Pebisnis Online Sukses yang Gaptek

Undercover.co .id Medium Quality 66 scaled

https://www.undercover.co.id – Pada zaman awal akses internet belum sebanyak sekarang, kesempatan menikmati internet seakan hanya dimiliki oleh masyarakat perkotaan dan menengah keatas.

Seiring dengan dengan berubahnya internet dari barang mewah menjadi kebutuhan primer, semakin banyak orang yang dapat beraktivitas dengan mengandalkan internet.

Meluasnya jaringan internet tidak hanya memberikan akses informasi lebih luas kepada masyarakat namun juga dapat memberi transformasi hidup.

Ibu Syafria Ningsih merupakan salah satu dari orang yang mengalami transformasi hidup tersebut.

Ibu yang pada awalnya mengaku sangat gagap dengan perkembangan teknologi memutuskan untuk berani mendorong dirinya belajar internet demi dapat memajukan usahanya.

Setelah mendapatkan pendidikan dari salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, Ibu Syafria akhirnya dapat memajukan usahanya sekaligus membagi ilmunya kepada orang lain.

Awalnya Sangat Gagap Teknologi

Sebelum bertemu dengan internet yang membuat usahanya berkembang, Ibu Syafria masih menjalankan usahanya dengan cara biasa.

Ibu Syafria sebelumnya adalah seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil dengan pangkat terakhir sebagai guru matematika.

Keinginan untuk lebih banyak memberikan waktunya bagi anak-anak.

Sejak tahun 2004, Ibu Syafria memulai bisnisnya sebagai distributor tunggal tas-tas impor dan baju muslim untuk provinsi Sumatera Utara.

Pada awal menjalani bisnis, Ibu Syafria sebenarnya sudah mendapat banyak keuntungan dari hasil memasarkan produk-produk tersebut.

Pelangganya banyak berdatangan dari wilayah-wilayah perkotaan sepertii Medan, Pematang Siantar, dan Banda Aceh.

Namun layaknya bisnis pada umumnya yang tidak dapat diprediksi, usaha ibu Syarifa juga berjalan dengan tidak mulus.

Setelah 10 menjalani bisnis, Ibu Syarifa yang sering dipanggil sebagai Tante Keke ini mulai mengalami kesulitan untuk mengembangkan bisnisnya.

Salah satu penyebabnya adalah ia tidak dapat mengikuti perkembangan teknologi internet alias gagap teknologi .

Ibu Syafria Ningsih, Pebisnis Online Sukses yang Awalnya Gagap Teknologi

Padahal pada saat-saat tersebut, era berbisnis melalui internet sedang gencar-gencarnya.

Alhasil bisnisnya yang masih dijalankan secara konvensional tersebut kalah bersaing dengan bisnis yang sudah terjun terlebih dahulu ke dunia maya.

Ibu Syarifa alias Tante Keke mengaku tidak mengerti cara menggunakan internet walau sekedar hanya untuk melakukan browsing sederhana dan membalas chat.

Setiap hari Ibu Syarifa yang sempat menjadi guru ini terbengong-bengong melihat anaknya beraktivitas dengan internet.

Di tengah kekurangannya tersebut, Ibu Syarifa rupanya menyimpan tekad yang kuat untuk dapat mempelajari internet.

Pada tahun 2015, dengan bekal pengetahuan yang minim Ibu Syarifa mencoba untuk mempelajari cara berdagang dengan Facebook dan Instagram

Namun karena kurangnya pengetahuan menggunakan dua media sosial tersebut, Ibu Syarifa masih tidak dapat mengembangkan bisnisnya.

Barulah pada tahun 2016, Ibu Syarifa nekat mendatangi sebuah acara seminar pemanfaatan teknologi digital untuk UKM yang diadakan oleh Bukalapak.

Tanpa ada pengetahuan yang memadai, Ibu Syarifa memberanikan diri untuk banyak mengajukan pertanyaan sesampainya di acara.

Berkat keberaniannya tersebut, tim acara meresponsya dengan memberi bantuan khusus kepada Ibu Syarifa untuk membuat akun berjualan di Bukalapak.

Tidak hanya dibuatkan akun, Ibu Syarifa juga dibimbing untuk mengoptimalkan jualannya di kanal Bukalapak oleh pegiat Komunitas Pelapak Se-Sumatera Utara.

Berkat keikutsertaannya tersebut, Ibu Syarifa dapat membangkitkan kembali bisnisnya yang hampir bangkrut.

baca juga

    Aktif Memberdayakan Ibu-Ibu

    Sebelum terjun ke dalam bisnis online, Ibu Syarifa memang sudah memiliki jiwa penggerak.

    Sejak memulai usaha distributor yang ia mulai tahun 2006, ia sudah banyak mengajak para ibu-ibu tetangganya untuk ikut berbisnis.

    Ibu Syarifa juga sudah aktif memberi pelatihan-pelatihan di PKK setempat mengenai keterampilan berbisnis.

    Pada tahun 2008, Ibu Syarifa bahkan berani memperluas jaringannya untuk mencari agen atau reseller di kota Medan dan sekitarnya.

    Dari segala kegiatan bisnis yang dijalankannya, Ibu Syarifa bertekad untuk turut dapat mengubah hidup orang lain.

    Kini setelah terjun ke bisnis online, Ibu Syarifa tidak berhenti untuk memberdayakan ibu-ibu sebayanya untuk melek teknologi.

    Ia tetap berkeliling ke pemukiman ibu-ibu terdekat untuk membagikan kisah sekaligus ilmu untuk menjalankan bisnis secara online.

    Meskipun telah berhasil menapak keberhasilan dengan terjun ke bisnis online, tidak sekalipun Ibu Syarifa berpikir untuk menyimpan ilmunya sendiri.

    Tidak hanya ibu-ibu sekitar, ia bahkan juga berani membagikan pengetahuan kepada karyawannya yang membantu untuk memasarkan pakaian muslim.

    Alasannya, agar karyawannya juga dapat merasakan hidup sejahtera dengan berbisnis online sepertinya.

    Setiap minggu, Ibu Syarifa mengumpulkan para karyawannya dalam kelas khusus untuk memberikan pembekalan bisnis online.

    Di lain hari, Ibu Syafria juga memberikan wejangan untuk memilki mental yang kuat dalam berbisnis.

    bac ajuga

      Terus Belajar

      Berkat keberaniannya untuk belajar bisnis online, kini Ibu Syafria sudah berhasil memperluas jangkauan pasarnya.

      Ia sudah berhasil mengirimkan barang ke hampir seluruh wilayah Indonesia yang membeli barangnya melalui kanal online.

      Namun hasil tersebut tidak membuat Ibu Syafria untuk berpuas diri.

      Kini ibu Syafria sedang belajar untuk membangun website untuk membangun saluran penjualan baru.

      Untuk mewujudkan impiannya tersebut Ibu Syafria tidak segan untuk bertanya termasuk kepada anaknya yang sedang kuliah di luar kota.

      Menurut Ibu Syafria, banyak sekali kesempatan yang dapat diambil dari dunia internet untuk mengembangkan bisnis selain mengandalkan e-commerce dan sosial media.

      Ibu Syafria juga rela untuk mempelajari buku-buku mengenai cara-cara pemasaran bisnis dari internet.

      baca juga

        Menjadi Aktif Di Komunitas

        Sadar bahwa kemampuannya mendapat ilmu untuk berdagang internet datang dari komunitas, Ibu Syafria tidak lupa untuk mengembangkan komunitas yang mengajarinya di Bukalapak.

        Setiap bulan Ibu Syafria rutin untuk mengikuti kopi darat yang membahas mengenai seluk beluk berdagang melalui e-commerce.

        Ibu Syafria juga aktif membagikan pengalamannya dan membimbing anggota baru yang datang dalam keadaang gagap teknologi seperti dirinya dulu.

        Ad Blocker Detected

        Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

        Refresh
        error: Content is protected !!