Digital Marketing Untuk Bisnis Arsitek

https://undercover.co.id – Digital Marketing Untuk Bisnis Arsitek , Arsitektur merupakan praktik dan produk dari desain dan konstruksi bangunan dan struktur fisik lainnya untuk berbagai kegunaan. Seorang bisnis arsitek memiliki peran strategis untuk membuat bisnis lebih lancar dan produktif.

Peran bisnis arsitek juga sangat penting dalam penataan bisnis yang berhubungan dengan tata kelola, proses bisnis dan informasi bisnis. Pada dasarnya tugas bisnis arsitek adalah mendefinisikan peran dan struktur organisasi, mengidentifikasi area untuk perbaikan dan menyelaraskan struktur organisasi dengan fungsi bisnis.

Cara Memulai Bisnis Arsitek

Jika anda memiliki keinginan untuk memulai bisnis arsitek, maka terdapat beberapa langkah untuk memulai yaitu sebagai berikut.

Identifikasi Pasar

Hal pertama yang bisa anda lakukan saat memulai bisnis arsitektur adalah mengidentiikasi pasar. Perhatikan apakan memang ada celah pasar yang memang bisa anda isi, kemudian jika ada pesaing apakah yang mereka lakukan sudah cukup baik atau tidak.

Jika anda sudah memastikan bahwa tidak ada bisnis sejenis yang mengkhususkan dalam desain berkelanjutan di daerah anda atau di perancang kota setempat tidak memasarkan diri dengan baik maka ini bisa menjadi peluang untuk bisnis arsitek anda. Tentukan juga bagaimana anda akan membuat bisnis arsitek lebih menonjol dari yang lain.

Digital Marketing Untuk Bisnis Arsitek

Bangun Fondasi yang Kuat

Setelah mengisi celah di pasar, maka saatnya anda memenuhi permintaan pasar. Agar dapat memenuhi keinginan pasar maka bangun fondasi yang kuat. Fondasi ini dibangun dengan rencana bisnis yang teperinci yang mencakup deskripsi proposisi anda, menganalisis pasar dan pesaing anda secara mendalam, menganalisis SWOT atau studi terkait kekuatan dan kelemahan potensial dari bisnis arsitek anda serta peluang dan ancamannya. Setelah mengetahui segala kelebihan dan kelemahan dari bisnis pesaing dan bisnis anda sendiri maka rencanakan pemasaran anda seperti apa, perkirakan juga keuangan dan model penetapan harga untuk klien nanti.

Rancang Merek Anda

Kemudian anda harus merancang merek dengan menentukan nama dan logo perusahaan yang juga harus mencerminkan identitas perusahaan anda. Sebagai dasar dari branding Anda, penting bahwa nama dan logo yang anda pilih unik.

Pastikan bahwa semua pencitraan merek anda diarahkan untuk mencapai target demografis dan pesan anda konsisten di semua saluran. Jangan takut untuk menguji branding anda pada teman dan keluarga. Setiap umpan balik adalah umpan balik yang baik. Jika pemasaran bukan keahlian anda, jangan takut untuk meminta bantuan. Terdapat banyak bantuan dan saran di luar sana.

Pilih Tempat dan Peralatan

Saat memilih lokasi kantor, maka tampilkan prinsip desain dan estetika. Karena sifat industrinya, kantor arsitek bertindak sebagai jendela toko bagi klien potensial untuk melihat dengan cepat apa yang dapat anda lakukan dan seberapa kreatif anda.

Jika anda seorang arsitek dengan alam, buat kantor anda ramah lingkungan dan jika gaya modernis ciptakan ruang yang mencerminkan hal ini. Selain itu, berinvestasi dalam peralatan dapat mengurangi keuangan anda, jadi pertimbangkan untuk menyewa beberapa peralatan anda saat pertama kali memulai.

Jasa

Alat yang anda butuhkan akan bervariasi sesuai dengan spesialisasi atau kebutuhan anda. Jadi buatlah daftar lengkap peralatan yang ingin digunakan dan pastikan anda memiliki dana yang cukup untuk membelinya serta ruang yang cukup untuk menyimpannya.

Digital Marketing Untuk Bisnis Arsitek

Membuat Portofolio

Pada awalnya tidak semua jenis pekerjaan arsitektur akan tampak cocok untuk anda atau menjadi proyek impian yang selalu anda bayangkan untuk dikerjakan, namun penting untuk tidak mengabaikan apapun saat anda pertama kali memulai. Pekerjaan kecil akan membantu Anda membangun portofolio pekerjaan. Setelah anda membuktikan dapat mengambil dan berhasil menyelesaikan proyek-proyek kecil, klien akan mulai mempercayai anda.

Memenuhi Kualifikasi dan DokumenĀ  Jika Diperlukan

Agar tidak ada klaim nama atau logo anda oleh perusahaan lain, maka penting untuk memenuhi kualifikasi dan dokumen untuk memastikan bahwa anda dan siapapun yang bekerja bersama anda memiliki lisensi untuk praktik.

Cara Mengembangkan Bisnis Arsitek

Setelah memulai bisnis arsitek dengan baik, maka agar memiliki banyak pelanggan perlu untuk dikembangkan. Terdapat beberapa cara untuk mengembangkan bisnis arsitek diantaranya adalah sebagai berikut.

Mengembangkan Strategi Pemasaran

Saat mengembangkan strategi anda, hal pertama yang perlu dipikirkan adalah audiens yang ingin anda targetkan. Apakah mereka lebih tua atau kaum muda, apakah mereka paham internet atau tidak. Sehingga anda dapat menentukan srategi pemasaran misalnya via digital marketing dengan membuat iklan di media sosial atau pemasaran via E-Mail.

Jasa
  • Membangun Jaringan

Jaringan sangat penting untuk membangun basis klien anda. Terlibat dalam grup jaringan bisnis lokal atau menghadiri acara konsumen dan industri yang diselenggarakan bagus untuk menyebarkan berita tentang perusahaan anda dan bertemu dengan klien potensial.

Anda tidak boleh membatasi diri hanya untuk bertemu dengan individu industri atau klien yang mencari arsitek. Baik secara fisik atau digital, bergaul dan menjangkau siapa saja sehingga semua orang dapat membantu anda menemukan lebih banyak pekerjaan di masa mendatang. Anda bisa memulai dengan menjalin hubungan individu secara langsung atau gunakan akun media sosial untuk membuat galeri online pribadi anda.

  • Ikuti Kompetisi Desain

Cara yang bagus untuk memperkenalkan nama bisnis anda adalah mengikuti kompetisi atau penghargaan desain. Hal ini juga membuat anda tergabung dalam komunitas desain. Hanya mengikuti kompetisi akan memberi anda publisitas positif dan sesuatu yang mengesankan untuk ditambahkan ke portofolio anda.

  • Hubungi Mantan Klien

Setiap klien yang pernah bekerja dengan anda memberikan kemungkinan peluang baru. Anda dapat menghubungi kontak mereka dan pilih orang-orang untuk berbagi pengalaman baik dengan anda. Hubungi mereka semua untuk membuat mereka sadar dan minta mereka untuk mengingat bisnis anda untuk proyek masa depan.

Digital Marketing Untuk Bisnis Arsitek

Manfaat dan Tips Berjualan Via E-Mail Untuk Bisnis Arsitek

E-mail dapat digunakan sebagai bagian dari upaya pemasaran untuk mempromosikan suatu produk yang dijual secara online secara mendorong loyalitas dari konsumen. Hal ini tentu saja akan memberikan kemudahan serta mengikuti perkembangan zaman yang membuat eksistensinya lebih terjamin.

Jasa

Pastikan anda memiliki E-Mail khusus untuk bisnis, dan kumpulkan alamat E-Mail, kemudian buat E-Mail list. Pastikan bahwa alamat E-Mail itu merupakan target market anda. Terdapat beberapa tips berjualan via E-Mail untuk bisnis arsitek, yaitu sebagai berikut.

Pastikan E-Mail Aktif

Anda mungkin telah mengumpulkan ribuan E-Mail. Namun, tidak sedikit juga dari alamat E-Mail ini tidak akan aktif. Sangat penting untuk memverifikasi alamat E-Mail ini, melalui emaillistverify.com. Aplikasi ini mengirimkan sedikit data ke masing-masing server E-Mail ini dan akan memberi tahu alamat mana yang gagal.

Setelah selesai, Anda dapat mengunduh daftar E-Mailyang berfungsi. Sehingga anda benar-benar melakukan promosi kepada klien potensial.

Jika menggunakan perangkat lunak E-Mail seperti Drip atau MailChimp untuk mengelola daftar E-Mail, mereka tidak menyukai bouncing. Mereka bahkan mungkin memblokir akun jika berpikir bahwa anda memilikidaftar email berkualitas rendah yang penuh dengan E-Mail tidak aktif.

Jasa

baca juga

    • Konten

    Pastikan konten yang anda kirim ramah pengguna, dapat dibuka melalui desktop atau ponsel. Misalnya, konten yang di buat berupa sebuah iklan gambar, buatlah gambar tersebut optimal di buka lewat desktop atau ponsel tanpa merusak desain.

    Konten yang dibuat juga tidak melulu soal promosi bisnis anda, namun juga dapat membangun hubungan baik dengan pelanggan dengan membagikan informasi yang membuat mereka tahu lebih banyak tentang bisnis arsitek anda.

    Jangan Asal Promosi

    Saat anda mengirimkan E-Mail kepada calon klien potensial, maka nyatakan tujuan kepada mereka. Jelaskan secara ringkas bagaimana anda menemukannya dan mengapa menambahkannya ke daftar list E-Mail anda.

    Beri mereka pilihan keluar jika mereka tidak ingin menerima E-Mail lebih lanjut. Tautkan ke konten yang anda ingin mereka segera baca.

    Leave a Comment

    Your email address will not be published.

    error: Content is protected !!