Museum Pos Indonesia – Jelajah Era Surat Menyurat di Indonesia

Museum Pos Indonesia – Jelajah Era Surat Menyurat di Indonesia

Anda hobi filatelis? Atau suka dengan sejarah? Jika Anda adalah salah satunya, ada baiknya menjejakkan kaki ke Museum Pos yang ada di Kota Kembang, Bandung. Kota Bandung tak hanya menyuguhkan wisata alam saja namun juga wisata edukasi sejarah. Tak hanya Museum Pos Indonesia, beberapa museum juga ada dikawasan ini seperti Museum KAA, Museum Sribaduga, dan Museum Geologi.

Salah satu museum yang cocok bagi penggemar filatelis adalah Museum Pos. Museum Pos Indonesia merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di kota Bandung. Bangunan ini diarsiteki oleh Leutdsgeboudienst dan J. Berger, arsitek berkewarganegaraan Belanda. Bangunannya memiliki ciri khas art deco yang menawan.

Ingin tahu lebih jauh tentang Museum Pos Indonesia? Berikut ulasannya!

Sejarah Museum Pos Indonesia

Pada tahun 1931, Museum Pos Indonesia dibuka untuk pertama kalinya. Nama awal dari museum ini adalah Museum Pos, Telegraf dan Telepon atau disingkat PTT. Awal mula berdirinya museum ini, perangko menjadi salah satu benda koleksi terbanyak.

Dalam perkembangannya, Museum Pos menjadi salah satu tempat yang kurang diperhatikan, khususnya pada masa peralihan pemerintahan Belanda ke Jepang. Pada masa ini bahkan Museum Pos menjadi tempat yang terbengkalai.

Museum Pos kembali diperhatikan mulai tahun 1980 oleh Perum Pos dan Giro. Sebuah inisiatif diambil untuk membuat semacam program perawatan, perbaikan serta penginventarisasi benda-benda yang menjadi koleksi di museum tersebut. Tak hanya perangko, berbagai benda sejarah juga turut dimasukkan untuk menambah koleksi disana.

Pada 27 september 1983, bertepatan dengan Hari Bhakti Postel yang ke 30 Museum Pos Indonesiapun diresmikan oleh Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Indonesia, Achmad Tahir. Ketika peresmiannya, museum ini telah memiliki beberapa benda yang memiliki keterkaitan dengan Pos dari zaman kolonial hingga sekarang.

Jadi, disini nanti Anda akan disuguhkan dengan beragam benda sejarah pos mulai dari masa Bataafshce Republik yang berlangsung pada tahun 1707-1803, pendudukan Jepang hingga masa kemerdekaan. Selain itu Anda juga akan mengetahui  perubahan-perubahan Pos Indonesia baik lambang dan juga namanya.

Setidaknya sudah lima fase perubahan dari Pos Indonesia antara lain:

  1. 1945-1961 – Jawatan PTT
  2. 1962-1965 – PN Postel
  3. 1965-1978 – PN Pos dan Giro
  4. 1978-1995 – Perum Pos dan Giro
  5. 1995 – sampai sekarang – PT Pos Indonesia

Cukup menarik bukan? Simak lagi kelanjutan asyiknya berwisata ke Museum Pos Indonesia dibawah ini.

Asyiknya Berwisata ke Museum Pos Indonesia

Kebanyakan orang jika mendengar kata museum hal pertama kali yang terpikirkan pastilah pameran. Begitu juga dengan Museum Pos Indonesia. Museum Pos Indonesia menjadi salah satu tempat yang recommended buat Anda yang liburan ke Bandung.

Namanya museum pos, maka disini terdapat begitu banyak koleksi perangko baik yang berasal dari dalam atau luar negeri. Jumlahnya bahkan mencapai ribuan. Selain perangko, museum ini juga memamerkan segala alat yang berhubungan dengan pos sepeda pengantar surat atau timbangan untuk surat.

Tak ketinggalan, disini juga dipamerkan perkembangan-perkembangan peralatan dan baju dinas mulai dari zaman kolonial hingga sekarang.

Salah satu yang paling menarik dari Museum Pos Indonesia yakni adanya ruang pamer yang digunakan untuk memajang surat emas bagi para gubernur jendral Belanda yang berasal dari raja-raja nusantara.

Surat emas adalah surat penting dalam masa perkembangan sejarah di tanah air. Surat-surat inilah yang digunakan sebagai catatan sejarah. Surat emas yang usianya telah mencapai ratusan tahun ini dulunya disimpan di museum Inggris selama bertahun-tahun, hingga akhirnya dipindahkan ke Indonesia.

Beberapa isi dari surat tersebut memanglah ditujukan kepada gubernur Inggris yang dahulu menduduki Indonesia. Salah satu gubernur Inggris yang sangat terkenal yakni Thomas Stamford Rafless.

Fasilitas Museum Pos Indonesia

Setiap tempat wisata selalu berusaha untuk memberikan kenyamanan bagi para pengunjungnya, begitu pula dengan Museum Pos Indonesia. Semenjak tahun 2013 lalu, museum ini selalu berusaha menyuguhkan fasilitasfasilitas yang berguna bagi para pengunjung untuk mendapatkan pengalaman bersejarah yang terbaik.

Salah satu fasilitas yang diberikan yakni “Gadget Win Audio Tour Guide”. Fasilitas ini berupa perangkat atau gadget dengan tombol angka. Ketika tombol ini ditekan, secara otomatis pengunjung bisa mendengarkan penjelasan terkait benda yang dipajang di ruang pameran.

Sekitar 50 perangkat telah tersedia di Museum Pos Indonesia. Nah, perangkat multimedia ini juga sangat familiar dengan wisatawan asing karena perangkat ini bisa berbicara dalam dua bahasa Inggris dan Indonesia.

Penambahan perangkat yang inovatif ini diharapkan mampu memudahkan pengunjung dalam mendapatkan beragam informasi yang detail terkait dengan setiap benda yang ada di pameran.

Museum Pos Indonesia terbagi menjadi beberapa ruangan dimana antara satu dengan lainnya terpisah. Didalamnya terdapat begitu banyak benda-benda pos dengan perawatan yang cukup baik.

Tempat ini begitu menarik, khususnya bagi Anda yang menyukai sejarah. Nah, anak-anak yang berada di bangku sekolahan juga perlu datang ke tempat ini. Banyaknya nilai sejarah dan kemudahan fasilitas disini akan memudahkan anak-anak untuk belajar.

Tempat Wisata di Sekitar Museum Pos Indonesia

Selain mengunjungi Museum Pos Indonesia, sempatkan pula mengunjungi beberapa obyek wisata di sekitarnya. Ada beberapa obyek wisata lain yang bisa Anda kunjungi dan kesemuanya recommended untuk liburan baik dengan teman maupun dengan keluarga.

  1. Museum Geologi beralamat di jalan Diponegoro 57, Bandung
  2. Gedung Sate beralamat di jalan Diponegoro 20, Bandung
  3. Taman Lansia di jalan Diponegoro
  4. Jam Matahari di Kota Baru Parahyangan Padalarang

 

Museum Pos Indonesia

Alamat                                 : Jalan Cilaki No 73, Kota Bandung, Jawa Barat Indonesia

Jam buka                            : 09.00 – 16.00 WIB (Senin-Sabtu)

Harga tiket                         : –

No telp                                 : 022-4206195

 

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!