Undercover.co.idBreadcrumb: Navigasi yang Dinamis saat Berselancar , Sebagai pengguna internet, Anda pasti akan mengunjungi halaman-halaman website yang muncul di halaman mesin pencari.

Anda tertarik dan mengunjungi salah satu websitenya dan tertarik untuk mendalaminya.

Jasa

Setelah itu, Anda ingin merasa tersesat karena terlalu dalam dan ingin kembali ke halaman sebelumnya. Tetapi, bagaimana caranya?

Tentu mau tidak mau Anda akan meninggalkan website tersebut dan kembali mengulang dari awal Anda mengunjungi websitenya.

Hal ini bisa diantisipasi dengan menggunakan metode breadcrumb. Apa itu?

Sederhananya, breadcrumb adalah jejak-jejak yang ditinggalkan saat menjelajah di suatu website.

Diambil dari filosofi remahan roti yang menyelamatkan penjelajah saat berada di tempat yang tidak diketahui dimana, dan ingin kembali ke tempat sebelumnya.

Dengan remahan roti yang ditinggalkan sepanjang perjalanan, menjadikan penjelajah akan mengetahui rute perjalanan yang ia tempuh sebelumnya.

Berdasarkan filosofi tersebut, breadcrumb diimplementasikan ke dalam sistem penjelajahan di suatu website.

Anda mungkin pernah melihat susunan kata saat sedang berada di suatu website, contohnya di bawah ini:

Home > Browse Project > Current Project > List

Contoh di atas merupakan breadcrumb pada suatu website. Apakah Anda merasa familiar dengan susunan kata di atas?

Sehingga breadcrumb sangat penting sebagai navigasi untuk bisa memberikan posisi terkini dan alur penjelajahan peselancar saat berada di website Anda.

image size-full">Breadcrumb
Breadcrumb

Beragam Tipe dari Breadcrumb

Breadcrumb terdiri beberapa tipe navigasi. Jadi Anda bisa menerapkannya di website Anda sesuai dengan karakteristik masing-masing tipe tersebut.

Berikut tipe-tipe breadcrumb.

1.    Berdasarkan Attribute

Breadcrumb yang attribute-based atau berdasarkan atribut termasuk yang biasa digunakan di website. Terutama website yang bertipe e-commerce.

Contohnya seperti:

Home > Komputer & Laptop > Aksesoris Komputer & Laptop > Keyboard > Logi…

Jadi, breadcrumb yang ditampilkan menjadi navigasinya adalah atribut dari produk, atau keyword dari produknya.

Jasa

Sehingga peselancar di website tersebut dimana barang itu berada atau di etalase toko mana.

2.    Berdasarkan Hierarchy

Hierarchy-based atau breadcrumb yang berdasarkan hirarki, atau dengan kata lainnya adalah breadcrumb yang berdasarkan lokasi. Jenis breadcrumb sangat sering ditemukan di setiap website.

Contoh dari jenis breadcrumb ini:

Home >  Blog > Kategori > Hewan…

Jadi, breadcrumb berdasarkan hierarchy ini menunjukkan dimana peselancar berada di dalam website. Kemudian, berapa banyak langkah lagi untuk bisa kembali ke home.

3.    Berdasarkan History

Terakhir, breadcrumb yang berdasarkan history. Sesuai dengan namanya, breadcrumb memberikan navigasi sesuai jejak penjelajahan di website.

Contoh dari jenis ini adalah terdapat tulisan “Back to Results” atau “Kembali ke hasil. Biasanya berada di sisi kiri atas pada tampilan halaman website.

Atau seperti:

Home > Artikel 1 > Artikel 2 > Artikel Sekarang…

Breadcrumb jenis ini sangat berguna untuk bisa kembali ke halaman yang sudah pernah dijelajahi peselancar. Diibaratkan seperti history pada browser.

Jasa

Dengan mengetahui 3 jenis breadcrumb ini, Anda bisa menggunakannya sesuai dengan bagaimana karakter website Anda.

image size-full">Breadcrumb
Breadcrumb

Benefit Mengimplementasikan Breadcrumb

Jika website yang mengaplikasikan breadcrumb, tentu akan merasakan beberapa benefit atau manfaat yang sangat berguna demi kedinamisan dan kenyamanan saat berselancar di website tersebut.

Berikut beberapa benefit yang akan diterima.

1.    Peningkatan navigasi website

Breadcrumb bertujuan untuk membuat penjelajahan di website menjadi semakin mudah dan nyaman.

Selain itu juga akan membuat peselancar tidak merasa tersesat. Karena sudah terlalu dalam berjelajah di website Anda.

Sesuai dengan filosofi dari breadcrumb atau remahan roti, maka breadcrumb pada website akan membuat penjelajah mengetahui jejak-jejak penjelajahannya di website Anda.

Sehingga peselancar bisa pindah ke satu halaman ke halaman lainnya tanpa perlu menekan tombol back atau forward lagi. Yang bahkan bisa membuat ia semakin tersesat.

2.    Merendahkan nilai persentase bounce rate

Tentu dengan peselancar tahu dimana ia berada saat pertama kali masuk ke halaman website Anda setelah dari mesin pencari, maka peselancar akan bisa melakukan navigasi ke halaman lain berdasarkan breadcrumb halaman website tersebut.

Sebab sangat jarang terjadi peselancar berada di suatu website berasal dari halaman utama atau homepage langsung.

Jasa

Sehingga dengan menerapkan breadcrumb di website, maka akan sangat memungkinkan untuk menurunkan nilai persentase bounce rate website Anda.

3.    Meningkatkan kenyamanan berselancar di website

Tahukah Anda kalau menggunakan breadcrumb di website akan membuat User Experience akan meningkat?

Ya, pengalaman peselancar di website Anda akan terasa menyenangkan.

Pengalaman mendalami konten-konten atau setiap sudut di website Anda akan menjadi nyaman karena breadcrumb.

Peselancar tidak perlu takut jika tersesat di website karena sudah berselancar kemana-mana.

Sebab peselancar yang baru pertama kali mengunjungi website Anda akan sering melihat-melihat sekitaran website. Sama seperti saat berwisata di lokasi baru.

4.    Disenangi oleh Google

Siapa yang tidak senang kalau websitenya disukai oleh mesin pencari populer, Google?

Jika website Anda memberikan fasilitas breadcrumb, maka Google akan semakin menyukai website Anda. Karena Google sebagai mesin pencari akan mudah memahami website Anda.

Breadcrumb membantu website Anda semakin terstruktur. Dan Google menunjukkan struktur tersebut di tempat website Anda di hasil halaman pencarian Google.

Di samping itu juga, nilai persentase bounce rate yang rendah dan didukung oleh waktu kunjungan rata-rata peselancar di website yang meningkat, maka tentu saja akan mempengaruhi tempat website Anda di halaman mesin pencari.

Dan hal tersebut akan menyukseskan strategi Search Engine Optimization (SEO) website Anda. Tentu hal ini sangat berefek besar terhadap perkembangan pemasaran digital brand Anda.

baca juga

Memasang Breadcrumb di Website

Setelah mengetahui apa saja jenis dari breadcrumb serta benefit yang akan diterima, dan Anda tertarik untuk menggunakannya. Tetapi bagaimana caranya?

Anda bisa menggunakan beberapa plugin yang disediakan CMS (Content Management System) website Anda. Sebagai contoh CMS terpopuler, WordPress.

Terdapat plugin di dalam WordPress yang bisa digunakan untuk menyisipkan breadcrumb pada website Anda.

Beberapa di antaranya, seperti Yoast SEO, WooCommerce Breadcrumb Plugin, atau WordPress Plugin.

Ketiga plugin di atas sangat berguna dan bekerja dengan baik untuk memasang breadcrumb di website Anda.

Anda tinggal mengikuti apa saja yang diinstruksikan oleh plugin-plugin di atas.

Navigasi yang dinamis dan tidak menyesatkan akan menjadikan pengalaman peselancar sangat menyenangkan dalam berjelajah mandalam di website Anda.

Maka, untuk bisa semakin menyukseskan strategi SEO pemasaran digital brand Anda, sangat disarankan untuk memasang breadcrumb di website Anda.

Terutama jika website Anda memiliki beragam menu pilihan, serta banyak memuat banyak konten yang saling berhubungan.

Sehingga tidak akan membuat peselancar tersesat di website Anda. Bahkan semakin membuat peselancar betah karena user experience yang disediakan website Anda sangat menyenangkan.

Dengan begitu, tempat website Anda di mesin pencarian akan terjadi peningkatan.

Serta semakin membuat peluang untuk bisa berada di halaman pertama mesin pencari akan besar, dan tidak menutup kemungkinan Anda bisa berada di posisi pertama pada kata kunci tertentu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

18 − ten =

You May Also Like

Majestic SEO

undercover.co.id/ – Majestic SEO seringkali dikategorikan sebagai tools SEO “all-in-one“. Tools yang serbaguna seperti Moz Pro, SEMrush, dan…

Virtual Private Network

Jasa yang menyediakan seo biasanya dituntut untuk cepat memberikan layanannya kepada client, dengan VPN maka jasa seo bisa…