Core Update Terbaru Google Menurut Para Ahli SEO Dunia

SEO UNDERCOVER CO ID 53

Undercover.co.id – Lima orang search marketers membagikan pendapatnya seputar core update terbaru Google pada Desember 2020. Hasil observasi mereka bisa memberikan gambaran seputar apa yang akan terjadi setelah core update rutin ini.

Google terus menerus meng-update performa algoritmanya demi memberikan pengalaman online terbaik bagi para penggunanya. Melalui update terbaru ini pun ada banyak hal yang mungkin diperbaiki oleh Google salah satunya adalah faktor penentu ranking website.

Berbagai Pandangan Seputar Core Update Terbaru Google pada Desember 2020

Berikut berbagai pandangan seputar update algoritma core terbaru Google:

Dave Davies – Beanstalk Internet Marketing

“Core update kali ini unik dan patut diwaspadai. Berbagai perubahan bisa dialami oleh website, baik maupun buruk, dan penyebabnya pun bisa karena perubahan sinyal atau sistem kalkulasi terbaru dari Google.

Jika dilihat dari timing-nya, dan bahwa ini merupakan core update, perubahan sepertinya terjadi pada sistem interpretasi konten dan bukan pada link atau sinyal. Selain itu ada juga elemen Core Web Vitals yang akan mulai diterapkan pada bulan Mei 2021, sehingga mungkin ada dari elemen-elemen tersebut yang akan mendukung update terbaru ini.

Sebelum akhir bulan Januari sepertinya kita akan mulai mengetahui apa yang dilakukan Google dan mengapa. Mungkin update ini akan berhubungan dengan fitur atau kemampuan terbaru, tapi bisa juga tidak.”

Steven Kang – @SEOSignalsLab

Steven Kang, penemu dari grup Facebook populer SEO Signals Lab, menyatakan bahwa belum ada “gejala” khusus yang bisa membedakan yang menang dan yang kalah dari hasil algoritma Google, sehingga masih harus ditunggu apakah ada perubahan lagi yang akan terjadi.

Daniel K Cheung – Team Lead, Prosperity Media

Daniel menyatakan bahwa mungkin akan membantu untuk melihat update terbaru ini secara luas daripada hanya membandingkannya dengan update yang sebelumnya, dan mungkin saja update ini tidak hanya akan berkutat pada performa pencarian saja.

Salah satu contohnya adalah adanya penurunan laporan manual action ada Google Search Console. Implikasinya adalah, apakah ini berarti Google sudah semakin baik dalam menempatkan ranking website tanpa perlu adanya aksi manual dari pengguna?

“Sepertinya kita harus berhenti melihat Core Update sebagai even individual dan mulai melihatnya sebagai kontinuasi dari uji dan perkembangan pada SERP. Kita juga tidak bisa melihat dari sudut pandang website yang “menang” dan “kalah”, karena semua tergantung pada URL individu.

Core update sekarang tidak hanya menargetkan pada elemen spesifik tertentu, melainkan menjadi kesempatan untuk “mendewasakan” algoritma Google.”

Cristoph Cemper – CEO LinkResearchTools

“Google sekarang sedang menyesuaikan hal-hal yang akan berdampak global melalui core update-nya. Beberapa hal itu adalah perbedaan rasio pada tipe link yang berbeda, kotak jawaban (answer boxes), dan devaluasi link jaringan PBN.”

Michael Martinez – Founder of SEOTheory

“Dari forum diskusi online bisa dilihat bahwa orang-orang bingung dan frustrasi karena tidak tahu apa yang akan terjadi. Secara umum, sepertinya Google akan menulis ulang beberapa algoritmanya.

Tidak ada yang spesifik, tapi update kali ini sepertinya akan tentang interpretasi sinyal oleh algoritma yang akan masuk ke guideline mereka. Mungkin Google akan mencoba beberapa pendekatan terbaru untuk performa pencarian.”

baca juga

    Apa yang terjadi pada core update Google bulan Desember 2020?

    Ada banyak pendapat seputar perubahan pada algoritma Google. Tapi kebanyakan sepertinya setuju bahwa tidak ada faktor atau perubahan khusus yang menonjol.

    Itu artinya bisa saja perubahan terjadi pada AI atau Natural Language Processing. Tapi ini masih sekedar spekulasi sampai Google mengeluarkan pernyataannya.

    Leave a Reply

    Ad Blocker Detected

    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

    Refresh