jasa seo dan internet marketing
jasa seo dan internet marketing
Published On: Mon, Feb 16th, 2015

Bong Chandra dari Entrepreneur, Motivator hingga Penulis

jasa seo dan internet marketing

Bong Chandra dari Entrepreneur, Motivator hingga Penulis | Bong Chandra. Pria multitalent ini tentu menjadi inspirasi bagi sebagian banyak orang. Apalagi mereka yang pernah mengikuti seminarnya atau pernah membaca bukunya. Sukses berusaha di bidang properti di usaianya yang masih muda, 22 tahun kala itu. Tidak hanya berhenti disana, perjuangannya menggapai kesuksesan patut kita renungi bersama agar menjadi motivasi yang besar untuk kita. Dicibir dan dicemooh menjadi kenyataan pahit yang harus diterima Bong Chandra. Namun, Bong Chandra tidak mengindahkan celaan-celaan yang ada. Dari kejadian-kejadian itu kita bisa mengambil hikmah untuk berusaha dan terus berusaha. Lalu seperti apakah Bong Chandra dan perjalanan bisnisnya? Check this out!

Muda, Luar Biasa

Muda dan luar biasa. Kata yang patut kita sematkan pada pribadi Bong Chandra dari Entrepreneur, Motivator hingga Penulis. Bagaimana tidak, pada saat usianya 22 tahun, Chandra sudah memulai usahanya di bidang properti. Lalu siapa sebenarnya Bong Chandra?
Bong Chandra merupakan anak ke dua dari tiga bersaudara. Pria yang lahir pada 25 Oktober 1987 ini lahir dan besar di Jakarta. Ayahnya bernama aditya dan ibunya Bong Su Ngo. Sedangkan dua saudaranya bernama Bong Bertha dan Bong Megaria. Bong Chandra kecil dilahirkan di keluarga yang sederhana dan segala sesuatunya selalu tercukupi.
Menariknya, Bong Chandra yang luar biasa ini sedari kecil hingga SMA tidak memiliki prestasi yang menonjol. Bong Chandra dulu dikatakan menjadi pribadi yang minder serta tidak memiliki banyak teman. Hal ini diperparah dengan keminderan akan ukuran tubuhnya yang kecil. Selain itu, Bong Chandra juga memiliki penyakit Asma. Kesemua itu membuatnya merasa kecil dan minder. Bong Chandra juga tidak pernah mendapatkan 1 piala sekalipun, dan tidak pernah memenangkan lomba dan kompetisi manapun. Boleh dibilang masa kecil hingga SMAnya, Bong Chandra tampak biasa-biasa saja.

bong chandra 3
Keminderan yang diderita Bong Chandra kala itu semakin diperparah dengan keberadaan krisis ekonomi yang menerpa negara Republik Indonesia pada tahun 1998. Kala itu keluarga Bong Chandra mulai mengalami kebangkrutan. Awalnya Bong Chandra tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, namun Bong Chandra mulai menyadari hal tersebut. Bong Chandra mulai melihat rumahnya sendiri dipasang pengumuman bahwa rumah ini ‘DIJUAL’. Keadaan semakin menjadi ketika keluarga harus berhutang puluhan juta rupiah untuk membiayai kuliah Bong Chandra. Walau akhirnya Bong Chandra sengaja tidak menyelesaikan kuliah, tujuan Bong Chandra untuk memfokuskan diri sebagai pembicara dan motivator.

Baca Juga Dahlan Ishkan
Dari penderitaan-penderitaan tersebut, ada hikmah yang Bong Chandra ambil. Kejadian-kejadian yang begitu sulit mulai membentuk Bong Chandra menjadi seorang anak muda yang lebih tangguh dibandingkan dengan anak seusianya. Di usia 18 tahun, Bong Chandra mulai merintis bisnis bersama teman – temannya.
Saat mulai masuk SMA di Kalam Kudus Jakarta, Bong Chandra bersama seorang temannya nekat berbelanja pakaian ke Bandung meski tak punya duit. “Modalnya kepercayaan,” kata Bong Chandra. Pagi hari mereka berangkat ke Bandung, sore harinya kembali ke Jakarta dengan membawa setumpuk baju yang siap dijual. Bong Chandra membuka lapak bajunya di Senayan dan Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan. Bong Chandra juga menjual seragam pada kawan-kawan dan juga adik kelasnya.
Dalam merintis bisnisnya saat itu, Bong Chandra lebih banyak mendapatkan hinaan dan cemooh dari orang disekitarnya. Tapi Bong Chandra tetap semangat. Dengan menggunakan sebuah motor butut, Bong Chandra terus merintis bisnisnya siang juga malam. Melakukan perjalanan keluar kota sendirian sudah menjadi kebiasaan Bong Chandra. Kos di tempat yang sangat sederhana dengan jatah makan siang hanya Rp 1.200 kala itu tetap dijalaninya dengan penuh semangat. Seburuk apapun cuaca, hijan maupun panas merupakan hal yang biasa dialami oleh Bong Chandra.
Penolakan – penolakan yang dihadapi oleh Bong Chandra membuatnya bertumbuh menjadi seorang yang lebih kuat. Orang yang meremehkan dan menolaknya dulu sebenarnya telah melemparkan kayu ke dalam bara api yang menyala. Jangankan merasa patah semangat, Bong Chandra justru merasa tertantang untuk membuktikan kepada mereka yang meragukannya. Kini Bong Chandra telah berhasil membuktikan prestasi yang luar biasa kepada orang – orang yang dulu telah meragukannya.
Seperti yang kita kenal sekarang, Bong Chandra merupakan seorang entrepreneur muda yang sukses dibidang Properti sebagai Developer Perumahan. Di usianya yang ke 22 tahun, Bong Chandra telah berhasil membangun Proyek Perumahan pertamanya seluas 5 hektar dengan nilai investasi Rp 180 Milyar. Perumahan pertama yang dibangunnya diberi nama Ubud Village di kawasan Selatan Jakarta dengan luas tepatnya 5,1 hektar.
Hal ini membuktikan bahwa cemooh yang diberikan orang sekitarnya mampu menjadi cabuk penyemangat untuk terus membuktikan bahwa dirinya layak untuk sukses. Dan hingga saat ini Bong Chandra telah memimpin 6 perusahaan dan memiliki 250 staff karyawan. Perusahaan tersebut antara lain adalah PT. Perintis Triniti Property, PT. Bong Chandra Success System, PT. Free Car Wash Indonesia, dan PT BC Kuliner Indonesia.

bong chandra

bong chandra

Penulis dan Motivator

Selain sukses di bidang bisnis-bisnis dengan membawahi 6 perusahaan yang ada, Bong Chandra juga merupakan penulis da motivator yang handal. Terbukti dengan bukunya yang menjadi buku Bestsellernya Unlimited Wealth. Buku yang dikarang Bong Chandra itu terjual hingga hampir 100.000 copy. Menariknya, seluruh royati dari penjualan buku tersebut disumbangkan ke Yayasan Vincentius Jakarta Pusat. Selain buku tersebut, Bong Chandra juga menulis buku lainnya yang berjudul The Science of Luck dan juga menjadi Best Seller. Ya bukan hanya sukses, tetapi juga dermawan.

jasa seo dan internet marketing

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>