Jet.com

Undercover.co .id Medium Quality 70 scaled

Jet.com selalu berinovasi pada ruang ritel.

CEO Jet, Marc Lore adalah individu yang sangat berbakat.

Berhasil meluncurkan Soap.com dan Diapers.com lalu menjualnya ke Amazon.

Kuantitas yang dijual dalam jumlah besar.

Jet menampilkan kenyamanan berbelanja dengan harga lebih bersahabat.

 

Pengalaman berbelanja

 

Jet.com tentunya menggunakan strategi bisnis dan e-commerce.

Sementara itu jet.com sangat mengutamakan branding sendiri.

Produk Jet lebih berkualitas diatas rata-rata produk lain.

 

Tetapi branding produk saja tidak cukup.

Harus melihat layar proyeksi pemasangan 100 produk per halaman website.

Jet dapat menghasilkan pencarian dengan berbagai penyajian fotografi.

Strategi penjualan lebih simple dibandingkan e-commerce lainnya:

Informasi produk yang ditawarkan singkat, padat, dan jelas.

Tetapi sayangnya tidak ada ulasan produk

 

 

 

Keunggulan Jet.com

Dalam sebuah wawancara perusahaan menyatakan memiliki 20.000 pesanan harian.

Kuantitas pesanan mencapai 17.000 produk dengan nominal rata-rata 45 USD.

Untuk omset kotor tahunan mencapai 280 juta USD per tahun.

 

Berdasarkan laporan dari artikel Techcrunch menyatakan penjualan September 2018.

Mencapai 20 juta USD dan dilihat secara tahunan sejumlah 240 USD.

Jet.com selalu mengutamakan kenyamanan pengalaman berbelanja.

Setiap pembeliannya Jet.com juga memberikan hadiah menarik.

Jika dilihat dari penawaran harga e-commerce ini lebih rendah.

Bahkan dibandingkan pengecer lainnya.

Gambar yang ditampilkan juga sama dengan label pengiriman.

Terkadang juga menyediakan pemotongan biaya pengiriman.

 

 

Pengamatan Strategi Bisnis Jet.com

 

Jet.com dibangun dari nol hingga perkiraan aset saat ini hingga  280 juta USD.

Tahun pertama peresmian perusahaan sudah mendulang prestasi mengesankan.

Investasi start-up ini mencapai nilai 200 juta USD.

Tetapi belum setara dengan kompetitornya Amazon.com.

 

Terlebih lagi situs ini menyediakan kupon promosi 10 USD.

Selain itu, jet.com selalu menjaga hubungan baik dengan pengecer.

E-commerce tersebut memberikan mensubsidi biaya.

Seperti praktik penjualan digital secara umum.

Tujuannya untuk menstabilkan penjualan berkelanjutan.

Sehingga pemasaran barang-barangnya tidak menunjukkan grafik menurun.

Profitabilitas Jet.com

 

Jet menyatakan berkali-kali bahwa keanggotaan 50 USD.

Menjadi sumber penghasilan utama mereka.

Intinya meskipun tidak terjadi transaksi penjualan dan pembelian barang.

Tetapi perusahaan ini tetap dapat menghasilkan pemasukan.

 

Diprediksi pendapatan Jet.com pada tahun 2020 lebih menguntungkan.

Pasalnya dilihat dari rencana bisnis jika pelanggan mencapai angka 15 juta akun.

Yang mana mampu menghasilkan pendapatan 750 juta USD.

Hasil dari iuran keanggotaan 50 USD per akun.

Dinilai lebih menguntungkan karena pelanggan lebih leluasa melakukan pembelian.

Nominal pembelian rata-rata 1.300 USD per tahun.

 

 

 

Strategi Program Keanggotaan Sekarang

 

Kini perusahaan menerapkan program keanggotaan bebas.

Oleh sebab itu perusahaan mencari sumber lain.

Agar dapat menghasilkan tiga perempat miliar dolar.

Setara dengan nominal margin tambahan 3,75% dari 20 miliar USD penjualan.

Tetapi hanya mencapai titik tertinggi.

Bukan untuk menghasilkan laba yang signifikan.

 

Target pertumbuhan perusahaan secara finansial bergerak naik.

Perkiraan sekitar 250 juta USD menjadi 20 miliar USD.

Target ini menjadi  tantangan besar perusahaan.

Terlebih lagi menggunakan model bisnis yang belum terbukti.

Juga belum matang dan bergerak sangat dinamis.

 

Keunggulan Kompetitif Jet.com

 

Keunggulan kompetitif Jet adalah untuk menawarkan harga yang lebih rendah.

Tetapi model bisnis Jet terlihat kurang kemungkinan.memperoleh barang lebih murah.

Dibandingkan dengan jajaran e-commerce lain:

  • WalMart
  • Target
  • Amazon

 

Jet mampu membuat margin penjualan meningkat 3,75%.

Bahkan menawarkan para pelanggan biaya 4% sampai 17% lebih rendah.

Dibandingkan harga yang ditawarkan oleh pengecer.

Dengan pengiriman gratis dan pengembalian gratis.

Siapa pun yang memahami margin dalam ritel.

Tentu mengerti bahwa bahwa margin 4% konsisten.

Merupakan prestasi yang fantastis di pasaran karena sangat kompetitif.

 

Jet.com  tidak duduk dan menunggu.

Perusahaan ini sangat kompetitif dan telah berusaha melalui subsidi harga.

Dalam jangka waktu yang lama agar menang pada pasar tertentu.

Selain itu untuk menghancurkan para pesaingnya.

 

Strategi Jet.com , Harga Murah, Pengiriman Cepat, Pekerja Selamat

 

Start-up ini berani membangun diri sebagai kekuatan utama di pasar e-commerce.

Terutama dapat berkembang ini sangat pesat di Amerika Serikat 350 miliar USD.

Agar berhasil Jet membuat beberapa strategi :

  • menawarkan pilihan terbaik
  • harga murah
  • pengiriman cepat

 

Semua hal yang diinginkan pembeli online.

Tetapi pegecer tradisional  tidak dapat memenuhinya.

Sehingga mereka akan beralih membeli barang di Jet.com.

 

 

Jet.com Tantangan Pernah Terlewati

 

Selama perjalanan bisnis perusahaan telah melewati beberapa guncangan.

Awal perjalanan perusahaan mengutamakan penjualan produk lebih bervariasi:

  • kaleng cabai
  • sepeda latihan
  • robot pribadi WowWee

 

Saat itu, model bisnis perusahaan berubah lebih simple.

Dengan menjatuhkan biaya keanggotaan dan promosi lebih intens..

Kondisi ini membuat pertumbuhan penjualan semakin meningkat.

Sekarang, Jet.com memiliki lebih dari 900 karyawan.

Yang akan keluar dan mengantarkan banyak barang.

Karyawan ini juga terkadang harus menghadapi skeptisisme pelanggan.

 

Terutama jika waktu seminggu sebelum Natal.

Layanan konsumen akan memberi tahu pelanggan.

Bahwa mereka tidak akan mendapatkan pesanan tepat waktu.

 

Jet.com memberitahukan hanya sekitar 500 pengiriman terkendala.

Dari total satu juta pelanggan yang melakukan transaksi.

 

Jet.com Mengutamakan Kesejahteraan Karyawan

 

Jet.com memperhatikan kesejahteraan karyawannya.

Terbukti dengan diberikannya tunjangan start-up yang menjadi ciri khas.

Adapun beberapa fasilitas yang didapat karyawan Jet.com:

  • makanan gratis

misalnya : makan siang mingguan, Red Bull di lemari es dan bubuk protein di dapur

  • empat bulan cuti melahirkan tetapi tetap menerima gaji
  • liburan tanpa batas
  • kepemilikan saham jet.com

 

Jet.com memiliki beberapa kebijakan yang kurang umum.

Seperti paket gaji standar, tidak ada negosiasi dan perjanjian kerja ramah-pekerja.

Sehingga karyawan dapat melihat setiap hari perkembangan bisnis.

 

Jet.com Transparasi Dalam Bisnis

 

Transparansi adalah unsur penting menjalankan bisnis perusahaan.

Selain itu, menumbuhkan rasa royalitas dalam diri karyawan.

Fasilitas yang diberikan diharapkan dapat membuat karyawan senang.

Selanjutnya dapat menghasilkan kinerja optimal dan memperoleh hasil terbaik.

Perusahaan menaruh kepercayaan kepada mereka.

 

Ide transparansi ini juga didukung oleh eksekutif perusahaan.

Sangat berpengaruh untuk perkembangan perusahaan.

Dalam jangka waktu panjang dan rahasia perusahaan tidak bocor.

 

Karyawan tidak lagi yakin mereka bekerja di tempat yang cocok untuk mereka.

Transparansi diharapkan dapat menciptakan budaya yang baik.

Bagi seluruh karyawan Jet agar dapat bertahan lama bekerja.

 

Tujuan perusahaan lebih memilih memberikan fasilitas.

Sebab tidak hanya ingin memberikan penghargaan berupa uang saja.

Tetapi lebih bernilai sehingga loyalitas tetap terjaga.

Serta dapat turut serta mewujudkan transparansi dalam mengembangkan bisnis.

 

Tetapi pada start-up lain kenyataannya uang masih menggerakkan budaya.

Bahkan tidak pernah ada uang dalam jumlah lebih banyak.

Dimana mempertaruhkan kerjasama ataupun kinerja internalnya.

 

 

baca juga

Ingin Menjadi Entrepreneur? Lakukan Cara Berikut Ini

Quora.Inc Start up Tanya Jawab Semua Hal Di Dunia

900 Pebisnis Start Up Bisnis Digital Di Dalam Dan Luar Negri

 

Jet.com Start-up Masa Kini

 

Jumlah unicorn perusahaan baru kini ditemukan lebih dari satu miliar dolar.

Dalam daftar tersebut juga termasuk Jet.com.

Menunjukkan peningkatan lebih dari tiga kali lipat dalam dua tahun terakhir.

Berdasarkan kabar dari CB Insights, sebuah perusahaan riset.

Hampir semua start-up berkompeten untuk mengubah ratusan miliar.

Menjadi kekayaan dalam bentuk kertas artinya adalah saham.

Sehingga dapat menjadi sesuatu yang lebih bernilai permanen.

 

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!