Maksimalisasi Engagement di Era Digital

UKMS – Maksimalisasi Engagement di Era Digital , Ada banyak cara yang dipakai oleh merek untuk memaksimalkan engagement dengan pelanggannya. Teknologi dan media sosial memainkan peran penting dalam proses tersebut.


Sebagai seorang pemain sepak bola, Cristiano Ronaldo adalah pemain dengan pencapaian luar bisss. Terlihat dari data statistik sebagai pemain sepak bola profesional dan membela tim nasional Dia
sudah tampil di lebih dan 1.100 pertandingan, sementara sebagai pemain nasional Portugal,
dia sudah tampil lebih dari 200 pertandingan. Pencapaian individu dan timnya juga luar biasa. dihat dari jumlah gol yang dicetak ataupun pala yang berhasil drain


Meski sudah berusia 38 tahun, dia tampak masih bergerak aktif dalam pertandingan bola. Karena itu, banyak yang menduga bahwa Ronaldo akan terus memecahkan rekor yang telah diraihnya, baik sebagai pemain sepak bola profesional maupun pemain tim nasional Portugal. Tak hanya tampil dalam pertandingan tapi juga mencetak gol


Terbaru adalah apa yang diraih Ronaldo di Arab Saudi melalu klub Al Nasr. Selain menambah jumlah tampil di pertandingan dan memenangkan pials Arab Champion, Ronaldo juga mencetak gol kemenangan. Sehingga reputasi Ronaldo sebagai Greatest Of All Time (GOAT) punkan kuat.
Yang menarik dan membedakan Ronaldo dengan COAT dari periode lain adalah pencapaian di bidang keuangan. Pele memang memenangkan tiga Piala Dunia bersama tim nasional Brazil dalam 3 dekada yang berbeda. Dia juga menjadi pemain pertama yang menjadi endorser besar dalam pertandingan sepak bola dan bahkan sudah dibuat dalam film biografi


Tapi Pele hidup pada era di mana data dan statistik hanyalah angka-angka saja. Meski angka-angka pencapaian Pela itu merupakan rekor besar pada zamannya, tapi secara angka. kecual perahan tiga kali juara Piala Dunia, akan kalah dibandingkan era sekarang. Mulai dari jumlah penonton pertandingan sepak bola di stadion ataupun televis

Yang membedakan Ronaldo dan Pale adalah pencapaian secara digital. Ronaldo adalah orang pertama di dunia yang memiliki jumlah follower lebih dari 601 juta di Instagram Lionel Messi yang saat ini juga dikenal sebagai COAT mash jauh di bawah Ronaldo karena hanya punya 483 juta followers.


Pale maski punya follower yang besar untuk ukuran generasinya, mash jauh berada di bawahnya, yaitu 17 juta followers. Sehingga leverage juga jauh lebih terbatas dibandingkan Ronaldo untuk endorsement rate. Per tahun 2023 saja pada saat jumlah follower sudah di atas 600 juta, satu posting endorsement di Instagram bemilai lebih dari uns 3,25 juta


Karena itulah Ronaldo bukan hanya dikenal sebagai olahragawan dengan banyak prestas tapi juga salah olahragawan terkaya di dunia dengan pendapatan diatas US$ 1 miliar. Dan yang membedakan Ronaldo dengan olahragawan lain yang berpendapatan di at US$ 1 miliar adalah peran engagement di media sosial. Meski harus dicatat bahwa Ronaldo lebih banyak komunikasi satu arah katimbang komunikasi dua arah, sebagaimana yang dilakukan Elon Musk dalam sejumlah postingan di Twitter atau X


Selain itu, Ronaldo juga kalah dibandingkan Lionel Messi dalam postingan yang disukai/ ked. Di mana Lionel Messi punya jumlah dan jenis posts yang di-led jauh lebih banyak dibandingkan Ronaldo. Terutama setelah berhasil membawa Argentina memenangkan Piala Dunia untuk ketiga kalinya di Qatar. Desember 2022. Meski Ronaldo unggul dibandingkan Mesai dalam jumlah Aka, sat bersamaan mem-posting endorsement Louts Vuitton.
Kalau melihat daftar 50 besar bintang Instagram berdasarkan jumlah follower, Ronaldo dan Messi mewakil karakter berbeda dibandingkan sejumlah artis atau foto model
yang punya follower besar dan bisa menjadi Inspirasi bagi perusahaan. Yang utama. Ronaldo atau Messi minim kontroversi dan
sampai sekarang punya aacalasi positt tulah sebabnya, Ronaldo dan Mesel juga sangat dominan dalam 20 besar jumlah post yang paling banyak di-like di dunia, karena punya prestasi atau pencapaian yang inspirati


In bahkan bukan hanya dilakukan oleh orang biasa saja tapi bahkan di kalangan social media influencer besar pun mereka dianggap inspiratif. Itulah mengapa banyak social media influencer besar dunia yang hadir langsung menyaksikan pertandingan perdana Lionel Messi untuk Inter Miami,

seperti Kim Kardashian, Lebron James dan David Beckham Kebetulan Messi saat itu mencetak gol yang fenomenal Yang menarik, ternyata dalam daftar 50 besar bintang Instagram berdasarkan jumlah follower bukan hanya diisi oleh individu yang populer dengan berbagai pencapaian, tapi juga perusahaan atau organisasi. Nike, produsen pakaian dan perlengkapan olahraga misalnya berada di urutan ke-11 dengan jumlah follower diatas 303 juta Kebetulan pula, beberapa olahragawan yang di-endorsed Nike, seperti Ronaldo, Neymar, Lebron James dan Kylian Mbappe, masuk dalam 50 besar bintang Instagram berdasarkan jumlah follower


Padahal selain keempat orang tersebut Nike punya daftar panjang olahragawan terkenal dari berbagai cabang olahraga yang di-endorsed seperti Tiger Woods, Rafael Nadal, Kevin Durant dan Naomi Osaka. Ini belum memperhitungkan olahragawan yang sudah pensiun seperti Michael Jordan yang sebetulnya bahkan membantu mengangkat band yang kurang terkenal hingga fenomenal seperti sekarang melalui co-branding sepatu Air Jordan. Ini

bahkan menjadi cultural icon, termasuk membuat bola basket punys penggemar yang Jauh lebih banyak
Pencapaian Nike sungguh fenomenal, karena Adidas, pessing terdekat Nike dalam pakatan dan perlengkapan olahraga ternyata punya follower di Instagram yang jauh lebih sedikit yaitu hanya 27 juta.

Padahal Adidas juga meng- endorse olahragawan seperti Lionel Messi dan David Beckham yang masuk dalam 50 besar bintang Instagram berdasarkan jumlah follower Selain itu Adidas juga meng-endorse olahragawan popular lain seperti Mohamed Salah atau mantan olahragawan besar seperti
Zinedine Zidane yang juga punya prestasi fenomenal.


Hanya saja kalau dihat dari sisi gandar, atlet perempuan yang di-endorse Nike jauh lebih populer dibandingkan yang di-endorse Adidas, sekalipun tidak masuk dalam 50 besar bintang Instagram berdasarkan jumlah follower. Mulai dari Serena Willams, Naomi Osaka hingg pemain sepakbola perempuan Australia, Samantha Kerr adalah contoh atlet perempuan populer yang di-endore Nike. Sementara Adidas punys atlet perempuan seperti Danielle Kang.


Yang menarik atlet perempuan itu bukan hanya popular di bidang olahraga tapi juga di arena lain. Serena Willams dan Naomi Osaka masuk dalam undangan khusus Met Gala ajang eksklusif yang menampilkan tokoh dari berbagai bidang dengan perampilan lan dari yang lain. Tentu ini memperluas pilihan engagement.

baca juga


    Nike sendiri serius menggarap pasa perempuan. Selain punya persentase produk untuk pasar perampuan yang jauh lebih besar dibandingkan Adidas, Nike juga menghimpun sejumlah atlet perempuan sebagai bagian think tank untuk pengembangan produk perempuan Nika yang dianggap sebagai pasar masa depan Nike. Di dalam think tank tersebut, Nike juga memasukkan atlet perempuan berhijab pertama, bihaj Muhammad, sebagai salah satu anggotanya. Tujuannya antara lain karena Nike juga ingin engage dengan kelompok perempuan berhijab, yang jumlahnya besar di dunia dan punya potensi pasar menarik dilihat dar days beli dan pertumbuhan


    Dengan cara seperti itu, Nike bisa menunjukkan diri peduli pada diversity, salah satu unsur dalam 17 Sustainable Developmen Goals (SDGs), bukan hanya dalam keragaman etnis tapi juga dalam dress code. Sejumlah federasi olahraga dunia pun sudah mengizinkan atlet berhijab untuk tampil dalam pertandingan tingkat dunks. Yang terbaru adalah penampilan atlet perempuan berhijab dari Maroko, Nouhaila Benzina, dalam Piala Dunia Wanita yang berlangsung di Australia dan Selandia Baru.


    Tentu Nike mengambil berbagai langkah tersebut dengan mengacu pada data. Dari 50 besar bintang Instagram berdasarkan jumlah follower, 27 orang adalah perempuan dan 15 orang pris. Artinya pasar perempuan bisa lebih efektif menjadi besis membangun komunitas dan punya fleksibilitas dalam melakukan engagement karena tidak harus melalui pencapaian prestasi yang fenomenal.


    Ini bisa dilihat dari sejumlah 50 besar bintang Instagram yang masuk di dalam daftar Meski tidak punya prestasi dalam ajang kompetisi yang ketat, tapi memiliki acara televisi yang populer seperti halnya keluarga Kardashians Kebetulan, Robert Kardashian mulai menarik perhatian karena terlibat dalam proses persidangan OJ Simpson yang banyak ditonton orang. Robert ini punya anak-anak perempuan dengan gaya hidup yang mengundang rasa ingin tahu orang. Terbukti dari popularnya acara TV yang menampilkan kehidupan sehari-har keluarga Kardashian ini


    Karena kapopularannya, mereka pun mudah merah jumlah follower. Ternyata mereka paham melakukan monetisasi jumlah follower yang besar. Mereka pun bukan hanya menawarkan dini untuk endorsement dels berjualan produk mereka sendiri.


    Sehingga mereka pun dikenal sebagai praktisi bisnis perempuan. Cristiano Ronaldo pun juga demikian. Selain mendapatkan uang
    dari endorsement, dia juga menjual produk
    dengan nama merak sendiri.


    Tapi kemampuan monetisasi bukan hanya bisa diraih individu, tapi juga perusahaan seperti Nika yang berani kaluar duit banyak untuk endorsement deals dengan olahragawan top. Nike sangat kuat di Instagram dengan follower yang begitu besar. Rupanya investor pun melihat hal ini. Itulah sebabnya, meski di pasar Adidas adalah pesaing ketat Nike, tapi dalam kapitalisasi pasar, Nike jauh lebih besar dibandingkan Adidas dalam menerapkan apa yang dikenal high budget big impact.
    “Yang menarik dan membedakan Ronaldo dengan GOAT dari periode lain adalah pencapaian di bidang keuangan.”

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    ×

     

    Hello!

    SEO Manager Kami Membantu Anda

    × SEO Consultation