Published On: Wed, Jan 14th, 2015

Bisnis Kecil Kecilan dengan Layanan Konsumen

Bisnis Kecil Kecilan dengan Layanan Konsumen | Bisnis menjadi Penulis Content , Content jadi barang utama hari ini. Kebanyakan orang mau terima content yang bagus dari merk. Itu bikin penulis content jadi utama. Namun apakah benar sepenting itu?

Lantaran namanya saja penulis content, product yang dihasilkan nyaris seluruhnya pasti berbentuk teks atau tulisan. Masalahnya, tak kebanyakan orang dapat menulis dengan baik. Mengakibatkan, banyak tulisan yang dihasilkan tidak berhasil meng- engage pembacanya.

bisnis kecil kecilan dengan layaan konsumen

bisnis kecil kecilan dengan layaan konsumen

Masalah yang lain, atau lebih pas dimaksud kenyataan yang lain,
menurut Wikipedia, 65% orang-orang adalah visual learners. Berarti, umum lebih cepat menangkap serta pelajari hal berbentuk gambar, baik photo, video, ataupun grafik. Fenomena yang lain, ada banyak kelompok yg tidak hoby membaca, terlebih bila ada kalimat panjang.
Hal semacam ini lantas menyebabkan pertanyaan, masih tetap utamakah job desk penulis content untuk suatu perusahaan?

Untuk menjawab pertanyaan
itu, sebaiknya kita lihat konten-konten seperti apa yang bisa menarik perhatian audience.
Menurut Ragan, content bisa diadopsi jadi sebagian bentuk lain yang lebih menarik ketertarikan orang-orang, diantaranya :

 

Video Panjang

“Orang-orang sukai melihat video, ”
catat Ragan pada lamannya. Inilah yang lalu bikin YouTube jadi mesin pencari nomer dua sesudah Google.
Jadi buat video content Anda, serta unggah ke YouTube, Vimeo,

bahkan juga website, situs (blog), dan media sosial Anda.
Tak terlampau susah. Cuma saja, bila pada awal mulanya inspirasi itu dituliskan, saat ini di buat berbentuk video. Inspirasi itu dapat berbentuk pemecahan permasalahan yang dihadapi pelanggan, jalan keluar permasalahan sosial, hal hilang ingatan yang dikerjakan karyawan di sela-sela waktu senggang mereka, serta lain sebagainya. Buat seluruhnya itu berbentuk yang unik serta tidak sama dari pesaing.

Video Pendek

Maraknya video Instagram jadi celah untuk beberapa pemasar untuk beriklan di
sana. Walau cuma 15 detik durasi yang didapatkan, namun kenyataannya fans video Instagram makin banyak.
Sudah pasti Anda mesti dapat menghidangkan video menarik dalam durasi yang singkat. Umpamanya, Anda dapat mengambil fenomena unik yang berlangsung dalam lingkup orang-orang lalu memarodikannya.

Foto

Sama seperti dengan video berdurasi pendek, photo juga sangatlah menolong penyebaran di media sosial. Jadi, ambillah gambar melalui hp Anda,
lalu pakai sebagian filter untuk membuatnya lebih menarik. Instagram serta Twitter adalah media sosial
yang sangatlah ampuh dalam menebarkan content berbentuk photo.

Podcast

Ini yaitu sejenis rekaman audio, cuma saja saat ini popular dengan sebutan podcast. Walau di Indonesia sendiri kurang demikian popular, namun menurut Ragan, podcast adalah kiat promosi yang bisa tingkatkan awareness dan
kredibilitas merk. Untuk menghadirkan inspirasi ini, Anda cuma memerlukan saat kurang dari 15 menit untuk merekamnya.
Nah, kembali ke pertanyaan pertama, terasa seseorang penulis content bukannya tak diperlukan lagi, lantaran masih tetap beberapa hal yang butuh dirunut dengan memakai tulisan. Cuma saja, tulisan-tulisan itu butuh dilengkapi dengan content kreatif yang dapat mensupport pesan yang mau di sampaikan.

Layanan Konsumen Online

Bisnis Kecil Kecilan dengan Layanan Konsumen  , Saat ini, mempunyai service pelanggan yang bisa dihubungi dengan cara on-line adalah hal yang utama. Bagaimanakah agar service pelanggan off line yang telah bagus itu bisa dibawa on-line juga?

layanaan konsumen

layanaan konsumen

Tersebut terdapat banyak panduan yang dapat Anda pikirkan :

Demikian aktifnya customer memakai media sosial untuk berkomunikasi bikin brand butuh memperluas service pelanggannya ke ranah maya. Bagaimanakah langkahnya agar hal semacam itu dapat efisien?

1. Berikanlah tanggapan cepat
Bila pelanggan menghubungi Anda lewat jalur on-line, maknanya hanya satu : mereka inginkan jawaban selekasnya. Jadi, yakinkan ada staf yang memonitor basis yang Anda pakai, sedikitnya selama jam kerja. Bila butuh, cantumkan juga jam aktif service on-line Anda.

2. Perlihatkan Anda cukup perhatian
Hal semacam ini adalah poin utama dalam service pelanggan, tidak cuma di jalur off line tetapi juga dengan cara on-line. Dengarkan mereka, beri support serta pertolongan. Memelihara hubungan yang baik dengan mereka.

3. Berikanlah bantuan
Saat seseorang pelanggan menghubungi Anda melalui Twitter umpamanya, itu bermakna mereka mengharapkan memperoleh jawaban lewat Twitter juga. Keunggulan media sosial yaitu sangat mungkin keringanan serta kecepatan tanggapan.
Tetapi bila dibutuhkan tindak lanjut lebih mendalam, Anda dapat meminta
dengan cara sopan untuk menghubungi mereka lewat e-mail atau bahkan juga menelepon

4. Pisahkan saluran reguler dengan saluran spesial layanan
Hal semacam ini mungkin saja tak dapat diaplikasikan pada seluruhnya perusahaan, tetapi umumnya perusahaan besar bakal memisahkan saluran service pelanggan dengan saluran reguler, agar lebih gampang dalam menanganinya.

Begitupun untuk telephone service pelanggan. Service pelanggan baiknya mempunyai nomer telephone sendiri.

Carilah pembicaraan tentang brand Anda Terkadang umum mempercakapkan Anda tanpa ada memberitahukan pada Anda lewat tag atau mention. Ada pula orang- orang yang menyebutkan product atau brand Anda dengan cara kurang pas di media sosial , Bisnis Kecil Kecilan dengan Layanan Konsumen .
Janganlah sungkan untuk terjun melibatkan diri dengan mereka bila memanglah dibutuhkan, untuk memberi info yang benar serta agar mereka tak terasa terlewatkan.
Nah, sekian tadi sebagian panduan juga sebagai pertimbangan saat sebelum meningkatkan customer service dengan cara on-line lewat basis media sosial
yang Anda punyai. Memanglah segitu saja tidak bakal cukup, masih tetap butuh usaha- usaha yang lain agar membuahkan service pelanggan on-line yang sempurna.

jasa seo dan internet marketing

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>