Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Membuat Rencana Bisnis

Terkadang muncul pertanyaan dari pelaku bisnis yang pernah terpuruk: kenapa bisnis yang sudah direncanakan dengan matang masih saja gagal?

 

Jawaban yang paling mudah untuk menjawab pertanyaan tersebut: jika bisnis yang sudah direncakan dengan matang saja masih gagal, apalagi bisnis yang dijalankan tanpa perencanaan!

 

Satu lagi yang menjadi penyebab dari gagalnya bisnis yang sudah direncanakan adalah  karena salah dalam membuat perencanaan bisnis. Jika dalam perencanaan saja sudah salah, apalagi saat melakukan eksekusi.

 

 

 

Model dan Tujuan Bisnis Tidak Jelas

Apa yang dimaksud dengan model bisnis? Apakah rencana menjual barang termasuk model bisnis? Bukan. Model bisnis adalah rencana yang disusun dengan matang agar pengeluaran lebih kecil dibandingkan pendapatan. Sedang tujuan dari bisnis adalah mendapatkan keuntungan yang maksimal berdasarkan model yang diterapkan dalam bisnis.

 

Pengertian dari model dan tujuan bisnis inilah yang harus dipahami dengan benar dan harus memiliki bentuk yang konkrit agar tidak keliru dalam membuat rencana bisnis. Karena pada hakikatnya rencana bisnis merupakan solusi untuk memecahkan persoalan yang dapat mengubah visi bisnis yang sukses menjadi nyata.

 

Model dan tujuan bisnis harus jelas karena berpengaruh terhadap rencana bisnis, dan juga berpengaruh terhadap penelitian yang harus dilakukan.

 

Data Kurang dan Tidak Terdokumentasikan

Sifat yang terburu-buru untuk dapat sesegera mungkin merealisasikan bisnis membuat riset dan penelitian kerap kali diabaikan. Padahal hasil riset dan penelitian mempengaruhi rencana bisnis dan untuk melakukan riset itu sendiri sebenarnya juga tidak terlalu memakan waktu karena dapat dilakukan secara offline maupun online.

 

Karena tidak melakukan riset atau kurangnya data yang terkumpul dari hasil riset, membuat realitas pasar terkadang diabaikan. Akibatnya, Anda yang sebenarnya memiliki produk dan layanan terbaik untuk dijual, saat berinteraksi langsung dengan pasar ternyata tidak ada yang membeli.

 

Realita tersebut tidak dapat dipungkiri, karena kualitas produk dan layanan tidak dapat dijadikan jaminan untuk dapat memenangkan persaingan pasar. Itu sebabnya memarketingkan produk dan jasa sangat penting, begitu juga dengan menguji produk dan jasa sebelum dilempar ke pasar. Karena itulah realita pasar harus dimasukkan ke dalam rencana bisnis.

 

Dalam melakukan penelitian, Anda harus tahu: siapa yang akan menjadi kompetitor dan bagaimana cara untuk memenangkan kompetisi serta potensi ancaman apa saja yang harus dihadapi dalam setiap kompetisi.

 

Tidak cukup hanya sekedar tahu, hasil dari penelitian itu juga harus terdokumentasi dengan baik, dalam bentuk catatan tertulis, gambar, foto maupun video. Dengan mendokumentasikan hasil penelitian, Anda seperti memiliki buku panduan sebelum melangkah atau membuat kebijakan terkait dengan jalannya bisnis dan perusahaan.

 

Bagi Anda yang baru akan membuka usaha, hasil penelitian yang menjadi bagian dari rencana bisnis dapat digunakan untuk mengatur rencana serta tahapan-tahapan yang harus dilalui dalam menjalankan bisnis.

 

Namun demikian, dokumentasi hasil penelitian tersebut tidak hanya digunakan pada saat akan mendirikan perusahaan atau saat akan melempar produk baru saja, tapi berlaku selamanya sepanjang perusahaan masih berjalan.

 

Karena hasil penelitian tersebut bisa dijadikan sebagai pedoman dalam menjalankan perusahaan sekaligus sebagai bahan referensi untuk mengevaluasi kinerja perusahaan. Itulah sebabnya hasil penelitian perlu didokumentasikan.

 

 

Persiapan Keuangan Tidak Dilakukan Secara Menyeluruh

Kesalahan lainnya yang kerap terjadi saat membuat perencanaan bisnis adalah tidak dituliskannya rencana keuangan secara menyeluruh. Sebagaimana diketahui, dalam pembuatan laporan keuangan, harus dimasukkan proyeksi arus kas, laporan laba – rugi serta neraca keuangan.

 

Karena itu, harus dicari tahu, seberapa banyak dana yang dibutuhkan untuk memulai bisnis serta seberapa banyak cadangan dana yang dibutuhkan pada tahun-tahun pertama perusahaan beroperasi.

 

 

baca juga

Sukses Bisnis Dengan Merawat Pelanggan Dan Karyawan Anda

Mengapa Bisnis Butuh Perencanaan Dan Teknologi ?

350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar

 

 

Kesalahan yang kerap dilakukan pada saat membuat rencana keuangan dalam rencana bisnis adalah  tidak realistis dalam memasukkan dan menghitung pengeluaran dengan memandang remeh biaya-biaya tidak terduga. Kesalahan ini akan dapat dicegah lewat penelitian yang akurat.

 

Kesalahan lainnya adalah terlalu optimis akan masa depan dari bisnis baru yang akan dijalankan atau produk baru yang akan dilempar ke pasar.  Bersikap optimis memang suatu keharusan. Tapi jika sikap optimis tersebut terlalu berlebihan dapat berdampak pada membengkaknya proyeksi arus kas.

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!