CT Anak Singkong Jadi Anak Raja

CT Anak Singkong Jadi Anak Raja | Di Negara Indonesia, sosok pengusaha yang menyadang status sebagai orang terkaya, baik secara nasional maupun tingkat dunia telah diumumkan lewat berbagai ragam versi. Ada banyak pengusaha sukses di Indonesia, salah satunya adalah Chairul Tanjung.

Nama pria berusia 52 tahun itu pernah dinobatkan dan dicatat dalam daftar 1000 orang terkaya di dunia versi majalah forbes. Tak heran jika beliau menyandang status tersebut. Perjuangannya menjadi pengusaha patut kita apresiasi dan kita acungi jempol. Berbagai bidang bisnis beliau jalankan hingga detik ini, dan bahkan memungkinkan untuk terus berkembang lagi. Tak hanya bisnis, beliau pernah pula menjabat sebagai menteri di pemerintahan Indonesia. Nah, bila anda ingin lebih dekat mengenal beliau, maka anda perlu membaca dengan tuntas artikel ini.

Biografi Chairul Tanjung

Chairul Tanjung. Pria yang lahir di Kota Jakarta pada hari Sabtu, 16 Juni 1962 ini merupakan pemilik utama CT Corp. Ayahnya adalah seorang wartawan pada zaman orde lama yaitu A.G. Tanjung. Ayahnya berasal dari Sibolga, salah satu wilayah di Pulau Sumatera, dan tentu saja berdarah batak. Sedangkan ibu Chairul Tanjung adalah Ibu Halimah, merupakan keturunan sunda yang berasal dari Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Chairul Tanjung memiliki enam orang saudara kandung. Chairul Tanjung telah menikah dengan Anita Ratnasari dan dikaruniai dua orang anak, satu laki-laki dan satu perempuan. CT Corp yang dimilikinya tersebut merupakan perusahaan yang membawahi beberapa media televisi seperti Trans TV dan juga Trans 7. Bahkan, CT Corp juga melebarkan sayap ke berbagai bidang lain, seperti hotel yang dibangun di Bali.

CT Anak Singkong Jadi Anak Raja

CT Grup memiliki nama Para Grub, sebelum akhirnya diubah dan diresmikan pada tanggal 1 Desember 2011. CT Corp tersebut terdiri dari tiga perusahaan sub holding, yaitu Mega Corp, Trans Corp, dan CT Global Resources yang meliputi layanan finansial, media, ritel, gaya hidup, hiburan, dan sumber daya alam.

Sebagai penyedia produk dan layanan konsumen yang terintegrasi dan terkemuka di Indonesia, CT Corp memiliki berbagai fokus utama, seperti fokus pada bidang jasa keuangan, media, ritel, life style, penerbangan dan hiburan. Istimewanya lagi CT Corp juga bergerak di bidang sumber daya alam, pada sub sektor perkebunan dengan komoditas kelapa sawit.
Selain itu CT Anak Singkong Jadi Anak Raja merupakan salah satu pendiri PT Pariarti Shindutama, namun akhirnya beliau keluar. Chairul Tanjung juga merupakan pemilik Bandung Supermall, Pemilik CT Group dan juga Komisaris Utama PT Carrefour Indonesia yang baru saja diakuisi. Dalam bidang kepemimpinan di pemerintahan, Chairul Tanjung pernah menjabat sebagai menteri koordinator perekonomian pada Kabinet Bersatu era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sebelum itu, Chairul Tanjung juga pernah menjabat sebagai pelaksana tugas untuk menteri kehutanan serta pelaksanaan tugas untuk menteri energi dan sumber daya mineral. Biografi tentang beliau ditulis lengkap dalam buku tentang beliau.

Buku yang cukup fenomenal beberapa saat yang lalu, Chairul Tanjung si Anak Singkong.
Dengan begitu banyaknya sub holding perusahaan milik Chairul Tanjung ini, tidak mengherankan jika memang beliau sering dinobatkan dalam daftar panjang orang terkaya, baik di Indonesia maupun di dunia. Terlebih lagi, liku liku bisnis yang dijalani Chairul Tanjung memberikan motivasi tersendiri bagi kebanyakan orang, mulai dari anak muda hingga kalangan dewasa.

Buku yang mengkisahkan tentang dirinya sangat banyak diminati. Terlebih lagi, biografi-biografi tentang Chairul Tanjung dapat dengan mudah ditemui di berbagai media. Hal ini tentu didasari oleh keingintahuan dan keinginan untuk menyebarkan dukungan positif kepada khalayak masyarakat, utamanya kepada pemula bisnis.

Sepak Terjang Perjalanan Karir Chairul Tanjung

Tidak ada pengusaha sukses dengan cara instan atau tiba tiba. Begitu juga yang terjadi pada beliau. Kisahnya menjadi seorang pengusaha dimulai saat beliau masih berada di bangku kuliah. Saat ia kuliah di Universitas Indonesia, ia sudah mulai menekuni berbagai macam usaha, seperti berjualan buku kuliah, foto copy serta jasa pembuatan kaos. Awalnya kegiatan tersebut dilakukan karena bisnis ayahnya terhenti.

 

CT Anak Singkong Jadi Anak Raja

Lulus dari kedokteran gigi, UI, Chairul Tanjung membuat bisnis sepatu anak-anak yang di ekspor ke luar negeri. Beliau bekerjasama dengan tiga orang rekannya. Bisnis tersebut terbukti berjalan dengan sukses. Namun, Chairul Tanjung akhirnya keluar karena adanya perbedaan visi ekspansi usaha dengan rekannya. Setelah keluar, Chairul Tanjung kembali memulai bisnis baru. Dibidang jasa keuangan dan multimedia. Perkembangan bisnis beliau berkembang begitu pesat. Terbukti pada tahun 2010 silam, Chairul Tanjung dinobatkan sebagai orang terkaya nomer 6 di Indonesia.
Sebagai pelaku bisnis, kegagalan usaha atau bisnis juga pernah dirasakan. Kegagalan yang pernah Chairul Tanjung rasakan ialah bangkrutnya toko peralatan kedokteran dan laboratorium yang beliau dirikan di wilayah Jakarta Pusat. Selain itu, usaha kontraktor yang beliau bangun selepas kuliah juga kurang berhasil. Bahkan Chairul Tanjung juga pernah bekerja di perusahaan baja, dan juga di perusahaan rotan.
Kepiawaian Chairul Tanjung dalam mengelola berbagai macam usaha memang patut mendapat apresiasi. Hingga saat ini Chairul Tanjung telah berhasil menjalankan berbagai macam bisnis, dalam berbagai bidang. Bisnis-bisnis tersebut adalah Baskin Robbins, Coffee Bean & Tea Leaf, Wendy’s, Trans TV, Trans 7, Detik, Metro, Trans Fashion, Antatour, Vayatour, Trans Studio Bandung dan Makasar, serta Trans Luxury Hotel, dan Ibis Hotel.

Lebih spesifik lagi, Trans Corp mengoperasikan kurang lebih 700 gerai di seluruh Indonesia. Jaringan keuangan yang dibentukpun telah mencapai 1.000 jaringan keuangan di seluruh penjuru Indonesia. Sebut saja, Bank Mega, Bank Mega Syariah, Mega Life, Mega Finance, dan Mega Capital Indonesia dengan penawaran berbagai macam layanan keuangan termasuk didalamnya bank umum, bank syariah, asuransi, pembiayaan dan pasar modal. Selain bisnis yang menggunung tersebut, Chairul Tanjung juga mempunyai CT Global Resources, yang mengelola perkebunan kelapa sawit melalui CT Agro. Luas perkebunan tersebut cukup fantastis, yaitu lebih dari 60.000 hektar di Kalimantan.

baca juga :

  1. Pinjaman Bank Kredit Usaha Rakyat Bunga 9 %
  2. Pasang Iklan
  3. Peluang Usaha Franchise Murah Yang Bisa Anda Pertimbangkan

Bisnis terbaru yang digelutinya adalah pengambil alihan 100% kepemilikan PT Carrefour Indonesia dibawah CT Corp. Jumlahnya cukup fantastis, 7,2 triliun atau 750 juta dolar amerika. Transaksi ini dinilai sebagai transaksi tersebar di Indonesia untuk akuisisi di sektor konsumer.

Bisnis yang begitu menggiurkan untuk pemenuhanan sektor konsumer di Indonesia, baik dimasa kini maupun dimasa yang akan datang. Chairul Tanjung mengaku memang lebih menyukai akusisi dibanding dengan membangun bisnis yang baru.

Sebab akuisisi perusahaan akan membuat sinergi yang nyata dalam memperluas ladang usaha. Dalam memulai bisnis, menurutnya, beliau memiliki banyak waktu tapi tidak memiliki uang. Jadi harus memulai dari nol. Semakin lama semakin besar dan memiliki uang dalam jumlah yang banyak, tapi tidak memiliki banyak waktu lagi. Maka, keputusan yang harus diambil haruslah tepat, tidak perlu membangun usaha tapi lebih baik mengakuisisi usaha kata CT Anak Singkong Jadi Anak Raja.

Leave a Reply

3 × 2 =

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!