jasa seo dan internet marketing
jasa seo dan internet marketing
Published On: Tue, Jan 31st, 2017

KIVITZ, Bisnis Fashion Muslim yang Cerminkan Kemandirian Wanita Muslim

undercover.co.id – Pangsa pasar bisnis fashion muslimah di Indonesia yang menggiurkan membuat banyak wanita muda muslimah berlomba-lomba menarik hati pasar dengan rancangan dan mereknya. Salah satunya merek KIVITZ.

Berawal dari sebuah blog pribadi, Fitri Aulia pada akhirnya terjun ke dunia bisnis fashion muslimah dengan merek KIVITZ. Nama merek tersebut diambilnya dari nama kecil.

“Nama KIVITZ diambil dari nama kecil saya di rumah yaitu ‘Kipit’, yang merupakan panggilan iseng dari kakak saya. Nama ini saya rubah sedikit agar lebih unik,” jelasnya. “Dan memang KIVITZ juga menjadi cerminan dari kepribadian Fitri Aulia,” imbuhnya.

Fitri mengakui merancang baju muslimah untuk bisnisnya bukanlah proses yang singkat. Dirinya harus melalui tahap brainstorming dengan menggunakan moodboard. Setelah itu menamai dan menguatkan konsep.

Barulah kemudian melakukan proses produksi mulai dari uji pola, uji sampel, sampai jahit massal. Semua tahap dilakukan untuk memastikan produk terjaga kualitasnya dan diterima pasar.

Baca juga: Airbnb Divaluasi 30 Miliar USD! Yuk Belajar Model Bisnis Dari 4 Startup Sukses Ini!

Bisnis wanita kelahiran Mei 1988 ini mendapat dukungan dari suaminya yang seorang brand designer. Proses pengambilan gambar untuk branding collection, teaser, poster, dan katalog ditangani oleh sang suami.

Ketika semua tahap sudah dilalui, maka produk bisa dipasarkan secara online dan melalui butik-butik KIVITZ . Dari bisnis yang sudah berjalan selama tiga tahun ini, perusahaannya telah memiliki 10 orang karyawan dan 15 orang penjahit.

 

Utamakan desain sesuai kaidah Islam

Fitri mengakui bahwa pada dasarnya desain yang ia buat untuk KIVITZ  tidak terbatas untuk cutting tertentu dan lebih mengutamakan desainnya sesuai dengan kaidah berbusana muslimah.

Untuk pemilihan warna, KIVITZ didominasi dengan warna-warna bold and strong, seperti maroon, merah darah, cobalt blue, dark green, dan warna-warna netral harus ada seperti hitam, coklat, abu-abu, dan putih. “Warna bold ini mencerminan kemandirian seorang muslimah,” ujarnya.

Kesuksesan KIVITZ tak hanya dari produknya saja, tetapi juga kontinuitasnya dalam berbagi nilai-nilai islam kepada komunitas muslimah. “Alhamdulillah sampai sejauh ini respon pasar positif. Karena KIVITZ tidak hanya mengeluarkan produk fashion muslimah tapi juga saling berbagi dalam nilai-nilai Islami,” paparnya.

 

Gaet pelanggan di media sosial dan komunitas

Dalam memasarkan produk KIVITZ, Fitri lebih memilih menggunakan media sosial dan menggandeng komunitas. Fitri Aulia sendiri adalah salah satu pendiri Hijabers Community (HC) sejak akhir 2010 lalu.

“Setelah bergabung di HC, Alhamdulillah nama Fitri Aulia makin banyak dikenal orang dan ketika di awal tahun 2011 KIVITZ mengeluarkan produk fashion muslimah, Alhamdulillah respon masyarakat pun positif,” ujarnya senang.

Media sosial pun dinilai Fitri sangat efektif dalam membangun awareness dan meningkatkan sales. “Kita juga selalu me-maintan media sosial yang kita miliki seperti fanpage FB, twitter, dan juga instagram. Setiap pagi kami selalu memberi salam kepada pada followers di FB dan Twitter,” akunya.

Konten berupa informasi seputar KIVITZ, seperti diskon dan event yang dihadiri dirinya pun juga diperbarui melalui media sosial. “media sosial perlu di-update secara rutin agar masyarakat selalu ingat dengan brand kita,” katanya.

Giat berinovasi di semua sisi

Agar memperoleh customer loyalty, KIVITZ selalu mengutamakan pelanggan, baik itu mereka yang membeli di butik KIVITZ ataupun secara online. Diakui pula olehnya, menjamurnya bisnis sejenis membuat dirinya harus terus berinovasi.

“Terus berinovasi di semua sisi, misalnya meningkatkan kualitas jahitan, memperbaiki pelayanan, rancangan juga harus selalu update, dan yang paling utama adalah ‘menyuarakan’ value dari produk KIVITZ itu sendiri,” ujar alumni Universitas Indonesia ini.

Baca juga: Berbisnis di Lahan Seluas 160 Hektare, Pemuda Ini Mampu Meraup Rp 5,3 Juta/hektare

 

 

jasa seo dan internet marketing

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

jasa seo dan internet marketing
Protected by Copyscape
Pin It