Gilang Widya, Crazy Rich Malang Bermodal Dengkul

undercover.co.id – Siapa sih sekarang yang tidak mengenal Gilang Widya Pramana? Pria asal Malang ini selalu mencuri perhatian netizen di Instagram karena kerap membagikan foto-foto kemewahannya bersama sang istri, Shandy Purnamasari.

Bahkan beberapa waktu lalu, netizen dihebohkan dengan ‘aksi’ Gilang yang memberikan kado ulang tahun tower megah untuk sang istri. Tower megah itu diketahui berada di daerah Jakarta Selatan.

Tidak hanya itu, Gilang juga sempat membagikan momen bahagianya karena berhasil membeli pesawat jet pribadi. Menariknya, jet yang baru dibeli itu langsung diterbangkan untuk misi kemanusiaan, yakni mendistribusikan bantuan sosial.

Kisah sukses Gilang Widya Pramana bersama sang istri Shandy Purnamasari menarik untuk dikulik secara mendalam. Diketahui, crazy rich asal Malang ini ternyata memulai bisnis hanya bermodal ‘dengkul’.

Apa bisnis awal yang ditekuni Gilang hingga menjadikannya sukses seperti sekarang ini? Simak pembahasan berikut ini tentang Gilang Widya, crazy rich Malang bermodal dengkul.

Gilang Widya Memulai Bisnis Modal Dengkul

Mendengar kata ‘crazy rich’ biasanya identik dengan kesuksesan yang berasal dari turun-temurun. Ya, sosok penyandang gelar crazy rich kerap menjadi pewaris harta dan usaha orang tuanya. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Gilang Widya Pramana.

Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari2 scaled
Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari

Gilang mengaku memulai bisnisnya betul-betul dari nol. Bahkan, dia menyebut modal yang disiapkan untuk merintis bisnisnya adalah ‘modal dengkul’.

Crazy Rich Malang ini diketahui mulai terjun ke dunia bisnis sejak tahun 2009 lalu. Dia mengawalinya dengan membuka jasa pencucian motor. Harga yang dipatok pun sangat murah, yakni Rp 5 ribu per motor.

Di salah satu channel YouTube, Gilang pernah menunjukkan kedua telapak tangannya yang terlihat kapalan. Hal itu membuktikan bahwa kisah suksesnya betul-betul dibangun dengan susah payah.

Perlu diketahui, modal dengkul di sini bukan berarti bisnis cuci motornya tidak disertai dengan modal awal. Gilang mengaku mendapatkan modal awal dari pekerjaannya sebagai pemandu wisata. Tidak setiap hari, pekerjaan itu ditekuni saat weekend atau hari Sabtu dan Minggu saja. Adapun bayaran yang diterimanya Rp 300 ribu.

Gilang mengaku gemar menabung untuk mewujudkan mimpi-mimpinya. Ditabunglah uang bayaran dari hasil keringat menjadi pemandu wisata itu. Setelah dirasa cukup, tabungan itu kemudian dimanfaatkan untuk membangun usaha cuci motor.

Pernah Jualan Keset

Gilang tidak seterusnya mendapati jalan mulus saat berbisnis cuci motor. Kadang di waktu-waktu tertentu, bisnis yang ditekuninya itu sepi pelanggan.

Pria kelahiran Probolinggo, 4 Mei 1989 itu memutar otak agar tidak mengalami kerugian. Alhasil, dia memutuskan untuk jualan keset.

Gilang mengaku memiliki kenalan orang yang bisa membuat keset berkualitas. Dari kenalan itulah dia belajar untuk membuat keset sendiri. Tidak sendirian, Gilang mengajak karyawan usaha cuci motornya yang menganggur untuk membuat keset.

Crazy rich yang viral di Instagram ini mengatakan menjalankan bisnis yang tepat adalah dengan tidak membuang-buang waktu secara percuma. Dengan kata lain, waktu harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk hal-hal yang bermanfaat yang sekiranya mampu memperbaiki nasib. Itulah prinsip hidup yang selama ini dipegang oleh Gilang.

Hingga akhirnya, usaha cuci motor Gilang mendapatkan ‘sambutan’ positif dari investor. Ya, berkat pendanaan dari investor, usaha cuci motor Gilang mengepakkan sayapnya hingga ke kota-kota lain di Jawa Timur dengan merek yang sama.

Tidak berhenti sampai di situ, bisnis cuci motor yang dulunya hanya dihargai Rp 5 ribu itu kembali mengepakkan sayapnya dengan menjajal usaha cuci mobil.

Gilang Widya dan Istri Merintis Bisnis Skincare Online

Seiring berjalannya waktu, kesuksesan Gilang pun terus berkembang. Setelah dipertemukan dengan sang istri Shandy Purnamasari, dia mencoba untuk merintis bisnis skincare yang dipasarkan secara online.

Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari scaled
Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari

Gilang mengaku bisnis skincare-nya ini dijalankan dengan menerapkan teori ATM, yakni ‘Amati Tiru dan Modifikasi’. Teori ini sebenarnya sudah ada sejak lama, namun tetap eksis hingga saat ini karena bagi sebagian pebisnis memang terbukti ampuh mendatangkan kesuksesan. Salah satunya crazy rich Malang ini.

Gilang mengatakan bisnis skincare yang diberi merek MS Glow itu mulai menunjukkan perkembangannya pada tahun 2013. MS Glow banyak dilirik pelanggan karena memiliki sertifikat BPOM, sementara skincare lainnya jarang yang seperti itu.

Perlu diketahui, sebelumnya Gilang dan Shandy menjalankan bisnis skincare ini dengan menumpang pabrik milik orang lain. Setelah meroket tinggi, Gilang memutuskan untuk mendirikan pabrik sendiri. Tepatnya pada tahun 2017, dia sukses membangun pabrik pertamanya di Malang.

Saat ini, MS Glow diketahui sudah memiliki dua pabrik, yakni selain di Malang, ada juga di Cikarang. Lebih dari itu, si crazy rich ini terus mengembangkan bisnisnya dengan membuka klinik kecantikan MS Glow.

Gilang mengatakan klinik kecantikan MS Glow miliknya kini sudah berjumlah 11 bangunan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, seperti Malang, Surabaya, Denpasar, Jakarta, Medan dan lainnya.

Bisnis Bus Juragan 99 Trans

Bagi Anda yang berdomisili di Malang, pastinya sudah pernah melihat bus pariwisata Juragan 99 Trans, kan. Ya, selain menjalani bisnis di bidang kecantikan, Gilang juga menggeluti bisnis travel bus.

Juragan 99 Trans scaled
Juragan 99 Trans

Bisnis ini diketahui digeluti Gilang dengan memanfaatkan koneksi dan pengalaman selama kerja sebagai pemandu wisata. Bus yang dimiliki mulanya berjumlah lima unit denan merek Sasis Mercedes-Benz. Dan, sekarang bus travel Juragan 99 Trans ini terus mengalami perkembangan sehingga unitnya ditambah.

Baca juga:

Oh ya, di badan pesawat jet pribadi Gilang terdapat tulisan J99 Corp. Nah, tulisan itu merujuk pada bisnis bus travelnya yang bernama Juragan 99 Trans.

Apa yang Membuat Gilang Sukses?

Di atas sudah disebutkan bahwa Gilang meraih kesuksesan dengan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Selain itu, crazy rich ini mengatakan kesuksesannya datang karena berani bermimpi.

Gilang mengaku mulanya memiliki mimpi memiliki rumah sendiri, bisa berangkat umrah dan memiliki mobil Honda Jazz. Dikejarlah mimpi itu hingga mampu meraihnya.

Setelah berhasil meraih mimpinya, Gilang kembali bermimpi namun dengan level yang lebih tinggi. Dikejarlah lagi mimpi itu hingga berhasil meraihnya. Gilang mengaku di dalam daftar mimpi keduanya, dia ingin memiliki pabrik sendiri, truk, bus dan mobil Ferrari. Adapun mimpi ketiganya, dia ingin memiliki tower, yang ternyata dijadikan kado ulang tahun untuk istrinya.

Gilang menekankan mimpi itu harus dikejar hingga betul-betul meraihnya. Bagaimana caranya? Yakni dengan membangun bisnis sendiri dan mengonsepnya dengan apik sehingga dapat berkembang dengan baik.

Bagi crazy rich Malang ini, semangat adalah bekal yang harus dipegang dalam menjalankan bisnis. Menurut dia, semangat akan membuka jalan menuju kesuksesan yang diimpikan.

Itulah pembahasan tentang Gilang Widya, crazy rich Malang bermodal dengkul. Dari kisah sukses Gilang, kini dapat mengambil pelajaran penting bahwa teori ATM, mimpi, semangat dan memanfaatkan waktu dengan baik adalah bekal terbaik untuk membangun dan mengembangkan bisnis, sekalipun bermodalkan dengkul.

Semoga Anda yang menjadi crazy rich berikutnya!

Leave a Reply

thirteen − twelve =

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!