Apa Keterkaitan E-Commerce dan Franchise?

Undercover.co .id Medium Quality 48 scaled

https://www.undercover.co.id – Apa keterkaitan e-commerce terhadap bisnis waralaba sebenarnya?

Tentu ada keterkaitannya antara e-commerce dan waralaba, lebih lagi di era digital saat ini.

Sebelum beranjak ke prinsip e-commerce dan franchise , mari mengenal lebih dahulu tentang apa itu e-Commerce.

Kenapa Disebut dengan E-Commerce?

E-commerce merupakan aktivitas ekonomi yang dilakukan secara online di mana transaksi dilakukan dengan cara transfer atau pembayaran digital.

Whinston dan Kalakota membagi e-commerce dalam empat kategori yaitu e-commerce dalam perspektif komunikasi, e-commerce dalam perspektif bisnis, e-commerce dalam perspektif layanan, dan e-commerce dalam perspektif online.

  • E-commerce dalam Perspektif Komunikasi

E-commerce dalam perspektif layanan adalah suatu proses layanan, barang, informasi, dan pembayaran yang berlangsung melalui sistem digitalisasi seperti komputer dan lainnya.

  • E-commerce dalam Perspektif Bisnis

E-commerce dalam perspektif bisnis didefinisikan sebagai sistem otomatis yang terintegrasi dalam pekerjaan.

  • E-commerce dalam Perspektif Layanan

E-commerce dalam perspektif layanan merupakan revolusi dalam memenuhi seluruh kebutuhan konsumen, pengaturan bisnis, hingga pemenuhan keinginan perusahaan. Ini termasuk strategi untuk meningkatkan kualitas peoduksi dan distribusi perusahaan.

  • E-commerce Perspektif Online

E-commerce dalam perspektif online merupakan sistem online yang dirilis untuk kemudahan dalam pembelian dan penjualan produk dan seluruh informasi yang terkait dengannya.

Prinsip-prinsip E-commerce dalam Waralaba

Prinsip waralaba yang tertuju pada kolaborasi tetaplah menjadi acuan dalam perpaduan antara e-commerce dan waralaba.

Michael Leconte membagi empat model bisnis e-commerce dan waralaba yaitu the pure play franchisor, pure play franchisee, shared e-commerce, dan distributed e-commerce.

  1. Pure Play Franchisor

Prinsip waralaba yang pertama adalah pure play franchisor di mana hanya franchisor-lah yang memegang wewenang untuk memberlakukan e-commerce pada bisnisnya.

Lebih jelasnya, pemlik waralaba memiliki divisi dan seluruh aspek bisnis yang dikendalikan sepenuhnya oleh pemilik waralaba itu sendiri.

Dengan kata lain, wewenang e-commerce tidak didelegasikan atau diteruskan pada terwaralaba.

E-commerce dalam waralaba seperti ini tidak disarankan karena sangat merugikan pihak terwaralaba.

  • Pure Play Franchisee

Pure play franchisee merupakan prinsip e-commerce dalam franchise yang berbanding terbalik dengan prinsip sebelumnya.

Dalam hal ini, franchisor atau pemilik waralaba memberikan wewenang kepada terwaralaba atau franchisee untuk mengopersikan bisnis online .

Aspek negatif dalam hal ini adalah batasan wilayah konsumen.

Namun, ini dapat dikendalikan dengan membuat perjanjian atau kesepakatan terlebih dahulu.

  • Shared E-commerce

Shared e-commerce merupakan prinsip e-commerce dalam franchise yang melibatkan adanya kerja sama antara pemilik waralaba dan pihak yang menjalankan waralaba itu sendiri.

Skema shared e-commerce terdiri dari pemilik waralaba yang memegang kendali dengan terwaralaba yang menjalankan kendali tersebut.

Misalnya, seluruh sistem bisnis waralaba online dipegang oleh pemilik waralaba, namun transaksi hingga pengiriman produk dikendalikan oleh terwaralaba.

  • Distributed E-commerce.

Distributed e-commerce adalah sistem e-commerce waralaba yang dijalankan oleh pihak terwaralaba.

Namun sebelumnya, pemilk bisnis waralaba diberikan bekal berupa lapak online di mana pengelolaan lapak online tersebut dikendalikan oleh pihak terwaralaba itu sendiri.

Lebih jelasnya, terwaralaba harus aktif dan telaten dalam penggunaan alat-alat elektronik dan dunia komputer agar bisnis tetap berjalan sebagai mana mestinya.

baca juga

    Sehingga, di sini akan dituntut kesediaan pihak pemilik waralaba untuk mengawasi daan meninjau ulang kembali perjalanan bisnis para pihak terwaralaba.

    Dampak negatif dari sistem ini adalah munculnya keragaman pengalaman konsumen.

    Namun, hal tersebut masih dapat dikendalikan dengan baik apabila sering dilakukannya evaluasi.

    baca juga

    Editor’s Choices

    1000 Ide Bisnis UKM Modal Kecil

    Daftar 600 Bisnis Franchise

    800 Jenis usaha yang menjanjikan Dengan Modal Kecil

    Panduan Bisnis Franchise

    500 Master Franchise

    Nah, itulah ulasan tentang prinsip e-commerce dan franchise yang harus diketahui.

    Sebelumnya, disarankan untuk memperjelas keempat prinsip tersebut dengan menuliskannya dalam perjanjian waralaba sebelumnya.

    Ad Blocker Detected

    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

    Refresh
    error: Content is protected !!