Vanilla Hijab: Peluang Bisnis yang Bisa Dimulai dengan Budget Tipis

Trend Fashion atau gaya busana saat ini sudah menjelma menjadi peluang bisnis yang sangat menggiurkan. Salah satunya adalah hijab. Seiring dengan perkembangan waktu, trend hijab semakin beragam, mulai dari model, warna, corak, hingga padu padan dengan fashion item lainnya. Tidak heran jika hijab menjadi ladang bisnis yang selalu laris manis.
Pada dasarnya, memulai bisnis hijab sama halnya dengan memulai bisnis lainnya. Tidak harus dengan modal uang banyak, asal ada niat dan kesungguhan usaha, semuanya bisa diwujudkan menjadi bisnis.
 
Bagi Anda yang up to date  mengikuti trend hijab atau sekadar suka dengan hijab, sebenarnya bisa menjadikan minat Anda untuk memulai bisnis hijab, seperti Atina Maulia dan Intan Kusuma Fauzia yang berhasil memanfaatkan hijab sebagai peluang bisnis.
 

Asal Muasal Vanilla Hijab

 
Siapa yang tidak mengenal Vanilla Hijab? Mungkin, jika ditelusuri, pelopor bisnis hijab berbasis online di Indonesia adalah Vanilla Hijab. Bisnis hijab yang identik dengan warna pastel tersebut didirikan dengan modal nol rupiah pada 2012.
 
Tanpa pengalaman dan pengetahuan bisnis, Atina Maulia mulai berjualan dengan sistem pre-order, yaitu menjual hijab sesuai pesanan, yang dibeli dari pasar grosir. Karena pesanan semakin bertambah, Intan Kusuma Fauzia sebagai kakak turut membantu adiknya.
 
Dari kolaborasi keduanya, muncullah sebuah brand Vanilla Hijab yang diharapkan mampu membuahkan rasa manis bagi keduanya juga bagi orang lain seperti rasa vanilla.
Perlahan, mereka lalu memproduksi hijab dengan bahan baku kain yang dibeli sendiri dan menyewa penjahit. Tidak mudah memang, mereka harus berkeliling mencari penjahit dan mencari supplier kain yang berkualitas.
 
Kini, dua wanita asal Jakarta tersebut sudah memiliki rumah produksi dengan lima puluh penjahit yang menerima pesanan hingga 12.000 potong/bulan.
Tidak jarang, banyak yang bertanya-tanya: apa yang menarik dari Vanilla Hijab? Berikut adalah pemaparan kelebihan Vanilla Hijab yang bisa Anda simak sebagai pembelajaran sebelum memulai bisnis
 
 

  1. Online Shop

Di tahun 2012, bisa dikatakan online shop yang menjadikan hijab sebagai produk utamanya, tidak sebanyak saat ini. Namun, trend hijab sudah menyebar dan semakin beragam.
 
Hal ini menjadi peluang bisnis yang besar, melihat banyak yang membutuhkan tapi harus keluar rumah atau mencari di online shop yang tidak menjual berbagai fashion item. Karena itu, Atina Maulia memanfaatkan peluang tersebut dengan mulai berjualan dengan basis online.
 
Bahkan, keterbatasan modal, tidak membuatnya kehabisan akal dengan menerapkan sistem pre-order pada online shopnya.
 
Dengan pengalaman berjualan online sebelumnya, Atina Maulia bisa belajar memahami pasar dan menentukan konsep hingga strategi untuk mengembangkan bisnis hijabnya.
 
Salah satunya, yang dianggap paling penting dalam berbisnis online adalah menentukan sasaran dan harga produk. Hasilnya, Vanilla Hijab menjadi produk yang memiliki sasaran tak terbatas (dari usia remaja hingga ibu-ibu) dengan harga menengah (Rp 50.000–Rp 90.000,-).
 
 

  1. Branding

Vanilla Hijab menawarkan hijab yang mengusung tema warna pastel polos sehingga cocok digunakan sehari-hari hingga acara resmi. Ini yang menyebabkan produk Vanilla Hijab memiliki sasaran tidak terbatas, dari remaja hingga ibu-ibu, bisa memakai produk Vanilla Hijab. Dari konsep warna pastel ini,
 
produk Vanilla Hijab sudah menjadi favorit banyak perempuan muslim dengan identitas “hijab pastel”.  Popularitas tersebut bahkan membuat trend hijab warna pastel menjadi salah satu favorit fashion item di 2017.
 

  1. Signature Product

Ketika mengusung warna pastel, produk Vanilla Hijab menjadi hijab favorit banyak orang. Hal ini tidak membuat pendiri Vanilla Hijab cepat berpuas diri.
 
Melihat popularitas yang meningkat, Vanilla Hijab justru memanfaatkan kondisi. Mereka mengembangkan bisnisnya dengan memproduksi hijab berciri khas yang lebih spesifik, sehingga tidak bisa ditiru oleh orang lain.
 
Lalu, dibuatlah bahan baku hijab yaitu kain dengan desain motif yang belum pernah ada, dan terciptalah signature hijab. Dengan brand yang sudah dikenal luas, tentu signature hijab laris dengan cepat.
 
Uniknya, produk signature hijab ini tidak diproduksi dalam jumlah banyak, dan hanya dalam waktu tertentu saja, sehingga membuat produk hijab berkesan eksklusif.
 

  1. Model

Brand yang meluas dengan baik, bahan baku hijab yang unik dan berkualitas, sebenarnya sudah sudah cukup untuk menarik minat pembeli. Namun, Vanilla Hijab tidak berhenti di situ saja.
 
Dengan target yang lebih luas, Vanilla Hijab menggandeng sejumlah model yang populer di social media hingga dunia televisi.
 
Tujuannya adalah agar produk Vanilla Hijab bisa turut meluas ke ribuan hingga ratusan ribu  follower modelnya di social media. Terbukti, semakin hari produk Vanilla Hijab semakin dikenal luas dengan potensi kenaikan omzet yang signifikan.
 

  1. Strategi Penjualan Online

Satu lagi yang menjadi kunci kesuksesan bisnis hijab adalah strategi penjualan secara online. Bukan hanya dari segi produk namun juga pelayanan yang saling menguntungkan.
 
Vanilla Hijab mulai berjualan berbasis online yang secara random tidak memiliki wadah khusus untuk produk-produknya. Untuk itu, dibuatlah sebuah situs online khusus yang menjual produk Vanilla Hijab yaitu vanillahijab.com.
 
Pada situs onlinenya Vanilla Hijab pun memiliki strategi penjualan untuk meminimalisasi kerugian karena produk yang sepi peminat.
 
Mereka membatasi produksi hijab dalam waktu tertentu, sehingga tidak ada produk yang tidak laku dalam jumlah banyak. Selain itu, mereka juga membatasi pembelian dalam jumlah banyak, dengan tujuan agar setiap orang bisa membeli dalam batas jumlah yang sama.
 
Ini juga berlaku untuk penjualan melalui social media seperti instagram, twitter, dan whatsapp. Strategi seperti juga turut membuat produk Vanilla Hijab lebih ekslusif karena tidak semua bisa membeli produk Vanilla Hijab setiap kali produksi.
 
Selanjutnya, pada tahap perlindungan diri, Vanilla Hijab tidak membiarkan pembelinya melakukan hit and run, yaitu memesan dan tidak membayar pesanan. Padahal, untuk setiap pesanan, Vanilla Hijab memiliki kode khusus untuk memudahkan pembayaran.
 
Jika pembeli melakukan hit and run, maka yang dirugikan bukan hanya Vanilla Hijab namun juga calon pembeli lainnya yang ingin membeli produk Vanilla Hijab. Karenanya, setiap akun pembeli yang melakukan hit and run, akan off sehingga tidak bisa melakukan pembelian sementara waktu.
 

  1. Spread The Wings

Setelah sukses dengan produk hijab, Vanillah Hijab mulai mengembangkan sayap bisnisnya dengan memproduksi baju dan tas dan tetap mengusung tema warna pastel. Dengan modal popularitas yang sudah didapat dari produk hijab, Vanilla Hijab mulai memasarkan produk baju dan tasnya.
 
Awalnya mereka memilih hijab sebagai produk utama, selain karena ngehits, juga karena hijab memiliki satu ukuran yang bisa digunakan oleh semua perempuan.
 
baca juga
Vanilla Hijab: Peluang Bisnis Hijab
1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu
Dodol Garut Picnic : Oleh-oleh Khas Istimewa yang Melegenda
Dibalik Sukses Bisnis Penerbit Stilleto Book
 
 
Maka, untuk memperluas produk baju dan tasnya, Vanilla Hijab tetap menggunakan konsep dan strategi penjualan yang sama namun lebih terbatas pada jumlah dan kurun waktu produksi. Dengan demikian, meski sudah menambah jenis produk, Vanilla Hijab tetap mengutamakan produksi hijabnya.
Enam kunci kesuksesan bisnis hijab tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi Anda dan siapapun yang ingin memulai bisnis hijab atau bisnis lainnya di bidang fashion. Satu hal yang membuat sebuah brand online shop bertahan adalah konsistensi dari segi produk dan pelayanan.
 
Jika hal tersebut diterapkan dan dipertahankan, maka akan membuat sebuah produk online shop melekat erat dengan pengetahuan masyarakat, seperti Vanilla Hijab. Suatu ketika jika Anda menggunakan produk fashion berupa hijab, baju atau tas dengan warna pastel, seseorang yang up to date  dengan fashion, akan bertanya: “Eh, lagi pakai Vanilla Hijab, ya?”. Itu tandanya, Vanilla Hijab sudah berhasil memengaruhi orang terdekat Anda,

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!