Published On: Sat, Jan 16th, 2016

Wanita Muda Nan Sukses Dari Jepang

undercover.co.idWanita Muda Nan Sukses Dari Jepang   |  Xiaomi memanglah sudah memulai penjualan #smartphone yang cukup penting untuk tingkat produsen Asia, tetapi saat ini Xiaomi kelihatannya mesti siaga dengan gerakan usaha UPQ asal Jepang yang mulai bertumbuh.

Bila di Xiaomi ada sosok Lei Jun sebagai founder sekalian CEO yang dapat disebutkan berhasil bangun Xiaomi, jadi di UPQ ada sosok CEO sekalian founder cantik Yuko Nakazawa yang saat ini juga mulai menapak jalan menuju keberhasilan usaha hp pandai. Lantas siapakah Yuko Nakazawa itu? Tersebut penjelasannya.

Awal Karier Yuko Nakazawa

Saat sebelum membangun serta menjabat CEO perusahaan UPQ, Yuko Nakazawa pda th. 2007 berkarir di perusahaan Casio, manufaktur barang elektronik multinasional dibagian manajemen produksi terutama pada bidang hp printar serta kamera. Saat sebelum Casio melebur dengan NEC, Nakazawa sangatlah suka serta sukai bekerja disana lantaran menurut dia ia dapat mendesain product niche seperti hp G-Shock.

Tetapi sayangnya waktu Casio mengambil keputusan untuk berhimpun dengan NEC, Nakazawa terasa tak senang dengan NEC serta pada akhirnya mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dari Casio.

Sesudah mengundurkan diri dari Casio, Nakazawa mengambil keputusan tak akan bekerja di perusahaan. Ia lalu membangun kafe di daerah Akihabara. Karenanya ada usaha sendiri itu, Nakazawa mengakui memperoleh kebebasannya untuk berkarya.

Walau bukanlah seseorang insinyur, tetapi dengan mempunyai kebebasan dalam usaha yang didapatkannya, Nakazawa mengaku bahwa ia makin kreatif untuk mendesain product serta menu yang dikehendakinya untuk cafenya.

Artikel lain : bisnis-waralaba-yang-menjanjikan-syahrini/
Kembali pada Industri Teknologi

Peristiwa yg tidak disengaja pada akhirnya bikin Nakazawa kembali pada dunia industri #teknologi. Waktu ini Nakazawa tidak berniat lihat iklan tentang hackathon, yakni suatu acara yang ditujukan untuk beberapa designer serta programmer untuk membuat software-software baru. Nakazawa yang memanglah mempunyai ketertarikan pada beberapa produk original mengambil keputusan untuk ikuti acara hackathon itu.

undercover.co.id Pada acara ini, Nakazawa beserta timnya membuat kotak bento yang diberi nama X Bento. Rancangan X Bento ini lalu ditawarkannya ke Kementerian Ekonomi Peradagangan serta Industri Jepang untuk berhimpun dengan program ‘Frontier Makers’.

Peluang Bangun Perusahaan Perintis

Sejenis memperoleh angin fresh, Nakazawa mengganggap kemampuannya dalam membuat penemuan-penemuan menarik jadi peluang untuk bangun perusahaan perintis sendiri. Sekurang-kurangnya sesudah ikuti Frontier Makers ini ia jadi sadar bahwa ia mesti bangun perusahaan rintisan walau ini mesti diawali dari 0.

Wanita Muda Nan Sukses Dari Jepang  Pada akhirnya Nakazawa juga meninggalkan usaha cafe serta lalu menjalin hubungan kerja dengan perusahaan perintis yang lain, Cerevo yang dikenalnya waktu ikuti program Frontier Maker untuk membangun UPQ.

Hingga sekarang ini UPQ masih tetap menggantungkan diri ke Cerevo dalam bagian tehnis, design serta ingindalian mutu. Dengan profesionalismenya, Nakazawa juga sudah berhasil menarik beberapa investor sampai terkumpul dana investasi sejumlah US$ 1 miliar atau seputar Rp 13, 8 triliun.

Berkompetisi Dengan Sehat Di Dunia Bisnis

Wanita Muda Nan Sukses Dari Jepang  Waktu menggerakkan UPQ, Nakazawa mempunyai prinsip bahwa persaingan yaitu hal yang lumrah serta umum. Bahkan juga Nakazawa mengakui tak tertarik untuk berkompetisi dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sektor yang sama yang lain.

Alih-alih berkompetisi, ia malah senantiasa berikan motivasi serta memberikan inspirasi perusahaan-perusahaan tehnologi yang lain dalam membuat inovasi-inovasi baru. “Saya tak berasumsi perusahaan-perusahaan jenis Sony serta Panasonic sebagai rival lantaran tak ada perusahaan lain yang beroperasi di sektor yang sama persis dengan UPQ. ” tukasnya. Jika memanglah perusahanya ketinggalan jauh dari pesaing, ia bakal cobalah sekuat tenaga berbuat serta bekerja tambah baik lagi.

Menurut Nakazawa pertandingan sebagai satu hal yang baik, lantaran hal itu mendorong dianya serta tim untuk bekerja lebih keras serta menghasilkan barang yang tambah baik lagi. Nakazawa sendiri tak memperdulikan bila satu waktu mereka hentikan usahanya, seandainya mereka memanglah dapat dibuktikan tambah baik di banding dianya.

Baca juga : membina-mental-bisnis-start-up/

UPQ sendiri sejuah itu sudah meluncurkan 24 type product, dari mulai smartphone, kamera, sampai Bluetooth speaker. Tidak cuma beberapa barang elektronik, UPQ juga menghasilkan beberapa barang non-elektronik seperti kursi telur serta koper dorong.

Dengan perubahan serta perkembangan itu terang UPQ sudah memberi warning untuk usaha semacam tidak untuk berdiam diri bila tidak ingin terlindas serta tersingkir dari persaingan memperebutkan pasar. Wanita Muda Nan Sukses Dari Jepang 

jasa seo dan internet marketing

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>