www.undercover.co.id – Kesalahan Dalam Melakukan SEO, Setiap sesuatu pasti memiliki kelemahan bahkan kesalahan begitu juga dalam melakukan upaya SEO. Seorang Pro SEO pun tidak luput daro kesalahan. Ini bisa terjadi karena Anda:

Bab ini khusus akan membahas apa yang perlu Anda lakukan ketika terjadi masalah saat upaya SEO.

Kesalahan SEO

Kesalahan SEO , Bagaimana cara sebuah bisnis kecil mampu bersaing dengan bisnis besar yang sudah mapan? Di dunia internet, tak ada yang tak mungkin. Dengan teknik SEO dalam situs, Anda bisa melakukan giant killing pada bisnis-bisnis besar di atas sana.

Namun, apa itu SEO?

Seperti yang Anda tahu, kebanyakan orang saat ini mencari informasi melalui Google. Saat seseorang mengetikkan kata kunci tertentu, secara otomatis akan muncul sejumlah situs yang menampilkan informasi terkait kata kunci yang Anda cari tadi.

Nah, tahukah Anda bahwa 80% lalu lintas pengguna terjadi di halaman pertama Google, tepatnya tiga pencarian teratas?

Jika situs Anda berhasil masuk di halaman satu Google, lebih-lebih di peringkat atas hasil pencarian, Anda akan menikmati aliran pengunjung dalam jumlah besar.

SEO, atau search engine optimization , adalah sekumpulan teknik yang bertujuan untuk merail hasil pencarian teratas tersebut.

SEO ada yang dilakukan dengan cara yang fair (white hat), ada pula yang melakukannya dengan mengakali sistem (black hat).

Namun seiring perkembangan, pihak Google secara berkala memperbaiki algoritma mereka, agar sistem milik mereka tidak bisa diakali. Sayangnya, kebanyakan orang tidak menyadari hal ini, dan menggunakan cara-cara yang salah dalam SEO.

Akibatnya, alih-alih masuk peringkat satu, situs mereka justru malah terdampar tak dikenali. Atau bahkan kena penalti.

Sebenarnya apa saja kesalahan dalam melakukan SEO? Berikut ini ulasannya.

Kesalahan SEO : Keyword stuffing

Seorang pemula SEO, yang iseng mempelajari SEO dari situs-situs lama, akan mendapati sebuah teknik yang disebut keyword stuffing. Teknik ini adalah memasukkan kata kunci sebanyak-banyaknya ke dalam sebuah artikel.

Misalnya artikel tentang membuat api unggun.

Contoh melakukan keyword stuffing kira-kira begini.

Tutorial membuat api unggun. Bagi Anda yang ingin berkemah, pastilah ingin juga membuat api unggunMembuat api unggun dapat membuat tubuh jadi hangat dan berkemah semakin seru. Lalu bagaimana cara membuat api unggun? Berikut ini adalah cara membuat api unggun.

Percaya atau tidak, praktik semacam ini masih sering dilakukan. Bayangkan, dalam satu paragraf ada lima kata kunci!

Inilah yang disebut keyword stuffing, yaitu memaksakan kata kunci muncul terlalu banyak dalam sat artikel. Karena dipaksakan, artikel yang penuh dengan kata kunci justru jadi tidak enak dibaca.

Ada sebuah aturan mengenai kepadatan kata kunci dalam satu artikel. Sebaiknya, dalam satu artikel, kata kunci muncul paling banyak 2,5%.

Alih-alih, lakukanlah LSI, atau latent semantic index. Ini artinya Anda memasukkan kata kunci lain yang berbeda tapi masih ada hubungannya dengan kata kunci yang Anda targetkan.

Alih-alih menulis membuat api unggun, tulis juga menyalakan api unggun, menyalakan api kemah, dan lain sebagainya.

Kesalahan SEO : Menulis terlalu banyak artikel dengan minim kualitas

Saat ini Google menerapkan sistem Domain Rank dan Page Rank dalam tiap situs. Artinya, Google menetapkan sistem reputasi pada satu situs.

Semakin baik reputasi situs tersebut, semakin mudah artikel dari situs itu untuk masuk ke halaman satu Google.

Standar sistem reputasi ini masih misterius, namun diduga salah satu kriterianya adalah situs tersebut harus memiliki fokus target yang jelas.

Jika situs membicarakan tentang sepakbola, teruslah membicarakan tentang sepakbola. Tak perlu merembet ke politik, agama, atau sains.

Selain itu, Google lebih mementingkan kualitas dibandingkan kuantitas. Percuma sebuah situs menulis banyak artikel dalam sehari, jika artikel tersebut tidak bagus.

Sebaliknya, tidak masalah menulis satu artikel seminggu, atau bahkan sebulan. Yang paling penting adalah artikel tersebut harus membahas sebuah masalah secara menyeluruh dan komprehensif. Google lebih menyukai itu.

Saat ini banyak pembuat situs yang menuliskan banyak artikel hingga 10 artikel per hari, namun artikel tersebut ditulis secara sembarangan dan tidak berkualitas.

Pada akhirnya, Google akan menilai situs tersebut dengan reputasi rendah, karena dibuat dengan asal-asalan dan lebih mementingkan kuantitas dibanding kualitas.

Kesalahan SEO : Spam comment

Satu lagi praktik yang masih ada hingga sekarang. Terutama situs-situs judi online. Jika Anda perhatikan, saat Anda membaca artikel atau berita di sebuah situs, di kolom komentar Anda bisa saja mendapati sebuah akun Facebook abal-abal memberikan komentar.

Komentar itu berisi promosi tentang judi online dan link menuju ke situsnya.

Aksi ini disebut spam comment, alias memberikan comment secara asal ke berbagai situs. Tujuannya tidak lain adalah untuk mendapatkan backlink.

Google tidak menyukai praktik seperti itu. Jika ketahuan, Google akan memblacklist situs Anda.

Tidak masalah bila ingin memberikan komentar yang mengandung link menuju ke situs Anda. Tapi, setidaknya berikanlah komentar di situs yang pembahasannya sedikit mirip dengan situs Anda. Itu lebih disukai Google.

Selain itu, berikanlah komentar yang memang bermanfaat. Tanggapi artikel yang ditulis oleh penulis tersebut, dan berikan apresiasi. Jangan asal menyebar link.

Kesalahan SEO: Copy Paste Artikel dari Blog Lain

Ini pun masih rawan juga terjadi.

Karena malas atau tidak bisa menulis, sering juga seseorang mengambil artikel dari situs lain, copy paste ke situsnya sendiri.

Tanpa editan, tanpa perubahan.

Google sedapat mungkin menginginkan artikel terbaik untuk muncul di halaman satu Google. Terbaik di sini termasuk yang orisinil. Makanya, Google akan tanpa ampun membabat situs yang terbukti melakukan plagiarisme.

Kesalahan SEO: Menulis artikel tanpa mengikuti hirarki

Kesalahan berikutnya yang sering terjadi adalah menulis artikel namun tidak mengikuti hirarki. Artinya, dalam tulisan tersebut tidak ada h1, h2, h3, dan seterusnya.

Padahal jika ingin menulis artikel yang disukai Google, sangat disarankan untuk mengikuti hirarki penulisan yang baik.

Pada judul, gunakan tag h1 seperti: <h1>Judul Artikel</h1>

Lalu, seterusnya dalam menulis, tempatkan juga subjudul  <h2> dan subjudul 3 <h3>. Hal ini dilakukan untuk memudahkan robot mesin pencari Google dalam mengetahui apa sebenarnya yang Anda tulis. Paling baik, sesuaikan isi subjudul dengan kata kunci yang Anda targetkan.

Nah, demikian tadi beberapa kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan SEO untuk situs. Jika Anda ingin situs Anda mendapat hasil pencarian yang tinggi di Google, Anda perlu betul-betul memperhatikan faktor SEO ini.

Semoga bermanfaat!

Diagnosa

Ada dua cara utama untuk mengetahui bahwa Anda memiliki masalah. Cara pertama adalah Anda mengetahui masalah adalah melihat penurunan besar dalam lalu lintas pencarian organik ke situs Anda.

Terkadang penuruan itu bisa menjadi bencana. Kedua, mungkin Anda mendapatkan pesan langsung di Google Search Console yang memberi tahu Anda tentang masalah pada website Anda. Jika Anda belum mendaftar ke Search Console, segera lakukan karena disanalah Anda dapat menemukan pesan-pesan dari Search Console seperti:

Gambaran Umum Pinalti Manual

Saat Anda diberi tahu tentang masalah dalam Search Console, ini dianggap sebagai penalti manual. Artinya adalah bahwa seseorang di Google benar-benar menganalisis situs Anda, dan sebagai hasilnya, menilai penalti untuk situs tersebut. Ketika ini terjadi, pesan di Search Console biasanya memberi Anda deskripsi tingkat tinggi tentang masalah tersebut. Tiga hukuman manual yang paling umum adalah:

Setelah Anda mendapat penalti manual, Anda harus mengikuti proses tiga langkah dasar:

1. Tentukan penyebab penalti. Misalnya, jika Anda memiliki penalti tautan, Anda perlu menentukan tautan mana yang tidak disukai Google.

2. Mengatasi masalah.

3. Kirim Permintaan Peninjauan Kemudian langkah terakhir adalah kembali ke Google meminta mereka untuk menghapus hukuman.

Pinalti Algoritma

Ini disebabkan oleh algoritme yang digunakan Google untuk mengidentifikasi situs yang mereka anggap berkualitas buruk, dan kemudian menurunkan peringkat Anda. Algoritma yang paling terkenal adalah:

1. Panda yang sekarang bagian dari algoritma Google utama. Berfokus pada pengidentifikasian konten berkualitas buruk.

2. Penguin yang sekarang bagian dari algoritma Google utama. Menargetkan tautan berkualitas buruk.

3. Kualitas Pencarian. Algoritma yang kurang dikenal yang mengevaluasi kualitas situs / halaman.

4. Iklan Berat. Berfokus pada situs yang menggunakan terlalu banyak iklan.

5. Payday Loans (Situs Spammy). Mengidentifikasi praktik SEO spam yang Google anggap sebagai praktik umum di situs pinjaman.

Secara teknis, Google menganggap ini hanya sebagai algoritma, dan bukan penalti, jadi kami akan menggunakan terminologinya. Tetapi dampak praktisnya pada Anda adalah Anda dapat melihat penurunan traffic Anda.

Jika Anda memiliki salah satu dari algoritma ini yang mengganggu traffic Anda, Anda perlu mencoba mencari tahu apa penyebabnya, karena Google tidak memberi tahu Anda mengenai hal ini dengan pesan di Search Console. Ini akan membutuhkan pemahaman yang kuat tentang apa yang dilakukan algoritma, dan kemudian melihat situs Anda untuk dapat mencari tahu apa masalahnya.

Tautan yang Tidak Disukai Google

Jika Anda menerima penalti tautan manual, bagian ini akan membantu Anda menentukan jenis tautan apa yang menyebabkan masalah. Anda juga dapat menggunakan bagian ini untuk memahami jenis tautan yang kemungkinan akan ditindaklanjuti oleh algoritma Penguin.

Untuk itu, kita akan membahas Penguin secara khusus lebih detail sedikit lebih jauh di bawah panduan backlink ini. Seperti yang Anda lihat sebelumnya dalam panduan ini, Google menganggap tautan sebagai bagian penting dari algoritma peringkat mereka.

Karena alasan itu, banyak bloger ingin mendapatkan sebanyak mungkin tautan, tetapi sayangnya, ada beberapa jenis tautan yang dapat merugikan Anda.

Pada dasarnya, apa yang benar-benar ingin Anda lakukan oleh Google adalah mendapatkan tautan yang bersifat editorial. Apa artinya itu yaitu tautan tidak dapat menjadi sesuatu yang Anda bayar, berikan kompensasi, atau yang diberikan kepada Anda karena alasan lain selain pihak penghubung yang benar-benar ingin mereferensikan situs Anda.

Ini karena Google mengandalkan tautan ini untuk bertindak sebagai suara untuk konten Anda, dan setiap suara merupakan indikator bahwa situs Anda memiliki tingkat kepentingan tertentu.

Lebih banyak suara menandakan lebih penting. Namun, semua suara untuk konten situs Anda tidak dibuat sama. Beberapa jauh lebih penting daripada yang lain. Alasan mengapa Google tidak menyukai jenis tautan tertentu adalah karena sifat tautan tersebut dapat menunjukkan kepada Google bahwa tautan tersebut bersifat non-editorial.

Jika Anda memiliki terlalu banyak tautan yang mengarah ke situs Anda, itu mulai berdampak pada kualitas algoritma pencarian mereka, dan inilah mengapa Google tindakan terhadapnya. Dengan mengingat hal itu, berikut adalah beberapa tautan paling umum yang dapat menyebabkan masalah:

Perhatikan bahwa tidak buruk jika beberapa tautan ke situs Anda menggunakan teks anchor ini, tetapi jika Anda mendapatkan persentase besar tautan yang melakukannya, itu tidak normal, dan Google akan melihatnya sebagai masalah. 

baca juga

Membersihkan Masalah Terkait
Tautan

Jika Anda menerima penalti tautan manual, atau khawatir situs Anda dalam bahaya hal itu terjadi, Anda harus berusaha membersihkan profil tautan Anda. Inilah proses langkah dasar untuk melakukan ini:

1. Buat daftar tautan lengkap ke situs Anda. Google Search Console menyediakan daftar tautan, tetapi sayangnya, daftar itu tidak lengkap. Karena alasan itu, kami menyarankan Anda juga mendapatkan data tentang tautan ke situs Anda dari Moz dan Link Explorer, Majestic, dan Ahrefs. Alasan kami menggunakan ketiga sumber ini, ditambah Search Console, adalah bahwa masing-masing akan menemukan tautan yang tidak dimiliki oleh yang lain.

2. Persempit daftar sebanyak mungkin, karena masing-masing alat akan menunjukkan banyak tautan yang sama dengan alat lainnya.

3. Mulailah menganalisis semua tautan. Secara umum, Anda tidak perlu melihat lebih dari dua atau tiga tautan per domain yang menghubungkan Anda.

4. Tandai tautan yang Anda lihat bermasalah karena Anda harus mengatasinya.

5. Ulangi tiga dan empat sampai Anda telah melalui tautan dari masing-masing domain yang terhubung dengan Anda.

6. Jangkau situs yang Anda ingin hapus tautannya, dan minta penghapusannya.

7. Ulangi penjangkauan kepada mereka yang tidak merespons untuk meningkatkan peluang keberhasilan Anda. Jangan mengajukan permintaan ini lebih dari tiga kali.

8. Untuk tautan yang tidak bisa Anda hapus, gunakan alat penolakan Google untuk memberi tahu Google bahwa Anda ingin meloloskan tautan tersebut.

Pada langkah 8, kami menyarankan alat penolakan Google. Alat ini memungkinkan Anda untuk membuat daftar semua tautan yang menunjuk ke situs Anda yang menurut Anda mungkin buruk, dan untuk memberi tahu Google agar tidak mengkreditkannya ke situs Anda.

Pada dasarnya, ini bertindak sebagai jalan pintas untuk menghapus tautan potensial. Ini mungkin membuat Anda bertanya, mengapa saya harus meluangkan waktu untuk meminta penghapusan tautan secara manual? Tidak bisakah saya mencantumkan semua tautan buruk di alat penolakan?

Alasan Anda masih harus meminta penghapusan adalah karena Google suka melihat upaya ekstra.

Dari sudut pandang mereka, ketika mereka menghukum Anda, itu karena Anda melanggar batas apa yang Anda lakukan, dan mereka ingin melihat bukti yang jelas bahwa Anda tidak akan melakukannya lagi.

Ketika mereka melihat bahwa Anda melakukan upaya penghapusan manual, itu bertindak sebagai sinyal bahwa Anda tulus dalam niat Anda untuk tidak melanggar pedoman mereka lagi. Ini khususnya penting dalam kasus hukuman manual.

Sebagai langkah terakhir dalam proses pemulihan, jika Anda membersihkan tautan karena Anda menerima penalti tautan manual, Anda harus mengisi permintaan pertimbangan ulang.

Anda dapat membaca lebih lanjut tentang itu di bawah ini. Memulihkan dari masalah tautan juga dibantu dengan menarik tautan bernilai tinggi. Ini adalah sesuatu yang harus Anda coba lakukan secara berkelanjutan. Cara melakukan hal itu berada di luar ruang lingkup bagian panduan ini, tetapi mempelajari cara melakukan hal ini merupakan landasan keberhasilan strategi SEO apa pun.

Proses Pemulihan Algoritma Penguin

Algoritma Penguin biasanya akan memberi peringkat yang lebih rendah untuk situs yang ditentukan menggunakan praktik membangun link yang buruk. Dengan kata lain, tidak ada aspek hukuman langsung untuk itu. Namun, jangan meremehkan dampak itu. Jika Anda secara agresif menginvestasikan uang dalam menambahkan tautan, dan tautan itu tidak masuk hitungan, investasi itu sia-si. Hal lain yang terjadi dengan rilis algoritma Penguin 4.0 adalah ia masuk ke bagian utama dari algoritma Google, sehingga pembaruan Penguin tidak lagi diumumkan.

Akibatnya, ada juga satu skenario di mana tindakan Penguin mungkin tampak seperti hukuman. Tetapi, jika di kemudian hari, pembaruan Penguin keluar yang mulai mendiskon tautan tersebut, Anda tiba-tiba akan kehilangan semua manfaat yang Anda dapatkan dari tautan editorial tersebut. Ini akan terasa persis sama dengan penalti, meskipun pada kenyataannya, itu tidak sama sekali.

Ini adalah salah satu alasan saya menyarankan agar Anda fokus hanya pada mendapatkan tautan editorial dalam strategi membangun tautan apa pun yang Anda terapkan. Tidak ada gunanya mengajukan permintaan pertimbangan ulang. Anda hanya perlu bekerja untuk mendapatkan tautan editorial yang berkualitas tinggi, 100 persen, dan ini selalu merupakan strategi terbaik yang terkait dengan mendapatkan tautan.

Konten yang Google Tidak Suka

Ada jenis tautan yang tidak disukai Google, ada juga jenis konten yang tidak disukai Google. Beberapa jenis yang paling tidak di sukai Google adalah.

Contoh konten berkualitas yang lebih baik adalah artikel unik yang Anda buat yang membantu pengguna memecahkan masalah yang menarik bagi mereka. Ulasan produk yang ditempatkan di situs Anda oleh pengguna.

Catatan penting: ulasan yang Anda posting ulang dari situs lain tidak dihitung sebagai konten unik. Video bagaimana-cara yang memandu pengguna langkah demi langkah melalui sesuatu yang ingin mereka pelajari. Konten interaktif yang melibatkan pengguna dan menarik banyak perhatian.

Studi berbasis data yang mengungkapkan informasi penting yang belum pernah dilihat atau dibuat orang lain sebelumnya. Akses ke saran ahli dan / atau interaksi dengan para ahli. Ini hanya beberapa contoh. Intinya adalah bahwa Google ingin melihat apa yang membuat Anda istimewa. Hanya menghasilkan konten unik yang terkait dengan apa yang Anda lakukan, besar, dan Anda harus siap untuk melangkah untuk memenuhi itu.

Kesalahan Dalam Melakukan SEO

Terus Meningkatkan Kualitas Konten

Mudah untuk mengatakan bahwa jika Anda terkena hukuman konten, dan itu khusus untuk pasar lokal Anda maka Anda harus meningkatkan kualitasnya. Namun, akan lebih baik untuk mengatakan bahwa Anda perlu meningkatkan kualitas konten Anda apakah Anda terpengaruh oleh salah satu dari ini.

Anda harus memikirkan hal ini setiap saat. Jika Anda menerbitkan situs web, maka peningkatan kualitas konten secara terus-menerus perlu menjadi misi inti dari tim situs web Anda. Ini adalah dunia yang kompetitif di luar sana dan Google menyukai konten berkualitas.

Tidak ada kemenangan dalam pesaing Anda menguasai Anda. Investasikan waktu dan energi untuk menjadikan situs Anda semaksimal mungkin, dari perspektif nilai tambah bagi pengguna yang datang ke sana. Jaga fokus tetap ketat ke pasar yang Anda layani. Jika Anda terkena penalti konten manual, dan dan Anda yakin telah menyelesaikan masalah, maka langkah selanjutnya adalah mengajukan permintaan pertimbangan ulang.

Proses Pemulihan Algoritma Panda

Google Panda juga merupakan bagian dari algoritma Google utama. Namun, tidak seperti Penguin, ia dapat mengahttps://www.undercover.co.id/l tindakan yang menurunkan peringkat situs secara keseluruhan jika mendeteksi masalah kualitas konten di situs Anda.

Sayangnya, tidak ada cara sederhana untuk mengetahui apakah penurunan lalu lintas disebabkan oleh Panda. Jika Anda mencurigainya, Anda harus memeriksa konten di situs Anda untuk mengetahui apakah Anda mendeteksi masalah kualitas.

Selain itu, permintaan pertimbangan ulang tidak akan membantu Anda di sini. Yang dapat Anda lakukan adalah memperbaiki masalah kualitas konten dan kemudian menunggu dan melihat.

Mungkin Google memerlukan waktu beberapa bulan untuk merayapi ulang situs Anda, melihat peningkatannya. Terus terang, cara terbaik untuk menangani kualitas konten tidak ada hubungannya dengan Panda atau hukuman manual.

Anda harus terus berfokus pada peningkatan kualitas konten di situs web Anda, dan memiliki program yang berkelanjutan untuk membuat situs Anda semakin berharga bagi pengguna. Dunia yang kompetitif di luar sana.

Kemungkinan satu atau lebih pesaing Anda mulai berpikir seperti ini. Inilah perilaku yang diinginkan Google.  Yaitu jadilah Jawaban yang Diinginkan Pengguna, dan Anda Menjadi Jawaban yang Diinginkan Google. Jika Anda menggunakan pendekatan ini, Anda tidak perlu khawatir hukuman konten manual apa pun.

Permintaan Peninjauan Kembali

Jika Anda terkena hukuman manual, dan Anda yakin telah memperbaiki masalahnya, Anda harus mengajukan permintaan pertimbangan ulang. Google tidak akan melihat bahwa Anda telah memperbaikinya, dan Anda harus memberi tahu mereka sebelum mereka melihatnya. Ada beberapa elemen kunci untuk permintaan pertimbangan ulang. Berikut ini ringkasan yang paling penting:

Perbaiki masalah Anda: Jangan ajukan permintaan pertimbangan ulang sampai Anda melakukan upaya menyeluruh untuk membersihkan masalah yang dilaporkan oleh Google.

Jika pengulas di Google melihat bahwa Anda tidak menganggap serius masalah mereka, mereka akan menolak permintaan Anda, dan bilah untuk mendapatkan permintaan pertimbangan ulang yang disetujui di masa mendatang berpotensi menjadi lebih tinggi. Mereka manusia, dan jika Anda tidak menanggapi keluhan mereka dengan serius, Anda bisa membuatnya kesal.

Pertahankan permintaan pertimbangan ulang Anda singkat dan to the point. Jelaskan bahwa Anda melihat hukumannya, bahwa Anda melakukan upaya dengan niat baik untuk memperbaiki masalah, jelaskan apa yang Anda lakukan, dan beri tahu mereka bahwa Anda akan berusaha keras untuk memenuhi pedoman mereka di masa mendatang.

Jangan mengeluh tentang fakta bahwa Anda dihukum. Jangan mengeluh tentang dampaknya pada bisnis Anda. Dari sudut pandang mereka, mereka memberi Anda penalti karena Anda melakukan hal-hal yang berdampak negatif pada bisnis mereka, dan mereka menangani ribuan permintaan ini setiap hari, sehingga jika Anda mengeluh Anda lebih cenderung memperburuk mereka daripada mendapatkan simpati mereka.

Ingat mereka adalah manusia. Anda tidak dapat menggunakan permintaan pertimbangan ulang untuk menjadi teman mereka, tetapi Anda dapat menuliskannya sedemikian rupa sehingga Anda mempertimbangkan waktu mereka, dan tidak membuat diri Anda menjadi beban mereka.

Itulah dasar-dasarnya, tetapi jangan mengirim permintaan pertimbangan ulang sampai Anda melakukan upaya serius untuk mengatasi masalah mereka. Jika tidak, Anda membuang-buang waktu pengulas, waktu Anda, dan menunda pemulihan situs web Anda.

Jenis Hukuman Lain

Ada banyak hukuman lain yang berada di luar cakupan panduan ini. Sebagian besar, ini muncul dari bentuk yang lebih maju dari upaya menipu Google, jadi semoga Anda tidak akan pernah menemui ini.

Berikut adalah daftar singkat dari beberapa tipe lainnya: • Cloaking dan / atau Redirect Sneaky: Ini terjadi ketika Anda menyajikan konten berbeda ke Google kemudian Anda lakukan untuk pengguna.

Teks Tersembunyi dan / atau Stuffing Kata Kunci: Praktisi SEO digunakan untuk menemukan cara untuk menempatkan teks pada halaman web yang tidak bisa dilihat pengguna (seperti teks putih pada latar belakang putih) untuk memberi makan konten hanya ke Google. Atau, mereka akan mengulangi kata kunci utama berulang-ulang di halaman web.

Spam Buatan Pengguna: Anda mungkin mendapatkan pesan ini jika Anda menerima konten yang dibuat pengguna (UGC) di situs Anda, dan Anda tidak memoderasi itu dengan hati-hati. UGC adalah cara terbaik untuk menambahkan konten unik ke situs Anda, tetapi Anda hanya boleh melakukannya jika Anda secara aktif menyaring kiriman yang buruk.

Tautan Tidak Alami dari Situs Anda: Jika Anda tampaknya menjual tautan ke penerbit lain dengan tujuan memberikan mereka manfaat SEO dengan imbalan uang, Google mungkin melihat bahwa Anda melakukan ini dan memberikan pesan ini kepada Anda.

Situs Diretas: Ini adalah Google yang mencoba memberi tanda kepada Anda bahwa Anda memiliki masalah karena pihak ketiga telah meretas kode untuk situs web Anda. Cara terbaik untuk menjaga agar masalah ini tidak terjadi adalah dengan menjaga agar semua perangkat lunak yang terlibat dalam mempublikasikan situs Anda tetap mutakhir.

Spam Murni: Google akan memberikan Anda pesan ini di Search Console jika mereka yakin situs Anda menggunakan teknik spam yang agresif.

Spammy Freehosts: Ini terkait dengan tempat Anda meng-hosting situs Anda.

Solusi Dengan White Hat SEO

SEO bukanlah sebuah teknik mengerjai Google. SEO adalah teknik menciptakan konten yang diinginkan orang lain, sebagai upaya untuk memberikan informasi paling benar, paling akurat, dan paling sesuai keinginan orang lain.

Ini adalah pola pikir dasar yang perlu Anda tanam dalam menerapkan White Hat SEO. Sahttps://www.undercover.co.id/l mencoba melupakan upaya Black Hat SEO yang cepat atau lambat akan dilibas oleh Google, Anda bisa menulis konten yang berkualitas.

Sekarang, bagaimana caranya menerapkan White Hat SEO dalam situs Anda?

White Hat SEO sendiri punya banyak tips dan trik, namun ada tiga tips mudah yang bisa mulai Anda terapkan di konten Anda berikutnya.

Teknik White Hat SEO 1: Gunakan Riset Kata Kunci untuk Menemukan Ide Konten

Sedikit riset akan sangat membantu Anda dalam memahami apa yang audiens Anda inginkan. Tidak hanya dapat menemukan konten yang sering dicari, Anda pun bisa saja menemukan kata kunci yang sering dicari namun selama ini tak terpikirkan oleh Anda.

Meriset kata kunci adalah sebuah kesempatan untuk menemukan kata kunci panjang yang dipahami audiens, dan bisa menciptakan konten yang paling pas dengan kebutuhan mereka.

Beberapa hal yang bisa dilakukan:

Beberapa Hal yang Perlu Dihindari

Teknik White Hat SEO 2: Ciptakan Konten SEO yang Menjawab Niat Pencarian

Peringkat satu pencarian tak selalu berasal dari jenius SEO. Jika artikel Anda benar-benar sesuai dengan pencarian audiens, artikel yang kurang sesuai kaidah SEO pun masih bisa naik ke peringkat pertama.

Intinya begini: gunakan empati Anda dalam menulis artikel.

Empati di sini adalah mencoba berpikir seperti audiens; ketika ia menulis suatu kata kunci, apakah yang benar-benar ia inginkan?

Jika seseorang menulis tentang Jurusan Teknik Mesin di Google, besar kemungkinan ia sedang mencari jurusan teknik mesin terbaik yang ada di Indonesia, apa saja yang dipelajari di teknik mesin, persyaratan masuk teknik mesin, peluang kerja lulusan teknik mesin, dan lain sebagainya.

Jika seseorang mencari obat sariawan di Google, kemungkinan besar yang ia cari adalah obat paling ampuh dan alami dalam menyembuhkan sariawan.

Bila Anda berhasil menulis artikel yang sesuai dengan keinginan audiens, artikel Anda akan mudah naik. Ini karena artikel Anda berhasil menjawab pertanyaan audiens.

Cara berpikir seperti audiens adalah sebagai berikut.

Search intent atau niat pencarian biasanya menjadi tiga kategori berikut:

Saat Anda sedang membuat konten, pastikan Anda memberikan apa yang pengguna inginkan. Jika kata kunci yang Anda pakai adalah kata kunci edukasi, maka jangan lakukan penjualan.

Beberapa hal yang bisa dilakukan:

Beberapa hal yang sebaiknya dihindari

Hindari menggunakan judul-judul clickbait. Judul Anda harus sesuai dengan konten yang Anda tulis. Jika tidak sesuai, audiens hampir pasti akan meninggalkan laman Anda, menciptakan bounce rate yang berujung pada menurunnya peringkat situs.

Teknik White Hat SEO 3: Bantu Google Memahami Konten Anda dengan Menambahkan Referensi

Jika ingin Google menaikkan peringkat Anda, maka Google memahami konten Anda dengan lebih baik.

Cara mudah dalam melakukan hal ini adalah melalui SEO on page seperti kata kunci di URL, judul, konten, meta description, dan lain-lain.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah menambahkan internal link. Internal link adalah link menuju ke artikel lain yang terdapat dalam situs Anda, menggunakan anchor text berupa kata kunci utama dari situs Anda.

Cara lain lagi adalah dengan mendapatkan link dari situs lain. Ini biasa disebut backlink.

Backlink sendiri adalah salah satu akar dari praktik black hat SEO, yang menanamkan backlink dalam jumlah besar ke dalam satu situs. Anda bisa melihat sendiri jasa backlink yang banyak beredar, yang memberikan backlink dalam jumlah besar dalam waktu singkat.

Pada kenyataannya, sekarang tak semua backlink memiliki nilai sama di mata Google. Google kini cukup pintar untuk mengetahui bahwa backlink yang muncul dalam jumlah besar dalam waktu singkat adalah praktik Black Hat SEO, dan backlinknya palsu.

Backlink terbaik menurut Google adalah backlink yang berasal dari situs yang temanya mirip dengan situs Anda. Jumlah tidak menjadi masalah, yang disukai Google justru adalah backlink yang muncul secara alami dan waktunya seringkali lama.

Jadi apabila Anda mendengar istilah membangun link, lupakan saja praktik black hat SEO. Google bukannya sekumpulan orang bodoh; mereka terus menerus mempelajari dan mengejar pihak-pihak yang mengakali sistem buatan mereka. Lakukanlah cara yang benar, cara White Hat SEO.

Kuncinya adalah dengan membangun hubungan dengan pihak yang terkait. Pihak terkait ini dapat berupa blogger dan wartawan. Dapat pula pada pihak-pihak yang punya otoritas kuat, semacam pemerintah atau influencer.

baca juga

Baca juga

https://www.undercover.co.id/ Services

Panduan Bisnis Affiliasi

Website Cuma 50 Ribu

Pembuatan Website Profesional

Jasa Seo Profesional dan Terpercaya 

Jasa Sosial Media Maintenance

Beberapa hal yang bisa dilakukan:

Demikianlah tiga tips mudah White Hat SEO yang bisa Anda terapkan. Semoga dapat membantu Anda.

×

 

Hello!

SEO Manager Kami Membantu Anda

× Chat Me