jasa seo dan internet marketing
jasa seo dan internet marketing
Published On: Tue, Feb 21st, 2017

Ingin Mewaralabakan Bisnis UKM? Jangan Gegabah! Ini 5 Saran yang Perlu Pengusaha Lakukan

undercover.co.id – Pemilik bisnis yang ingin memperluas pasar dengan efektif, minim risiko dan rendah biaya biasanya memilih untuk mewaralabakan (franchise) bisnisnya. Tak semua bisnis UKM sudah siap diwaralaba. Sebaiknya bisnis UKM yang sudah berkembang dan stabil yang bisa diwaralabakan. Nah, itu pun ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum mengubah bisnis UKM kita menjadi waralaba yang kuat. Apa sajakah?

franchise waralaba

  1. Kerjakan PR mu

Kita cenderung suka melakukan riset tentang konsumen yang menjadi target dan lokasi sebelum benar-benar membuka bisnis. Jika sekarang bisnis kita sudah berjalan dan berencana untuk mewaralabakan, kita perlu melakukan hal yang sama. Lakukan riset untuk memahami model bisnis waralaba, termasuk biaya yang dibutuhkan untuk mewaralabakannya dengan benar. Faktanya, menjalankan bisnis restoran sehari-hari berbeda dengan manjalankan perusahaan yang punya waralaba restoran. Sebelum memutuskan untuk mewaralabakan bisnis, penting untuk memahami benar model bisnis. Banyak pula pemilik bisnis yang enggak menyadari komitmen dan upaya yang dibutuhkan untuk mewaralabakan sebuah bisnis.

  1. Minta bantuan profesional

Kalau sudah memutuskan untuk mewaralabakan bisnis UKM kita, sebaiknya jangan melakukannya sendiri, mintalah bantuan profesional yaitu orang yang berpengalaman di bidang waralaba. Entah itu notaris atau konsultan bisnis franchise karena kita akan harus melengkapi dokumen-dokumen terkait pendaftaran waralaba dan perjanjian-perjanjian dengan pihak vendor.

Baca juga: Haruskan Mewaralabakan Bisnis? Ini 4 Pertanyaan Penting yang Harus Kamu Tanyakan

  1. Konsisten membangun merek

Meskipun waralaba memberikan kelonggaran pemilik bisnis untuk menjalankan operasional bisnis di banyak lokasi berbeda, tapi konsumen perlu mengenali merek yang konsisten dari satu lokasi toko dengan lokasi toko yang lain. Jadi, logo, desain toko, standar SOP dan taktik branding harus sama di setiap toko sehingga konsumen bisa mengenali merek kita. Coba lihat bisnis yang terkenal seperti KFC, McDonald’s dan Burger King. Mereka memakai konsep dan desain yang sama untuk setiap toko di lokasi berbeda. Begitu pula dengan cita rasa. Produk ayam goreng dan burger setiap brand sama meskipun ada banyak toko di lokasi berbeda.

  1. Lakukan riset biaya

Bisnis UKM yang berpotensi diwaralabakan umumnya enggak mempersiapkan biaya dan upaya yang efektif untuk membuka sebuah waralaba, terutama soal skalabilitas. Tanyakan kembali pada diri kita apakah perjanjian dengan vendor atau supplier mampu menjangkau skala yang lebih besar. Cari tahu berapa biaya yang dibuthkan untuk menjagkau pasar yang luas sesuai dengan target.

  1. Rancanglah strategi pemasaran

Sebagai pemilik sebuah waralaba, kita sekarang bertanggung jawab untuk pemasaran baik produk ke konsumen atau pun pemasaran waralaba bisnis kita ke vendor. Merancang strategi pemasaran yang solid untuk keduanya akan menjaga bisnis pada jalurnya seiring bertumbuh. Pemasaran dalam penjualan waralab adalah tentang berapa leads yang bisa kita hasilkan, berapa biaya per-leads dan bagaimana kita mengubah leads menjadi omzet. Memang enggak mudah menentukan strategi pemasaran yang akan diterapkan. Ini adalah sesuatu yang terus menerus memerlukan perbaikan seiring waktu. Jadi, memang penting untuk enggak menyerah dan bersabar. Yang enggak kalah penting, pemilik waralaba sangat disarankan untuk membuat dan menjaga model bisnis sesederhana mungkin sehingga vendor mudah memahaminya. Biasanya semakin kompleks model bisnis, enggak akan mudah untuk menjual waralaba.

Nah, apakah bisnis UKM mu sudah siap untuk diwaralabakan? Jangan gegabah mengambil keputusan, coba terapkan beberapa saran di atas dan pastikan bahwa bisnis UKM kita cukup stabil untuk diwaralabakan.franchise waralaba

Baca juga: 5 Pelajaran Penting Dari Bisnis Fast Food

jasa seo dan internet marketing

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

jasa seo dan internet marketing
Protected by Copyscape
Pin It