Cara Meningkatkan Penjualan Dengan Bantuan Content Marketing

Jasa

Metode iklan konvensional tidak memberi banyak keuntungan di jaman sekarang. Banyak orang berkata metode tersebut sudah mati.
Sementara itu, ada lebih banyak orang mengabaikan pentingnya memanfaatkan iklan untuk meningkatkan penjualan produk dan jasa.
Sikap mengabaikan iklan itu sangat tidak menguntungkan, karena sebenarnya iklan sangat membantu untuk meningkatkan penjualan.
Iklan masih menjadi cara terbaik untuk memperkenalkan produk kepada banyak orang, yang jadi masalah adalah bagaimana agar calon pelanggan anda mengetahui dan tertarik dengan produk yang sedang dijual.
Iklan konvensional seperti menyebarkan flyer, baliho, dan lain-lain sudah ditinggalkan banyak orang, bukan berarti tidak bermanfaat, tapi cara tersebut menyita terlalu banyak waktu sehingga mereka memanfaatkan internet dengan cara menggunakan content marketing dan lain-lain.
Jadi, bagaimana cara meningkatkan penjualan dengan bantuan content marketing? Simak ringkasan berikut ini.

1.Buat Content Marketing Anda Layak Untuk Dimanfaatkan

Maksudnya adalah jika anda ingin produk dan jasa yang anda tawarkan menarik perhatian banyak orang hingga meningkatkan penjualan yang harus anda lakukan ialah membuat content marketing yang membuat orang benar-benar membutuhkan produk anda.

2. Jangan Hanya Berjualan, Tambahkan Informasi Yang Mendidik

Daripada mempengaruhi orang untuk membeli produk anda, lebih baik anda buat content marketing yang mengandung informasi yang bernilai dan bermanfaat untuk calon konsumen.
Hal ini akan memancing mereka untuk mempercayai produk anda. jangan memaksa orang untuk membeli produk, tapi buat mereka jatuh cinta pada produk anda.
 
 

3. Pastikan Content Marketing Anda Memberikan Solusi Pada Konsumen

Pembeli adalah orang-orang yang sebenarnya mencari solusi untuk persoalannya, jadi pastikan content marketing anda dapat memecakhkan persoalan yang dialami oleh calon konsumen.
Beri mereka pilihan untuk mendapatkan solusi, dengan content seperti itu dari ratusan pembaca content marketing anda, pasti akan menyerap content selanjutnya dan berakhir dengan membeli produk dari anda.
 
 

4. Manfaatkan Content Marketing Alternatif

Berterimakasihlah pada teknologi, karena kini anda tidak hanya bisa membuat content marketing dalam bentuk artikel atau gambar saja, bahkan bisa membuatnya dalam bentuk video, foto bergerak, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Anda bisa menciptakan content marketing dengan memanfaatkan ratusan tools digital yang cocok untuk content marketing.
Tingkatkan penggunaan tools tersebut, sehingga anda bisa menjangkau lebih banyak orang baik lewat smartphone, PC, laptop, dan juga tablet.
Papar mereka dengan content-content yang solutif untuk persoalan kehidupan sehari-hari mereka.
 
 

5. Gunakan Apps Analitik Untuk Mengetahui Perkembangannya

Setelah melakukan banyak usaha dalam mendorong content marketing dalam rangka meningkatkan penjualan produk, anda harus melakukan evaluasi agar mengetahu sejauh mana cara yang anda ambil memberikan hasil.
Evaluasi bisa anda lakukan dengan menggunakan apps analitik atau google analitik.
Hasil analisis akan memberikan gambaran secara spesifik, sejauh mana content marketing anda berhasil dikenali dan memberikan dampak pada jumlah penjualan di sekitar calon konsumen potensial anda.
 
Sebagai tambahan catatan cara lama beriklan memang sudah semakin ditinggalkan tapi bukan berarti cara tersebut sama sekali tidak memberikan manfaat.
Iklan konvensional hanya lebih lambat dari cara penyebarannya, berbeda dengan memanfaatkan digital advertising yang berbasiskan internet, dari satu detik kita bisa menyebarkan informasi ke ratusan akun, ke berbagai instansi di berbagai negara.
 
baca juga
30 Daftar Jasa SEO Jakarta Dan Indonesia
Top 30 Agensi Advertising Yang Ada Di Jakarta
Panduan Memulai Website Bisnis Anda
Jasa Pembuatan Website Profesional
Buat Website Cuma Bayar Sekali Seumur Hidup !
Jasa SEO Google Perusahaan Jakarta
26 Panduan Email Marketing Lengkap
Undercover.co.id Media Promosi Bisnis Anda
Pasang Iklan
Iklan Advetorial
Jasa Sosial Media
Pelatihan Private Kursus SEO Untuk Karyawan Dan Pebisnis
Peranan SEO Dalam Meningkatkan Profit Bisnis Perusahaan
 
 
Karena itulah digital advertising dengan content marketing yang menarik menjadi corong utama pemasaran perusahaan dewasa ini.
Content Marketing menjadi andalan untuk mencapai target market utama, anda pun bisa meningkatkan penjualan anda dengan cara yang sama.
 
 

5 Langkah Memulai Content Marketing Brand Anda Secara Strategis

Konten adalah cara bagi brand untuk menunjukkan otoritas dan keahlian, dan, dengan munculnya berbagai saluran pemasaran, konten dapat membawa brand lebih dekat kepada pelanggan mereka.
Namun untuk berhasil, konten yang dibuat oleh perusahaan perlu pendekatan yang lebih strategis yang membangun kembali elemen dasar dan pengalaman dari brand.
Berikut rumus untuk mengembangkan komunikasi brand Anda secara strategis:
 

1. Jelaskan kembali sejarah tentang bisnis Anda

 
Kisah brand Anda adalah narasi emosional yang mengungkapkan visi dan tujuan organisasi Anda. Diciptakan untuk berbagai lapisan audiens, cerita ini dapat membentuk pemahaman tentang misi dan tujuan yang Anda kejar melalui brand Anda.
Tidak ada tempat yang lebih baik untuk mengungkapkan cerita tentang brand Anda dibandingkan di halaman Tentang Kami.
 
 
 

2. Temukan strategi verbal Anda

Sebagian besar marketer tahu bahwa mereka memerlukan strategi visual, tetapi hanya sedikit yang menerapkan ketelitian yang sama untuk strategi verbal. Beberapa komponen utama yang harus Anda bangun:
 

Tema dari pesan utama Anda

Visi dan misi yang menggerakkan brand perlu diubah menjadi panduan yang dapat ditindaklanjuti bagi marketer dan staf.
Dengan menggunakan poin-poin rinci, pesan utama dapat menyebar menjadi banyak touch point, saluran, dan konten – sembari memperlengkapi Anda untuk menceritakan kisah yang kohesif yang membantu audiens memahami siapa Anda dan apa yang bisa diharapkan dari bisnis Anda.
 

Suara brand

Pesan adalah apa yang Anda katakan, sementara suara brand adalah bagaimana Anda mengatakannya.
Suara yang dimaksud di sini bukanlah bunyi-bunyian, tetapi tema dan cara berkomunikasi dari suatu brand.
Suara dari sebuah brand perlu digunakan untuk menjaga konsistensi cara berbicara di berbagai saluran content marketing. Suara yang konsisten akan diterapkan di seluruh titik sentuh antara bisnis dan audiens, serta menjaga kesamaan pengalaman yang dirasakan audiens pemasaran hingga ke layanan pelanggan.
 
 
 

3. Carilah peluang untuk membuat konten unik yang jadi ciri khas

Pengalaman konten tertentu dapat memiliki dampak yang sangat signifikan untuk menyampaikan pesan dari brand utama. Berikut ini tiga yang paling efektif:
 

Cerita khas

Dicetuskan oleh David Aaker, kisah-kisah khas dari brand adalah solusi menyampaikan pesan strategis melalui bentuk naratif yang penuh emosi.
Cerita khas tidak dapat dikarang; ia adalah pengalaman asli yang dialami oleh founder, bisa juga pengalaman hebat yang dialami audiens.
Cerita yang khas adalah memiliki plot menarik, kejutan, karakter yang sesuai dengan audiens, memiliki masalah yang serupa yang dirasakan audiens, tetapi punya solusi inovatif.
 

Thought leadership

Thought leadership adalah istilah yang disematkan pada satu pihak yang berhasil memberikan perspektif berbeda dan inovatif pada suatu fenomena.
Jika Anda berhasil menemukan perspektif unik dan menarik dari suatu fenomena, maka buatlah konten menggunakan hal tersebut.
Konten ini akan membangun otoritas Anda di topik tertentu. Tapi, konten semacam ini perlu didasari penelitian dan pemahaman mendalam tentang pelanggan Anda, kebutuhan mereka, dan pasar secara keseluruhan.
Penyampaian konten yang inovatif tidak selalu berasal dari artikel dan webinar. Anda juga bisa melakukannya melalui format yang sangat interaktif.
 

Sikap brand

Branding berbasis Public Relation telah lama memenangkan penghargaan di acara-acara kreatif dan marketing seperti Cannes Lions and Effies.
Dilakukan dengan benar, aksi ini dapat menjadi tindakan brand; dilakukan salah, mereka bisa menjadi bumerang.
 
REI menutup tokonya di hari belanja besar Black Friday, mengizinkan karyawannya pergi berlibur. Ini berhasil memicu percakapan positif di media sosial.
 
 
State Street Advisors pernah meluncurkan seri pendanaan baru dengan memposisikan patung Fearless Girl di depan patung banteng di Wall Street; ini mendapat apresiasi, karena menggugah dari segi marketing, tetapi menjadi bumerang bagi para dewan stakeholdernya yang didominasi laki-laki.
 
 
 

4. Bangun hubungan melalui banyak channel

Pergeseran dari branding monolog ke dialog yang membangun hubungan membutuhkan partisipasi aktif yang disengaja.
Petakan saluran digital dan fisik yang paling banyak digunakan oleh pemirsa Anda, dan identifikasi cara agar Anda bisa terhubung dengan mereka.
Misalnya bila mereka banyak menggunakan Twitter, maka cobalah untuk terlibat dengan target Anda melalui channel tersebut.
Channel yang digunakan pun perlu lebih dari satu, tetapi memiliki suara brand dan strategi verbal yang serupa.
 
 
 

5. Sampaikan sistem operasi ini terhadap tim

Anda tidak bisa bersikap strategis di luar tanpa menyampaikan maksud Anda di dalam, dalam hal ini adalah tim bisnis Anda.
Langkah ini lebih dari sekadar menambah tools saja; tapi juga meningkatkan keterampilan dan memikirkan kembali proses yang perlu dilakukan.
 

Pelatihan

Gunakan sesi interaktif untuk mengajarkan penulis artikel, marketer, agensi, pemangku kepentingan hukum, dan tim penjualan tentang bagaimana caranya menyampaikan strategi verbal pada pelanggan.
 

Peran

Tambahkan orang-orang dan jabatan baru di dalam tim untuk mengatasi masalah marketing modern seperti UX dan antarmuka suara berbasis suara. Masih banyak departemen marketing yang memperlakukan digital sebagai fungsi tambahan.
 

Proses

Carilah cara untuk meningkatkan efisiensi tentang bagaimana Anda membuat dan menerapkan konten yang relevan serta efektif. Tim marketing dan komunikasi perlu disinkronkan dengan lebih baik.
 

Kesimpulan

Dunia digital adalah dunia yang penuh dengan disrupsi, dengan munculnya berbagai macam saluran dan tantangan yang selalu ada. Audiens Anda  akan mendefinisikan brand Anda dengan usaha setara dengan yang Anda lakukan.
Karena digital telah mentransformasikan komunikasi, perusahaan yang berevolusi adalah perusahaan yang lebih strategis dalam membangun content marketingnya.
 
 
 

Jasa Bisnis Review Undercover.co.id

 
Review merupakan salah satu cara agar produk atau jasa kita semakin dikenal oleh masyarakat.
Dengan adanya review, masyarakat jadi bisa melihat kelebihan dan kekurangan sebuah produk.
Review bisa membantu masyarakat untuk menilai apakah produk yang akan dibelinya merupakan produk yang cocok untuk kebutuhannya atau tidak.
Di samping itu, banyak pengusaha jakarta  bahkan sudah merasakan hasil dari review brand ini, kebanyakan brand yang sudah direview menyatakan brand imagenya semakin dikenali oleh masyarakat di seluruh dunia.
Oleh karena itu, review menjadi salah satu faktor pendukung penting dalam pemasaran di dunia digital.

Jasa Review Artikel Undercover

Kita jelas tidak dapat mereview sendiri produk dan jasa yang kita jual, kita akan membutuhkan orang lain untuk memaksimalkan brand image ini.
Jasa review artikel  seo jakarta adalah satu-satunya solusi untuk kita bisa mendapatkan review yang kita butuhkan.
Sebagai pengusaha, kita dapat menyewa pereview untuk menilai apakah artikel yang sudah dibuat oleh tim kita sesuai dengan target penjualan kita atau belum.
Pereview dapat membantu kita mengevaluasi, kualitas website yang kita miliki supaya dapat mempermudah user mengenali produk kita.
Nah, hal-hal seperti itu dapat dilakukan oleh tim Undercover dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
 
 
 

Ruang Lingkup Review Undercover

Ruang lingkup kerja jasa review artikel yang disediakan Undercover cukup luas.
Undercover memiliki tim yang menguasai dan dapat mempelajari berbagai bidang dengan cepat.
Oleh karenanya mereka dapat diandalkan.
Misalnya saja, tim atau pereview dari Undercover dapat mempertimbangkan ketertarikan pengunjung website kita terhadap produk yang ditawarkan.
Tentunya, pengunjung website adalah salah satu tolok ukur bahwa produk kita sudah dikenal, minimal dilihat oleh calon konsumen.
Akan tetapi, jumlah pembaca kadang tidak singkron dengan jumlah pembeli produk, dimana letak persoalannya apakah karena produk yang tidak bermanfaat?
Pada titik ini, tim pereview Undercover dapat menemukan bahwa cara promosi di dalam artikel anda tidak menarik pembaca untuk percaya pada produk anda.
Ini merupakan kesalahan yang kadang tidak disadari, penulis di website kita mungkin sudah membuat artikel dengan bagus namun tidak memiliki muatan daya tawar kepada calon pembeli.
Hal ini berdampak pada calon pembeli tidak membeli produk karena tidak diarahkan ke asana.
Oleh karena itu, dibutuhkan pembaharuan dalam sistem pemasaran lewat artikel marketingnya.
Selain persoalan konten, tim pereview dari Undercover juga dapat dimintai tolong untuk melihat kekurangan website secara keseluruhan.
Sebagai perusahaan yang juga membuka jasa membuat website, Undercover sudah berpengalaman dalam melihat dan mengaplikasikan website yang user friendly.
 
 
 
 

Undercover Bisa Pastikan Websit Menjadi Lebih User Friendly

Ketika mereview, Undercover akan dapat menemukan persoalan itu dengan mudah, di mana persoalan user friendly ini bisa mempengaruhi lama kunjungan konsumen di website kita.
Di samping itu, ketika website akhirnya bisa berubah menjadi lebih user friendly berkat jasa review Undercover, tingkat pengunjung dan pembeli bisa lebih baik.
Sebab, pengunjung website menjadi lebih mudah menemukan produk dan cara berbelanja langsung melalui website kita.
Hal-hal seperti itu mungkin luput dari perhatian pendiri usaha karena saking banyaknya hal yang harus dipikirkan dan diurus.
Kebutuhan untuk melihat lebih jeli dengan kaca mata pengguna harus dilakukan oleh orang luar, jika dilakukan dari dalam umumnya akan sulit untuk menemukan cacatnya.
Di sinilah peran Undercover.co.id, sebagai penyedia jasa review yang dapat membantu perusahaan manapun memastikan websitenya sudah user friendly atau masih memiliki kekurangan yang harus diperbaiki.
 
baca juga
Undercover.co.id Media Promosi Bisnis Anda
Jasa SEO Google Perusahaan Jakarta
Pasang Iklan
 
 

Hubungi Undercover

Email                    : info@undercover.co.id
 
Web                      : http://undercover.co.id
 
WA/Telp             : +62 818.09.222.100
 
Open                     : 08.00 am – 17.00 Pm
Kantor SEO Jakarta Undercover.co.id
One Pacific Place, Jl. Jend. Sudirman No.kav. 52, RT.5/RW.3, Senayan, Jakarta, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12190
 
 

Cara Mengembangkan Persona untuk Content Marketing Anda

 
Agar berhasil di pemasaran konten, Anda harus memahami audiens Anda.
Konten dapat menciptakan dan mempertahankan percakapan dengan pelanggan.
Tetapi agar tercipta dialog yang bermakna, Anda perlu tahu kepada siapa Anda berbicara.
“Mengembangkan persona pembeli” adalah sebuah proses mencari tahu siapa audiens paling ideal kita.
Tetapi saya berpendapat bahwa mengembangkan persona pembeli hanyalah salah satu bagian dari pemasaran konten – Anda juga perlu meneliti tentang bagaimana audiens Anda mengkonsumsi konten yang Anda publish.
Mengembangkan persona, memahami perjalanan membeli mereka, serta memetakan konten ke berbagai tahap perjalanan, semuanya berkontribusi pada kesuksesan pemasaran konten. Anda tidak dapat memiliki satu tanpa memiliki yang lain.
Anda sebaiknya tidak terjun ke iklan berbayar atau pemasaran konten tanpa tahu persis siapa pembeli Anda.
Mengetahui dan memahami siapa yang membeli, atau siapa yang akan membeli produk Anda, sangat penting untuk membantu Anda memaksimalkan laba atas investasi dan efektivitas konten iklan Anda.
Untuk memahami kelompok pelanggan utama Anda, telah menjadi standar bagi banyak perusahaan untuk menciptakan persona pembeli (atau pelanggan).
Persona pembeli adalah karakter fiktif dan umum yang membangun gambaran pasar ideal dan terbesar Anda.
Mereka biasanya tidak hanya mencakup informasi demografis seperti usia, lokasi dan pendapatan, tetapi juga informasi psikografis seperti minat, alasan membeli, dan tantangan yang dihadapi.
Dalam posting ini, kita akan belajar bagaimana membangun persona pembeli untuk bisnis online Anda sehingga Anda dapat meningkatkan akurasi target iklan Anda dan membuat konten yang lebih menarik yang akan melibatkan pelanggan ideal Anda.
Setelah ini, Anda bisa membuat konten yang benar-benar sesuai dengan niche Anda, mampu membuat layanan customer service yang benar-benar sesuai, serta mampu membuat produk dan atau layanan yang benar-benar sesuai dan memuaskan pelanggan Anda.
Mari kita mulai!
 

Mengapa Persona Pembeli Penting

Dulu, persona pembeli adalah praktik yang dulunya hanya dilakukan oleh perusahaan besar. Ini karena perusahaan besar punya dana untuk melakukan riset hingga ke akar rumput dan berbagai tempat.
Tapi, kini menjadi semakin berguna untuk ritel online yang lebih kecil.
Ada beberapa alasan untuk ini. Pertama, karena dunia online menjadi semakin ramai. Menjadi semakin penting untuk memiliki iklan dan komunikasi yang sangat bertarget.
Selain itu, alat untuk menargetkan pelanggan telah menjadi sangat umum hingga setiap orang dapat membuat kampanye untuk menargetkan pelanggan berdasarkan daftar demografi dan psikografi yang terus berkembang.
Pertimbangkan ini.
Iklan berbayar Facebook sekarang memungkinkan untuk jumlah penargetan canggih yang luar biasa berdasarkan informasi seperti lokasi, usia, bahasa yang diucapkan, tingkat pendidikan dan minat.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, bahkan dengan anggaran kecil dan baru memulai, Anda sudah memiliki akses ke penargetan audiens yang sangat spesifik.
Untuk memberi Anda gambaran tentang tingkat detail yang dapat Anda gunakan untuk menargetkan iklan Anda di Facebook, di bawah ini beberapa parameter yang dapat Anda gunakan:
 
 
 

Persona Akan Berkembang dan Berubah

Penting untuk diingat bahwa persona Anda akan berubah ketika Anda menemukan lebih banyak informasi tentang jenis pelanggan utama Anda dan apa yang memotivasi mereka.
Terutama ketika Anda pertama kali memulai dan menciptakan persona untuk bisnis baru, banyak dari Anda persona pelanggan kemungkinan akan didasarkan pada pikiran, perasaan, dan firasat pribadi.
Namun, ketika bisnis Anda berkembang dan Anda menghasilkan penjualan, Anda akan mulai belajar lebih banyak tentang pelanggan inti Anda.
Kami pernah membahas tentang remarketing di sini. Nah, remarketing akan semakin berhasil bila persona terus menerus disempurnakan.
Selagi Anda mempelajari lebih lanjut, jangan lupa untuk mengulang dan mendefinisikan kembali kepribadian pembeli Anda untuk memastikan Anda menargetkan pelanggan potensial Anda dengan target yang paling efektif.
Baca juga: Mengapa Harus Memakai Jasa Pengurusan Sosmed untuk Usaha
 

Tentukan Secara Luas Persona Anda

Selain dari dasar-dasar yang ada, Anda akan menemukan bahwa bisnis spesifik Anda mungkin memerlukan informasi spesifik.
Persona dapat bervariasi antara bisnis ke bisnis atau industri ke industri.
Situs berita di Internet mungkin akan memerlukan informasi pelanggan yang berbeda dari perusahaan pemasok medis, dan persona yang dibangun untuk corong pembelian mungkin terlihat berbeda dari yang dibangun untuk sebuah blog.
Untuk mulai mendefinisikan persona pembeli Anda, Anda perlu memulai dari lingkup yang luas, baru diperkecil menjadi lebih spesifik.
Dan, perlu diingat bahwa mungkin saja sebuah bisnis akan memiliki banyak persona pembeli. Misalnya Anda sedang membuat ecommerce dengan barang yang bervariasi, maka persona pembeli Anda tentu akan bervariasi pula.
Tetapi sebagai contoh, kita akan membuat sebuah bisnis online fiktif yang memproduksi dan menjual kaus kaki tebal dan berwarna-warni untuk pria. Mari kita sebut ini sebagai Bold Socks.
Karena perusahaan kaus kaki fiktif kita memanufaktur kaos kakinya sendiri, maka kita akan mudah melihat adanya dua kelompok pembeli potensial:

  1. Konsumen Akhir – Ini adalah pelanggan yang membeli untuk mereka sendiri atau sebagai hadiah untuk orang lain.
  2. Grosir – Ini termasuk pembeli grosir dari bisnis lain yang mungkin ingin menjual Bold Socks di toko ritel dan online mereka sendiri.

Sekarang karena kita sudah punya dua kelompok pembelian yang sangat luas, mari kita selesaikan salah satu dari mereka lebih jauh.
Kelompok pertama, konsumen akhir dapat dipecah menjadi beberapa persona pembeli sehingga kita akan menggunakannya sebagai contoh kita kali ini.
Tergantung dari jenis produk yang Anda jual, Anda mungkin perlu membuat persona Anda secara berbeda, tapi dalam kasus khusus ini, kita akan membagi konsumen akhir menjadi dua persona yang berbeda:

  1. Pria membeli untuk diri mereka sendiri.
  2. Perempuan membeli untuk pacar / suami mereka sebagai hadiah.

Sekarang kita memiliki semua persona pembeli awal yang rentangnya masih agak luas, sekarang saatnya untuk menentukan beberapa informasi penting tentang mereka.
 
 
 

Menggali Persona Lebih Detail

Jadi dari mana kita bisa mendapatkan semua informasi untuk membuat persona?
Ada banyak sumber informasi tentang audiens Anda, dari detail kecil yang dicatat dalam statistik situs Anda hingga percakapan nyata dengan pelanggan kehidupan nyata.
Buka telinga dan mata yang lebar saat mencari informasi yang terkait dengan persona Anda.
Berikut tiga tempat untuk dilihat:
 

Periksa analitik situs Anda

Di dalam analitik Anda, Anda dapat melihat dari mana pengunjung Anda berasal, kata kunci apa yang mereka gunakan untuk menemukan Anda, dan berapa lama waktu yang mereka habiskan saat mereka tiba.
Data ini adalah kunci untuk persona karena dapat mengungkapkan apa niat yang mengarahkan audiens ke situs Anda serta alat yang mereka gunakan untuk sampai ke sana.
 

Libatkan tim dalam membuat profil

Kumpulkan sejumlah orang dari semua departemen — tak hanya pemasaran, tetapi layanan pelanggan, pertumbuhan, pengembangan, dan lainnya.
Siapa pun yang berinteraksi dengan pelanggan dan data pelanggan harus dilibatkan dalam berbagi perspektif mereka tentang apa yang membuat pelanggan Anda tertarik.
 

Riset sosial media

Anda juga dapat melakukan penelitian di media sosial.
Gunakan media sosial mendengarkan untuk menemukan calon pelanggan Anda mengajukan pertanyaan atau menyiarkan masalah yang dapat diselesaikan produk Anda di Twitter, Facebook, dan LinkedIn, atau bahkan Snapchat dan Instagram.
 

Bertanyalah pada pelanggan Anda

Siapa yang mengenal pelanggan Anda lebih baik daripada diri mereka sendiri?
Survei dan wawancara seringkali merupakan komponen penting untuk membangun pribadi pemasaran yang bermanfaat.
Secara khusus, wawancara dapat mengungkapkan insight yang mendalam dari pelanggan Anda.
Ini karena Anda benar-benar dapat menggali jawaban mereka dan menindaklanjuti dengan tujuan, nilai, dan poin masalah yang akan paling sesuai dengan mereka.
Agar sebuah persona dapat menjadi tool penjualan yang berguna, sebaiknya dasarkan wawancara Anda dari percakapan yang dilakukan antara sales dan CS, dengan pembeli.
Agar persona menjadi bermanfaat, sebaiknya dasarkan ini pada wawancara yang dikumpulkan dari penjual, interaksi layanan pelanggan, dan pembeli (pelanggan) sendiri.
Facebook adalah salah satu jaringan iklan yang tumbuh paling cepat dan juga salah satu yang paling mudah digunakan.
Yang terpenting, ini juga memiliki banyak opsi penargetan yang sejalan dengan kepribadian pelanggan Anda.
Ini menjadikan Facebook Ad sebagai tempat yang bagus untuk mulai pencarian demografi dan psikografi persona pelanggan.
Kami mencantumkan beberapa elemen utama untuk didefinisikan di bawah ini untuk setiap persona Anda:

  • Lokasi – Di mana orang-orang dari persona ini tinggal?
  • Ruang Lingkup Lokasi – Di lokasi seperti apa orang-orang dari persona ini tidak ada?
  • Umur – Berapa kisaran usia persona ini?
  • Jenis Kelamin – Apa jenis kelamin orang dalam persona ini?
  • Minat – Apa minat orang-orang dalam persona ini?
  • Tingkat Pendidikan – Apa tingkat pendidikan persona ini?
  • Judul Pekerjaan – Bidang pekerjaan apa yang dilakukan pelanggan Anda dan jenis jabatan pekerjaan apa yang mereka bawa?
  • Tingkat Penghasilan – Berapa kisaran pendapatan dari persona pembeli ini?
  • Status Hubungan – Bagaimana status hubungan persona pembeli ini?
  • Bahasa – Bahasa apa yang digunakan orang-orang dalam persona ini untuk komunikasi?
  • Situs Web Favorit – Apa jenis situs web yang sering dikunjungi orang-orang dalam persona ini?
  • Motivasi Membeli – Apa alasan persona ini membeli produk Anda?
  • Kekhawatiran Membeli- Apa yang menjadi kekhawatiran persona ini ketika membeli produk Anda?

Perlu diingat bahwa Anda tidak perlu menjawab semua pertanyaan tentang persona ini, dan Anda juga dapat memilih untuk menjawab pertanyaan yang berbeda.
Namun, tujuannya adalah selalu mencoba untuk lebih memahami pelanggan Anda agar dapat berkomunikasi dengan lebih efektif, serta dapat menargetkan iklan Anda secara lebih tepat.
 
 
 

Bagaimana Meneliti Persona Pembeli Anda

Untuk mulai mengumpulkan informasi tentang masing-masing persona pembeli Anda, Anda perlu memulai dari riset, dan lalu mengisi kesenjangan dari informasi yang gagal Anda gali dengan asumsi dan logika yang terukur.
 

Jika Anda Sudah Punya Bisnis yang Berjalan

Jika Anda memiliki bisnis online yang sudah mapan, ada alat yang mungkin sudah Anda punya, yang siap membantu Anda lebih memahami siapa pelanggan Anda saat ini.
Beberapa alat ini termasuk Facebook Insights, jika Anda memiliki Halaman Facebook yang disiapkan untuk bisnis Anda, serta Google Analytics Audience Reports, yang memiliki sejumlah informasi yang kuat tentang demografi dan beberapa psikografis pengunjung situs web Anda.
Untuk memahami perona Anda secara mendalam, upaya terbaik Anda adalah berbicara dengan pelanggan yang ada.
Cara paling efektif untuk melakukan riset ini adalah dengan mulai menchat atau menelepon mereka, atau dengan mensurvei mereka menggunakan tools seperti Survey Monkey.
Karena sudah membeli dari Anda, mereka adalah tipe pelanggan yang Anda inginkan lebih banyak, sehingga memahami apa yang memotivasi mereka untuk membeli dan kekhawatiran terbesar mereka dapat membantu Anda berkomunikasi secara lebih efektif dengan orang-orang yang serupa dengan mereka.
 

Jika Anda Belum Punya Bisnis yang Berjalan…

Jika Anda belum memiliki bisnis online yang mapan, metode bagus untuk membantu Anda mengurangi kebingungan adalah dengan melihat pesaing terbesar Anda.
Salah satu tempat terbaik untuk memulai adalah menggunakan layanan seperti SimilarWeb atau Compete untuk menganalisis lalu lintas pesaing Anda.
Anda juga dapat mencoba mengunjungi blog dan halaman media sosial kompetitor Anda.
Selami orang-orang yang berkomentar dan berinteraksi dengan postingan mereka. Anda dapat mengklik profil mereka dan belajar banyak tentang mereka.
 
 
 

Gabungkan Semuanya

Memanfaatkan beberapa alat-alat yang disebutkan di atas, serta menggunakan prediksi yang terukur, kita menyelesaikan contoh persona untuk perusahaan fiktif Bold Socks. Maka inilah yang kami temukan:

  • Lokasi: Indonesia
  • Usia: 25 – 40
  • Jenis Kelamin: Laki-laki
  • Minat: Kebugaran dan Kebugaran, Belanja dan Fashion, Olahraga dan Aktivitas Luar Ruangan, atau Teknologi
  • Tingkat Pendidikan: Lulusan Perguruan Tinggi
  • Pekerjaan: Keuangan, Auditor Keuangan, Analis Keuangan atau Penasihat Keuangan
  • Status hubungan: Lajang
  • Tertarik pada Wanita
  • Berbahasa Indonesia
  • Motivasi membeli: Ingin terlihat unik di tempat kerja yang membosankan.
  • Kekhawatiran membeli: Harga yang agak mahal.

Hal terakhir yang harus dilakukan adalah membuat persona menjadi hidup dan membuat dia terasa lebih manusia.
 
Ini biasanya dilakukan dengan memberi persona tersebut sebuah nama dan atau foto.
Anda bisa menggunakan generator nama online, lalu menggunakan foto di LinkedIn atau Google Images, selama persona Anda hanya untuk penggunaan pribadi.
Sebuah persona harus punya detail psikologis yang cukup, untuk memungkinkan Anda melangkah ke sudut pandang persona, dan melihat produk dan layanan Anda dari sudut pandang persona tersebut.
Sebuah persona bisa difungsikan hampir seperti seorang manusia, ketika Anda membuat keputusan terkait produk atau jasa atau konten Anda.
Ketika Anda sedang memikirkan inovasi atau mencari ide konten, bayangkan perspektif dan respon dari persona Anda, bayangkan apakah inovasi ini memberi manfaat untuknya.
Persona pemasaran adalah sketsa gabungan dari segmen utama audiens Anda.
Untuk tujuan pemasaran konten, Anda memerlukan persona untuk membantu Anda mengirimkan konten yang paling relevan dan bermanfaat bagi audiens Anda.
Nah, demikian tadi artikel tentang Cara Mengembangkan Persona untuk Content Marketing Anda.
Jadi berapa banyak “persona” yang perlu Anda ciptakan? Disarankan agar Anda membuat tiga hingga lima persona untuk mewakili audiens Anda. Tiga sampai lima adalah jumlah yang cukup besar untuk mewakili sebagian besar pelanggan Anda namun cukup kecil dan spesifik.
 
 

10 Cara Mengukur Keberhasilan Content Marketing Anda

Anda mungkin saat ini sedang fokus pada marketing konten untuk bisnis Anda. Tapi, apakah Anda sudah mengukur sejauh mana keberhasilan konten marketing Anda?
Anda mungkin berpendapat bahwa akan sulit untuk mengukur keberhasilan content marketing Anda.
Anda mungkin telah membaca tentang berbagai cara untuk menghitung ROI dan menemukan bahwa teknik-teknik ini rumit, dan sudah membuat Anda bingung duluan..
Namun, menghindari semua metrik dari content marketing juga tidak bijaksana. Anda pada dasarnya menunda kesempatan untuk meningkatkan – atau bahkan, memperbaiki – semua jerih payah yang Anda lakukan.
Meneliti ROI dan lain sebagainya memang bisa jadi tolak ukur keberhasilan content marketing. Tapi, tak harus selalu menggunakan rumus yang rumit, Anda juga bisa mengukur keberhasilan upaya Anda.
Situs kami kali ini akan melihat 10 Cara Mengukur Keberhasilan Content Marketing Anda.
 

1. Traffic web

Meskipun lalu lintas situs web tidak selalu menjadi uang, tapi tidak ada traffic berarti tidak ada digital marketing yang terjadi.
Gunakan Google Analytics untuk mengukur lalu lintas situs web.
Pilih jangka waktu yang Anda suka: tahun, kuartal, bulan atau minggu.
Jadikan traffic situs web sebagai metriks yang sering Anda periksa. Pemantauan lalu lintas situs web adalah cara cerdas dan sederhana untuk membuat tim pemasaran atau jasa digital marketing Anda mempunyai sebuah standar yang bisa diukur.
Tentu saja Anda bisa menggali lebih dalam.
Beberapa klik di Google Analytics Anda adalah semua yang diperlukan untuk membuat spesifik lalu lintas Anda, membedakan berdasarkan sumbernya atau menyelidiki laman mana yang benar-benar dikunjungi pengunjung.
 

2. Pertumbuhan pelanggan

Kami jarang melihat strategi pemasaran digital yang tidak melibatkan email marketing.
Ada sebuah istilah yang disebut disintermediasi – ketika kekuatan pemasaran email berasal dari membangun jalur komunikasi langsung dengan anggota audiens, dan kami telah berulang kali menuliskan tentang pentingnya email marketing sebagai strategi digital marketing.
Sebagian besar pemasar sekarang menggunakan teknik dan taktik email yang lebih canggih yang mungkin bisa digambarkan sebagai otomatisasi marketing.
Jika bisnis Anda dilengkapi dengan platform otomatisasi marketing, Anda dapat mengelompokkan audiens dalam berbagai segmentasi dan juga bisa mengukur banyak variabel relatif terhadap konten dan pemasaran email Anda.
Tapi bila belum terlalu serius di e-mail, tidak apa-apa.
Pemasaran email Anda kemungkinan adalah upaya Anda untuk tetap diingat oleh calon pelanggan, mengirim konten, dan mendapatkan kepercayaan pelanggan.
Jadi, lupakan metrik pemasaran email rumit yang mungkin Anda pegang, dan sebaiknya fokus dulu saja pada pertumbuhan subscriber email Anda.
Fokuslah pada percepatan pertumbuhannya.
Apakah pertumbuhan pelanggan email Anda per kuartal mencapai 3% lebih? Apa jenis upaya content marketing yang dibutuhkan untuk menggandakan jumlah ini?
Entah itu menerbitkan artikel, video, podcast, infografis, atau kombinasi… Untuk mengembangkan bisnis, Anda perlu melihat pertumbuhan pelanggan di email Anda
 

3. Peringkat pencarian

Content marketer tentu ingin mengarahkan traffic, prospek, dan penjualan melalui Google, yang berarti peringkat pencarian adalah kuncinya.
Pola pengguna mesin telusur (dalam hal ini, semua orang) telah jelas menunjukkan bahwa semua kemenangan akan dimiliki merek yang mencapai peringkat satu Google.
Berada di halaman satu pada pencarian yang relevan dengan bisnis Anda adalah emas dan berlian.
Anda mungkin masih bisa mendapat sisa-sisa keberuntungan bila Anda masih berada di sepuluh besar. Tapi Anda tidak punya harapan bila tercecer di halaman dua pencarian Google. Halaman dua sama saja dengan berada di halaman 2.000.000, nyaris tak ada bedanya. Seperti itulah realitas SEO yang kejam.
Anda bisa menggunakan berbagai tools seperti Moz, SEMRush, dan Ahrefs untuk terus memantau peringkat Anda.
Tetapi, cara terbaik untuk melacak peringkat Anda dengan murah adalah Google Analytics.
Lihat di Akuisisi> Search Console> Laporan kueri.
Laporan akan menampilkan data traffic dan berbagai analytics selama tiga bulan terakhir. Ekspor data jika Anda ingin memeriksa fluktuasi peringkat dari waktu ke waktu secara manual.
Evaluasi secara bertahap akan membuat Anda menang di pencarian nomor 1 Google. Tapi jika Anda tidak punya waktu, Anda bisa menggunakan jasa SEO kami untuk meningkatkan hasil pencarian Anda.
 

4. Waktu Engagement

 
HubSpot mengklaim lebih dari setengah pengunjung situs web menghabiskan waktu kurang dari 15 detik di dalam satu situs web.
Anda pasti tidak bisa mencapai tujuan Anda jika masalah ini juga dialami di bisnis Anda.
Masalah durasi di dalam situs memang sulit menjadi parameter tepat, tetapi tetap signifikan.
Tentu saja, Anda ingin pengunjung menghabiskan waktu lama di situs Anda. Tetapi mereka jarang melakukannya. Maka, inilah tantangannya …
Jika Anda terbiasa mempublikasikan video 60 hingga 90 detik, maka kunjungan rata-rata 60 detik per visitor adalah sesuatu yang bagus.
Namun, jika Anda biasanya memublikasikan artikel 3.000 kata, webinar 45 menit, atau podcast yang panjang, maka durasi 60 detik bisa dibilang mengecewakan.
Pertimbangkan konten Anda dan tujuannya.
Pertimbangkan untuk membuat tolak ukur yang tepat  terkait berapa durasi yang bagus untuk satu kali kunjungan.
Periksa bagaimana kinerja masing-masing halaman. Di GoogleSearch Console, periksa Behavior> Site Content > All Pages, lalu ganti tampilan ke perbandingan.
Pilih “Ave Time on Page” atau rerata waktu per halaman dari tombol drop down untuk melihat data waktu per halaman.
Sekali lagi, kita tidak sedang menggunakan formula yang rumit. Kita mencari tolok ukur sederhana.
Waktu beraktivitas di halaman, sebagai persentase atau keseluruhan, adalah sesuatu yang perlu Anda lihat dan tingkatkan. Apakah waktu Anda di halaman meningkat?
Ini berarti Anda sudah membuat konten yang lebih menarik.
 
 
 

5. Follower di sosial media

Sebagai sebuah metrik, follower media sosial kerap mendapat reputasi buruk.
Banyak pakar menggunakan ungkapan “metrik kosong” untuk menggambarkan jumlah follower. Seolah-olah ukuran audiens Anda tidaklah penting.
Padahal tidak juga.
Meskipun ukuran follower Anda tidak terkait langsung dengan pertumbuhan brand Anda, mengabaikannya juga bukan langkah bijak.
 
Asalkan Anda mendapatkan audiens secara organik – dan bukan beli – maka melihat peningkatan jumlah follower di media sosial Anda adalah indikasi konten yang Anda bagikan di saluran sosial menarik bagi orang-orang.
Mengingat kami mendorong Anda untuk melangkah (atau meningkatkan) ke upaya analitik content marketing Anda, maka kami menganggap bahwa audiens yang lebih besar akan memperluas jangkauan Anda dan dengan demikian, memudahkan Anda untuk mendapat share, backlink, mention, dan objective lainnya yang penting untuk keberhasilan content marketing Anda.
Jika Anda melihat follower di sosial media Anda meningkat secara konsisten dan signifikan, berarti upaya content marketing Anda bisa dibilang sukses.
 
 

6. Share Social media

Pada 2014, Shareaholic melaporkan bahwa sekitar 30% dari lalu lintas situs web didorong oleh media sosial.
Namun, share dan like juga cenderung membuka sedikit perdebatan. Ini karena proses share dan like bisa diotomasi menggunakan bot dan mengakali sistem, yang seringkali membuat share dan like menjadi tidak alami.
Tapi kami sangat peduli dengan share di sosial media, dan jika Anda mencoba untuk memastikan konten apa yang paling sesuai dengan audiens Anda, maka Anda juga harus memikirkan jumlah share/retweet sebagai parameter.
Mengukur pembagian sosial Anda akan membantu Anda menentukan daya tarik yang didapat konten Anda di platform sosial. Anda dapat mengukur:

  • Keseluruhan share di seluruh media sosial
  • Share oleh satu saluran media sosial
  • Jumlah share sosial per konten
  • Jumlah traffic situs yang didapat dari postingan yang dishare orang lain di sosial media

Kelak Anda akan mengetahui postingan seperti apa yang paling mungkin viral, berapa banyak jangkauan yang mungkin Anda raih, karakter audiens yang memviralkan postingan Anda dan lain sebagainya.
Sebagai hasilnya, Anda akan mendapatkan insight tentang jenis konten apa yang perlu dibuat dan platform sosial mana yang pantas mendapat perhatian lebih Anda.
Sebuah studi dari Socialbakers menunjukkan bahwa jumlah interaksi di satu postingan media sosial, berkorelasi dengan jumlah kunjungan ke situs web.
Dengan kata lain, ketika interaksi sosial tinggi, kunjungan ke situs web cenderung ikut naik juga .
Tampaknya ketika pengguna media sosial terlibat (komentar, like, membagikan) dengan konten dari bisnis, mereka juga lebih cenderung mengunjungi situsnya. ”
Menurut penelitian Searchmetrics, peringkat halaman di Google punya korelasi sekitar 20 persen dengan aktivitas situs tersebut di Facebook.
Artinya, jika situs Anda sering dishare orang di Facebook, Anda memegang 20 persen peluang untuk menang di peringkat satu Google.
Data ini menunjukkan mesin pencari dapat mempertimbangkan kinerja sosial saat menentukan peringkat konten.
 
 
 

7. Backlink dan Otoritas

Menghitung jumlah backlink akan membantu Anda mengukur traksi yang diperoleh konten Anda. Tautan yang Anda dapatkan dari situs lain atau dari sosial media berarti:

  • Indikator bahwa Anda berhasil membuat konten hebat
  • SEO Anda naik

Cara sederhana untuk mengukur tautan adalah membuat Talkwalker Alert, yang menunjukkan kepada Anda siapa yang menyebutkan (dan mungkin terkait dengan) konten Anda.
Anda mungkin ingin memanfaatkan informasi ini untuk menjangkau dan menyapa para pembuat konten dan menjalin hubungan baru.
Juga, sangat membantu untuk mengamati “Domain Authority” (DA) Anda, yang melacak popularitas tautan Anda dan peringkat pencarian potensial.
Perlu diingat bahwa DA dapat berfluktuasi dari waktu ke waktu. Apa yang benar-benar penting adalah DA Anda membantu Anda bersaing di hasil pencarian.
Periksa DA Anda (dan DA pesaing Anda), gratis, menggunakan Open Site Explorer.
Pencarian pro bisa dilakukan pada versi berbayar Moz. Angkanya sendiri tidak masalah; yang penting selisih antara DA Anda dan pesaing Anda tidak jauh. Atau bila jauh, harapkan untuk melihat bahwa DA Anda lebih besar.
 
 
 

8. Clickthrough rate (CTR)

 
Jika Anda ingin menguasai satu metrik saja, maka pilihlah metrik yang ini.
Pemasar yang mendapatkan CTR tinggi akan menang, terlepas dari apapun saluran penjualannya. CTR adalah faktor kunci keberhasilan, sekaligus sebuah metrik yang mengatur semuanya.
Rasio klik-tayang atau CTR adalah persentase pengunjung yang …

  • Mengklik situs Anda di halaman hasil pencarian yang kompetitif (SEO)
  • Mengklik postingan Anda di media sosial yang mengalir cepat (sosial)
  • Mengklik email Anda di kotak masuk (email marketing)

Jika Anda menggunakan Google Search Console, Anda dapat menemukan CTR di laporan Kueri.
Email marketer dapat menemukannya di laporan yang disediakan oleh penyedia layanan email.
Marketer di media sosial (dan pengiklan) perlu menggali analitik yang disediakan oleh jaringan terpisah atau menggunakan metrik yang disediakan oleh media sosial.
Semakin besar CTR, semakin besar keberhasilan content marketing Anda.
 
 
 

9. Prospek

Seperti apa definisi yang tepat tentang prospek?
Sebelum mulai menghitung, Anda perlu mendefinisikannya dulu.
Secara umum, meskipun marketer kerap mendefinisikan lead sebagai jumlah download atau langganan email, tapi prospek adalah sesuatu yang lebih lebih dari itu.
Alamat email bukan prospek. Follower juga bukan prospek. Prospek adalah seseorang yang mengangkat tangan dan meminta untuk dihubungi tentang layanan Anda.
Prospek berarti adalah seseorang yang sudah tahu merk Anda, sudah pernah menerima konten Anda, sudah tahu tentang produk Anda, sudah ada niat untuk membeli, tapi belum membeli. Anda tinggal selangkah lagi untuk menjadikannya sebagai pembeli.
Kita sudah berbicara tentang pertumbuhan pelanggan, jadi mari kita sampingkan sejenak dan lihat prospek sebagai sesuatu yang lebih besar:

  • Sudah mendaftar untuk ikut serta dalam event yang Anda buat
  • Pernah Meminta/mencoba demo produk atau konsultasi dengan Anda.
  • Pernah menguji coba gratis produk Anda
  • Merespon email Anda dengan pertanyaan seputar produk

Daftarnya bisa berlanjut. Prospek sendiri ditentukan oleh siapa marketernya. Jadi definisi prospek di sini bisa berbeda pada tiap bisnis. Tapi semakin banyak prospek yang datang, berarti upaya content marketing Anda berhasil.
Kesimpulannya, tanpa menggunakan sistem otomatisasi pemasaran di aplikasi CRM, Anda tetap dapat dengan mudah mengukur dan mengevaluasi tingkat konversi landing page Anda, dan simpulkan apa yang Anda perlukan untuk meningkatkan kualitas konten.
 
 
 

10. Feedback

 
Feedback ke konten Anda bisa datang dalam berbagai cara, termasuk:

  • Share dan komentar di media sosial
  • DM di media sosial
  • Komentar di dalam blog
  • Balasan email
  • Menelepon
  • Chat via WA
  • Mengirimkan formulir kontak
  • Mereview di blog atau di platform media sosial

Umpan balik yang Anda dapatkan melalui media di atas sebagian besar akan positif (jika konten Anda tidak payah).
Anda mungkin juga akan mendapat pertanyaan dan beberapa permintaan tertentu.
Dan sesekali, Anda bisa mendapatkan beberapa umpan balik yang konstruktif, argumen kontra, atau bahkan umpan balik negatif.
Tidak masalah. Mengumpulkan dan mensintesis umpan balik adalah bagian dari proses meningkatkan kualitas konten Anda dan mengoptimalkan keefektifannya, yang menjadi alasan kami menulis artikel ini.
 
baca juga
30 Daftar Jasa SEO Jakarta Dan Indonesia
Top 30 Agensi Advertising Yang Ada Di Jakarta
Panduan Memulai Website Bisnis Anda
Jasa Pembuatan Website Profesional
Buat Website Cuma Bayar Sekali Seumur Hidup !
Jasa SEO Google Perusahaan Jakarta
Email Marketing
26 Panduan Email Marketing Lengkap
Undercover.co.id Media Promosi Bisnis Anda
Pasang Iklan
Iklan Advetorial
Jasa Sosial Media
Pelatihan Private Kursus SEO Untuk Karyawan Dan Pebisnis
Peranan SEO Dalam Meningkatkan Profit Bisnis Perusahaan
Rekomendasi Web Hosting Murah Indonesia dan Dunia
 
Nah, itu tadi 10 Cara Mengukur Keberhasilan Content Marketing Anda.
Untuk berbagai tujuan, terutama untuk memulai mengukur efektivitas content marketing Anda, sesuatu yang mudah berarti “dapat dilakukan.”
Parameter-parameter di atas sebenarnya cukup mudah dipelajari, dan cukup mampu menunjukkan standar keberhasilan dalam upaya content marketing Anda.
Ingat, content marketing yang berhasil berarti akan ada lebih banyak pelanggan yang datang ke dalam bisnis Anda.
Kami harap Anda terus meningkatkan content marketing Anda. Jadi saya ingin Anda melakukan semua hal ini. Semoga artikel ini dapat membantu Anda!

Jasa
error: Content is protected !!