Kesalahan Dalam Melakukan SEO

Bagaimana cara sebuah bisnis kecil mampu bersaing dengan bisnis besar yang sudah mapan? Di dunia internet, tak ada yang tak mungkin. Dengan teknik SEO dalam situs, Anda bisa melakukan giant killing pada bisnis-bisnis besar di atas sana. Namun, apa itu SEO ? Seperti yang Anda tahu, kebanyakan orang saat ini mencari informasi melalui Google. Saat seseorang mengetikkan kata kunci tertentu, secara otomatis akan muncul sejumlah situs yang menampilkan informasi terkait kata kunci yang Anda cari tadi.

Traffik Dari Google Page #1

Nah, tahukah Anda bahwa 80% lalu lintas pengguna terjadi di halaman pertama Google, tepatnya tiga pencarian teratas? Jika situs Anda berhasil masuk di halaman satu Google, lebih-lebih di peringkat atas hasil pencarian, Anda akan menikmati aliran pengunjung dalam jumlah besar. SEO, atau search engine optimization , adalah sekumpulan teknik yang bertujuan untuk merail hasil pencarian teratas tersebut. SEO ada yang dilakukan dengan cara yang fair (white hat), ada pula yang melakukannya dengan mengakali sistem (black hat). Namun seiring perkembangan, pihak Google secara berkala memperbaiki algoritma mereka, agar sistem milik mereka tidak bisa diakali. Sayangnya, kebanyakan orang tidak menyadari hal ini, dan menggunakan cara-cara yang salah dalam SEO. Akibatnya, alih-alih masuk peringkat satu, situs mereka justru malah terdampar tak dikenali. Atau bahkan kena penalti. lihat video seo untuk bisnis ini https://www.youtube.com/watch?v=jcpGuG9KH54

video by Circall Marketing

Kesalahan Dalam Melakukan SEO

Keyword stuffing

Seorang pemula SEO, yang iseng mempelajari SEO dari situs-situs lama, akan mendapati sebuah teknik yang disebut keyword stuffing. Teknik ini adalah memasukkan kata kunci sebanyak-banyaknya ke dalam sebuah artikel. Misalnya artikel tentang membuat api unggun. Contoh melakukan keyword stuffing kira-kira begini. Tutorial membuat api unggun. Bagi Anda yang ingin berkemah, pastilah ingin juga membuat api unggun. Membuat api unggun dapat membuat tubuh jadi hangat dan berkemah semakin seru. Lalu bagaimana cara membuat api unggun? Berikut ini adalah cara membuat api unggun. Percaya atau tidak, praktik semacam ini masih sering dilakukan. Bayangkan, dalam satu paragraf ada lima kata kunci! Inilah yang disebut keyword stuffing, yaitu memaksakan kata kunci muncul terlalu banyak dalam sat artikel. Karena dipaksakan, artikel yang penuh dengan kata kunci justru jadi tidak enak dibaca. Ada sebuah aturan mengenai kepadatan kata kunci dalam satu artikel. Sebaiknya, dalam satu artikel, kata kunci muncul paling banyak 2,5%. Alih-alih, lakukanlah LSI, atau latent semantic index. Ini artinya Anda memasukkan kata kunci lain yang berbeda tapi masih ada hubungannya dengan kata kunci yang Anda targetkan. Alih-alih menulis membuat api unggun, tulis juga menyalakan api unggun, menyalakan api kemah, dan lain sebagainya.

Banyak Artikel Dengan kualitas Buruk

Saat ini Google menerapkan sistem Domain Rank dan Page Rank dalam tiap situs. Artinya, Google menetapkan sistem reputasi pada satu situs. Semakin baik reputasi situs tersebut, semakin mudah artikel dari situs itu untuk masuk ke halaman satu Google. Standar sistem reputasi ini masih misterius, namun diduga salah satu kriterianya adalah situs tersebut harus memiliki fokus target yang jelas. Jika situs membicarakan tentang sepakbola, teruslah membicarakan tentang sepakbola. Tak perlu merembet ke politik, agama, atau sains. Selain itu, Google lebih mementingkan kualitas dibandingkan kuantitas. Percuma sebuah situs menulis banyak artikel dalam sehari, jika artikel tersebut tidak bagus. Sebaliknya, tidak masalah menulis satu artikel seminggu, atau bahkan sebulan. Yang paling penting adalah artikel tersebut harus membahas sebuah masalah secara menyeluruh dan komprehensif. Google lebih menyukai itu. Saat ini banyak pembuat situs yang menuliskan banyak artikel hingga 10 artikel per hari, namun artikel tersebut ditulis secara sembarangan dan tidak berkualitas. Pada akhirnya, Google akan menilai situs tersebut dengan reputasi rendah, karena dibuat dengan asal-asalan dan lebih mementingkan kuantitas dibanding kualitas.

Spam comment

Satu lagi praktik yang masih ada hingga sekarang. Terutama situs-situs judi online. Jika Anda perhatikan, saat Anda membaca artikel atau berita di sebuah situs, di kolom komentar Anda bisa saja mendapati sebuah akun Facebook abal-abal memberikan komentar. Komentar itu berisi promosi tentang judi online dan link menuju ke situsnya. Aksi ini disebut spam comment, alias memberikan comment secara asal ke berbagai situs. Tujuannya tidak lain adalah untuk mendapatkan backlink. Google tidak menyukai praktik seperti itu. Jika ketahuan, Google akan memblacklist situs Anda. Tidak masalah bila ingin memberikan komentar yang mengandung link menuju ke situs Anda. Tapi, setidaknya berikanlah komentar di situs yang pembahasannya sedikit mirip dengan situs Anda. Itu lebih disukai Google. Selain itu, berikanlah komentar yang memang bermanfaat. Tanggapi artikel yang ditulis oleh penulis tersebut, dan berikan apresiasi. Jangan asal menyebar link.

Copy Paste Artikel dari Blog Lain

Ini pun masih rawan juga terjadi. Karena malas atau tidak bisa menulis, sering juga seseorang mengambil artikel dari situs lain, copy paste ke situsnya sendiri. Tanpa editan, tanpa perubahan. Google sedapat mungkin menginginkan artikel terbaik untuk muncul di halaman satu Google. Terbaik di sini termasuk yang orisinil. Makanya, Google akan tanpa ampun membabat situs yang terbukti melakukan plagiarisme.

Menulis artikel tanpa mengikuti hirarki

Kesalahan berikutnya yang sering terjadi adalah menulis artikel namun tidak mengikuti hirarki. Artinya, dalam tulisan tersebut tidak ada h1, h2, h3, dan seterusnya. Padahal jika ingin menulis artikel yang disukai Google, sangat disarankan untuk mengikuti hirarki penulisan yang baik. Pada judul, gunakan tag h1 seperti: <h1>Judul Artikel</h1> Lalu, seterusnya dalam menulis, tempatkan juga subjudul  <h2> dan subjudul 3 <h3>. Hal ini dilakukan untuk memudahkan robot mesin pencari Google dalam mengetahui apa sebenarnya yang Anda tulis. Paling baik, sesuaikan isi subjudul dengan kata kunci yang Anda targetkan. baca juga undercover.co.id Services Panduan Bisnis Affiliasi Website Cuma 50 Ribu Pembuatan Website Profesional Jasa Seo Profesional dan Terpercaya Jasa Sosial Media Maintenance 60 Daftar Jasa SEO Jakarta Dan Indonesia Pelatihan Private Kursus SEO Untuk Karyawan Dan Pebisnis Nah, demikian tadi beberapa kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan SEO untuk situs. Jika Anda ingin situs Anda mendapat hasil pencarian yang tinggi di Google, Anda perlu betul-betul memperhatikan faktor SEO ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

 

Hello!

SEO Manager Kami Membantu Anda

× SEO Consultation