Published On: Wed, Apr 29th, 2015

Usaha Kecil Yang Menguntungkan Kaos Cakcuk Dari Surabaya

Usaha Kecil Yang Menguntungkan Kaos Cakcuk Dari Surabaya | Dalam debat capres beberapa waktu lalu sempat dibahas mengenai industri kreatif, bahkan kedua kandidat sepakat, untuk memfasilitasi anak-anak muda yang bergelut di industri kreatif. Di Surabaya ada seorang pemuda yang berhasil mengembangkan usaha kreatifnya, usaha apakah itu ?

kaos cakcuk Unik designnnya, lucu kata-katanya itulah yang menjadi cirikhas dari kaos cakcuk kaosnya arek Surabaya. Diproduksi pertama kali 2005 kaos cakcuk kini sudah terkenal di nusantara.

Dwita roesmika-lah sang penciptanya. Awalnya cakcuk didirikan 10 november 2005, waktu itu ada pameran industri kreatif di balai pemuda. Trus mengapa Ia memilih nama brand cakcuk untuk produknya? . berikut ceritanya.

Awal Nama Brand Kaos Cakcuk Surabaya

Pada Waktu tahun 2005 saat itu, di Surabaya masih belum ada khas oleh-oleh tahun 2005. Padahal ciri khas orang indonesia kalau pergi kemana-mana ketika pulang pasti bawa oleh-oleh sedangkan dikota kota lain, sudah ada oleh-oleh kaos konveksi khas seperti di kota Yogja, Bandung, dan Bali. Waktu itu di Surabaya hanya punya oleh-oleh khas yang berupa kuliner camilan hasil laut.

Usaha Kecil Yang Menguntungkan Kaos Cakcuk Dari Surabaya

Usaha Kecil Yang Menguntungkan Kaos Cakcuk Dari Surabaya

Baca Juga pusat grosir baju cewek di surabaya

Kemudian Pak Dwita berpikir keras untuk memberikan alternatif oleh-oleh yang lain yang lebih trendy dan digemari anak muda. Karena oleh-oleh camilan hasil laut sangat terkesan seperti emak-emak baginya. Berawal dari situ, Ia mencari ide dengan bahan baku kaos sebagai oleh-oleh alternatif trendy khas surabaya. Akhirnya muncullah ide binis berupa produk kaos design kreatif kata-kata surabaya yang ia beri nama cakcuk.

Perkembangan Kaos Cakcuk di Surabaya

Bukan hal mudah bagi dwita rusmika memulai dan mempertahankan usahanya. Berawal dari kaki lima kini pria asal surabaya tersebut sudah memiliki lima gerai di surabaya. Ia berinisiatif membuat toko berjalan dengan menggunakan mobil vw comby dalam memasarkan produknya. Ketika kap mbil dibuka bentuknya sudah benar-benar menyerupai toko baju.

Ketika itu Ia bersama teman-temannnya mendatangi pusat-pusat keramaian surabaya ditaman bungkul, taman surya, pertunjukan musik, atau dikampus-kampus. Dan Itu terus menerus seperti itu untuk promosi awalnya.

Lambat laun sekarang ada toko hingga lima dan bulan depan buka yang ke enam. 9 tahun berjalan, usaha Dwita Roesika berkembang. Produksi tak hanya kaos, jaket, tas, hingga gantungan kunci berlabel cakcuk pun dihasilkan. Dalam satu bulan cakcuk memproduksi hingga 100 sampai 200 barang dan kesemuanya hanya bisa didapatkan di kota pahlawan.

Suuvenir dan kaos yang ada di cakcuk harganya berkisar antara Rp 10.000 sampai Rp 350.000 persatuannya. Saat ini omset cakcuk dalam satu bulan di total 5 gerai tokonya mencapai Rp 50.000.000 sampai Rp 100.000.000. Keuntungan bersih yang didapatkan Dwita dalam satu bulan hampir mencapai Rp 20.000.000

Info supplier dan grosir baju cewek di surabaya

Cakcuk tidak mebuka franchise, karena ia khawatir nanti khas surabaya jadi hilang ilang. Dwita ingin cakcuk hanya bisa didapatkan di kota surabaya, karena memang begitulah konsepnya yaitu sebagai kaos khas surabaya.

“Saya datang dari surabaya ini oleh-olehnya dengan kaos design cakcuk yang suroboyo sekali. Jadi istilahnya kenak begitu memang dari surabaya. Belinya juga dari surabaya , khas dari surabaya. Itu jadi buat oleh-oleh itu pas , saya ndak buka kota dikota-kota lain seperti gersik dan sidoarjo, saya ingin konsisten” begitu tutur dwita ketika tim kami mewawancarainya.

Usaha Kecil Yang Menguntungkan  Kaos Cakcuk Dari Surabaya  , Cakcuk sekarang sudah memiliki 30 design. Namun Dwita dan tim kreatifnya terus menciptakan design-design terbaru yang tetap berpegang pada loyalitasnya. Yaitu suroboyoan. Menjaga orisinalitas dan rasanya.

Keterkaitan antara brand cakcuk, produk kaos, dan surabaya sungguh sangat terlihat dengan sangat jelas, sehingga menciptakan kesan yang kuat bagi turis dan pelancong bahwa cakcuk adalah central oleh-oleh dan ikon khas surabaya.Konsep design cakcuk sangat beragam, namun lagi-lagi keragaman tersebut tetap dibawah konsep surabaya kota pahlawan.

Rel konsep atau tema yang dibuat dwita yang diaplikasikan pada souvenir dan kaos cakcuk. Konsep –konsep yang diaplikasikan diantaranya seperti kata-kata dan design kepahlawanan, kata kata kuliner surabaya, kata-kata kotor surabaya, gambar abstrak mengenai misalnya surabaya kota pahlawan, dan surabaya kota makanan.

Kata Jancok sebagai kata kotor khas surabaya sebenarnya memiliki konotasi negatif yang sangat tinggi sekali namun ditangan Dwita kata-kata itu justru menjadi kata-kata yang menciptakan produktifitas dan kreatifitas. Dalam mengembangkan usahanya bapak 5 orang anak ini, mengalami banyak kendala, kendala yang paling utama adalah mengubah pola pikir masyarakat untuk lebih menghargai produk-produk dalam negeri.

Jika Orang luar negeri mengakui bahwa budaya kita sangat kuat dan memiliki kreatifitas yang sangat tinggi, mengapa kita harus malu mengakui produk kita sendiri. Kualitas budaya Indonesia patut diperhitungkan di kancah internasional.

baca belanja grosir baju di surabaya

Dwita mengatakan bahwa dirinya sangat salut terhadap pengusaha-pengusaha muda baru yang bermunculan di industri kreatif, yang lebih untuk menggerakkan dan meningkatkan kebanggan kita terhadap produk kita sendiri.

Cakcuk merupakan salah satu industri kreatif di Indoensia yang tetap berpegang pada nilai-nilai lokal. Komitmen itulah yang membuat cakcuk bertahan dengan serbuan produk-produk internasional, Usaha Kecil Yang Menguntungkan  Kaos Cakcuk Dari Surabaya

jasa seo dan internet marketing

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>