Panduan Membangun Backlink

Cara Mengukur Link Value

Jangan merasa kecil jika Anda merasa kebingungan pada mulanya. Butuh bertahun-tahun bagi seseorang untuk menganalisis sebuah link demi membangun insting yang tajam. Seperti halnya kurator yang menilai benda di museum, biasanya ada beberapa kategori atau faktor yang harus dperhatikan sebelum membuat penilaian.

Anda bisa mulai menentukan objek, boleh dari website Anda sendiri, boleh juga milik kompetitor atau klien Anda. Nah selanjutnya, perhatikan poin-poin berikut, sambil kategorikan apakah link-link Anda berafiliasi dengan:

  • Blogger berbayar (paid blogger)
  • Run of site
  • Iklan berbayar/press release
  • Bookmark/article spinning
  • Direktori
  • Afiliasi
  • Link alamiah (natural links)

Sebenarnya ada beberapa jenis links lain, tapi yang tertulis di atas adalah yang ada pada umumnya. Apabila link-link yang sedang Anda teliti memenuhi kriteria dari salah satu enam hal di atas, maka kita bisa langsung ke rinciannya:

Blogger Berbayar

Di luar stereotip yang berkembang, sebenarnya tidak semua blog berbayar bisa dibilang pertanda buruk. Butuh pengamatan lebih jauh untuk menentukan kualitas dari blo-blog tersebut.

Perhatikan, dan lihat apakah blogger tersebut selalu menulis tentang topik-topik yang sama.

  • Jika blog itu terus-terusan menulis dengan topik atau kategori yang konsisten dan meletakkan linknya secara alamiah di dalam post-post tulisan mereka, bisa dibilang link ini oke.
  • Jika blog itu tampak seperti tipuan, dan cuma berisi satu-dua post dari beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun yang lalu, kemudian ditelantarkan, link ini perlu dicurigai.

Run of Site

Kalau link Anda berasal dari Run of Site, hampir bisa dipastikan link ini termasuk buruk. Run of Site alias ROS adalah istilah yang biasa digunakan oleh agensi media untuk merujuk pada moda periklanan online yang menarget semua halaman di sebuah website yang dibidik.

Jika ROS ini tampaknya berasal dari industri yang masih relevan atau dari lingkar teman Anda sendiri, biarkan saja. Tapi jika tidak, baiknya disingkirkan.

Iklan Berbayar/Press Releases

Risikonya adalah, jika link-link ini mengandung kode-kode utm bisa jadi alih-alih link yang berguna, yang semacam ini cuma sisa-sisa dari campaign periklanan lama. Iklan berbayar dan press release biasanya flagged dan disingkirkan.

Bookmark/Article Spinning

Yang seperti ini sudah seperti hama, dan bisa langsung dianggap sebagai muasal link yang payah. Anda harus langsung menyingkirkan bookmark dan article spinning tersebut langsung dari sumbernya.

Temukan profil-profil para pembuatnya (yang kemungkinan besar adalah akun buatan) dan langsung remove. Meskipun opsi disavow cukup menggoda, nyatanya itu saja tidak cukup.

Direktori

Halaman-halaman semacam ini selalu dibuat oleh perangkat mesin, sehingga Anda harus berhati-hati. Hampir semua direktori bisa dikategorikan sebagai sampah. Pengecualian hanya ada pada direktori-direktori lokal seperti buku kuning (yellow pages) untuk nomor telepon, daftar E-commerce, atau jenis-jenis direktori lain yang tampaknya masih di-edit tangan manusia. Disavow biasanya adalah pilihan terbaik yang bisa kita ambil.

 

Afiliasi

Backlink dari afiliasi-afiliasi tertentu bisa cukup rumit ditanggapi. Namun, pilihan paling amannya adalah biarkan saja. Karena jika kita mengambil langkah yang salah, bisa-bisa hal itu menyinggung revenue stream penting yang sangat bermanfaat bagi bisnis kita ke depannya.

Namun jika affiliate links yang bisa kita ikuti kita sudah tidak terhitung lagi, ada baiknya mencari tenaga ahli untuk mengevaluasinya.

Natural Links

Meski terdengar indah, nyatanya tidak semua natural link terbukti aman. Ada banyak jenis spam yang tersembunyi di balik link-link ini. Ke depannya, hal-hal semacam inilah yang akan membuat Anda terpaksa mengambil penanganan manual dan menolak reconsideration request.

Cara untuk memastikan hal ini terbilang butuh sedikit kerja tambahan. Misal jika link itu datang dari sebuah post oleh guest, cek untuk memeriksa keabsahannya. Pastikan link itu ditulis dan merupakan atribusi dari orang betulan. Kalau Anda tidak mengenal nama orang itu, cari di mesin pencarian. Langkah ini penting mengingat banyak sekali nama “kontributor” yang menulis di banyak website dengan banyak jenis topik, dan mereka jelas-jelas bukan orang betulan.

Lebih-lebih kalau link itu rupanya tersabung ke blog atau website yang berafiliasi dengan banyak TLD (Top Level Domains) seperti:

  • .no
  • .ru
  • .io

Ada kemungkinan, pemilik website itu sendiri menggunakan taktik pemasaran yang kurang bersih di suatu ketika, dan ini bisa membuat Anda turut merugi.

Namun perlu juga dicatat, bahwa TLD itu tidak selalu berarti buruk. Kecuali, jika sebuah website dalam Bahasa Inggris punya “kembaran” di berbagai TLD, berhati-hatilah. Jangan lanjutkan, klik untuk menerima 2 juta rupiah, atau apa pun. Langsung disavow saja. Lalu, cek “value” TLD yang Anda curigai tadi di Link Tool.

Kalau website itu ternyata tidak mengandung link, cuma ada sedikit link, atau semua link hanya mengandung satu atau dua domain, bisa jadi itu spam. Jadi, berhati-hatilah.

Simpan Data-Data tadi Dalam Kertas Dokumen

Apa pun temuan Anda dari kategori-kategori di atas, jangan lupa mengumpulkannya dalam satu dokumen. Hal ini akan sangat membantu Anda di masa depan ketika Anda harus melakukan hal yang sama dan men-submit atau mengevaluasi ulang.

 

bca juga

1. Jasa SEO Google

Kesimpulan

Jangan coba-coba mengakali Google, karena mereka jauh lebih tahu apa yang mereka lakukan daripada Anda—termasuk usaha untuk memalsukan natural links dengan spam. Kini, Anda pun memperoleh bekal yang sama kalau mau melakukan sedikit usaha. Semoga post ini berhasil membantu Anda memahami perbedaan antara link yang berkualitas tinggi dan tidak.

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!