Published On: Wed, Jul 27th, 2016

Mengenal Wajah Mirip Indonesia Moses – CEO Xendit Alat Pembayaran Online

undercover.co.id –  Mengenal Wajah Mirip Indonesia Moses – CEO Xendit Alat Pembayaran Online  “Jika anda memiliki suatu hal yang dapat anda kerjakan yang bisa mengubah anda serta memberi hal positif untuk anda. Kerjakanlah! ”

Indonesia adalah satu diantara negara pemakai hp paling besar didunia. Tetapi sayangnya dari banyak pemakai hp, sebagian besar pemakai malah tak mempunyai rekening bank atau alat instrumen perbankan yang lain, seperti kartu credit.

Peluang ini tak disia-siakan oleh seseorang remaja bernama Moses Lo (28). Moses lalu bikin satu aplikasi digital yang dapat melayani transfer duit sampai menaruh duit yang diberi nama Xendit. Aplikasi ini ada untuk piranti Android ataupun iOS.

Baca juga : premium-member-undercover-bisnis-network/

Mulai sejak di luncurkan pertengahan th. 2015 lantas, Xendit mulai memperoleh tempat spesial di kelompok orang-orang. Software ini dapat memudahkan service pembayaran dengan cara on-line seperti service transfer duit yang lebih aman, berbentuk private sampai diklaim mengungguli service Venmo di Asia Tenggara.

Dengan Xendit, Moses memanglah jadi satu diantara pelaku bisnis berhasil di Indonesia. Namun sebenarnya, Moses tidaklah warga negara Indonesia tetapi berkewarganegaraan Australia.

“Saya memanglah mempunyai darah Indonesia. Ibu saya dari Bangka Belitung, bapak saya dari Melayu Singapura. Saya lahir di Singapura, study di Amerika serta saat ini berkewarganegaraan Australia, ” ungkap Moses.

Walau sekian, Moses memanglah menggerakkan usaha sampai mempunyai tujuan untuk pasarkan Xendit di Indonesia. Argumennya yaitu sudah pasti pasar Indonesia yang cukup tidak kecil.

“Dan lantaran saya mempunyai darah Indonesia, juga lihat market Indonesia yang bagus untuk melakukan bisnis, ya mengapa tak saya cobalah kembali pada Indonesia serta memberi hal yang positif. Walau saya tidak kecil di USA (Amerika Serikat) namun untuk bangun usaha ini (Xendit) saya lebih tertarik di Indonesia, ” katanya.

Dari Smartphone Jadi Kesempatan Bisnis Menguntungkan

Mulai sejak di luncurkan mulai sejak pertengahan th. 2015, Xendit mulai banyak di kenal orang-orang Indonesia. Xendit tawarkan keringanan service pembayaran dengan cara on-line seperti kirim serta menaruh duit.

Dengan service transfer duit yang dipunyai Xendit, pemakai aplikasi paling baru itu dapat kirim duit dengan cara pribadi. Software itu juga dilengkapi sarana chatting dengan orang lain.

Mengenal Wajah Mirip Indonesia Moses – CEO Xendit Alat Pembayaran Online Jika Anda menaruh duit di Xendit, Anda dapat kirim serta memohon duit dari rekan-rekan Anda di service ini dengan nomer telephone. Lantas bagaimana latar belakang ada Xendit?

Baca juga : pebisnis-sepatu-bandung-beromzet-milyaran-bermodal-awal-7-juta/

“Karena saya lihat di Indonesia beberapa orang dibawah usia 40 th. kehidupan setiap harinya lebih di habiskan memakai smartphone. Diluar itu untuk lakukan pembayaran, ATM Banking masihlah general. Nah maka dari itu saya berpikir apa pemecahannya untuk memecahkan permasalahan dengan memakai kondisi itu untuk jadi kesempatan usaha, ” tutur CEO & Founder Xendit Moses Lo.

Lalu Moses coba bikin satu aplikasi yang bisa mendukung semua aktivitas perbankan orang-orang. Dengan latar belakang yang dipunyai Moses, pada akhirnya Xendit betul-betul di ciptakan serta beroperasi. Waktu beroperasi, Perusahaan yang berbasiskan di San Fransisco Bay Ruang ini bukan sekedar bekerja bersama dengan bank-bank Indonesia, namun dengan juga beberapa jaringan ATM serta perusahaan yang lain.

“Ya inspirasi awal lantaran saya latar belakangnya yaitu orang keuangan atau finance. (Mitra) Perusahaan tehnologi, perbankan, startup, e-commerce, ” sebutnya.

Mulai sejak beroperasi, Moses menyampaikan pemakai Xendit bisa menaruh beberapa duit ke Xendit. Lalu mereka dapat kirim atau memohon duit dari beberapa rekannya di service ini atau lewat nomer telephone.

Dengan kata lain, Xendit yaitu service digital yang tawarkan sistem pembayaran sesama rekanan atau peer-to-peer payment. Moses bahkan juga menyebutkan Xendit sebagai mobile wallet untuk permudah pembayaran.

Xendit juga menginginkan jadi pengganti system transfer antar rekening bank. Pemakai dapat menghubungkan kartu debet mereka ke Xendit, lantas kirim ataupun menagih duit dari rekan-rekannya. Dalam masalah jual-beli on-line melalui sosial media, penjual bakal menagih cost ke konsumen melalui Xendit. Semua sudah pasti dalam mata duit Rupiah.

Yang menarik dari Xendit yaitu service ini tidak terbatas pada kepemilikan account bank spesifik. Bila perlu kirim duit ke rekan yang memiliki rekening di bank lain, Anda tetaplah dapat mengerjakannya melalui Xendit.

Baca juga : sunny-tamatan-sd-membawa-tas-robita-dari-ntt-ke-pasar-luar-negri/

Gampangnya, Xendit bakal mengatur sendiri bagaimana aliran dana dibalik monitor dari satu bank ke bank lain. Pemakai tak perlu cemas bakal cost administrasi. Semua gratis serta semua resiko keamanan, beragam info pribadi yang tersimpan sudah dienkripsi sampai pemakai dapat aktifkan feature two-factor authentication.

“Ya dasarnya untuk memberi keringanan dalam menyelsaikan payment (pembayaran), ” tekannya.

 Jadi Tujuan Beberapa Investor

Bangun Xendit jadi keuntungan sendiri untuk Moses Lo, CEO & Founder Xendit. Ia mengungkap mulai sejak Xendit di luncurkan, aplikasi ini telah banyak dilirik oleh beberapa investor sampai tawarkan kesediaan untuk menyuntikkan modal.

“Kalau angkanya (investasi) kami tak dapat mengatakan berapakah serta darimana. Namun bisa disebut investor kita datang dari yang berinvest di Facebook, dari USA (Amerika Serikat), Grab, Tokopedia, Traveloka, ” sebut pria kelahiran Singapura, 15 Juli 1988.

Bahkan juga Xendit juga memperoleh pertolongan modal taraf global dari YCombinator. Diluar itu untuk menggerakkan usaha Xendit, Moses mempunyai penasihat spesial dengan kata lain mentor populer bernama Juicetin Kan.

Juicetin Kan yaitu seseorang entrepreneur serta investor internet asal Amerika. Dia di kenal sebagai Co-Founder dari basis Juicetin. tv serta Twitch. tv, dan aplikasi video social mobile Socialcam. Dia dikenal juga sebagai partner di firma modal ventura YCombinator.

“Pertama (modal) dari duit pribadi lalu saya memperoleh Co-Founder dari Amazone. Ada pula dua tubuh tidak kecil yang menyuntikan dana, Namun yang menyuntikan dana lebih tidak kecil sih kita peroleh dari investor kita bisa disebut inkubator paling besar di USA namanya YCombinator. Kita juga memiliki mentor namanya Juicetin Kan, ” tuturnya.

Memperoleh keyakinan dari investor tidak kecil sekelas YCombinator tidaklah hal yang gampang. Penilaian yang dikerjakan YCombinator disadari Moses cukup ketat. Tetapi dengan tim solid, Xendit dapat memperoleh keyakinan dari beberapa investor.

“Ya kami memanglah startup lokal Indonesia pertama yang memperoleh invest dari YCombinator. Tak gampang untuk kami memperoleh invest dari mereka, lantaran YCombinator bisa disebut inkubator paling besar di USA, jadi penilaiannya begitu selektif.

Banyak kendala kami menuju dealing, aspek terpentingnya yaitu tim lantaran mereka menginginkan satu tim yang kuat untuk menggerakkan usaha (Xendit) ini. Namun kami tidak gentar kami selalu mempresentasikan kalau kesempatan usaha untuk Xendit itu tidak kecil terlebih di indonesia, serta itu dapat dibuktikan waktu kami meluncurkan, marketnya cukup bagus, tersebut yang pada akhirnya bikin mereka ingin invest dananya di Xendit, ” kenang Moses.

Masuk Catatan Forbes serta Konsentrasi Garap Pasar Indonesia

Xendit betul-betul membawa Moses Lo jadi seseorang pelaku bisnis populer. Dengan satu aplikasi digital yang dapat melayani transfer duit sampai menaruh duit itu, Moses pernah masuk kedalam daftar Forbes.

Moses Lo, Pendiri serta CEO Xendit ditulis oleh Forbes sebagai orang Indonesia. Nama Moses sendiri masuk dalam kelompok Finance & Venture Capital ‘Forbes 30 Under 30 Asia’. Walau sebenarnya kewarganegaraan Moses Lo tidaklah Indonesia namun Australia, walau dia mengaku mempunyai garis keturunan Indonesia.

“Saya memanglah mempunyai darah Indonesia, ” tekan Moses.

Masuk catatan Forbes, Xendit dinilai berhasil sebagai satu diantara service mobile payment peer to peer yang fokus bisnisnya di lokasi Asia Tenggara. Karena service Xendit juga beroperasi di Indonesia, Moses juga tidak segan menyebutkan bila mereka yaitu startup lokal.

“Ya kami memanglah startup lokal Indonesia, ” sebutnya.

Baca juga : mari-sukseskan-gerakan-nasional-1000-start-up-indonesia/

Dengan kesuksesan itu, Xendit tetaplah membidik Indonesia sebagai pasar paling utama mereka. Moses menilainya tiap-tiap th. pemakai Xendit di Indonesia tumbuh cukup penting.

“Untuk sekarang ini kita konsentrasi dahulu di Indonesia. Baru sesudah semua stabil serta jalan lancar baru deh kita kepakan sayap lebih jauh lagi. Tanggapan pasar di Indonesia untuk Xendit cukup bagus dengan tumbuh 25% tiap-tiap waktunya itu telah menunjukkan bila Xendit di terima di pasar Indonesia, ” tuturnya.

Mempunyai perusahaan sampai memperoleh suntikan dana dari perusahaan internasional serta masuk catatan Forbes yaitu sederet prestasi yang sudah dicapai Moses. Moses menyatakan prestasi itu dicapainya lantaran ia cerdas menebak kesempatan.

“Ya pertama saya lihat basic saya, lalu saya lihat apa yang orang-orang perlukan lantas saya combine dengan ketrampilan saya serta saya tekuni. Memanglah kemungkinan untuk pelaku bisnis yang masihlah muda cukup rawan, namun apa kita mesti menanti tua dahulu untuk mengawali usaha? Bila kita dapat di umur muda ya mengapa tak?, ” kata Moses.

Ia mengingatkan pada calon entrepreneur di Indonesia apabila menginginkan berhasil supaya tak tidak mudah menyerah serta mesti ingin coba suatu hal yang baru dalam bangun usaha. Lalu menanamkan mental pelaku bisnis yang kuat serta tahan banting sampai konsentrasi pada usaha.

“Fokus pada visi dan misi, the right people, the right mindset, ” tegasnya.

Lalu ia juga tak segan memberi input pada pemerintah. Ia memohon supaya pemerintah juga lebih memerhatikan bidang usaha startup. Moses menilainya bidang usaha ini akan jadi tulang punggung perkembangan ekonomi Indonesia di saat mendatang.

“Memang sih pemerintah open banget pada usaha termasuk juga usaha startup. Harapannya senantiasa open pada perusahaan-perusahaan startup. Bikin regulasi serta kebijakan yg tidak labil, yang lebih mempermudah orang-orang terutama tehnologi untuk payment, ” tutupnya. Mengenal Wajah Mirip Indonesia Moses – CEO Xendit Alat Pembayaran Online

jasa seo dan internet marketing

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>