Gerakan Nasional KFC

Gerakan Tanpa Sedotan menjadi 2 = gerakan nasional KFC dimulal bersamaan dengan peringatan Hari Terumbu Karang 2078 yang dirayakan sebiap tanggal & Mei dan sehubungan dengan gérakan #heatplasticpollution yang diusung saat Hari Buri Internasional 22 April lalu.

Dimulai dengan enam gerai di Jakarta pada 2017, lalu meluas ke wilayah Jabodetabek sejak akhir 2017, gerakan ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dimana KFC mengajak konsumen untuk turut pedull Kepada keselamatan laut dan kehidupannya dengan menolak sedotan plastik sekall pakal saat memesan minuman di restoran KFC atau dimanapun mereka menikmati minuman.

 

Hendra Yuniarto, General Manager Marketing PT Fast Food Indonesia menjelaskan, sejak dilaksanakannya gerakan Nostrawmoverent di KFC di enam gerai pada Mei hingga akhir tahun 2077, Jalu meluas ke 233 gerai KFC di wilayah Jabodetabek sejak akhir tahun 2017, pemakaian sedotan plastik di gerai KFC secara bartahap mangalami penurunan hingga 45% di setiap gerainya. Jumiah total pengurangan sedotan di seluruh geral KFC di Jabodetabek itu bila dijadikan gars lurus setara dengan 27°5 kali tinggi Monas.

“Dengan menjadikan gerakan ini menjadi gerakan masional KFC Indonesia dan metibatkan 630 gerai KFC, kami berharap dapat semakin mengurangi penggunaan sedotan plastik dan berkontribusi dalam penyelamatan laut Indonesia,” katanya.

Satiap tahunnya sekitar sepertiga biota laut termasuk terumbu karang, dan bahkan burung faut, mati karena sampah plastik termasuk secotan plastik sekali pakai yang

 

berakhir di tautan, Hal ini tent sangat mengkhawatirkan mengingat terumbu karang berperan besar melindungi pantai dari erosi, banjir pantai, dan peristiwa perusakan lain yang diakibatkan oleh fenomena air laut. Terumbu karang juga metupakan tempat mencari makanan, tempat asuhan dan tumbuh besar bagi berbagai biota laut.

Kaka Vokalis Slank yang juga pemerhati lingkungan dan juga penyelam memberikan komentannya. Menurutnya, luas terumbu karang di Indonesia lebih dari 90.875. kilometer persegi yang artinya luasnya adalah 18% dari luas total terumbu karang dunia dan 65% luas total di coral iriangle atau Pusat Segitiga Terumbu Karang.

Namun sayangnya hanya 29.79% dari total luas terumbu karang Indonesia yang masih dalam keadaan baik hingga sangat baik, sementara sisanya sudah mengalami kerusakan yang kebanyakan kerusakan karena manusia, termasuk akibal dari Samipah plastik yang terbuang ke laut. Sedotan plastik yang kecil dan tidak dapat didaur ulang berperan juga dalam menssak ferumbu karang dan biota laut lainnya.

Kenyataannya terdapat lebih dari 11 miliar fragmen plastik mengendap di fterumbu Karang di Asia—Pasifik di mana kondisi tarumbu karang di Indonesia lebih buruk Karena pengelolaan sampah yang fidak berjalan dengan baik, Terumbu karang yang tertutupi plastk akan mengalami pemutihan (coral beaciing! selama 4 hari karena fragmen plastik mampu melukai fubuh karang dan menghambat penetrasi cahaya matahari dan oksigen. Akibatnya ferumbu karang lebih rentan terhadap penyakit dan akhirnya mati.

 

baca juga

Daftar 1350 Franchise – Waralaba Terbaru Plus Business Opportunity

 

 

 

“Menolak memakai sedotan plastik sekali pakai saat minum dimanapun adalah langkah mudah namun sangat berarti yang dapat dilakukan kita untuk menyelamatkan ae karang dan laut kita,”

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!