SEO Strategi Pemasaran Yang Terintegrasi

Konten Aset linkable
Jasa

https://www.undercover.co.id/ Ada banyak strategi pemasaran yang bisa anda terapkan dalam bisnis anda. Mulai dari pemasaran offline seperti memasang baliho, mengikuti event hingga pemasaran online baik melalui saluran publik seperti televisi maupun melalui saluran digital aka internet.

Namun yang perlu anda ingat adalah tujuan setiap strategi marketing adalah sama yaitu menciptakan pendapatan untuk perusahaan. Oleh karena itu anda perlu mengombinasikan semua channel pemasaran yang anda miliki terlepas dari apapun jenis pemasaran itu.

Dalam artikel sebelumnya, kita sudah membahas mengenai bagaiamana social media marketing dapat mendukung SEO melalui jalur SEO off site. Kali ini kita akan membahas lebih dalam mengenai hal itu yaitu bagaimana SEO menjadi bagian dalam skema besar integrated marketing strategies.

Pengertian strategi pemasaran yang terintegrasi

Chang (2013) dalam artikelnya yang diterbitkan oleh laman Moz.com[i] mendefinisikan integrated marketing sebagai strategi marketing yang memanfaatkan dan menyatukan aktifitas marketing yang berbeda beda. Tujuannya adalah agar setiap aktivitas marketing dapat melengkapi satu sama lain dan saling menguatkan untuk menciptakan pendapatan.

Menurut tulisan di laman econtentmag.com[ii], strategi SEO akan berperan lebih efektif jika digabungkan dengan strategi marketing yang lain. Social media marketing misalnya. Karena pada dasarnya strategi SEO adalah strategi yang dapat menguatkan strategi marketing yang lain dan merupakan strategi yang terus berubah seiring dengan perkembangan teknologi mesin pencari (search engine).

Dari artikel sebelumnya anda mendapati bahwa salah satu cara untuk meningkatkan SEO off site adalah dengan mempromosikan website perusahaan yang anda kelola ke dalam media sosial. Pengunjung yang mendapati media sosial perusahaan anda dan tertarik pada produk anda akan mengunjungi laman yang anda cantumkan pada kolom biografi.

Contoh tersebut diatas adalah contoh sederhana bagaimana SEO menjadi bagian dari strategi marketing yang terintegrasi.

Contoh SEO dalam strategi pemasaran yang terintegrasi

Untuk mningkatkan traffic website anda, ada banyak cara yang dapat anda lakukan. Mulai dari mencantumkan website tersebut di sosial media, mencantumkannya di laman Google Maps perusahaan anda, hingga menjalin komunikasi dengan media.

Chang, dalam tulisannya diatas juga mencontohkan bagaimana SEO dan PR (Public Relation) dapat bekerja sama satu sama lain dengan baik. Ketika mencoba mnjalin hubungan dengan media misalnya, Chang mengatakan bahwa perlu bagi anda untuk memastikan anda mngetahui apa yang harus dibicarakan dan memiliki bahan pembicaraan yang cukup. Sehingga pihak media akan terkesan dengan kemampuan anda dan tidak segan segan menjadikan website perusahaan anda sebagai salah satu sumber berita.

Tentu jika anda mampu menjalin hubungan baik dengan media, ini merupakan nilai plus yang dapat meningkatkan nilai SEO off page website anda.

Chang juga menceritakan mengenai campaign yang sukses dilaksanakan oleh Australia.com. Perusahaan ini menciptakan keyword ‘best job in the world’dan menjadi kampanye PR yang sukses karena kampanye ini tidak hanya ditampilkan di website Australia.com saja melainkan juga di website ‘best job in the world’ sedangkan ‘best job in the world’ sendiri menjadi keyword yang populer.

Dari sisi SEO, kampanye ini dirujuk oleh 1462 link dari 442 domain yang berbeda termasuk diantaranya oleh ABC News, the Daily Mail, the Daily Mirror dan lain lain.  Sedangkan dari sosial media marketing situs ini mendapatkan 483 534 like dan 1000 pengguna yang berinteraksi pada masing masing post di facebook.

Selain like dan interaksi pada masing masing post, saat ini anda juga bisa mendapatkan data pengguna dari media sosial bisnis yang anda miliki. Sebab dengan perkembangan teknologi seperti saat ini, facebook dan instagram menyediakan facebook business dan instagram business yang memberikan data pengguna yang dapat anda analisis dan gunakan.

Data pengguna yang ditampilkan oleh media sosial tersebut antara lain jam dan hari kunjung pengguna ke akun anda, jumlah pengguna yang mengunjungi website anda serta jenis kelamin pengguna anda. Tentu data data ini dapat anda kombinasikan dengan data SEO yang telah anda dapatkan melalui aplikasi Google Analytics.

 Sedangkan untuk aplikasi Google Maps dan Google My Business anda juga dapat melampirkan website anda. Sehingga orang yang mngetahui anda melalui Google Maps bisa berkujung ke website tersebut.

Sebaliknya anda juga bisa mencantumkan nama akaun media sosial dan lokasi Google Maps anda sedemikian hingga pengunjung website anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang perusahaan anda dapat mengklik tautan yang anda buat.

baca juga

    Contoh integrasi SEO dalam offline marketing

    Contoh contoh tersebut diatas masih merupakan bagaimana SEO dapat berkesinambungan dengan strategi online marketing yang lain. Masih dari website yang sama, Chang menceritakan bagaimana SEO dan offline marketing dapat bekerja sama dengan baik.

    Dalam cerita tersebut, sebuah brand pakaian memublikasikan via media bahwa brand tersebut akan membuka pop up store di lokasi lokasi terkenal di London. Chang menilai bahwa strategi marketing perusahaan tersebut mampu mengundang lebih banyak pengunjung ke halaman utama website mereka.

    Selain itu, anda juga bisa menyebarkan leaflet atau memasang baliho yang mencantumkan kata kunci yang dapat digunakan oleh pengunjung baru untuk mampir ke website anda. Dalam kasus non SEO, Deddy Corbuzier memasarkan kanal youtube nya dengan cara yang terakhir ini dan tentunya hal ini dapat anda coba kedepannya.

    Baik SEO, ataupun strategi marketing yang lainnya memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing padahal memiliki tujuan yang sama. Oleh karena itu penting bagi anda untuk mengombinasikan strategi marketing sehingga strategi tersebut dapat melengkapi satu sama lain dan membantu anda untuk menciptakan pendapatan yang maksimum.


    Jasa

    Leave a Reply

    error: Content is protected !!