Tracy Matthews, Bangkrut jadi Untung

https://www.undercover.co.id – Tidak banyak pengusaha yang mampu membangkitkan bisnisnya, terutama yang berskala besar setelah jatuh dalam kebangkrutan.

Kekhawatiran menghadapi kejaran utang menjadi salah satu dari alasan utama banyak pengusaha tidak segera membangun kembali bisnisnya setelah jatuh.

Namun hal tersebut tidak berlaku bagi seorang Tracy Matthews, seorang pebisnis berlian yang berhasil mendatangkan keuntungan 10 kali lipat dari sebelum perusahaannya mengalami kebangkrutan.

Untuk mencapai titik kesuksesannya sekarang, Tracy harus merasakan pengalaman menjadi bangkrut, hampir kehillangan rumah, hingga terkena gangguan cemas yang merusak kualitas hidupnya.

Berkat kemauannya untuk belajar dari kesalahan, ia berhasil memperbaiki kekurangan dari bisnisnya terdahulu dan berhasil membalik keadaan.

Jatuh Dalam Kebangkrutan

Tracy Matthews memulai bisnis perhiasannya pertama kali pada tahun 1997 dan berhasil mencapai titik tertinggi dalam bisnisnya pada tahun 2007 ketika ia berhasil membukukan penjualan sebesar 1 juta dollar.

Pendapatan tersebut dihasillkan dari produk yang ia desain sendiri seperti aksesoris liontin yang terbuat dari campuran emas, perak, dan batu mulia.

Bisnis perhiasannya juga sempat melayani klien dari berbagai artis Hollywood ternama seperti Halle Berry dan Orlando Bloom.

Perhiasan produksinya juga terjual di toko-toko perhiasan di negara yang menjadi kiblat fashion seperti Jepang dan Italia.

Akan tetapi pada tahun 2008, krisis ekonomi yang menghantam Amerika Seriikat turut menghantam bisnis perhiasannya kala itu.

Dalam waktu satu tahun, bisnisnya terus mengalami kehilangan pendapatan hingga menyisakan penjualan sebesar 10.000 Dolar pada tahun 2008.

Ia pun harus menutup banyak toko perhiasannya karena tidak mampu menanggung beban operasional dan terjerat hutang yang mencapai 335.000 Dolar Amerika Serikat.

Tracy Matthews, Membalikkan Kebangkrutan Perusahaannya menjadi Untung Berkali-kali Lipat

Pada Desember pada tahun 2009, bisnisnya tidak sanggup bertahan dari guncangan ekonomi dan terpaksa gulung tikar.

Bangkrutnya bisnis Tracy juga berpengaruh kepada kondisi finansial pribadinya.

Dia sempat tidak bisa membayar tagihan taksi yang ia tumpangi karena uang di rekeningnya sudah habis.

Ia juga harus memberhentikan para karyawannya dan mencarikan tempat kerja yang baru bagi karyawan paruh waktunya.

Sejak bisnisnya bangkrut, Tracy harus menjalani hidup dengan kondisi yang tidak menyenangkan.

Ia harus menjalani terapi untuk menghilangkan gangguan kecemasannya, mengobati penyakit hipertiroid, dan mengalami insomnia.

bac juga

Membalikkan Keadaan

Tidak mau berlarut-larut meratapi kegagalan bisnis yang telah ia bangun setelah 10 tahun, ia segera mencari beberapa penyebab kebangkrutan bisnisnhya tersebut.

Setelah pelan-pelan mencari penyebab masalah perusahaannya, ia menemukan fakta bahwa kebijakan finansial yang ia terapkan terlalu longgar.

Tracy sering memberikan utang kepada pembelinya dalam jangka waktu yang cukup panjang sehingga mengakibatkan neraca keuangannya seringkali tidak mampu untuk membiayai produksi selanjutnya.

Selain itu ia juga tidak terlalu cermat dalam melihat daftar pengeluaran perusahaannya, seperti pengeluaran pribadi dan karyawan yang mencapai 60.000 Dolar setiap bulan.

Untuk menyambung hidup dan menyelesaikan cicilan, Tracy mengambil pekerjaan sebagaii pengajar yoga di berbagai pusat kebugaran.

Tracy juga menyisihkan sebagian pendapatan yang ia dapat dari mengajar yoga untuk kembali membangun bisnisnya.

Tidak kapok dengan kegagalan bisnisnya pada masa lampau, ia kembali membuka bisnis perhiasan tepat satu setengah tahun setelah ia menutup bisnis lamanya.

Belajar dari kegagalannya di masa lampau, ia mencoba untuk memperbaiki beberapa aspek di bisnisnya dengan menyewa konsultan bisnis.

Tracy juga rela mengambil kursus online untuk memperdalam pengetahuannya dalam soal pemasaran.

Untuk memenuhi kebutuhan SDM, ia memilih untuk menghemat anggaran dengan memilih tenaga lepas untuk membantu produksinya.

Setelah menjalani bisnisnya dengan ketekunan dan kehati-hatian, akhirnya Tracy berhasil mencapai keuntungan bulanan yang lebih besar dibandingkan dengan pendapatan perusahaan lamanya dalam satu tahun.

Bahkan ia berhasil mendirikan usaha keduanya yang bergerak dalam bidang pendidikan industri perhiasan.

baca juga

    Disiplin dalam Menjalani Bisnis

    Bagi Tracy, tidak mudah untuk kembali bangkit dari kebangkrutan bahkan mencapai keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan perusahaan lamanya.

    Untuk mencapai titik tersebut, Tracy harus banyak berkorban menahan diri untuk menarik keuntungan perusahaan untuk kas pribadinya.

    Tracy mencontohkan, setelah mengalami kebangkrutan ia membatasi diri hanya untuk mengambil maksimal 5.000 Dolar dari sebelumnya 30.000 Dolar.

    Hal tersebut ia lakukan demi menjaga kondisi finansialnya stabil dan lebih mudah mengambil keputusan dalam bisnis.

    Selain itu ia juga lebih banyak memerhatikan karyawannya terutama dari sisi psikologis.

    Hal ini pula yang menjadi inspirasinya ketika mendirikan bisnis di bidang pelatihan bisnis perhiasan.

    baca juga

      Berpikir Positif

      Alih-alih trauma dengan kegagalannya berbisnis yang menyebabkannya bangkrut, Tracy justru memanfaatkan momentum tersebut untuk belajar berpikir positif.

      Selain untuk mengurangi dampak dari gangguan kecemasannya, berpikir positif juga mampu memberikannya semangat untuk kembali membuka bisnis.

      Ada beberapa hal yang dillakukan oleh Tracy yang bisa ditiru oleh banyak orang untuk juga dapat berpikir positif.

      Untuk terus dapat menjaga pikirannya agar tetap positif, Tracy selalu berupaya mendisiplinkan dirinya untuk tidak melakukan suatu kegiatan secara berlebihan.

      Demi menjaga mood, Tracy menjaga dirinya untuk tidak menerima panggilan telepon lebih dari dua kali setiap minggunya, meskipun hal tersebut datang dari klien bisnis.

      baca juga

      Ia juga selalu mendedikasikan satu hari setiap minggunya untuk tidak melakukan apa-apa demi mengumpulkan inspirasi dan membatasi aktivitas kerja selama 1 jam yang dilanjutkan dengan istirahat.

      Yang tidak kalah pentingnya adalah selalu membatasi diri dengan media sosial yang menurutnya merupakan salah satu penyebab gangguan mental di era modern.

      Hal-hal di atas juga dibarengi dengan aktivitas seperti mengucapkan kalimat-kalimat positif kepada diri sendiri.

      Setiap hari, Tracy selalu mengatakan kepada dirinya tentang hal-hal yang positif seperti bagaimana ia diberkahi dengan kreativitas lebih dibandingkan dengan orang lain serta mendorong dirinya untuk selalu siap dengan berbagai tantangan.

      Ad Blocker Detected

      Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

      Refresh
      error: Content is protected !!