Belajar dari Ethnic Belanyat Wai , Bisnis Tas Khas Kalimantan

Tas adalah salah satu fashion item yang paling sering digunakan oleh wanita. Biasanya, seorang wanita memiliki lebih dari satu tas.
Ditambah lagi, tren mode tas selalu berubah sesuai dengan selera masyarakat. Tidak heran jika ada banyak pengusaha yang memanfaatkan peluang tersebut dengan memproduksi dan menjaul tas.
Produsen tas pun berlomba-lomba membuat tas berbagai model dengan beragam bahan untuk menarik minat konsumen.
Namun, tas yang beredar secara luas memiliki model dan ciri yang tidak jauh berbeda. Bahkan, banyak di antaranya yang menggunakan bahan impor karena dinilai lebih berkualitas.
Padahal, Indonesia memiliki bahan berkualitas yang tidak kalah bagusnya sebagai bahan tas. Abdul Haris adalah salah satu produsen tas unik yang menggunakan bahan dalam negeri. Namanya Ethnic Belanyat Wai.
 

Tas Rotan Ethnic Belanyat Wai

Umumnya, tas dibuat dengan bahan kulit, baik kulit hewan seperti sapi, kulit sintetis, hingga kain kanvas.
Beda halnya dengan Ethnic Belanyat Wai. Tas yang dibuat Abdul Haris ini menggunakan rotan sebagan bahan utamanya.
Hal ini dikarenakan Kalimantan Utara adalah daerah penghasil rotan yang berlimpah. Sebagian besar warga di sekitar Abdul Haris adalah petani. Mereka menjadi pengrajin rotan dan mengirimkannya kepada Haris sambil menunggu panen.
 
 

Ethnic Belanyat Wai Limited Edition

Tas rotan yang dijual Abdul Haris adalah tas handmade alias buatan tangan. Karena itu, ia membuat tas dalam jumlah terbatas untuk setiap modelnya.
Dengan begitu, untuk setiap model, memiliki nilai eksklusif yang tidak bisa didapatkan dalam waktu yang berdekatan proses produksi tas selanjutnya.
Hal ini pula yang membuat tas Ethnic Belanyat Wai banyak digemari, sebab selalu ada ragam model baru dalam setiap produksinya.
 
 
 

Tren dan Custom Produk Ethnic Belanyat Wai

 
Untuk menentukan model tas yang akan dijual, Haris mengaku selalu memperhatikan perkembangan tren tas yang sedang populer di pasaran.
Ini ia lakukan agar tas Ethnic Belanyat Wai tidak ketinggalan zaman. Kalangan muda biasanya menggunakan tas bergaya modis, karenanya mereka enggan menggunakan tas berbahan rotan yang dianggap bergaya kuno dan terkesan tua.
Dengan model yang selalu diperbarui, tas Ethnic Belanyat Wai bisa digunakan oleh berbagai kalangan, dari ibu-ibu hingga anak remaja.
Selain itu, Haris juga menerima pesanan tas sesuai dengan keinginan pembeli atau yang disebut Custom. Jika ada pembeli yang ingin dibuatkan tas dengan model tertentu, ia akan menerimanya.
 
Baca juga
Editor’s Choice
350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar
1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu
Panduan Bisnis Online Terlengkap
 
 
Dengan model tas kekinian yang menggunakan bahan rotan lokal, Abdul Haris berhasil mempopulerkan kerajinan khas Kalimantan Utara Ethnic Belanyat Wai.
Juga, bisnis yang sudah ditekuninya sejak 2014 ini telah menghasilkan keuntungan yang sangat menjanjikan.
Ketika sepi orderan, ia bisa meraup untung minimal 30 juta rupiah, sedangkan ketika sedang ramai, ia bisa mendapatkan untung hingga 50 juta rupiah setiap bulan.

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!