Published On: Tue, Nov 8th, 2016

Raih BRAND EQUITY Maka Perusahaan Anda Akan Establish

undercover.co.id –  Pernahkah kalian berada di dalam situasi di mana harus memilih salah satu dari dua brand yang ditawarkan? Misalnya, kalian pergi ke sebuah showroom kendaraan, untuk mencari sebuah mobil keularga, dan di showroom tersebut terdapat dua merek mobil, yaitu: Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.

Kira-kira mana yang akan menjadi pilihan? Saya yakin anda pasti lebih jatuh hati pada Toyota Avanza, bagaimanapun alasannya. Lantas, kenapa saya begitu yakin? Karena fakta mengatakan bahwa Toyota dan Daihatsu pernah menjalin kerja sama di tahun 2004.

Daihastu Xenia dirilis dengan harga lebih murah dibandingkan dengan Toyota Avanza. Sayangnya harga murah tidak menjadi sebuah jaminan, sebab Toyota terbukti lebih unggul dalam penjualan dengan kisaran angka 140.206 unit yang berhasil mereka raup. Sedangkan Daihatsu hanya berada di angka 135.546 unit yang berhasil terjual.

Kenapa Toyota bisa lebih unggul?

Jawabannya jelas, Toyota telah berhasil menerapkan brand strategy (strategi merek) mereka dengan sangat baik. Alhasil, mereka telah sampai pada apa yang diterminologikan sebagai “Brand Equity”  dalam bahasa kita disebut dengan “Ekuitas Merek”.

Apakah itu Brand Equity? ia adalah sebuah bentuk nilai inti dari produk, jasa, aset, kepercayaan, yang berkaitan dengan  simbol, nama  dan dapat bertambah atau berkurang. Aaker D.A (1991), dalam “Managing Brand Equity; Capitalizing on the Value of A Brand Name” mengutarakan bahwasanya terdapat 5 (lima) hal penting dalam sebuah Ekuitas Merk, yaitu; Brand Awareness, Brand Associations, Brand Loyalty, Perceived Quality, dan Proprietary Asset. Untuk mengetahui hal-hal tersebut secara sederhana, maka saya akan membahasnya satu per satu, let’s go!!

Raih BRAND EQUITY Maka Perusahaan Anda Akan Establish

Raih BRAND EQUITY Maka Perusahaan Anda Akan Establish

  1. Brand Awareness

Komponen awal ini bernama Brand Awareness (kesadaran merek). Berbicara tentang kesadaran tentunya membuat orang lain sadar bukan suatu hal yang mudah, terlebih pasti kita perlu usaha lebih agar brand kita dapat disadari oleh orang lain.

Seperti kasus Toyota di atas, kenapa pada akhirnya ia berhasil lebih unggul dari Daihatsu? Karena kesadaran konsumen akan Toyota sudah lebih tinggi dibandingkan Daihatsu. Coba perhatikan di jalan-jalan, begitu banyak mobil ini digunakan oleh orang-orang Indonesia, begitu banyak pula showroom mereka di kota-kota besar, begitu sering pula mereka muncul di iklan televisi. Begitulah cara mereka bisa meraih Brand Awareness yang sangat tinggi dari para  konsumennya.

  1. 2. Brand Association

Komponen kedua ini bernama Brand Association (Asosiasi Merek). Mendengar terminologi “Asosiasi”, hal apa yang kira-kira langsung terpikirkan? Suatu perasaan yang terhubung? Ya benar, karena seringnya kita melihat Brand Toyota berseliweran di kehidupan sehari-hari kita, maka tak heran bila perasaan kita pun secara tanpa sadar telah terasosiasi dengan mereka. Ibaratnya seolah hati dan pikiran pun di saat membutuhkan mobil keluarga yang nyaman, maka pilihan akan langsung dijatuhkan pada Toyota sang mobil pujaan.

Baca Juga Pentingnya Brand Dari Jaman Dinosaurus Sampai Abad Aplikasi Mobile Online

  1. Brand Loyalty

Komponen ketiga ini disebut Brand Loyalty (kesetiaan merek). Tak jarang hubungan yang telah dibangun antara suatu brand dengan kita, membuat ikatan kesetiaan dan kadang pula menciptakan kekecawaan.

Kenapa demikian?  Ibaratnya seperti ini, di saat kalian sudah berusaha keras mengumpulkan uang, dan akhirnya kalian bisa membeli mobil Toyota impian, tapi kenyataannya bertolak belakang dan Mobil tersebut sudah tidak diproduksi lagi, serta tidak adal lagi yang namanya Toyota di dunia ini.

Kira-kira apa rasanya? Kecewa? Padahal masih banyak brand mobil lain di luar sana, kenapa harus kecewa? Karena itulah bentuk kesetiaan konsumen pada brand yang menjadi impiannya. Bahkan seorang anak kecil pun pasti menangis di saat ayahnya mengajak ke CFC padahal anaknya ingin ke MCD.

  1. Perceived Quality

Komponen selanjutnya ialah Perceived Quality (dirasa berkualitas). Kualitas merupakan bukti, bukan janji dari sebuah  merek. Kenapa? Karena itulah yang akan dinilai oleh para pelanggan atau konsumen. Mereka tentunya tidak ingin membeli kucing dalam karung.

Maka dari itulah, kualitas menjadi salah satu komponen yang berpengaruh dalam mencapai sebuah Brand Equity. Masih berkaca pada contoh kasus di atas, kualitas merek dari Toyota tentu tak dapat diragukan lagi, terlebih mereka sudah hampir setengah abad menjadikan Indonesia sebagai pangsa pasarnya. Maka dari itu, Toyota seolah menjadi Brand mobil yang paling digandrungi oleh masayarakat Indonesia.

  1. Proprietary Asset

Komponen terakhir dalam Brand Equity adalah Proprietary Asset (sebagai asset). Coba kita review kembali, setelah brand kita telah banyak disadari oleh konsumen, lalu membuat mereka terasosiasi dengan brand kita, kemudian kesetiaan konsumen pada brand kita sangat tinggi karena kualitas brand kita telah memuaskan mereka, and then now what?

Baca Lagi  Artikel Apakah Anda Tahu Perbedaan BRAND dengan BRANDING ?

Tentunya akan banyak investor lain yang tertarik untuk bekejasama dengan kita, bukan? Lalu pastinya kita bisa menentukan harga investasi yan sesuai, bukan? Ya! Brand anda sekarang telah menjadi asset yang berharga, dan tentunya memiliki nilai jual yang sangat berguna bagi perkembangan bisnis anda.

Itulah penjelasan dari komponen-komponen yang terdapat dalam Brand Equity.  Intinya, untuk membuat merek anda mencapai titik ekuitasnya, maka penjelasan di atas bisa memberikan gambaran bagaimana tiap-tiap komponen bekerja. Semoga bermanfaat. (IAS) Raih BRAND EQUITY Maka Perusahaan Anda Akan Establish

Foto diambil dari: Can Stock Photo)

jasa seo dan internet marketing

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>