Menilik 4 Strategi Branding Ala Shopee  

Undercovercoid 74

https://www.zowhy.com-Sejak resmi diperkenalkan di Indonesia pada Desember 2015 lalu, Shopee marketplace yang terkenal dengan ‘gratis ongkirnya’ ini mengalami pertumbuhan pasar yang sangat pesat.

Marketplace yang dikelola oleh Garena (berubah nama menjadi SEA Group), per Oktober 2017 lalu aplikasinya telah didownload  lebih dari 25 juta pengguna. Dan per Mei 2017, Shopee  memiliki lebih dari 55 juta active listings yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Betapa angka pertumbuhan yang sangat fantastis!

Pertumbuhan itu tak lepas dari effort Shopee dalam meningkatkan visisbiltas produknya melalu branding maupun marketing. Handika Jahja (Head of Operations Shopee Indonesia), mengatakan bahwa kunci startegi branding ala Shopee sehinga memiliiki ruang tersendiri di hati pelanggannya adalah sebagai berikut.

Baca juga: 6 Tips Personal Branding pada LinkedIn

#1. Memahami Karakateristik dan Gaya Hidup Pengguna

Langkah pertama branding ala Shopee menrut Handika adalah memahami karakteristik dan gaya hidup target pelanggan.

Masyarakat masa kini cenderung menyukai kemudahan. Kemudahan dalam berbelanja, kemudahan dalam bertransaksi, dan lain-lain. Itulah  mengapa marketplace ramai hadir di Indonesia (seperti buka lapak. Lazada, elevenia, toko pedia, dan lain-lain).

 

Apalagi menilik angka pengguna internet di Indonesia yang semakin hari semakin meningkat. Data dari We are Social and HootSuite (2017)  menunjukkan angka penetrasi pengguna internet di Indonesia menembus lebih dari 132,7 juta jiwa.

#2. Membangun Komunitas

Shopee menggunakan startegi ‘communty-building’ sebagai salah satu kunci branding mereka dikarenakan communty-building diklaim dapat menciptakan ‘word of mouth’ dan perbincangan soal brand Shopee.

Komunikasi brand dilakukan dengan membangun komunitas kuat seperti pada medsos, key opinion leaders (KOL), dan juga seller Shopee. Metode tersebut diklaim mampu membanggun brand  dan menyampaikan informasi terupdate soal brand Shopee.

#3. Media Out-of-Home (OOH)

Media Out-of-Home seperti iklan Billboard, Banner, maupun iklan televisi (TVC) juga menjadi strategi branding andalah Shopee. Strategi ini dapat memaksimalkan visibilitas brand Shopee di mata target market.

 

 

Baca juga

1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu

Panduan Bisnis Online Terlengkap

Panduan Lengkap Pecinta Kopi

Investor Bisnis Untuk Kelancaran Usaha Anda

350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar

Panduan Sukses Bisnis Franchise

123 Cara Meningkatkan Omzet Penjualan

Perjalanan 185 Brand Nasional Dan Internasional

50 Daftar Lengkap Virtual Office Di Indonesia

50 Daftar Jasa Kontraktor Indonesia

50 Usaha Rumahan di Indonesia

500 Kisah Pengusaha Sukses

Kenali Daftar 99 Fintech Indonesia

 

 

#4. Digital Marketing

Memasuki era digital, strategi marketing dalam dunia digital yang disebut digital marketing kini sedang menjadi primadona. Dengan meningkatnya pengguna internet setiap harinya, strategi marketing melalui digital dipercaya mampu menyapu pasar yang lebih luas.

Peluang ini tidak dilewatkan Shopee untuk membangun brand-nya. Untuk itu, belakangan kita sering melihat iklan Shopee diberbagai media sosial (seperti di instagram, insta story, facebook, bahkan iklanYouTube. Optimalisasi pemasara di ranah digital dipecaya dapat meningkatkan visibilitas brand Shopee di ranah online.

 

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!