Mengenal Komunitas-Komunitas Unik yang Ada Di Kota Bandung

Mengenal Komunitas-Komunitas Unik yang Ada Di Kota Bandung

Kota Bandung tidak hanya terkenal dengan sejuta wisata kuliner dan fashion yang beraneka ragam, tapi juga merupakan rumah bagi komunitas-komunitas unik. Disini kamu bisa menemukan himpunan orang-orang yang memiliki minat serupa, apapun jenis objeknya.

Sebenarnya cukup masuk akal jika disini terdapat banyak komunitas-komunitas dengan berbagai latar minat, kota Bandung sendiri sudah terkenal dengan kreativitas masyarakatnya sejak lama dan dengan begitu, orang-orang disini bisa dengan mudah membentuk suatu himpunan untuk saling bertukar pendapat, informasi, skill, atau apapun itu yang berkaitan dengan minat atau hobby yang mereka tekuni.

Komunitas Aleut

Komunitas ini adalah wadah ideal bagi siapapun yang ingin mempelajari seluk beluk kota Bandung dengan segala kisah perjalanannya. Komunitas yang sudah berdiri sejak tahun 2006 dan masih aktif hingga sekarang ini dibentuk pertama kali ketika mahasiswa Universitas Padjadjaran angkatan tahun 2005 tengah melaksanakan kegiatan ospek, dengan rangkaian kegiatan mengunjungi situssitus bersejarah di kota Bandung.

Kegiatan tersebut ternyata direspon baik oleh para peserta ospek, akhirnya muncul lah ide untuk mendirikan semacam perkumpulan pecinta sejarah yang kemudian dinamakan “Komunitas Aleut”.

 

 

Kegiatan utama mereka tak jauh berbeda dengan aktivitas yang mereka laksanakan ketika ospek, yaitu menelusuri setiap sudut kota Bandung yang memiliki rekam jejak sejarah. Sampai sekarang, tak kurang dari ratusan situssitus dan sumber sejarah kota Bandung telah mereka telusuri.

Comjurig

Cobalah berkunjung ke Jalan Asia Afrika pada sore hari, di sekitar area Museum Konferensi Asia-Afrika, kamu akan menemukan berbagai penampakan hantu menakutkan yang berkeliaran di pinggir jalan!

Tapi jangan salah, hantu-hantu ini tidak datang dengan maksud jahat, kedatangan mereka hanya untuk menghibur orang-orang yang melintas di sekitar jalan Asia Afrika, dan kamu boleh berfoto sepuasnya bersama mereka. Hantu-hantu ini berasal dari “Comunitas Jurig” atau sering disingkat dengan akronim “Comjurig”, sebuah komunitas unik yang bergerak untuk menghibur masyarakat dan wisatawan di kota Bandung.

 

 

 

Sebelum mereka majang, jargon khusus yang mereka gunakan untuk menggambarkan aktivitasnya, mereka biasanya sudah berkumpul sejak pukul 12.00 di bawah sebuah pohon di dekat Sungai Cikapundung untuk mempersiapkan aksinya. Aktivitas tersebut biasanya berlangsung hingga larut malam. Kegiatan komunitas ini juga telah dilegalkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat, dan setiap anggotanya dibekali ID Card khusus.

Nah, selain dua komunitas tadi, di kota Bandung masih ada beberapa komunitas lainnya yang tak kalah unik dan menarik, kalau kamu ingin tahu lebih lanjut tentang komunitas-komunitas tersebut, ikuti terus update terbarunya ya!

 

Setelah sebelumnya kita sudah membahas tentang komunitas “Aleut” dan “Comunitas Jurig” atau “Comjurig”, kali ini akan kita bahas lagi tentang komunitas-komunitas unik lainnya yang bisa kita temukan di kota Bandung. Siapa saja mereka? Langsung saja kita simak profil mereka di bawah ini,

Komunitas Aksakun

Kegiatan yang dijalankan komunitas ini sudah berlangsung sejak tahun 2009 lalu, mereka terdiri dari kalangan pelajar, mahasiswa, musisi, sejarawan dll. Komunitas ini awalnya merupakan kelas belajar yang berfokus untuk mempelajari aksara-aksara kuno, sesuai dengan namanya, “Aksakun” yang berarti “Aksara Kuno”.

Komunitas ini juga telah berhasil menciptakan inovasinya berupa Museum Digital Aksara Nusantara yang kini bisa diakses siapa saja melalui internet, disitu kita bisa menemukan hasil kerja mereka dalam penelitian naskah-naskah Nusantara kuno dan kiat-kiat jitu untuk membaca aksara kuno, cukup menarik bukan?

 

 

 

Semua itu dilakukan akibat “keresahan” mereka terkait minimnya ketersediaan data sebagai dasar kajian untuk mengenal aksara-aksara yang ada di Nusantara dan sepinya peminat aksara kuno dan media penulisannya, yang berupa naskah dan prasasti. Semoga saja dengan kehadiran mereka ini bisa menyadarkan masyarakat betapa pentingnya mempelajari masa lampau.

Barudak Hipnotis Bandung

Kalau kamu memiliki ketertarikan khusus dengan hal-hal yang berhubungan dengan teknik mengendalikan pikiran, komunitas yang satu ini merupakan wadah sempurna untuk belajar dan melatih talentamu!

 

 

Komunitas yang telah berdiri sejak tahun 2013 ini terdiri dari para pecinta seni hipnosis lokal di kota Bandung, mereka biasanya sering berkumpul di area Balai Kota Bandung setiap hari Sabtu, dan sesekali memperagakan aksinya di depan umum. Tujuan utama dari komunitas ini adalah untuk mensosialisasikan manfaatmanfaat positif dari hipnosis, dan menghilangkan stigma buruk tentang hipnosis itu sendiri.

Siapapun boleh bergabung dengan komunitas ini untuk belajar tentang hipnosis, dengan syarat harus memiliki tujuan yang jelas dan tidak untuk disalah gunakan. Komunitas “Barudak Hipnotis Bandung” juga sudah cukup populer, terutama setelah mereka mendapat banyak undangan dari beberapa media lokal, sekolah-sekolah, instansi pendidikan, dll.

Komunitas Urban Jedi

Jedi dalam film “Starwars” adalah istilah untuk menyebut anggota kelompok biarawan kuno yang terkenal dengan kemampuannya untuk mengendalikan The Force, hal ini lah yang kemudian melatar belakangi didirikannya komunitas unik bernama “Urban Jedi”.

 

 

Komunitas ini terdiri dari para pecinta film Starwars di kota Bandung yang kemudian membentuk semacam kelompok costplayer. Awalnya para anggota komunitas ini merupakan anggota “Order 66”, komunitas serupa yang sudah berdiri lebih dulu, namun komunitas Urban Jedi memiliki beberapa perbedaan mendasar dengan kelompok Order 66, terutama dalam hal seni akrobatik menggunakan salah satu property senjata dalam film Starwars.

 

Para anggota komunitas Urban Jedi sering berkumpul pada Rabu malam di lapangan GOR Saparua untuk menunjukan kebolehannya dalam beratraksi menggunakan lightsaber, senjata yang digunakan Jedi dalam film Starwars.

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!