Tes Kemampuan Bahasa Inggris

Start Up Bisnis Digital

Siapa yang pernah mendengar TOEFL atau IELTS? Apa hubungan keduanya dengan bahasa Inggris?

TOEFL dan IELTS merupakan dua dari sekian banyak tes kemampuan bahasa Inggris untuk dewasa yang sering digunakan. Dalam beberapa kesempatan, mengambil tes kemampuan berbahasa Inggris sangat penting untuk dilakukan.

Makin Mengenal Jenis Tes Kemampuan Bahasa Inggris

Diantaranya untuk keperluan pekerjaan dengan perusahaan multinasional, untuk keperluan melanjutkan pendidikan ke luar negeri, untuk menetap di suatu negara dalam waktu yang cukup lama, atau untuk keperluan pekerjaan di luar negeri.

Agar lebih mengenal apa saja jenis tes kemampuan bahasa Inggris yang sering digunakan, yuk simak penjelasan di bawah ini!

Tes Kemampuan Bahasa Inggris

Dalam beberapa kesempatan, kita memerlukan skor tertentu dari jenis tes kemampuan bahasa Inggris tertentu guna memenuhi syarat bekerja atau melanjutkan studi ke luar negeri. Tes ini juga berlaku untuk kalian yang berkemungkinan menetap di suatu negara dalam waktu yang cukup lama.

Jenis tes kemampuan bahasa Inggris tersebut antara lain:

1. TOEFL

TOEFL merupakan singkatan dari Test of English as Foreign Language , atau dapat diartikan sebagai tes untuk mengetahui seberapa mahir kalian dalam berbahasa Inggris sebagai bahasa asing. Seperti namanya, tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris secara individu.

Tes ini biasanya menjadi salah satu syarat pendaftaran beasiswa melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Pemilik dan penyelenggara tes kemampuan bahasa Inggris ini adalah ETS, selaku badan internasional. ETS adalah Educational Testing Service yang telah didirikan sejak tahun 1947 di Princeton, New Jersey, Amerika Serikat. Sertifikat TOEFL yang diakui keresmiannya adalah mereka yang mencantumkan logo ETS.

Di Indonesia, perwakilan dari ETS untuk melaksanakan program TOEFL adalah IIEF atau Indonesian International Education Foundation. Untuk menyelenggarakan tes TOEFL, IIEF bekerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan di seluruh Indonesia. Seperti universitas, LPK, akademi, dan sejenisnya yang telah memenuhi persyaratan.

Contohnya seperti di kawasan Jakarta, IIEF telah bekerjasama dengan Universitas Indonesia, IES Foundation, serta LBPP LIA Pramuka.

Tes TOEFL memiliki empat komponen utama, yakni listening, reading, writing, dan speaking. Keempat materi tes tersebut menghabiskan waktu sekitar 3 hingga 4 jam lamanya. Tes TOEFL memiliki tiga jenis tes dari ETS, antara lain:

  • PBT atau Paper-Based Test TOEFL
  • CBT atau Computer-Based Test TOEFL
  • IBT atau Internet-Based Test TOEFL

PBT atau Paper-Based Test TOEFL adalah jenis tes yang paling umum digunakan di Indonesia. Untuk dapat lulus jenis tes PBT, kalian diharuskan memiliki skor antara 310 hingga 677.  Sedangkan untuk mengajukan beasiswa ke luar negeri, diperlukan minimal skor sejumlah 550 untuk tes TOEFL.

Biaya yang dikeluarkan untuk tes TOEFL berkisar di harga 40$ atau sebesar 550 ribu rupiah.

2. IELTS

IELTS merupakan singkatan dari International English Language Testing System. Sama dengan tes TOEFL, tes IELTS juga digunakan sebagai pengukur kemampuan bahasa Inggris secara individu. Tes IELTS sepenuhnya menggunakan British English dengan tingkat kesulitan di atas tes TOEFL.

Dengan tingkat kesulitan diatas tes TOEFL, kalian memerlukan persiapan atau kursus untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris khusus untuk tes IELTS. Biasanya, biaya persiapan ini memakan biaya 7 hingga 9 juta rupiah.

Terdapat dua jenis tes IELTS yang biasa digunakan untuk mengetahui kemampuan berbahasa Inggris, yakni General Training untuk keperluan pekerjaan dan Academic Training untuk keperluan studi atau pendidikan lanjutan.

Biasanya, penggunaan skor tes IELTS ini dapat diaplikasikan pada berbagai keperluan. Seperti untuk keperluan perpindahan kewarganegaraan, untuk mengurus visa luar negeri, keperluan pendidikan lanjutan di luar negeri, dan lain sebagainya.

Terdapat empat materi yang digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris melalui tes IELTS. Antara lain:

  • Writing, selama 1 jam
  • Reading, selama 1 jam
  • Listening, selama 30 menit
  • Speaking, selama 12 hingga 15 menit

Total, dibutuhkan sekitar 3 jam untuk menyelesaikan keseluruhan tes IELTS ini.

Beberapa negara menerapkan wajib mencantumkan skor tes IELTS untuk berpindah ke negara-negara tertentu. Seperti Inggris, Amerika Serikat, New Zealand, dan Australia. Beda negara, memiliki perbedaan minimal skor tes IELTS. Seperti Australia yang mewajibkan minimal tes skor sejumlah 4.5 hingga 5.00 untuk General Training dan 5.5 hingga 7.00 untuk Academic Training.

Rentang skor tes IELTS ini dimulai dari 1 hingga 9, untuk kalian yang hendak melakukan tes IELTS untuk keperluan pendidikan, setidaknya diperlukan 3.5 ke atas untuk lolos. Tes IELTS diselenggarakan oleh British Council yang tersedia di Jakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar, dan Bandung.

3. TOIEC

TOIEC atau Test of English for International Communication merupakan tes kemampuan bahasa Inggris untuk keperluan bekerja di luar negeri. Namun, beberapa perusahaan multinasional di Indonesia juga memberi syarat pencantuman skor tes TOIEC. Seperti Mitsubishi, Manulife, FWD, Arsip Nasional Republik Indonesia, dan Badan Kepegawaian Negara.

Tes TOIEC dilaksanakan dengan standar CEFR atau The Common European Framework of Reference for Language: Learning, Teaching, Assessments. Skor tes TOIEC berkisar antara 10 hingga 990. Untuk keperluan pekerjaan di luar negeri, dibutuhkan setidaknya skor 450 ke atas dengan rincian 5-495 untuk listening dan 5-495 untuk reading.

Biaya yang diperlukan untuk melaksanakan tes TOIEC antara 40$ hingga 50$ atau sekitar 600 hingga 700 ribu rupiah.

4. GMAT

GMAT merupakan singkatan dari Graduate Management Admission Test. Tes ini biasa digunakan untuk keperluan mahasiswa prodi bisnis guna melanjutkan studi lanjutan Master of Business Administration atau MBA ke luar negeri.

Untuk melakukan sekali tes GMAT, diperlukan biaya sekitar 2,5 juta rupiah. Tes GMAT memiliki empat materi tes, yakni kemampuan verbal umum, matematika atau quantitative, analytical writing, dan penalaran terpadu atau integrated reasoning. Total dibutuhkan waktu 3 jam untuk menyelesaikan keseluruhan tes GMAT.

5. SAT

Tes SAT atau Scholastic Aptitude/Assessment Test biasa digunakan sebagai standar penerimaan mahasiswa baru jenjang Sarjana atau S1 di Amerika Serikat. Untuk sekali tes SAT, diperlukan biaya sekitar 800 ribu rupiah.

Terdapat lima aspek materi penilaian, yakni evidence-based reading and writing, reading test, writing and language test, mathematics, dan essay. Minimal skor yang digunakan untuk masuk ke dalam universitas dimulai dari 2000 ke atas. Persiapan untuk tes SAT ini memerlukan waktu antara 6 hingga 7 bulan lamanya.

baca juga

6. ELPT

ELPT atau English Language Proficiency Test sama dengan TOEFL namun memiliki standar dibawah tes TOEFL. Tes ELPT biasa dilakukan atau diadakan oleh universitas-universitas di Indonesia untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris calon mahasiswa.

Skor minimal untuk kelulusan tes ELPT sangat beragam, tergantung kebutuhan tiap jurusan, fakultas, atau universitas. Misalnya di Universitas Airlangga, untuk dapat lulus sempurna, mahasiswa Sastra Inggris harus memiliki skor ELPT 550 ke atas, sedangkan untuk mahasiswa Sastra Indonesia hanya memerlukan 450 ke atas.

Meski terlihat mudah, masing-masing tes bahasa Inggris memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Untuk dapat lulus dengan nilai yang diinginkan, ada baiknya calon peserta melakukan persiapan dengan mengambil English preparation atau persiapan tes bahasa Inggris.

Selain menyediakan jasa kursus bahasa asing, Lister juga menyediakan persiapan tes kemampuan bahasa Inggris untuk para calon peserta. Disini, murid akan dibimbing khusus dengan berfokus pada peningkatan aspek materi persiapan tes kemampuan bahasa Inggris.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan klik website resmi Lister, ya!

Leave a Reply

19 − 9 =

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!