Meningkatkan Penjualan Dengan Content Marketing

SEO UNDERCOVER CO ID 75

undercover.co.id – Metode iklan konvensional tidak memberi banyak keuntungan di jaman sekarang.

Banyak orang berkata metode tersebut sudah mati.


Sementara itu, ada lebih banyak orang mengabaikan pentingnya memanfaatkan iklan untuk meningkatkan penjualan produk dan jasa.


Sikap mengabaikan iklan itu sangat tidak menguntungkan, karena sebenarnya iklan sangat membantu untuk meningkatkan penjualan.


Iklan masih menjadi cara terbaik untuk memperkenalkan produk kepada banyak orang, yang jadi masalah adalah bagaimana agar calon pelanggan anda mengetahui dan tertarik dengan produk yang sedang dijual.


Iklan konvensional seperti menyebarkan flyer, baliho, dan lain-lain sudah ditinggalkan banyak orang, bukan berarti tidak bermanfaat, tapi cara tersebut menyita terlalu banyak waktu sehingga mereka memanfaatkan internet dengan cara menggunakan content marketing dan lain-lain.


Jadi, bagaimana cara meningkatkan penjualan dengan bantuan content marketing? Simak ringkasan berikut ini.

1.Buat Content Marketing Anda Layak Untuk Dimanfaatkan

Maksudnya adalah jika anda ingin produk dan jasa yang anda tawarkan menarik perhatian banyak orang hingga meningkatkan penjualan yang harus anda lakukan ialah membuat content marketing yang membuat orang benar-benar membutuhkan produk anda.

2. Jangan Hanya Berjualan, Tambahkan Informasi Yang Mendidik

Daripada mempengaruhi orang untuk membeli produk anda, lebih baik anda buat content marketing yang mengandung informasi yang bernilai dan bermanfaat untuk calon konsumen.


Hal ini akan memancing mereka untuk mempercayai produk anda. jangan memaksa orang untuk membeli produk, tapi buat mereka jatuh cinta pada produk anda.
 
 

3. Pastikan Content Marketing Anda Memberikan Solusi Pada Konsumen

Pembeli adalah orang-orang yang sebenarnya mencari solusi untuk persoalannya, jadi pastikan content marketing anda dapat memecakhkan persoalan yang dialami oleh calon konsumen.


Beri mereka pilihan untuk mendapatkan solusi, dengan content seperti itu dari ratusan pembaca content marketing anda, pasti akan menyerap content selanjutnya dan berakhir dengan membeli produk dari anda.
 
 

4. Manfaatkan Content Marketing Alternatif

Berterimakasihlah pada teknologi, karena kini anda tidak hanya bisa membuat content marketing dalam bentuk artikel atau gambar saja, bahkan bisa membuatnya dalam bentuk video, foto bergerak, dan masih banyak lagi yang lainnya.


Anda bisa menciptakan content marketing dengan memanfaatkan ratusan tools digital yang cocok untuk content marketing.


Tingkatkan penggunaan tools tersebut, sehingga anda bisa menjangkau lebih banyak orang baik lewat smartphone, PC, laptop, dan juga tablet.
Papar mereka dengan content-content yang solutif untuk persoalan kehidupan sehari-hari mereka.
 
 

5. Gunakan Apps Analitik Untuk Mengetahui Perkembangannya

Setelah melakukan banyak usaha dalam mendorong content marketing dalam rangka meningkatkan penjualan produk, anda harus melakukan evaluasi agar mengetahu sejauh mana cara yang anda ambil memberikan hasil.


Evaluasi bisa anda lakukan dengan menggunakan apps analitik atau google analitik.


Hasil analisis akan memberikan gambaran secara spesifik, sejauh mana content marketing anda berhasil dikenali dan memberikan dampak pada jumlah penjualan di sekitar calon konsumen potensial anda.
 
Sebagai tambahan catatan cara lama beriklan memang sudah semakin ditinggalkan tapi bukan berarti cara tersebut sama sekali tidak memberikan manfaat.


Iklan konvensional hanya lebih lambat dari cara penyebarannya, berbeda dengan memanfaatkan digital advertising yang berbasiskan internet, dari satu detik kita bisa menyebarkan informasi ke ratusan akun, ke berbagai instansi di berbagai negara.
 
 
Karena itulah digital advertising dengan content marketing yang menarik menjadi corong utama pemasaran perusahaan dewasa ini.
Content Marketing menjadi andalan untuk mencapai target market utama, anda pun bisa meningkatkan penjualan anda dengan cara yang sama.
 
 

6 Langkah Memulai Content Marketing Brand Anda Secara Strategis

Konten adalah cara bagi brand untuk menunjukkan otoritas dan keahlian, dan, dengan munculnya berbagai saluran pemasaran, konten dapat membawa brand lebih dekat kepada pelanggan mereka.


Namun untuk berhasil, konten yang dibuat oleh perusahaan perlu pendekatan yang lebih strategis yang membangun kembali elemen dasar dan pengalaman dari brand.

baca juga


    Tips Mengembangkan Komunikasi Brand


     

    1. Jelaskan Sejarah Bisnis Anda

     
    Kisah brand Anda adalah narasi emosional yang mengungkapkan visi dan tujuan organisasi Anda.

    Diciptakan untuk berbagai lapisan audiens, cerita ini dapat membentuk pemahaman tentang misi dan tujuan yang Anda kejar melalui brand Anda.


    Tidak ada tempat yang lebih baik untuk mengungkapkan cerita tentang brand Anda dibandingkan di halaman Tentang Kami.
     
     
     

    2. Temukan Strategi Verbal

    Sebagian besar marketer tahu bahwa mereka memerlukan strategi visual, tetapi hanya sedikit yang menerapkan ketelitian yang sama untuk strategi verbal. Beberapa komponen utama yang harus Anda bangun:
     

    3.Tema Pesan Anda

    Visi dan misi yang menggerakkan brand perlu diubah menjadi panduan yang dapat ditindaklanjuti bagi marketer dan staf.


    Dengan menggunakan poin-poin rinci, pesan utama dapat menyebar menjadi banyak touch point, saluran, dan konten –

    sembari memperlengkapi Anda untuk menceritakan kisah yang kohesif yang membantu audiens memahami siapa Anda dan apa yang bisa diharapkan dari bisnis Anda.
     

    4.Suara Brand

    Pesan adalah apa yang Anda katakan, sementara suara brand adalah bagaimana Anda mengatakannya.


    Suara yang dimaksud di sini bukanlah bunyi-bunyian, tetapi tema dan cara berkomunikasi dari suatu brand.


    Suara dari sebuah brand perlu digunakan untuk menjaga konsistensi cara berbicara di berbagai saluran content marketing.

    Suara yang konsisten akan diterapkan di seluruh titik sentuh antara bisnis dan audiens, serta menjaga kesamaan pengalaman yang dirasakan audiens pemasaran hingga ke layanan pelanggan.
     
     
     

    5. Membuat Konten Unik

    Pengalaman konten tertentu dapat memiliki dampak yang sangat signifikan untuk menyampaikan pesan dari brand utama. Berikut ini tiga yang paling efektif:
     

    6. Cerita khas

    Dicetuskan oleh David Aaker, kisah-kisah khas dari brand adalah solusi menyampaikan pesan strategis melalui bentuk naratif yang penuh emosi.


    Cerita khas tidak dapat dikarang; ia adalah pengalaman asli yang dialami oleh founder, bisa juga pengalaman hebat yang dialami audiens.

    Cerita yang khas adalah memiliki plot menarik, kejutan, karakter yang sesuai dengan audiens, memiliki masalah yang serupa yang dirasakan audiens, tetapi punya solusi inovatif.
     

    7.Thought leadership

    Thought leadership adalah istilah yang disematkan pada satu pihak yang berhasil memberikan perspektif berbeda dan inovatif pada suatu fenomena.


    Jika Anda berhasil menemukan perspektif unik dan menarik dari suatu fenomena, maka buatlah konten menggunakan hal tersebut.


    Konten ini akan membangun otoritas Anda di topik tertentu. Tapi, konten semacam ini perlu didasari penelitian dan pemahaman mendalam tentang pelanggan Anda, kebutuhan mereka, dan pasar secara keseluruhan.


    Penyampaian konten yang inovatif tidak selalu berasal dari artikel dan webinar. Anda juga bisa melakukannya melalui format yang sangat interaktif.
     

    8.Sikap Brand

    Branding berbasis Public Relation telah lama memenangkan penghargaan di acara-acara kreatif dan marketing seperti Cannes Lions and Effies.
    Dilakukan dengan benar, aksi ini dapat menjadi tindakan brand; dilakukan salah, mereka bisa menjadi bumerang.
     
    REI menutup tokonya di hari belanja besar Black Friday, mengizinkan karyawannya pergi berlibur. Ini berhasil memicu percakapan positif di media sosial.
     
     
    State Street Advisors pernah meluncurkan seri pendanaan baru dengan memposisikan patung Fearless Girl di depan patung banteng di Wall Street; ini mendapat apresiasi, karena menggugah dari segi marketing, tetapi menjadi bumerang bagi para dewan stakeholdernya yang didominasi laki-laki.
     
     
     

    9. Hubungan Melalui Banyak Channel

    Pergeseran dari branding monolog ke dialog yang membangun hubungan membutuhkan partisipasi aktif yang disengaja.


    Petakan saluran digital dan fisik yang paling banyak digunakan oleh pemirsa Anda, dan identifikasi cara agar Anda bisa terhubung dengan mereka.


    Misalnya bila mereka banyak menggunakan Twitter , maka cobalah untuk terlibat dengan target Anda melalui channel tersebut.
    Channel yang digunakan pun perlu lebih dari satu, tetapi memiliki suara brand dan strategi verbal yang serupa.
     
     
     

    10. Sampaikan sistem operasi ini terhadap tim

    Anda tidak bisa bersikap strategis di luar tanpa menyampaikan maksud Anda di dalam, dalam hal ini adalah tim bisnis Anda.


    Langkah ini lebih dari sekadar menambah tools saja; tapi juga meningkatkan keterampilan dan memikirkan kembali proses yang perlu dilakukan.
     

    Pelatihan

    Gunakan sesi interaktif untuk mengajarkan penulis artikel, marketer, agensi, pemangku kepentingan hukum, dan tim penjualan tentang bagaimana caranya menyampaikan strategi verbal pada pelanggan.
     

    Peran

    Tambahkan orang-orang dan jabatan baru di dalam tim untuk mengatasi masalah marketing modern seperti UX dan antarmuka suara berbasis suara. Masih banyak departemen marketing yang memperlakukan digital sebagai fungsi tambahan.
     

    Proses

    Carilah cara untuk meningkatkan efisiensi tentang bagaimana Anda membuat dan menerapkan konten yang relevan serta efektif. Tim marketing dan komunikasi perlu disinkronkan dengan lebih baik.
     

    Kesimpulan

    Dunia digital adalah dunia yang penuh dengan disrupsi, dengan munculnya berbagai macam saluran dan tantangan yang selalu ada. Audiens Anda  akan mendefinisikan brand Anda dengan usaha setara dengan yang Anda lakukan.


    Karena digital telah mentransformasikan komunikasi, perusahaan yang berevolusi adalah perusahaan yang lebih strategis dalam membangun content marketingnya.
     
     
     

    Ad Blocker Detected

    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

    Refresh