Wot Watu Bandung – Memaknai Eksotisme Karya Seni dari Sisi Religi

Wot Watu Bandung – Memaknai Eksotisme Karya Seni dari Sisi Religi

Wot Watu adalah salah satu obyek wisata di Bandung yang berada di kawasan Desa Ciburial. Obyek wisata yang dimiliki oleh seorang seniman berasal dari Banyumas ini menjadi salah satu yang terbaik di Bandung. Pemiliknya adalah Sunaryo.

Sunaryo yang juga menjadi dosen sei rupa di ITB ini merupakan salah satu diantara sekian banyak seniman yang memutuskan untuk tinggal di Bandung. Pria kelahiran tahun 1943 ini dahulunya mengenyam pendidikan di ITB ini ternyata memiliki segudang pengalaman dalam bidang seni. Dan pengalamannya dalam bidang seni inilah yag kemudian membawanya berkelana keberbagai penjuru dunia.

Sunaryo memiliki impian yang besar, dan untuk memujudkan impiannya tersebut, dirinya kemudian membuat sebuah galeri seni bernama Wot Watu. Konsep yang disajikan disini tak hanya pameran karya seni, namun juga sebagai ruang kerja, bahkan tempat ini juga digunakan sebagai sarana ruang pamer untuk seniman kontemporer baik dari dalam maupun luar negeri.

Nah, penasaran dengan karya seni yang ada di Wot Watu?

Daya Tarik Wisata di Wot Watu

Mungkin Anda termasuk salah satu yang penasaran mengapa Wot Watu cukup recommended untuk dikunjungi diantara beragam wisata di Bandung. Nah, untuk mengobati rasa penasaran Anda, berikut ini ada beberapa ulasan yang kami ambil dari berbagai sumber yang berkaitan dengan daya tarik dari Wot Watu.

Penuh dengan karya seni yang indah

Bandung salah satu tempat yang menjadi pilihan bagi para seniman untuk menetap. Ada begitu banyak lokasi wisata yang sarat akan seni seperti halnya galeri Nuart Sclupture Park yang dimiliki oleh seniman dari Bali, I Nyoman Nuarta.

Tak hanya itu, ada juga beberapa tempat nongkrong yang memiliki konsep galleri seni atua art space seperti Salian Art Space dan Lawangwangi Bandung.

Nah, Wot Watu sendiri adalah salah satu bagian dari Selasar Sunaryo Art Space Bandung. Inilah yang menjadikannya sebagai salah satu tempat yang wajib dikunjungi, khususnya bagi Anda yang mencintai seni.

 

Memaknai kehidupan dan kematian

Wot Watu diresikan ditahun 2015 lalu dan memiliki nama yang cukup populer yakni Stone Garden Padalarang. Annies Baswedan adalah seorang yang meresmikan kawasan wisata ini.

Selasar Sunaryo mengekspresikan imajinasi seninya menggunakan media batu untuk menegaskan makna-makna spiritual didalamnya. Instalasi atau desain dari karya seni disini lebih bertujuan untuk memaknai kehidupan saat ini dan juga kehidupan di masa mendatang.

Pengunjung disini diajak untuk memahami filosofi kehidupan mulai dari kelahiran, interaksi sosial, sampai dengan perkembangan alami dari kehidupannya. Tak hanya itu, filosofi tentang kehidupan selanjutnya juga digambarkan jelas di tempat ini. Kehidupan akhirat yang abadi.

Jadi, bisa dikatakan jika Wot Watu merupakan filosofi penggambaran dari sebuah jembatan spritual manusia itu sendiri.

Nuansa spritual bisa dirasakan sejak Anda pertama kali memasuki kawasan ini. Sedari awal Anda akan disambut dengan susunan batuan yang tidak beraturan, setelah itu Anda akan memasuki lorong dengan batu bernama “Batu Ambu” atau “Batu Abah”. Batu ini diartikan sebagai huruf Alif. Kemudian, dinding batu tersebut menggambarkan dua karakter yang menjadi cikal bakal dari manusia, Adam dan Hawa. Ada pula Batu Merenung.

Selain itu masih ada Batu Indung, Surya Medal, Batu Api, Lawang Batu dan beragam karya seni lainnya.

Wisata edukasi di Bandung

Bandung tak hanya sarat akan wisata alamnya saja, ada banyak wisata edukasi di tempat ini. Wot Watu adalah salah satu wisata recommended selain Museum Sribaduga, Museum KAA dan Museum Pos Indonesia. Disini Anda akan diajak untuk mencintai, belajar mengapriesiasi dan belajar untuk memaknai beragam simbol tentang kehidupan hingga kematian.

 

Fasilitas di Wot Watu

Sajian karya seni yang sangat artistik menjadi ciri khas dari Wot Watu. Namun tak hanya sebatas itu, Wot Watu juga menyediakan sebuah ruangan film dimana disini Anda bisa melihat pembuatan Wot Watu. Di lain kesempatan, ruangan ini juga sering digunakan sebagai tempat untuk beristirahat bagi para pengunjung, ruang seminar, dan juga ruang diskusi.

Di Wot Watu Anda juga bisa mencicipi hangatnya teh Rosella yang dicampur dengan batang serai dan kapulaga.

 

Rute dan Peraturan Memasuki Wot Watu

Wot Watu berada di Desa Ciburial Bandung atau di sekitaran Bukit Pakar Timur. Ada banyak alternatif untuk bisa mencapai tempat ini, salah satunya menggunakan angkotan arah Ciroyom-Ciburial. Jika kesulitan atau kebingungan mencari angkot, Anda bisa memanfaatkan jasa ojek atau taksi online.

Setiap tempat wisata pastinya memiliki peraturan, begitu pula dengan Wot Watu. Ketika Anda hendak masuk ke kawasan wisata ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Larangan membawa makanan atau minuman
  • Larangan mengambil gambar menggunakan kamera digital (bisa menggunakan HP)
  • Larangan mengenakan alas kaki saat menginjak rumput

Peraturan diatas dibuat untuk menjaga kenyamanan dan kebersihan Wot Watu. Jadi, jangan sampai melanggarnya ya

Selain liburan ke Wot Watu, Anda juga bisa mampir ke wisata alam terdekat seperti The Lodge Maribaya. Bisa juga menyempatkan untuk merasakan hawa adem Bandung di kawasan wisata Ciwidey. Atau mengunjungi pusat perbelanjaan seperti di factory outlet Dago.

Wot Watu

Alamat                                 : Jalan Bukit Pakar Timur No.98, Ciburial, Cimenyan

Jam buka                            : 10.00 – 17.00 WIB (Senin-Minggu)

Harga tiket                         : Rp. 50.000

No telp                                 : 022-82584480

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!