Bisnis Langka , Fashion Pria Kuno dan Langka Untuk Kalangan Atas

Categories: Bisnis Fashion
jasa seo

undercover.co.id – Feby Haniv (30) yaitu seseorang entrepreneur sekalian satu diantara desainer populer di Indonesia. Wanita cantik kelahiran 14 Februari 1986 itu yaitu yang memiliki usaha F. H Pour Homme yang sudah berhasil melambungkan beberapa puluh karya fashion didalam negeri.

Memulai karir di bagian fashion, Feby awalannya di kenal sebagai desainer baju wanita melalui Feby Haniv Couture di th. 2009 sampai 2014. Kemudian, Feby malah berbalik dengan cuma menghasilkan baju spesial pria di th. 2015 melalui F. H Pour Homme.

Malah dengan bikin baju pria, karir Feby sebagai desainer semakin terangkat. Saat ini namanya kerap dielu-elukan sebagai satu diantara desainer wanita paling baik yang ada di Indonesia. Kok dapat?

“Saya pertama kalinya merambah didunia fashion itu awalannya lantaran memanglah sukai gambar. Dari tidak besar saya sukai gambar serta seni. Dari situ orangtua saya lantas mengarahkan saya ke fashion terlebih dalam pendidikan, ” ucap Feby

Fashion yaitu dunia yang paling disenangi Feby. Bahkan juga disadari Feby, dianya mengenyam pendidikan yang cukup lama didunia fashion. Feby terdaftar sebagai lulusan Model Esmod Jakarta di th. 2006 serta Melbourne School of Fashion di th. 2008.

“Jadi saya kuliah di Esmod itu sempat tiga th. (2004-2006). Saya lanjut lagi kuliah fashion usaha di Melbourne tiga th. juga, ” imbuhnya.

Sesudah lulus kuliah, Feby tak segera tekuni dunia fashion. Ia pernah bekerja di Kota Melbourne, Australia sebagai sales and marketing asistant di perusahaan Sussan serta sebagai foto journalist di Melbourne Street Fashion. com.

Sampai pada akhirnya ia kembali pada Jakarta di th. 2009 serta bekerja sebagai journalist di Time Out Grup sepanjang 9 bln. (Maret 2009-November 2009). Kemudian ia pilih tekuni dunia baru sebagai desainer fashion di bln. Desember 2009 dengan membangun Feby Haniv Couture.

“Nah sesudah usai dengan pendidikan saya mulai melalui karir, ” tuturnya.

feby hanif

feby hanif

Melalui Karir Sebagai Desainer Baju Wanita

Feby Haniv memulai karir sebagai desainer di th. 2009. Waktu itu, ia di kenal sebagai desainer baju wanita melalui Feby Haniv Couture.

“Mulanya woman’s wear dahulu, ” ucapnya.

Feby menyampaikan dianya tekuni usaha baju wanita cukup lama yakni 4 th. 5 bln. atau mulai sejak Desember 2009 sampai April 2014. Sepanjang 4 th. lebih itu, ia sukses membuat karya baju wanita dengan beragam jenis yang tidak sama.

“Kalau dari women’s wear itu saya baru buat dua koleksi. Yang pertama itu meaning gaun serta ke-2 itu saya buat spesial buat sponsorin temanku DJ Yasmin. Dia kan lagi th. serta ingin buat fashion show jadi kaya lebih ke party dresses. Jadi saya sponsorin lagi th. dia, ” katanya.

Walau berhasil melahirkan banyak karya baju wanita tetapi hal itu tak bikin Feby terasa senang. Ia malah mengakui tak nyaman serta belum memberi 100% kekuatan yang dipunyainya sebagai desainer fashion. Argumen yang lain yaitu lantaran banyak pesaing.

“Saat saya merambah woman’s wear saya jadi kaya males-malesan lantaran bukanlah passion saya. 2-3 tahunan saya seperti shut down serta tidak tahu ingin ngapain. Namun saya selalu berupaya melawan diri saya serta saya mesti lakukan satu pergantian, saya mesti tetaplah jalan, saya membuat kemauan yang menghidupkan diri saya lagi, ” keluhnya.

Banting Setir Jadi Desainer Baju Pria

Feby mulai hentikan karirnya sebagai desainer baju wanita di th. 2015. Hal semacam ini lantaran ia terasa tak berkembang serta tidak cocok passion yang dikehendaki.
Pada akhirnya di bln. Agustus 2015, Feby mulai tekuni bagian baru yakni sebagai desainer baju pria.

“Terus saya mulai mikir dari pertama sekolah fashion kan saya di man’s wear serta saya memanglah tertarik serta passion saya ya di man’s wear jadi, ” tuturnya.

Jadi desainer baju pria disadari Feby lebih menarik serta menantang. Dengan cepat ia dapat bikin baju, jas, blazer, sampai t-shirt pria.

Selanjutnya Feby menerangkan, apabila baju pria yang ia buat lebih memprioritaskan jenis yang unik serta berkesan menawan. Hingga baju yang ia buat segera direspon positif oleh orang-orang terlebih untuk kelas menengah ke atas.
“Itu semuanya tak lepas dari dukungan dari kawan-kawan dekatku serta keluarga terlebih orangtua. Diluar itu juga kan telah lama-lama serta mahal saya belajar fashion serta saya juga fokusnya di man’s wear saat tidak digunakan sih, ” tekannya.

Diluar itu, Feby juga mulai berani ikuti beragam gelaran fashion show yang diselenggarakan di sebagian kota tidak kecil di Indonesia. Akhirnya banyak orang-orang serta media yang melirik serta memberi pujian pada beragam karya baju yang dipamerkan oleh Feby. Hal semacam ini berlangsung sesudah ia memberikan koleksi paling barunya, Venitas Mansion.

“Nah karya yang di men’s wear ini saya keluarin cocok fashion show pertama. Lantaran saat itu kita belum kepikiran Solo Fashion Show yang ada topik serta semua jenis saat itu ingin mengenalkan product kita saja. Namun saat itu kita cukup buat ramai juga ya lantaran ada fashion show man’s wear sejenis jas namun desainernya wanita. Saya mulai bisa perhatian beberapa orang termasuk juga media bahkan juga telah ada peminat, ” katanya.

Baca juga : catat-6-orang-terkaya-di-indonesia-ini-bukan-karena-warisan/

Dengan cepat nama Feby sebagai desainer baju spesial pria semakin kencang dikabarkan banyaknya media. Terlebih sang perancang bukan sekedar menomorsatukan potongan pada blazer serta setelan jas ciptaannya, tetapi juga bikin penggunanya terasa nyaman serta berkesan memperkuat ciri-ciri si pengguna.

“Ya saya ini bisa disebut lagi melalui dari 0 lagi sesudah saya melepas wowan’s wear serta karirku ini kan terhitung baru setahun, ” cetusnya.

Bisnis Langka , Fashion Pria Kuno dan Langka Untuk Kalangan Atas

Bisnis Langka , Fashion Pria Kuno dan Langka Untuk Kalangan Atas

 

Populer Melalui Baju Pria Bergaya Elegan Namun Kuno serta Langka

Lewat F. H Pour Homme, karya baju pria yang didesain Feby Haniv mempunyai rencana yang tidak sama dengan perancang yang lain. Jenis baju yang di buat Feby lebih berkesan elegan serta langka.

Feby sekian kali menghadirkan topik baju yang tidak sama seperti Vanitas Mansion S/S 2016. Vanitas adalah lambang karya seni terlebih karya lukis pada era 16-an sampai era 17-an. Dengan topik ini, Feby menggabungkan keindahan Masa Victoria yang ditandai dengan pemakaian warna merah serta hitam dan bahan damask yang kaya struktur.

“Dan sesudah saya keluarkan topik ini (Masa Victoria) pasar juga terima dengan positif. Mereka katakan keren nih rekan yang ini. awalannya waktu mereka mendengar rencana Victoria masa ini agak sedikit pesimis namun sesudah lihat akhirnya malah keren serta mereka sukai, ” tuturnya.

Baca juga : di-balik-sukses-evercoss-sabet-indonesia-best-brand-award-2016/

Diterangkan Feby, topik Masa Victoria memanglah berkesan kuno, tua serta langka. Namun menurut dia bangun rencana Victoria Style sesuai sama keperluan serta perubahan jaman.

Oleh karenanya, Feby sedikit lakukan modifikasi design supaya beraroma kekinian degan diakali dengan pemakaian beberapa bahan memiliki tekstur kasar seperti pada bahan plaits. Kombinasi style vintage-preppy yang di tawarkan dalam koleksi ini sukses mengambil perhatian beberapa pencinta fashion.
“Jadi semuanya kelompok dapat gunakan ini serta Victoria Masa ini bakal senantiasa jadi tren mark product saya. Tema-temanya tiap-tiap collection tentu ada lain namun bila untuk Victoria Style itu bakal jadi tren mark saya, ” sebutnya.

Sesudah topik Masa Victoria, Feby juga mengenalkan koleksi baru yang lain yakni Tales Of The Macabre F/W 2016. Ia mengungkap topik Tales Of The Macabre F/W 2016 di ambil dari satu diantara buku berjudul Tales of The Macabrekarya Edgar Allan Poe.

Tales Of The Macabre sendiri jadi ide untuk Feby dalam menghadirkan koleksi F/W 2016. Ia bercerita umumnya koleksi F/W 2016 di ambil dari himpunan beberapa cerita pendek paling populer dari Edgar Allan Poe seperti Berenice, The Black Cat, The Island of the Fay, The Tell-Tale Heart, Morella, and Ligeia (yang mempunyai unsur kegelapan), thriller, serta romance.

Semuanya cerita itu dihimpun jadi satu buah koleksi peragaan baju yang sophisticated. Dalam menghadirkan koleksinya kesempatan ini, Feby memakai beberapa bahan berkelas seperti jacquard, damask, lace, serta faux leather bermotif kulit croco. Beberapa bahan tadi dibalut memakai unsur beberapa warna pekat (bold) seperti hitam serta merah.

Spesial untuk koleksi Tales of The Macabre, Feby menerangkan apabila F. H Pour Homme sudah bekerjasama dengan lini aksesori House Of Cuff. Ke-2 kerjasama ini memadukan semuanya unsur dark serta gothic untuk bow ties, dasi, bolo ties, lapel pin, cufflinks serta collar bar.

“Nah dari semua itu saya kumpulkan jadi satu, saya gabungkan jadi satu topik ini. jadi di colection ini ada yang dramatis, walau dark namun tetaplah di buat menawan, ” tekannya.

Sasar Pasar Luar Negeri serta Menengah Ke Atas

Usaha baju spesial pria, F. H Pour Homme yang diracik Feby Haniv mulai sejak Agustus 2015 mulai membawa hasil. Karya-karyanya yang bernilai kuno namun berkesan moderen serta menawan mulai disenangi oleh beragam kelompok.

Tetapi harga yang dibanderol Feby atas karya baju bikinannya seperti jas, baju sampai blazer termasuk cukuplah mahal yakni dari mulai beberapa ratus ribu sampai jutaan rupiah. Jadi tak heran, sebagian besar konsumen yaitu kelompok menengah ke atas.

Baca juga : inilah-para-pebisnis-nekad-penghasil-rupiah-dalam-dan-luar-negri/

“Biasanya beberapa orang kantoran, businessman, executive muda. Ada dari kelompok aktris juga. Lalu jas saya juga jadi sponsor di sitkom satu diantara tv swasta, ” katanya.

Feby mentargetkan pasar product fashion bikinannya dapat dipakai oleh pria yang berusia pada 25 hingga 40 th.. Terkecuali menyasar pasar domestik, Feby juga berpikiran untuk pasarkan produknya ke mancanegara.
“Target market yang akan datang kita memanglah membidik pasar luar negeri itu memanglah maksud kita sih. Namun untuk sekarang ini konsentrasi di Indonesia dahulu, ada sih sebagian yang pesan dari luar negeri namun lewat on-line, ” katanya

Mahalnya harga product fashion buatan Feby juga karena sebab tingginya kwalitas bahan baku. Feby sampai kini memakai beberapa bahan berkelas seperti jacquard, damask, lace, serta faux leather bermotif kulit croco.

“Kalau bahan sendiri beberapa lain tempat nyarinya. Terkadang saya bisa di Jakarta serta Bangkok lantaran disana semakin banyak serta beragam terlebih untuk jas, ” sebutnya.

Sekarang ini, Feby sudah membuahkan kian lebih 100 karya product fashion dengan omzet yang cukup tidak kecil. Lantas Feby juga aktif mengenalkan fashion bikinannya lewat media on-line, ikuti pameran fashion (fashion show), bekerjasama dengan beragam store sampai satu store kepunyaannya yang ada di lokasi Karawaci, Tangerang.

 

Feby optimis bisnisnya dapat tumbuh serta berkembang di hari esok. Terlebih pesaing di segmen baju pria terutama jas masihlah sedikit.

“Kalau menurut saya pasar begitu terbuka serta positif terlebih lelaki saat ini lebih sukai dandan serta memerhatikan tampilan. Diluar itu lelaki saat ini juga semakin banyak ikuti model serta perubahan jaman ya. Jadi kesempatan pasarnya terbuka lebar. Tiap-tiap desainer tentu ada style serta ciri khasnya sendiri, jadi saya tak terasa worry, ” ujarnya.

jasa seo

Your Thoughts