Panduan Memahami Penilaian Skor TOEFL

Panduan Memahami Penilaian Skor TOEFL

Bagi kalian yang memiliki minat untuk melanjutkan sekolah di luar negeri pasti sudah paham jika kelas internasional di sana akan menggunakan bahasa internasional, yaitu bahasa Inggris. Bahkan sebagai syarat pendaftaran, di sebagian besar universitas juga diharuskan memiliki minimal skor TOEFL tertentu.

Untuk bisa mendapatkan skor TOEFL sesuai standard yang diinginkan butuh banyak usaha dari segi waktu dan tenaga, tergantung level kemampuan bahasa Inggris kalian. Karena itu penting untuk mempersiapkan diri dari jauh-jauh hari sebelum mengikuti tes TOEFL.

Berikut adalah informasi lengkap untuk membantu kalian memahami sistem penilaian dalam ujian TOEFL:

Apa itu TOEFL?

TOEFL adalah ujian sertifikasi untuk menguji kemampuan berbahasa Inggris yang paling umum digunakan di seluruh dunia. Yang paling umum digunakan adalah TOEFL berbasis internet atau iBT yang bisa diikuti secara online, tapi masih ada juga yang menggunakan ujian berbasis kertas atau PBT.

Waktu pengerjaan untuk TOEFL iBT lebih lama dari PBT karena memiliki bagian speaking yang tidak ada di PBT.

TOEFL iBT dibagi menjadi empat bagian, reading, listening, speaking, dan writing. Setiap bagian memiliki skor maksimal 30, jadi keempatnya memiliki skor maksimal 120.

Pada bagian reading dan listening, peserta akan membaca teks yang diberikan dan mendengarkan rekaman audio tentang berbagai topik dan menjawab pertanyaan pilihan ganda yang berkaitan setelahnya. Untuk bagian Speaking english , jawaban peserta akan direkam lalu dinilai secara online oleh tiga sampai enam orang penilai. Bagian writing juga dinilai secara online.

Skor umum yang biasa dibutuhkan untuk mendaftar universitas adalah 70 – 90. Tapi beberapa universitas juga mensyaratkan skor minimal tertentu di salah satu bagian tes. Sertifikat TOEFL akan berlaku selama dua tahun.

Siapa yang harus mengambil tes TOEFL?

Yang paling umum adalah mereka yang membutuhkan sertifikat TOEFL sebagai syarat untuk mendaftar kuliah di universitas di negara yang berbahasa Inggris. Alasan lainnya bisa juga untuk mendaftar beasiswa ataupun mengajukan student visa.

Tentunya tidak semua orang yang ingin berkuliah di negara berbahasa Inggris harus mengikuti tes TOEFL. Biasanya hanya para calon mahasiswa yang berasal dari negara jepang atau jerman yang tidak berbahasa Inggris atau mereka yang lulus SMA dari negara yang tidak berbahasa Inggris.

Jika kalian masih tidak yakin harus mengikuti TOEFL atau tidak, kalian bisa mencoba mencari informasi persyaratan yang dibutuhkan dari universitas yang ingin kalian tuju. Kalian bisa mencari di website resmi universitas atau mencoba menghubungi mereka dan jelaskan situasi kalian, maka pihak universitas akan memberi tahu apakah kalian butuh skor TOEFL atau tidak untuk bisa mendaftar.

Range skor TOEFL iBT

Hasil ujian TOEFL iBT biasanya akan dikirimkan pada kalian dalam bentuk PDF sekitar sepuluh hari setelah ujian. Untuk sertifikat fisiknya biasanya akan dikirimkan sekitar tiga sampai enam minggu setelah ujian.

Range skor untuk TOEFL iBT adalah 0 – 120 untuk keseluruhan teks. Universitas biasanya akan mempertimbangkan skor TOEFL keseluruhan kalian, tapi ada juga beberapa universitas yang memperhatikan skor individual untuk tiap bagian tes kalian, terutama speaking.

Range skor TOEFL PBT

Pada TOEFL berbasis kertas atau PBT, hasil juga biasanya akan kalian dapatkan sekitar tiga sampai enam minggu setelah mengikuti tes. Range skor untuk TOEFL PBT adalah 310 – 677.

Ada tiga bagian dengan soal pilihan ganda, yaitu listening, writing, dan reading. Ada juga bagian menulis esai yang memiliki skor 0 – 6.

Bagaimana cara penilaian TOEFL?

Total jumlah pertanyaan yang kalian jawab dengan benar di setiap bagian akan memberikan kalian skor asli atau raw score. Skor asli ini nantinya akan dikonversi lagi menggunakan sistem skor berskala oleh computer.

Kalian akan mendapatkan skor asli sebanyak 1 – 3 poin untuk setiap pertanyaan pilihan ganda yang kalian jawab dengan benar, sedangkan untuk jawaban yang salah tidak akan mendapatkan poin. Tidak ada sistem penalty jika salah menjawab soal, jadi jangan takut untuk mencoba menebak jika kalian tidak tahu jawaban yang benar.

Setelah kalian selesai mengikuti ujian, skor asli kalian akan secara otomatis dikonversi dalam skor berskala atau scaled score. Skor berskala inilah nantinya yang akan muncul di sertifikat hasil TOEFL kalian.

Penilaian untuk ujian TOEFL iBT dan PBT berbeda, baik dari segi skor asli, skor berskala, dan percentile skornya.

baca juga

Percentile rank dari skor TOEFL

Jika kalian masih sulit memahami maksud hasil penilaian skor TOEFL kalian, kalian bisa mencoba melihat dari segi percentile rank. Ranking berdasarkan percentile ini menunjukkan perbandingan hasil tes kalian dengan semua orang yang mengikuti tes TOEFL.

Misalnya, jika kalian masuk ke ranking 40, artinya skor kalian lebih tinggi dari 40% dari semua orang yang mengikuti tes dan lebih rendah dari 60% dari semua orang yang mengambil tes. Jika kalian masuk ke ranking 80 berarti skor kalian lebih baik dari 80% dari semua orang yang mengambil tes.

Berikut adalah tabel percentile rank untuk TOEFL iBT:

Percentile RankSkor ReadingSkor ListeningSkor SpeakingSkor WritingSkor Total
10th1111151452
25th1716181868
50th2221212284
75th2626242597
90th29292727106

Konversi skor TOEFL iBT dan PBT

Karena sekarang TOEFL PBT sudah semakin jarang diadakan, pihak penyelenggara tidak menyediakan daftar percentile rank untuk TOEFL PBT. Tapi jika kalian ingin tahu, kalian bisa menghitungnya dengan terlebih dulu mengkonversi skor TOEFL PBT menjadi iBT.

Berikut adalah tabel perbandingan skor TOEFL iBT dan PBT secara umum:

Total Skor TOEFL iBTTotal Skor TOEFL PBT
0 – 5310
6 – 18311 – 346
19 – 29347 – 396
30 – 40397 – 436
41 – 52437 – 476
53 – 64477 – 512
65 – 78513 – 549
79 – 95550 – 589
96 – 110590 – 639
111 – 120640 – 677

Misalnya, kalian mendapatkan skor 560 pada TOEFL PBT dan ingin tahu posisi kalian di percentile rank. Dari tabel, kalian bisa melihat bahwa skor TOEFL PBT 550 – 589 setara dengan skor 79 – 95 pada TOEFL iBT.

Karena 560 termasuk di bagian bawah dari range skor itu, kemungkinan skornya di TOEFL iBT adalah antara 81 – 85. Pada daftar percentile rank di tabel sebelumnya, skor 84 ada di ranking 50th.

Percentile rank 50 berarti memenuhi standard rata-rata skor TOEFL. Karena artinya tepat setengah (50%) dari semua orang yang mengambil tes TOEFL mendapatkan skor di bawah 84 pada TOEFL iBT, dan setengahnya lagi mendapat skor di atas 84.

Leave a Reply

1 × two =

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!