Published On: Sun, Nov 13th, 2016

Ini Dia Bisnis Model Canvas Yang Mengubah Pola Para Pebisnis

undercover.co.id – Bagi anda seorang pebisnis pemula yang sedang menggeluti sebuah usaha, tentunya menetukan model dalam bisnis merupakan sebuah keharusan yang sebaiknya segera dipenuhi. Bagaimanapun sebuah bisnis tanpa model yang tepat diibaratkan bagai kapal yang berlayar tanpa tahu arah dan tujuannya, alias tersesat.

Banyak sekali bisnis strategi yang bisa diaplikasikan untuk menentukan model bisnis anda,  namun terkadang rasa bingung menghampiri karena terlalu beragamnya pilihan.

Maka dari itu, dalam tulisan kali ini kami akan membahas sebuah strategi dalam menentukan model bisnis yang sebenarnya umum tapi sangat efektif untuk dipergunakan. Walaupun demikian, ternyata masih banyak loh orang yang belum mengetahui apalagi mengaplikasikannya. Pensaran akan hal itu? mari simak baik-baik tulisan kami di bawah ini.

Apa Sebenernya Kelebihan Dari Bisnis Model Canvas

Sebuah strategi dalam menentukan model bisnis ini pertama kali diinisiasi oleh Alexander Osterwalder melalui sebuah karya buku yang ia beri judul “Business Model Generation”. Lewat bukunya itu ia mendeskripsikan cara sederhana dalam menentukan hal tersebut. Menurutnya pula terdapat 9 (Sembilan) penting dalam penetuan model bisnis. Apa sajakah 9 elemen tersebut?

  1. Value Preposition

Pertama-tama yang anda harus lakukan adalah untuk mengetahui nilai preposisi dari produk anda. Bila anda menjual jaket, maka apa value preposition-nya? Menurut saya jaket memiliki nilai preposisi sebagai gaya dalam berpakain, sekaligus sebagai alat untuk penghangat tubuh. Maka dari itu, ketahuilah dahulu nilai preposisi dari produk anda.

  1. Customer Segment/Target Market

Hal kedua yang harus dilakukan adalah menentukan untuk siapa produk anda diperuntungkan. Kenapa demikian? Karena kalau anda sudah tahu nilai preposisi dari produk yang akan dipasarkan, maka menentukan tujuan spesifik pasar menjadi elemen lanjutan, sebab hal itu akan semakin mudah untuk anda memasarkannya.

Ini Dia Bisnis Model Canvas Yang Mengubah Pola Para Pebisnis  Dalam penentuan Customer Segment/Target Market sebaiknya anda perhatikan beberapa faktor lain seperti demografi dan geografi. Demografi digunakan untuk menentukan customer dari sisi usia, jenis kelamin, dan kelas sosial. Untuk geografi, digunakan dalam penentuan dalam skala tempat, daerah, dan wilayah.

Baca Juga The Story Of Brand Pepsi Launched ‘1983 – Fuse The Trend of Soda with “Alcohol”

  1. Channel

Setelah anda tahu untuk siapa dan di mana produk dipasarkan, maka hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah dengan saluran apa anda dapat meraihnya. Dalam penentuan channel, sebaiknya anda pikirkan dengan matang, karena elemen inilah yang akan membuat produk anda sampai di tangan konsumen. Terdapat beragam channel yang dapat dipergunakan, seperti; media sosial, stasiun tv, mouth to mouth, dan marketing collateral (flyer, pamphlet, dan spanduk).

  1. Customer Relation

Nah, sekarang bayangkan bahwa produk anda sudah sampai di tangan konsumen. Maka dari itu, elemen ke-empat adalah membangun hubungan yang baik dengan mereka. Bagaimana caranya? Anda bisa lakukan dengan sederhana semisal, menyimpan kontaknya, mengikuti akun sosial media milik mereka, dan bertukar alamat e-mail. Intinya, elemen ke-empat ini dapat dilakukan agar ke depannya anda bisa memasarakan kembali produk terbaru serta mempertahankan konsumen yang sudah pernah bertransakis dengan anda.

Ini Dia Bisnis Model Canvas Yang Mengubah Pola Para Pebisnis

Ini Dia Bisnis Model Canvas Yang Mengubah Pola Para Pebisnis – foto nuragustinus

  1. Revenue Stream

Selanjutnya, transaksi telah terjadi, dan produk telah terjual, maka sekarang anda mempunyai Revenue Stream (sumber pendapatan). Kelola dengan baik hal tersebut karena itulah yang akan menjadi sumber bagi anda dalam menentukan biaya produksi, gaji karyawan, dan pengeluaran-pengeluaran lain.

  1. Key Resources

Yang menjadi elemen selanjutnya adalah tentang pengelolaan sumber daya di dalam bisnis anda.  Hal tersebut dapat meliputi pengelolaan karyawan, bahan baku, dan operasional. Mengapa beitu penting? Karena mereka-merekalah yang menjadi penggerak dalam bisnis anda, dan pengelolaan yang baik pun menjadi kunci bagi keberlangsungannya.

  1. Key Partner

Elemen ke tujuh dibutuhkan setelah dirasa bisnis anda berjalan dengan baik, dan timbul keinginan untuk mengembangkan usaha lain, kemudian sebaiknya sekarang anda mencari partner kunci. Kenapa? Tentu menjalin kerjasama dengan partner internal dalam bisnis anda merupakan hal baik, tapi apa sahalnya pula mencari partner bisnis eksternal dalam usaha pengembangan inovasi baru dalam bisnis yang sedang digeulti.

  1. Key Activities

Buatlah kegiatan yang mampu membuat bisnis anda semakin bergairah. Yap! Dalam elemen ke delapan ini, tentunya aktifitas menjadi kunci bagi sebuah bisnis. Terpadat beragam kegiatan yang dapat menjadi pilihan. Salah satunya jika bisnis anda di bidang pariwisata maka anda dapat membuat kegiatan semisal; promosi paket wisata, event training, dan lomba fotografi tempat wisata.

Baca Juga Tim Sukses Donald Trump Bilang : Ini RAHASIA Kemenangan Menjadi Presiden USA

  1. Cost Structure

Sebagai penutup dari keseluruhan elemen di atas ialah yang terakhir ini, bernama struktur pembiayaan. Tentu bagi anda pebisnis pemula akan kewalahan bilamana pengelolaan pembiayaan bisnis anda tidak efektif dan efisien. Oleh karena itu, elemen ini menjadi hal terakhir yang pastinya sangat penting bagi bisnis anda.

Dewasa ini persaingan dalam dunia bisnis semakin hari semakin mengerikan. Jika tidak cakap dan cerdik dalam penentuan model bisnis, maka bersiaplah anda menjadi bulan-bulanan pebisnis lain.

Apakah anda mau hal tersebut menimpa anda? Oleh karena itu, jangan khawatir, model bisnis kanvas ini dapat menjadi sebuah alternatif bagi keberlangsungan bisnis anda. Jika masih penasaran dengan hal tersebut, silahkan cek website businessmodelgeneration com agar anda lebih mendapatkan gambaran yang  maksimal. Semoga bermanfaat. (IAS) Ini Dia Bisnis Model Canvas Yang Mengubah Pola Para Pebisnis 

(gambar diambil dari: https://businessmodelsinc.files.wordpress.com)

jasa seo dan internet marketing

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>