Trend E-Commerce dan M-Commerce untuk Natal 2020

LSI
Jasa

undercover.co.id – Memasuki momen liburan Natal dan tahun baru, digital commerce tak boleh ketinggalan untuk mempersiapkan diri. Momentum akhir tahun dapat menjadi peluang akbar mendapatkan keuntungan berlipat, jika Anda tahu bagaimana memanfaatkan kesempatan.

Sejak pandemi 2020 melanda dunia, rekor mencatat penjualan dan pembelian melalui digital commerce meningkat signifikan. Bahkan di USA, sejak November lalu kepadatan transaksi pada berbagai platform e-commerce terus terjadi.

Data Shopify menunjukkan bahwa penjualan di platform tersebut meningkat hingga 76% selama Black Friday to Cyber Monday (BFCM). Penjualan ini jauh lebih besar jika dibandingkan akhir tahun 2019.

Sementara itu, Amazon juga mencatat bahwa penjualan online di platform itu meningkat 60%. Serupa dengan Adobe yang diperkirakan mendapatkan $ 9 milliar dari transaksi lokal di USA saja (belum termasuk transaksi global).

Trend Digital Commerce ‘Pesan Online, Ambil di Toko’

Perkembangan digital commerce yang dinamis memunculkan trend-trend terbaru sepanjang waktu. Berkaca dari dari fenomena BOPIS (buy online, pick-up in store) yang ada di USA, sistem semacam ini juga sudah diterapkan oleh e-commerce dan m-commerce dalam negeri.

Mengingat situasi pandemi yang masih mengintai, banyak toko memberlakukan pemesanan secara online demi menghindari antrian. Transaksi pembelian pun diselesaikan secara online, jadi ketika datang ke toko Anda hanya tinggal mengambil barang.

Ternyata, trend BOPIS ini masih digemari hingga akhir tahun 2020. Orang-orang cenderung memilih kepraktisan, sehingga enggan jika diharuskan antri yang memakan banyak waktu.

Menyikapi fenomena ini, digital commerce pun menjadi pihak yang paling potensial diuntungkan. Pemilik platform online dan mobil harus dapat memanfaatkan trend BOPIS dalam memberlakukan penjualan selama Natal dan tahun baru.

Trend E-Commerce dan M-Commerce pada Natal 2020

Sebelum membahas lebih jauh, barangkali ada yang masih belum tahu perbedaan e-commerce dan m-commerce. E-commerce (electronic commerce) merupakan transaksi barang atau jasa berbasis media elektronik, sedangkan m-commerce (mobile commerce) ialah shopping online dengan menggunakan smartphone dan tanpa perangkat desktop.

Eksistensi e-commerce dan m-commerce kian meroket seiring masyarakat terbiasa melakukan segala aktivitas secara online. Ditambah kondisi 2020 yang tidak memungkinkan masyarakat bertransaksi secara langsung, digital commerce pun semakin dibutuhkan.

Maka tidak mengherankan jika digital commerce mengalami peningkatan transaksi selama 2020. Kondisi ini diperkirakan tetap berlangsung hingga awal 2021 nanti.

Salesforce memprediksi bahwa 30% transaksi global di akhir tahun 2020 ini akan dilakukan selama online. Demikian pula dengan Emarketer yang memperkirakan sebanyak 35,8% transaksi online global akan melibatkan layanan E-Commerce dan M-Commerce.

baca juga

4 Langkah Utama Memaksimalkan Link Building
Jasa SEO Undercover.co.id Merupakan Pilihan Terbaik
Strategi Mendapatkan Klien Besar Untuk Bisnis Jasa SEO Anda
Google Melakukan Uji Hasil Pencarian Interaktif
Situs Konten Dewasa Tidak Akan Menunjukkan Rich Result

Tips Konten dan SEO untuk Natal 2020

Sudah menjadi hal lumrah ketika akhir tahun terjadi banjir promo dan penjualan besar-besaran. Lalu, siapkah Anda menyambut fenomena shopping online akbar akhir tahun ini?

E-Commerce perlu membuat perencanaan content marketing dan retargeting. Tujuannya untuk memfollow up agar konsumen yang berbelanja di platform Anda akhir tahun ini bisa terus melakukan pembelian dalam jangka panjang.

Content marketing dan retargeting hendaknya mampu menawarkan loyalitas kepada konsumen. Jangan biarkan konsumen kabur usai pembelian pertama hanya karena mengincar diskon akhir tahun saja.

Anda juga perlu memberikan keamanan dan kenyamanan untuk setiap transaksi di platform Anda. Mengingat situasi pandemi yang masih berlangsung, tidak ada salahnya Anda menambahkan page baru di website untuk memberikan informasi belanja aman dari COVID.

Pastikan platform e-commerce Anda meninggalkan kesan yang baik di mata pelanggan. Barangkali dari aspek pengiriman, atau kebijakan pengiriman dan pengembalian yang jelas.

Memahami trend penting dilakukan untuk memaksimalkan digital commerce. Apalagi menjelang Natal dan tahun baru 2020 dimana masyarakat berbondong-bondong melakukan pembelian akhir tahun, sayang jika sampai melewatkan momentum ini.

Jasa

Leave a Reply

error: Content is protected !!