Published On: Wed, Jul 23rd, 2014

Investasi

Investasi |

Apa itu investasi? Investasi adalah mengeluarkan sejumlah uang atau menyimpan uang pada sesuatu dengan harapan suatu saat mendapat keuntungan financial.

Bagaimana Anda melihat keadaan ekonomi Anda sepuluh tahun ke depan? Pas-pasan saja kah? Asal cukup makan saja kah? Atau Anda memimpikan kesejahteraan keluarga Anda, pendidikan terbaik bagi putra-putri Anda kelak, mampu membantu kehidupan orang lain, ada cukup uang untuk berlibur bersama keluarga di tempat-tempat yang indah? Seperti itukah yang Anda impikan?
Apakah Anda sudah menyisihkan pendapatan Anda sekarang untuk menabung? Tahukah Anda bahwa menabung berarti menyisihkan sejumlah uang saat ini, yang nilainya akan berkurang sepuluh tahun ke depan karena inflasi? Ingatlah, nilai uang yang Anda tabung saat ini, dalam jumlah yang sama di masa yang akan datang nilainya tidak sama lagi.
Satu juta rupiah yang Anda tabung saat ini, sepuluh tahun yang akan datang jumlahnya masih satu juta rupiah bahkan lebih karena mendapatkan bunga tabungan. Namun, apa yang bisa Anda dapatkan dengan satu juta rupiah sepuluh tahun yang akan datang? Mungkin hanya tiket ke kebun binatang.
Nah, untuk menjaga supaya nilai uang yang Anda sisihkan saat ini tetap atau bahkan meningkat sepuluh tahun ke depan, Anda sebaiknya ber investasi.
Contoh investasi adalah pembelian berupa barang seperti mobil atau property seperti rumah atau tanah. Atau dapat juga investasi seperti emas. Secara sederhana dapat kita lihat, bahwa yang bsia kita jadikan investasi adalah pembelian sesuatu yang nilainya akan terus naik mengikuti nilai uang. Seperti rumah, tanah dan emas yang nilainya perlahan akan terus naik mengikuti nilai uang.
Nah, ini dia tips untuk Anda yang ingin mulai berinvestasi :
1.    Tentukan tujuan investasi. Dengan menentukan tujuan investasi di awal, Anda akan mendapatkan gambaran yang cocok mengenai pilihan dan jangka waktunya.
2.    Evaluasi dulu keadaan uang Anda saat ini, apakah betul-betul mampu berinvestasi dan siapkah Anda dengan resiko investasi yaitu kerugian financial.
3.    Pelajari betul-betul mengenai investasi, karakteristik investasi dan tiap-tiap produk investasi yang ditawarkan di pasaran, dan pilih produk investasi yang paling sesuai dengan Anda.
4.    Pilih partner investasi yang Anda kenal betul dan benar-benar dapat Anda percaya, termasuk jika partner Anda adalah perusahaan pengelola investasi atau bank.
5.     Uang yang digunakan untuk investasi adalah uang yang tidak terpakai, yaitu uang diluar kebutuhan hidup sehari-hari, uang tabungan, maupun uang darurat.

Invetasi juga dapat berbentuk Bisnis berjalan.
Jika Anda sudah mempertimbangkan semua hal tersebut dan Anda sudah siap berinvestasi, maka bersemangatlah. Investasi mengenal kalimat “high risk, high return”. Resiko memang tinggi, tapi keuntungan yang kembali ke kita tidak terbatas seperti tabungan.

 

jasa seo dan internet marketing

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>