Strategi Pemenang di Industri Fesyen

undercover.co.id Industri fesyen di Indonesia telah mengalami transformasi yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan ini memberikan peluang baru bagi merek fesyen untuk berinovasi dalam menghubungkan dengan target audiens mereka. Namun, di era pascapandemi ini, pemahaman dan adaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen menjadi kunci bagi merek fesyen untuk tetap kompetitif.

Strategi pemasaran digital umumnya digunakan oleh banyak merek fesyen untuk tetap beradaptasi dengan cepat dan dapat memahami target audiens. Namun, pertanyaan yang selalu ada di benak kita, khususnya chief marketing officer (CMO) adalah bagaimana bisa mengoptimalkan strategi ini agar dapat melampaui pesaing atau bahkan membuka semua peluang bisnis? 

Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana merek fesyen dapat mengembangkan bisnis secara signifikan melalui implementasi strategi pemasaran digital dengan tiga tren besar yang perlu diterapkan segera. 

Tren pertama adalah pemasaran online to offline (O2O) untuk meningkatkan penjualan secara kesuluruhan sebesar 15-20%. O2O Marketing merupakan pendekatan strategis yang bertujuan untuk mengarahkan calon pelanggan dari platform online ke toko fisik untuk menyelesaikan pembelian mereka. Industri fesyen bergerak dengan cepat, maka O2O marketing bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. 

Platform digital semakin diandalkan oleh audiens terutama untuk pencarian barang-barang fesyen. Oleh karena itu, mengintegrasikan saluran online dan offline menjadi kunci dalam memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi para pelanggan.

Para CMO dan para pemangku kepentingan di industri fesyen menganggap sekarang ini pemasaran online tidak hanya memengaruhi pembelian online saja, tapi juga berdampak pada penjualan offline dengan biaya yang jauh lebih rendah. Dengan hal ini, merek fesyen dapat memperluas pelanggan potensial dan mendorong konversi di toko fisik. Jadi, jelas sekali O2O marketing ini perlu dilakukan dan menjadi strategi pada merek fesyen Anda. 

Tren kedua adalah 73% pembeli mengharapkan penawaran yang dipersonalisasi dari merek. Pemasaran personalisasi juga perlu dilakukan. Secara definisi, personalisasi merupakan cara untuk mengenalkan produk yang tepat kepada pelanggan yang sesuai menggunakan kanal dan media yang akurat. Hal ini dapat menciptakan ikatan yang kuat untuk mendorong loyalitas bagi pelanggan.

Di dalam industri yang sangat kompetitif saat ini, personalisasi telah berubah menjadi strategi yang penting bagi merek-merek yang ingin lebih berbeda dan berhasil. Karena ekspektasi konsumen semakin tinggi dan pasar makin tersaturasi, maka personalisasi marketing menjadi cara agar calon pelanggan dapat lebih memahami kebutuhan dan ekspektasi mereka.

Kita perlu mempelajari lebih lanjut bagaimana pemasaran personalisasi ini dapat menawarkan berbagai maanfaat bagi merek fesyen.  

  1. Meningkatkan pembelian berulang. Sebuah studi terbaru menemukan bahwa 49% konsumen cenderung menjadi pembeli berulang ketika mereka mendapatkan pengalaman personalisasi dari sebuah merek fesyen.
  2. Meningkatkan keterlibatan dengan merek. Dengan menyampaikan konten yang disesuaikan untuk setiap segmen pelanggan pada waktu yang tepat, personalisasi memperkuat keterlibatan dengan merek, menciptakan tingkat konversi yang lebih tinggi, dan membangkitkan respons positif terhadap penawaran diskon. 
  3. Meningkatkan loyalitas terhadap merek. Personalisasi membuat merek menjadi berbeda dari kompetitor. Pelanggan jadi merasa istimewa dan dihargai. Menurut studi dari McKinsey & Company, komunikasi menjadi faktor kunci yang dipertimbangkan oleh 76% pelanggan dalam memilih sebuah merek. Sementara, 78% di antaranya menyatakan bahwa konten personalisasi meningkatkan kemungkinan mereka untuk membeli kembali.

Saat ini, pemasaran tidak hanya menyampaikan pesan yang sama dan bersifat umum kepada semua pelanggan. Personalisasi marketing membuat hal tersebut jadi berbeda. Pelanggan merasa lebih istimewa karena merek yang mereka suka tahu yang mereka butuhkan. Hal ini bikin strategi pemasaran jadi lebih efektif yang mendorong konversi penjualan. 

Tren ketiga adalah shoppertainment. Aktivitas ini yang perlu dilakukan oleh para merek sekarang ini. Shoppertainment semakin populer dan bisa memikat konsumen dalam sisi emosionalnya. Cara jualan yang sangat engaging karena konsumen merasa terlibat. Berdasarkan riset dari TikTok, 89% konsumen terpengaruh oleh video di platform tersebut untuk melakukan pembelian tak terencana. Sementara, satu dari tiga pelanggan mengungkapkan keinginan proses atau perjalanan belanja yang lebih menghibur dan menyenangkan. Dengan begini, peran video dalam shoppertainment membentuk hubungan yang kuat dengan pelanggan.

Di Indonesia, merek fesyen jadi urutan pertama yang memaksimalkan shoppertainment. Hal ini dilakukan karena shoppertainment menawarkan peluang yang luar biasa untuk meningkatkan pertumbuhan penjualan dan loyalitas pelanggan. Ada tiga langkah kunci yang harus diikuti, yakni bergabung dengan TikTok Shop, bertumbuh dengan Shop Ads, dan beriklan dan mulai menjual. 

Selain itu, saat memulai untuk melakukan shoppertainment, merek harus melakukan pendekatan secara emosional. Konten-konten yang biasa disukai, seperti rekomendasi, inspirasi, dan hal-hal yang membahagiakan dan merefleksikan audiens. Dengan menyelaraskan startegi ini, merek Anda dapat lebih dekat dengan potensi pertumbuhan cepat dengan shoppertainment. 

Akhirnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Industri fesyen di Indonesia telah mengalami banyak perubahan dan menawarkan peluang baru bagi merek untuk terhubung dan lebih dekat dengan pelanggan. Merek harus terus beradaptasi dengan perilaku pelanggan yang terus berubah. Dan, hal tersebut merupakan bagian krusial di era pascapandemi. Strategi pemasaran digital, termasuk pemasaran O2O, personalisasi, dan shoppertainment, mendorong pertumbuhan merek di era ini. 

Pemasaran O2O  memberikan pengalaman berbelanja yang tak menyenangkan. Dengan O2O, merek fesyen dapat melibatkan pelanggan pada setiap media yang mereka konsumsi bahkan mendorong konversi penjualan.

Personalisasi menjadi kunci yang amat penting, hal ini dikarenakan 73% pembeli mengharapkan merek-merek untuk memahami kebutuhan unik mereka dan melampaui ekspektasinya. Jika hal ini dapat dilakukan, maka personalisasi akan membangun loyalitas dan meningkatkan pembelian berulang. Shoppertainment sebagai tren yang sedang naik daun, merupakan live video dan konten yang menarik untuk memengaruhi perilaku konsumen yang mengarahkan konsumen pada pembelian impulsif.

AiSensum membantu merek fesyen, seperti Uniqlo, Asics, This is April, dan 30 merek fesyen lainnya di Indonesia untuk meningkatkan penjualan mereka. Mari manfaatkan tiga tren marketing tersebut, yakni pemasaran O2O, personalisasi, dan shoppertainment. Ketiga tren ini sangat direkomendasikan untuk merevolusi penjualan brand dan membentuk hubungan yang dekat dengan audiens Anda.

Personalisasi menjadi kunci yang amat penting, hal ini dikarenakan 73% pembeli mengharapkan merek-merek untuk memahami kebutuhan unik mereka dan melampaui ekspektasinya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

 

Hello!

SEO Manager Kami Membantu Anda

× SEO Consultation