukanlah hal yang mahal sehingga daya beli masyarakat memang sangat tinggi untuk produk-produk kuliner.

 

 

Fat Brother Lok Lok Angkat Kuliner yang Unik

 

Ada banyak kuliner yang bisa dijadikan menu utama dalam suatu bisnis di bidang kuliner.

 

Dengan pandai memilih menu yang unik dan jarang ditemui, bisnis kuliner kita bisa berpotensi meraup keuntungan yang tinggi karena masyarakat merasa penasaran dan tertarik untuk membeli produk yang kita jual.

 

Dari rasa penasaran ini lah, apabila kita menghasilkan produk yang berkualitas, sudah tentu pelanggan akan kembali dan kembali lagi untuk membeli.

 

Terlebih apabila bisnis kuliner kita menjadi hits atau populer sehingga akan selalu diburu oleh para pelanggan.

 

Seperti bisnis Fat Brother Lok Lok yang mengadopsi menu jajanan berkonsep street food khas Malaysia.

 

Lok Lok merupakan makanan yang disajikan dengan bumbu khas Malaysia yang disebut lok-lok, isi makanannya berupa isi steamboat yang disajikan dengan cara ditusuk seperti sate, kemudian bebas bisa di-steam ataupun disantap dengan cara di-grill.

 

Fat Brother Lok Lok sangat jeli dalam melihat peluang bisnis kuliner yang unik, karena Fat Brother Lok Lok merupakan satu-satunya bisnis kuliner di Malang yang menjual makanan street food dari Malaysia.

 

 

Keunggulan Kuliner Fat Brother Lok Lok

 

Malaysian street food yang dihadirkan oleh Fat Brother Lok Lok memiliki harga jual yang sangat terjangkau.

 

Hanya dengan menyiapkan uang sebesar 3.500 rupiah hingga 11.000 rupiah, kita bisa mencicipi berbagai menu di Fat Brother Lok Lok.

 

Sejak pertama kali di-launching pada 2017, Fat Brother Lok Lok yang didirikan di alamat Taman Jajan Al Fatih, jalan Danau Maninjau, Kedungkandang, Malang, ini menjadi favorit outlet di antara pesaing bisnis kuliner yang lain yang berjualan di wilayah Danau Maninjau Raya.

 

Hal ini tentu disebabkan keunikan menu sate Malaysia yang bercita rasa tinggi dan dibuat dari bahan-bahan higienis dan berkualitas, namun harga jualnya masih sangat terjangkau.

 

 

 

Informasi Franchise Fat Brother Lok Lok

 

Fat Brother Lok Lok membuka 2 jenis paket investasi bagi siapa pun yang berminat untuk menjadi mitra bisnis waralaba Fat Brother Lok Lok.

 

Jenis paket investasi yang pertama menghabiskan modal sebesar 15 juta rupiah.

 

Paket pertama yang dinamai paket Penang ini mendapat fasilitas berupa booth berjualan dengan ukuran 1,5 meter x 90 centimeter, lisensi izin merk dagang Fat Brother Lok Lok, x banner promosi, kompor untuk memanggang bahan-bahan sate, tatakan stainless, 12 botol saus khas Lok Lok, dan masih banyak lagi.

 

Sedangkan paket yang kedua hanya 5 juta rupiah dengan fasilitas yang sama, kecuali penyediaan booth berjualan untuk paket ini tidak disediakan.

 

Untuk BEP atau balik modal dari bisnis waralaba Fat Brother Lok Lok diperkirakan sekitar 3 bulan sudah bisa mendapatkan kembali nominal modal yang telah kita keluarkan.

 

Pilihlah lokasi yang strategis dan banyak promosi agar tingkat penjualan franchise Fat Brother Lok Lok semakin tinggi.

 

baca juga

Cetroo Coffee Teroboskan Kafe Franchise Unik dan Paling Laris

Daftar Segera Franchise Bagor Lengko!

Daftar 1350 Franchise – Waralaba Terbaru Plus Business Opportunity

 

 

 

 

Franchise Fat Brother Lok Lok

Taman Jajan Al Fatih (Jalan Danau Maninjau Raya / Nomor 169, Sawojajar – Kedungkandang, Malang – Jatim 65139

082131226999

https://fatbrothersatayloklok.business.site/

https://fatbrother.weebly.com/

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!