Franchise SKPLU PLN

Franchise SKPLU PLN  , Tahukah Anda dengan perusahaan Penyedia Listrik Negara atau PLN? Kini PLN menyediakan sebuah usaha dengan sistem franchise atau waralaba dengan konsep economy sharing atau sistem bagi hasil antara mitra dengan pihak pusat.

Nama usaha baru yang diciptakan oleh PLN tersebut adalah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Sampai saat ini sudah ada 167 cabang SPKLU di seluruh Indonesia yang telah menjadi partner perusahaan ini.

Mungkin Anda  belum familiar dengan SPKLU, usaha ini memang usaha dengan bentuk yang belum pernah ada sebelumnya. PLN mendirikan sebuah stasiun pengisian kendaraan dengan tenaga listrik yang dijadikan semacam POM bensin atau SPBU di masa depan untuk kendaraan – kendaraan yang memakai baterai dan sistem operasi listrik.

Saat ini memang tidak terlalu banyak kendaraan di Indonesia yang memakai SPKLU ini karena sebagian besar masih memakai tenaga mesin diesel yang memakai BBM berupa bensin pertamax, solar dan pertalite.

Namun menurut data yang dirangkum oleh PLN, konsumsi energi dari SPKLU telah terpakai sebesar kurang lebih 60.000 kWh dengan jumlah transaksi SPKLU kurang lebih 3,6 ribu. Jumlah penggunanya telah mencapai 5 ribu orang.

Hal ini menunjukkan bahwa SPKLU mulai dipakai oleh masyarakat Indonesia meskipun jumlahnya masih sebagian kecil. Kendaraan listrik di Indonesia pada tahun 2022 ini sudah diproduksi oleh beberapa perusahaan otomotif. Dan tidak menutup kemungkinan akan menjadi kendaraan dengan pemakaian terbesar di masa depan.

Kiblat dunia sekarang mulai beralih dan revolusi kendaraan listrik telah dimulai, kondisi dimana mayarakat memakai kendaraan tenaga diesel yang memakai bensin tidak akan berlangsung selamanya. Sebagai badan usaha negara yang menyuplai pasokan listrik di Indonesia, PLN tanggap menyesuaikan diri dengan perubahan zaman sehingga dibangunlah SPKLU.

Franchise SKPLU PLN

SPKLU dirasa perlu dibangun sejak dini untuk menyiapkan perubahan revolusi industri di dunia otomotif yang akan berlangsung dengan cepat. Sehingga nanti saat peradaban dunia mulai berubah, masyarakat Indonesia sudah siap.

Upaya pendirian stasiun pengisian kendaraan listrik umum ini juga ditujukan bagi masyarakat yang saat ini sudah punya kendaraan listrik di rumahnya. Pembangunan SPKLU diharapkan mampu menyediakan fasilitas yang memadai bagi pemilikkendaraan listrik yang sudah mulai beroperasi di Indonesia.

Di era teknologi seperti sekarang PLN juga turut mengintegrasikan teknologi di dalam SPKLU dengan menawarkan sistem yang bisa dilihat lewat smartphone melalui Cloud. Adanya sistem ini membuat setiap orang terhubung ke platform Cloud sehingga setiap partner bisa membuka platform ini dari mana saja. Kemudahan ini dibuat agar masyarakat kelak bisa memantau SPKLU di sekitar mereka.

Melihat potensi besar di masa depan akan kemajuan SPKLU dan prospek untuk menjadi stasiun pengisian bahan bakar kendaraan listrik yang akan sangat dibutuhkan di era kemajuan industri otomotif nantinya, sudah sepantasnya Anda yakin dengan usaha yang dirintis oleh PLN ini.

Syarat menjadi partner SPKLU juga tidak sulit, jika Anda termasuk ke dalam salah satu dari jenis usaha yang disebutkan di bawah ini, berarti anda memenuhi syarat untuk menjadi mitra SPKLU:

  1. Perusahaan gas dan minyak

Ada banyak perusahaan gas dan minyak di Indonesia, contohnya saja PERTAMINA, PT. Perusahaan Gas Negara (PGAS), PT. CHEVRON Pasific Indonesia dan lain sebagainya.

  1. Supplier EV Charger

EV Charger adalah pengisian tenaga untuk mobil listrik, dan supplier EV Charger ini termasuk ke dalam badan usaha yang boleh bergabung dengan SPKLU karena memiliki sumber daya yang sesuai dengan kebutuhan serta visi dan misi SPKLU ini.

  1. Perumahan dan apartemen

Apabila di dekat peruahan danapartemen ada SPKLU tentunya akan sangat bagus, sebab dekat dengan hunian warga setempat. Bagi badan usaha yang bergerak di bidang properti entah perumahan maupun apartemen, kesempatan bergabung partnership dengan PLN terbuka lebar.

  1. Operator Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

Operator atau orang yang berugas di SPKLU juga boleh menjadi bagian dari partnership PLN karena mereka sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh PLN serta memahami tata cara pengoperasian EV Charger di stasiun.

  1. Restaurant

Di rumah makan atau restoran juga menjadi tempat yang potensial bagi usaha ini untuk dilirik dan dipakai oleh masyarakat karena tempat makan seperti ini adalah tempat umum yang sering dikunjungi oleh orang banyak.

harapannya nanti di restoran bisa dijadikan tempat singgah sejenak bag para pemilik kendaraan listrik yang menunggu mobilnya diisi daya di SPKLU. Sehingga ini akan sangat menguntungkan bagi pemilik usaha resto yang menjadi partner SPKLU.

  1. Departement store

Sama halnya dengan resto, departement store atau pusat perbelanjaan juga sangat potensial jika mau berpartner dengan PLN untuk membuka SPKLU ini, karena orang yang mengunjungi departement store pasti butuh waktu lama untuk berbelanja dan sembari berbelanja mereka bisa memanfaatkan waktu untuk mengisi daya kendaraan listriknya di SPKLU.

  1. Pabrik kendaraan/ otomotif

Sebagai produsen kendaraan, akan sangat relevan jika menyediakan juga kebutuhan para konsumen kendaraan tenaga listrik dengan fasilitas SPKLU sehingga akan terkesan memberikan keperluan customer dalam satu paket.

SPKLU sangat terbuka bagi produsen kendaraan atau pabrik yang bergerak di bidang otomotif untuk bekerja sama dengan PLN, karena kedua usaha in memiliki target market yang sama, yaitu pecinta otomotif dan pemilik kendaraan listrik.

Perusahaan negara sekelas PLN sudah tidak diragukan lagi kredibilitasnya, Anda juga bisa percaya terhadap usaha partnership ini karena prospek ke depannya jelas. Sebagai mitra, Anda hanya cukup menjadi penyedia tempat/lokasi, EV Charger serta mau menjalankan Operational & Maintenance.

Kegiatan partnership PLN dan masyarakat ini memiliki kegiatan utama menyuplai tenaga listrik menjualnya kepada masyarakat. Mitra SPKLU ini juga punya website atau aplikasi yang bisa diakses seluruh mitra PLN.

Tugas utama partner SPKLU adalah mengelola bisnis, menyediakan lokasi atau lahan yang akan dijadikan stasiun pengisian listrik serta melakukan pemeliharaan terhadap fasilitas yang ada di dalamnya.

Apabila Anda berminat untuk menjalin kerja sama menjadi mitra PLN dengan mendirikan  SPKLU, Anda perlu melengkapi persyaratan administrasi yang dibutuhkan, yaitu:

  1. Identitas Partner atau dokumen resmi Bada Usaha

Apabila usaha Anda berbentuk badan usaha maka Anda bisa melampirkan surat – surat yang membuktikan bahwa badan usaha tersebut adalah milik Anda. Namun jika anda hanya per orangan dalam artian tidak punya badan usaha yang berbentuk UD, CV ataupun PT maka Anda tetap bisa melampirkan identitas pribadi anda yang berupa KTP.

  1. Bukti atau surat yang menjelaskan bahwa calon partner mampu menjadi penyedia lahan SPKLU dan memiliki fasilitas pengisian ulang

Bukti ini dapat berupa foto atau surat keterangan bahwa mitra mampu menyediakan infrastruktur SPKLU.

  1. Dokumen kelayakan usaha dari lembaga negara yang mengurus soal perizinan usaha atau dinas terkait yang menjelaskan bahwa seluruh peralatan dan fasilitas di SPKLU memenuhi standar.
  2. Dokumen yang menjelaskan skema bagi hasil antara SPKLU dengan partner.
  3. Surat Izin Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik yang dikeluarkan oleh lembaga terkait sebagai lampu hijau bagi partner untuk dapat membuka usaha di bidang kelistrikan sepertu SPKLU.
  4. Sertifikat kelayakan operasi bisnis yang menjelaskan bahwa usaha ini aman dan menjamin keselamatan bagi seluruh tenaga kerja dan customer yang bekerja dan memakai jasa SPKLU.

baca juga

    ALUR PENDAFTARAN Franchise SKPLU PLN

    1. Pendaftaran

    Mitra yang ingin bergabung harus melakukan pendaftaran melalui website resmi PLN. Akan ada formulir yang meminta data diri calon partner dan wajib diisi selengkap mungkin.

    1. Verifikasi

    Verifikasi pendaftaran biasanya didapatkan melalui email pendaftar. PLN akan mengirimkan email berupa konfirmasi bahwa peserta berminat menjadi partner SPKLU dan wajib mengklik link yang dikirimkan oleh admin sebagai  langkah verifikasi bahwa benar sang pemilik email baru saja mendaftarkan diri untuk menjadi mitra bisnis PLN melalui program SPKLU.

    1. Penawaran skema bisnis

    Penawaran skema bisnis ini ditujukan pada calon partner, agar mereka mengetahui bagaimana skema bisnis yang dimiliki oleh PLN terkait SPKLU ini. Isi skema bisnis ini menerangkan tentang berapa bagian keuntungan yang akan diterima partner dan berapa yang akan diserahkan kepada SPKLU. Serta tata cara  pengelolaan usaha yang nantinya akan dijalankan oleh mitra beserta jajaran pegawainya.

    4.Integrasi charge.in

    Integrasi aplikasi charge.in di setiap SPKLU akan ditangani oleh tim IT PLN yang bertujuan agar stasiun pengisian milik mitra bisa terlacak ke dalam aplikasi charge.in milik pengguna kendaraan listrik yang telah didownload di smartphone mereka masing – masing.

    Aplikasi charge.in memudahkan dari sisi cabang SPKLU sekaligus penggunanya. Bagaimana tidak? Pemilik kendaraan listrik bisa melihat lokasi SPKLU dan besaran pengisian dayanya. Mereka bisa monitoring pengisian kendaraan listrik miliknya dan mengontrolnya hanya dari HP di stasiun pengisian.

    Untuk bisa mendapatkan aplikasi charge.in pun sangat mudah, pengguna ponsel android dapat mendownloadnya melalui Playstore dan pengguna iPhone bisa mendownloadnya di iStore.

    1. Penandatanganan perjanjian kerja sama

    Mitra bisnis akan menandatangani perjanjian kerja sama dengan pihak dari PLN sebagai bentuk peresmian bahwa saat ini sudah berdiri sebuah usaha yang dikelola oleh mitra dan disupport oleh PLN.

    1. Monetisasi dan komersialisasi

    Komersialisasi maksudnya adalah menjadikan usaha SPKLU ini bisa dimonetisasi atau dijadikan sebagai tempat memperdagangkan barang atau jasa. Dalam konteks ini, SPKLU memperdagangkan tenaga listrik yang akan dijual kepada para pemilik kendaraan listrik.

    1. Menjadi mitra resmi SPKLU

    Mitra resmi menjadi partner bisnis PLN dengan mendirikan sebuah cabang SPKLU yang sah dan telah disetujui oleh pihak PLN selaku perusahaan penyedia kerja sama.

    Berapakah biaya yang perlu dikeluarkan agar seseorang bisa menjadi partner PLN dan mendirikan sebuah SPKLU yang sah secara hukum?

    Untuk bisa membangun satu cabang SPKLU, mitra wajib menyediakan tanah kosong minimal 42 meter persegi serta dana partnership sebesar Rp. 361 juta hingga Rp. 389 juta. Perbedaan di antara dua harga kemitraan tersebut terletak pada model usahanya. Yang lebih mahal di model out door dan yang sedikit lebih murah berada di in door.

    Karena SPKLU ini memiliki skema bisnis economy sharing,  maka perhitungan keuntungannya didasarkan pada berapa jumlah energi listrik yang terjual. Bagi mitra yang membuka SPKLU dengan model in door,  Rp 1.350,07 per kWh. Sedangkan mitra yang membangun usahanya dengan model out door  Rp 1.268,33 per kWh.

    Dalam sekali pengisian mobil kendaraan tenaga listik bisa menghabiskan ratusan kWH dan Anda sebagai partner SPKLU tinggal mengalikan saja jumlah listrik yang terjual dengan harga keuntungan yang diberikan.

    Tentunya jumlah laba yang diperoleh sangat menggiurkan, mengingat dalam satu hari pasti akan ada beberapa kendaraan yang mampir ke cabang SPKLU Anda untuk mengisi ulang kendaraannya dengan listrik yang dijual di tempat yang resmi diakui oleh negara semacam ini.

    Menjadi partner PLN dan membuka SPKLU nampaknya memang belum banyak diminati oleh banyak orang karena belum banyak yang menyadari peluang dan potensi dari bisnis ini di masa depan.

    Padahal dengan membangun SPKLU sejak dini, dana yang dikeluarkan akan jauh lebih hemat ketimbang nanti setelah peradaban dunia sudah berubah dari kendaraan mesin diesel menuju era kendaraan listrik. Ketika nanti sudah banyak orang menyadari sebesar apa potensi bisnis dari usaha bentukan PLN ini, bisa dipastikan para franchisee atau calon pengusaha yang mau membuka stasiun pengisan listirik ini akan bertambah.

    Sehingga saat ini adalah saat yang tepat bagi Anda untuk membangun usaha terpercaya bentukan PLN ini. Ketika di kota atau wilayah domisili anda belum banyak cabang SPKLU yang dibangun, maka Anda akan menjadi pelopor di bidang stasiun pengisian kendaraan listrik umum yang resmi dan berpartner dengan perusahaan negara yang kredibel dan terpercaya.

    Fasilitas yang Anda dapatkan saat mau bekerja sama dengan PLN antara lain:

    1. Pendampingan dari PLN

    Pendampingan dari PLN akan didapatkan oleh mitra di masa awal pembangunan SPKLU. Semua prosedur akan dipastikan sesuai dengan SOP mulai dari pemasangan fasilitas, alokasi dana kemitraan yang sudah dibayarkan partner juga akan dimaksimalkan untuk kepentingan bisnis.

    1. Pembangunan lahan SPKLU

    Mitra yang sudah tanda tangan kontrak juga memperoleh fasilitas pembangunan lahan dari PLN, pemasangan stasiun, fasilitas pengisian listrik dan sistem kelistrikan akan menjadi tanggung jawab PLN selaku perusahaan yang merintis SPKLU ini. Semua pembangunan dihandle oleh pusat dengan mempekerjakan tenaga – tenaga ahli yang kredibel dan memenuhi standar kelayakan pekerja yang punya skill dan pengetahuan di bidang kelistrikan.

    1. Training kelayakan SDM

    Pelatihan SDM yang berupa pekerja bagian operator SPKLU juga akan didapatkan langsung oleh mitra dari kantor pusat PLN. Tim training akan melatih tenaga operator agar mampu mengoperasikan mesin isi ulang listrik dengan benar.

    1. Perurusan perizinan otomatis

    Izin usaha cabang SPKLU akan otomatis langsung dikantongi oleh mitra karena sejak awal terbentuknya rintisan anak cabang PLN ini sudah ada izin dari lembaga yang berkewenangan. Mitra hanya perlu menyediakan lahan kosong saja yang bakal dijadikan SPKLU dan semua pembangunan serta instalasi sitem sudah ditangani oleh PLN.

    1. Suplai tenaga listrik langsung dari PLN

    Sebagai stasiun pengisian kendaraan listrik tentunya energi listrik menjadi bahan baku utama yang diperjual belikan. Untuk itu seluruh suplai tenaga listrik di cabang SPKLU menjadi tanggung jawab PLN.

    Pemasangan alat, sumber tenaga listrik dan saluran listrik dibuat sedemikian rupa oleh para ahli kelistrikan dari PLN agar semua energi yang disalurkan ke SPKLU bisa berjalan dengan lancar dan bersumber langsung dari Perusahaan Listrik Negara.

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    ×

     

    Hello!

    SEO Manager Kami Membantu Anda

    × SEO Consultation