Bukit Moko, Wisata Alam Di Hutan Pinus

Bukit Moko, Wisata Alam Di Hutan Pinus

Tidak hanya karena kuliner dan berbagai tempat untuk membeli baju dengan harga yang terjangkau, Bandung sering menjadi tujuan wisata karena tempatnya yang sejuk dan dingin. Selain itu ada cukup banyak  wisata alam untuk Anda yang senang jalan-jalan. Jika ingin lebih merasakan suasana sejuk yang kalem, ada wilayah perbukitan di pinggiran kota Bandung yang dapat dijadikan tujuan wisata atau liburan.

Bukit Moko terletak di daerah perbukitan atau dataran tinggi di Bandung. Karena letaknya yag cukup tinggi, maka untuk mencapainya memang tidak begitu mudah, karena banyaknya jalan yang menanjak cukup curam. Untuk mencapainya bisa dengan menggunakan kendaraan umum yang menuju ke arah terminal Cicaheum. Dari situ bisa dilanjutkan dengan jalan kaki, walaupun jaraknya terbilang jauh, hehe.

Pilihan lainnya bisa dengan menggunakan ojek, namun jangan kaget jika harganya bisa cukup mahal. Karena itu pilihan terbaik adalah dengan membawa kendaraan sendiri, baik itu motor ataupun mobil. Tapi mobil cukup sulit melewati jalan yang cukup sempit.  Jadi lebih baik menggunakan motor agar cepat sampai.

Jalur lain yang bisa ditempuh antara lain lewat jalan Dago. Meskipun cederung lurus, tapi cenderung macet cukup parah (sayangnya Bandung sekarang tambah macet….) terutama akhir pekan. Jika Anda terpaksa lewat jalur ini, waspadai pertigaan di terminal Dago, dimana jalur keluar masuk mobil sering menyebabkan macet.

Sekitar tahun 2015 Warung Daweung tampak lebih rapi dan terorganisir, dengan saung (tempat makan beratap) dibawahnya yang lebih bagus dan terawat. Berbagai makanan yang tersedia di sini cukup enak dengan harga standar tempat wisata, rata-rata berharga 25 ribuan. Dulu Warung Daweung hanya menjual mi instan dan berbagai makanan sederhana, sekarang ada banyak macam-macam paket makanan untuk kita pilih. Di rumah makan ini juga kita bisa membeli air atau makanan ringan untuk bekal perjalanan, tapi ingat agar tidak membuang sampah sembarangan.

Moko atau yang kini dikenal dengan Bukit Moko sudah dikelola dan di tata dengan baik. Sebenarnya dahulu Bukit Moko identik dengan Warung Daweung, yaitu sebuah rumah makan sederhana yang ada di atas bukit tersebut.  Namun sekarang Bukit Moko sudah mendapat perhatian lebih dari warga sekitar, dan tidak hanya sekitar wilayah Warung Daweung saja, tapi dibawahnya sudah dibuatkan trek jalan setapak menuju hutan pinus.

Sebenarnya dari depan Warung Daweung ini sudah ada tempat yang cukup oke buat foto-foto, berupa meja dan kursi yang terbuat dari batu (atau semen??) yang cukup kuat dinaiki untuk berpose hehe. Dari sini kita bisa melihat seluruh pemandangan kota Bandung, beserta dengan ladang yang ada didekat Moko. Indah sekali dan membuat mata jadi segar. Kalau mau menunggu sampai malam, pemandangan bisa lebih bagus lagi, dengan ribuan lampu dari bangunan terlihat seperti bintang-bintang kecil.

Dari Warung Daweung, kita berjalan sedikit ke bawah untuk masuk ke hutan pinus. Oya, tiket masuk per orang harganya 12 ribu Rupiah, untuk weekend harganya 15 ribu. Tidak jauh dari situ kita bisa melihat jalan setapak menuju hutan pinus. Hati-hati saat berjalan karena jalannya masih berupa tanah cokelat yang cukup licin, apalagi setelah turun hujan. Tidak perlu takut terjebak rumput atau ranting, karena jalan setapak yang ada selalu dibersihkan dan dirawat secara teratur oleh pengelola.

Anda juga bebas bereksplorasi bila tidak ingin mengikuti jalan yang sudah disediakan. Tentunya harus berhati-hati juga karena kemiringannya cukup curam.

Tidak jauh berjalan, nanti Anda akan menemukan sebuah platfrom atau tempat buat melihat pemandangan yang cukup tinggi. Platform ini terdiri dari beberapa tingkat tempat kita untuk melihat pemandangan. Tempat ini ditandai dengan bintang besar berwarna perak, dan tulisan besar Dermaga Bintang.

Kini Bukit Moko juga lebih nyaman karena sudah tersedia berbagai fasilitas umum, seperti WC, mushola, berbagai track hiking, dan juga camping ground. Untuk camping ground ini ada kabar bahwa nantinya akan ada camping ground baru yang akan dibuat di Moko.

Satu-satunya kekurangan Bukit Moko adalah kadang saat hari libur atau weekend, ….penuh! Sejak Moko diperbaiki dan diperbagus, ditambah banyak postingan di media sosial, membuat semakin banyak orang dari luar kota yang ingin datang melihat bukit yang indah ini.

Jika ingin merasakan atau menikmati suasana Moko yang lebih sepi disarankan untuk datang di hari kerja, pagi-pagi. Untungnya Bukit Moko buka selam 24 jam dari Senin hingga Minggu. Jadi Anda bisa saja datang subuh atau tengah malam, kalau tidak takut hehe. Namun di luar jam kerja mungkin tidak bisa membeli makanan atau apapun.

Wisata alam seperti Bukit Moko ada cukup banyak di Bandung. Cikole, Dago Pakar, Manglayang adalah beberapa tempat lain yang bisa Anda datangi. Sampai disini dulu artikel tentang Bukit Moko, Wisata Alam Di Hutan Pinus, nantikan berbagai artikel menarik lainnya tentang tempat wisata alam di Bandung.

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!