Chameo Couture , Bisnis Tas Rotan Sintetis Asli Lokal

https://www.undercover.co.id– Salah satu fashion item yang sering digunakan oleh kaum hawa adalah tas. Apalagi di zaman serba gaya ini, seorang wanita setidaknya memiliki minimal stau hingga dua tas.
Tas pun menjadi barang wajib bawa ketika bepergian. Selain itu, tidak sedikit wanita yang menjadikan tas sebagai ajang unjuk gaya kekinian, karena hampir setiap tahun, selalu ada perubahan tren mode fashion item satu ini.
Apalagi, beberapa orang yang menggemari tas, bersedia membayar mahal untuk tas dengan desain yang unik dan limited edition.
Maka, tidak heran jika bisnis tas menjadi salah satu bisnis yang memiliki peluang besar untuk berhasil.
Hal ini pula yang menjadi alasan Yuliana Lim, lady boss dari brand tas lokal yang sudah dikenal luas bernama Chameo Couture.
Bagaimana kisahnya?
 
 
 

Tas Anyam Kekinian Chameo Couture

Yuliana, sapaan akrabnya, adalah seorang pecinta tas. Ia adalah salah satu wanita yang memahami alasan di balik harga mahal sebuah tas.
Ketika melihat tas anyaman hasil perajin Yogyakarta, terlintas di benak Yuliana untuk membuat tas anyaman dengan desain yang lebih fashionable dan daily wear.
Ia juga menyadari bahwa perlahan masyarakat Indonesia mulai menggemari produk lokal yang dengan sentuhan khas budaya Indonesia.
Meski antusiasme masyarakat Indonesia meningkat, Yuliana mengamati bahwa produk tas lokal kurang begitu dilirik dan cenderung kalah saing dengan brand asing yang sudah dulu berjaya.
 
 
Agar tas lokal memiliki daya saing yang sama kuatnya dengan brand  asing, Yuliana dan suaminya membangun bisnis produksi tas bernama Chameo Couture pada 2008.
Ia memanfaatkan kerajinan anyaman rotan produksi lokal. Sang suami yang telah menekuni bisnis furniture-lah yang membantunya mengembangkan ide produksi tas Chameo Couture agar menjadi tas berdesain kekinian.
 
 

Kualitas Desain dan Bahan Chameo Couture

Sesuai namanya, Chameo Couture adalah brand tas lokal yang menargetkan fashionista dari kalangan menengah ke atas.
Karenanya, Yuliana sangat selektif dalam menentukan kualitas bahan agar tas Chameo Couture bisa menjadi tas berkualitas yang tidak kalah dengan tas-tas branded impor.
Ia juga senantiasa menyesuaikan desain tas Chameo Couture. Yuliana membuat tas produksinya menjadi tas yang tidak hanya fashionable tetapi juga wearable, yang artinya bisa digukanan siapapun dan kapanpun.
 
 

Pemasaran TAS Chameo Couture

Awalnya, Yuliana menggunakan strategi pemasaran offline dengan membuka toko tas di FX Plaza Jakarta.
Namun, karena merasa kurang efektif, Yuliana menutup tokonya dan berganti strategi. Kali ini, ia memasarkan produk Chameo Couture dengan mendistribusikan secara luas ke beberapa department store, seperti Sogo, Metro, Pasaraya, hingga Alun-alun Indonesia.
Hasilnya, tas Chameo Couture semakin dikenal luas oleh masyarakat. Di sisi lain, meski strategi pemasaran ini cukup lancar, Yuliana tetap memasarkan Chameo Couture, melalui media online.
 
 
 
baca juga
1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu
800 Jenis Usaha Yang Menjanjikan Dengan Modal Kecil
100 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar
Undercover Sediakan Jasa Pembuatan Website Khusus Untuk UKM
 
 
Dari bisnis Chameo Couture, Anda bisa tahu bahwa ide bisnis bisa muncul dari mana saja Kebanyakan dari pengusaha memulainya dengan sesuatu yang mereka sukai, mewujudnyatakan rasa suka menjadi keuntungan.
Sekarang, Chameo Couture menjadi brand lokal yang banyak diminati dan tergolong sukses. Mengapa?
Karena dilihat dari omzetnya, bisnis yang diawali dengan kegemaran terhadap tas ini bisa memberikan keuntungan kepada Yuliana hingga mencapai ratusan juta rupiah dan berhasil mengekspornya hingga ke beberapa negara, seperti Singapura, Jepang, Australia, Amerika, dan Finlandia.

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!