Rahasia Sukses Bisnis Keripik Pisang

undercover.co.id –  Rahasia Sukses Bisnis Keripik Pisang  Keripik pisang khas Lampung sangat populer tak hanya sebagai oleh-oleh melainkan sebagai cemilan yang sudah menasional. Penjualannya tersebar di banyak kota di tanah air. Hal ini membuat para pelaku usaha berlomba-lomba dalam bisnis keripik pisang yang sangat prospektif tersebut.
Salah satunya yakni Harianto. Bisa dibilang, Harianto lah sang pelopor dibalik popularitas keripik pisang khas Lampung.

Pelopor Inovasi Bisnis Keripik Pisang lampung

Ia merintis bisnis keripik pisang di rumahnya, Jalan Pagar Alam, Sidodadi, Kota Bandar Lampung. Dulu warga Lampung lebih menyukai bisnis keripik singkong. Namun kemudian banyak yang mengikuti jejak Harianto hingga sepanjang Jalan Pagar Alam kini menjadi sentra Industri Keripik Pisang.
Harianto merintis bisnis keripik pisang pada tahun 2003 silam. Ia mengatakan, berawal dari keisengan, ia membuat keripik pisang.
Namun saat itu hanya dua rasa yang dibuat, yakni manis dan asin. Awal memulai usaha, ia belum melihat besarnya peluang. Hingga kemudian ia mendapat ide untuk membuat rasa yang beragam. Saat itulah keripik pisang khas Lampung aneka rasa banyak dicari konsumen
Tahun 2006 menjadi awal kepopuleran keripik pisang. Harianto menuturkan, keripik pisang cokelat dan keju sangat disukai dan dicari konsumen. Permintaan keripik pun tak hanya datang dari Lampung, namun juga dari banyak kota di tanah air.
Saat ini, Harianto masih menerapkan industri rumahan untuk bisnis keripik pisangnya. Namun ia mampu memproduksi 400 hingga 600 kilogram keripik pisang setiap bulannya. Harga jualnya Rp 12 ribu per seperempat kilogram atau Rp 48 ribu per kilogram. Omzetnya mencapai Rp 12 hingga 30 juta per bulan.
 
 

Industri Rumahan

Bisnis keripik pisang Harianto masih tergolong home Industry atau industri rumahan. Peralatan dan proses produksinya pun masih sangat tradisional. Mengintip dapur Harianto, berikut cara membuat keripik pisang Lampung yang lezat itu.
Pertama pisang dikupas dan direndam air supaya tak bergetah lagi. Setelah itu, pisang diserut di atas wadah besar. Harianto menyerut pisang dengan tebal. Produk keripiknya berbeda dengan yang lain karena ketebalan keripik yang ia produksi. Meski tebal, Harianto memiliki cara tersendiri agar keripik pisang produksinya dapat renyah dan garing.
Cara tersebut yakni dengan melakukan proses penggorengan dua kali. Setelah diserut, pisang digoreng hingga matang, lalu ditiriskan. Setelah itu, pisang direndam air gula terlebih dahulu. Menurut Harianto, perendaman ini ditujukan supaya rasa keripik pisang sudah enak meski belum ditambah rasa apapun.
Setelah perendaman, kemudian dilakukan penggorengan kali kedua. Hasilnya, keripik pisang yang garing dan renyah siap untuk diberi tambahan rasa.
Untuk proses penggorengan, Harianto masih menggunakan bahan bakar kayu. Kompornya bahkan khusus dengan cerobong asap di atasnya.

“Biayanya lebih murah kalau pakai kayu bakar. Yang biasa saya pakai adalah kayu bakar dari pohon kopi. Rasa yang dihasilkan juga beda, aromanya lebih enak kalau digoreng pakai kayu bakar,” ujar Harianto

 

Aneka Rasa Keripik Pisang Khas Lampung

Keunggulan dan ciri khas keripik pisang Lampung adalah rasa yang beragam dan lezat. Rasa tersebut berupa lapisan yang tebal menyelimuti keripik. Harianto menuturkan, rasa cokelat dan keju adalah varian yang paling laris. Karena itulah keripik pisang dengan dua rasa tersebut yang paling banyak diproduksi.
Selain cokelat dan keju, beragam rasa lain juga tak kalah lezat. Di antaranya, moka, melon, stroberi, susu dan masih banyak lagi.

“Sekarang sudah ada sepuluh rasa, cokelat, keju, stroberi, melon, moka, sapi panggang, balado, jagung bakar, asin, manis. Yang terbaru rasa sapi panggang,” kata Harianto.

Saat ini, ia bersama puluhan warga Pagar Alam lain giat memproduksi keripik pisang yang didistibusikan di banyak daerah. Kawasan sentra tersebut pun banyak dikunjungi wisatawan yang ingin melihat industri rumahan keripik pisang Lampung yang terkenal.
 
 
1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu
800 Jenis Usaha Yang Menjanjikan Dengan Modal Kecil
100 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar
Bisnis Baso Tahu Kuliner Ciri Khas Bandung
 
Sebuah gapura akan menyambut wisatawan yang ingin melihat kegiatan warga memproduksi keripik. “Kami ada sekitar 25 produsen keripik pisang dan 45 pedagang. Ada semacam kelompok usaha bersama,” pungkasnya.

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!